cover
Contact Name
Pandu Pribadi
Contact Email
pandupribadi2384@gmail.com
Phone
+6281392698233
Journal Mail Official
pandupribadi2384@gmail.com
Editorial Address
Sumanding Wetan RT.03 RW.15 Kel. Mekarsari Kec. Banjar Kota Banjar
Location
Kota banjar,
Jawa barat
INDONESIA
TarbiyahMU
ISSN : 2798429X     EISSN : -     DOI : -
TarbiyahMu merupakan jurnal ilmiah yang berkomitmen untuk memajukan pengetahuan dan praktik di bidang pendidikan melalui publikasi penelitian yang berkualitas. Jurnal ini berfokus pada Penelitian Tindakan Kelas (PTK), penelitian di bidang pendidikan, pendidikan anak usia dini, budaya Islam, dan bahasa Arab dengan pendekatan multidisipliner. Dengan fokus ini, TarbiyahMu berupaya memberikan kontribusi yang signifikan dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan praktik pendidikan di Indonesia. Dikelola oleh LPPM STIT Muhammadiyah Banjar, TarbiyahMu memastikan setiap artikel yang dipublikasikan memenuhi standar kualitas yang tinggi. Redaksi mengundang para peneliti, dosen, dan mahasiswa untuk mengirimkan artikel penelitian mereka guna berkontribusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan di bidang-bidang yang telah disebutkan. Dengan demikian, TarbiyahMu menjadi wadah penting bagi pertukaran ide, temuan baru, dan inovasi dalam bidang pendidikan dan kajian Islam.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol. 1 No. 1 (2021): TarbiyahMu" : 7 Documents clear
EFEKTIFITAS PENERAPAN METODE TANYA JAWAB TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA DALAM PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM Nurhidayah Shiddiq; Julaeha Julaeha
TarbiyahMU Vol. 1 No. 1 (2021): TarbiyahMu
Publisher : TarbiyahMU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dari berbagai mata pelajaran yang diberikan, mata pelajaran PAI dianggap memegang peranan penting. Sehingga diharapkan peserta didik mampu memberikan hasil belajar yang memuaskan. Namun pada kenyataannya tidak seperti yang diharapkan, prestasi mata pelajaran PAI peserta didik sangat memprihatinkan. Hal tersebut disebabkan oleh beberapa faktor, salah satunya adalah penguasaan peserta didik saat ini yang berkaitan erat dengan strategi pembelajaran yang digunakan. Proses pembelajaran yang berlangsung hingga saat ini, menunjukkan dominasi guru terhadap peserta didik cukup menonjol sehingga peserta didik kurang terlibat dalam proses pembelajaran. Hal tersebut mengakibatkan kurangnya tanggung jawab peserta didik terhadap tugas belajarnya. Upaya memaksimalkan penguasaan PAI, bagi peserta didik perlu dipikirkan suatu strategi yang dapat melibatkan intelektual peserta didik secara optimal dalam proses pembelajaran. Salah satu alternatif yang dapat ditempuh adalah penggunaan keterampilan bertanya dalam proses pembelajaran. Dalam proses belajar mengajar, tujuan pertanyaan yang diajukan oleh guru adalah agar peserta didik belajar, artinya memperoleh pengetahuan (informasi) dan meningkatkan kemampuan berpikir peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penerapan metode Tanya jawab terhadap hasil belajar peserta didik dalam pembelajaran PAI. Metode penelitian menggunakan penelitian eksperimen-kuasi (quasi experiment). Dalam penelitian ini yang dieksperimenkan adalah penggunaan metode bertanya dengan sampel yang diteliti sebanyak 35 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Hasil belajar siswa melalui hasil pretest dan posttest pada pembelajaran aktif menggunakan Metode Tanya Jawab diperoleh nilai gain skor ternormalisasi 0,38 dan termasuk kriteria sedang. Hal ini berarti peningkatan penguasaan konsep siswa setelah diterapkannya Metode Tanya Jawab masuk kedalam kategori sedang. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan Metode Tanya Jawab berpengaruh terhadap peningkatan hasil belajar siswa dengan table < hitung
PENGARUH PENGGUNAAN MULTIMEDIA TERHADAP MINAT BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM Sufia Widi Kasetyaningsih
TarbiyahMU Vol. 1 No. 1 (2021): TarbiyahMu
Publisher : TarbiyahMU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan Agama Islam merupakan salah satu pelajaran yang kurang diminati. Salah satu penyebabnya adalah Pendidikan Agama Islam (PAI) terdapat konsep yang bersifat abstrak sehingga sukar membayangkannya. Sehingga penggunaan media dalam proses belajar mengajar PAI diharapkan dapat membantu kelancaran, efektifitas dan efisien pencapaian tujuan pembelajaran. Adanya media pembelajaran maka posisi guru bukan lagi sebagai satu-satunya sumber belajar, tetapi sebagai fasilitator. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan multimedia terhadap minat belajar Siswa pada mata pelajaran PAI SMP Negeri 2 Kota Surakarta. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode korelasional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IX di SMPN 2 Kota Surakarta sebanyak 210 orang. Penentuan sampel menggunakan random sampling yaitu 68 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan multimedia pada pembelajaran PAI di kelas IX SMP Negeri 2 termasuk kategori cukup baik, namun hal-hal yang perlu diperbaiki adalah penjelasan PAI oleh guru melalui presentasi lebih mudah dipahami, pembahasan guru tentang PAI melalui power point lebih runtut, materi pelajaran melalui power point lebih menarik, materi pelajaran guru melalui power point lebih jelas terbaca, dan materi pelajaran dibahas guru melalui power point lebih menyeluruh. Minat belajar siswa kelas IX pada mata pelajaran PAI di SMP Negeri 2 termasuk kategori baik, namun hal-hal yang perlu diperbaiki adalah siswa harus lebih serius, penuh perhatian, puas, dan tertarik terhadap pembelajaran PAI yang disampaikan oleh guru. Ada pengaruh yang kuat penggunaan multimedia terhadap minat belajar siswa dengan nilai r sebesar 0,776 dan nilai KD sebesar 60,2%. Hal ini berarti 60,2 % variabel minat belajar siswa dipengaruhi oleh penggunaan multimedia. Sedangkan sisanya 39,8% dipengaruhi oleh variabel lain yang dalam penelitian ini tidak dibahas.
PENGARUH STRATEGI CRITICAL INCIDENT (PENGALAMAN PENTING) TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM Otih Otih; Anwar Musthafa Shiddiq
TarbiyahMU Vol. 1 No. 1 (2021): TarbiyahMu
Publisher : TarbiyahMU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan agama (Islam) termasuk salah satu komponen wajib dari isi kurikulum setiap jenjang pendidikan. Banyak sekali hal hal yang sangat mempengarui berhasil tidaknya suatu pendidikan di dunia pendidikanitu, antara lain adalah proses belajar mengajar. Selama ini salah satu problem yang dihadapi oleh pendidikan kita adalah lemahnya proses pembelajaran. Kondisi saat ini pendekatan pendidikan di sekolah-sekolah berpusat pada guru yang berarti semua mengarah pada guru. Pembelajaran aktif dan kreatif disekolah mengajak peserta didik belajar secara aktif, ketika peserta didik belajar dengan aktif, berarti mereka yang mendominasi aktifitas pembelajaran dan mereka secara aktif menggunakan pengetahuan dan pemahamannya baik untuk menemukan ide pokok dari materi pelajaran, memecahkan persoalan, atau mengaplikasikan apa-apa yang baru mereka pelajari kedalam suatu persoalan yang ada dalam kehidupan nyata. Model pembelajaran critical incident merupakan strategi untuk mengaktifkan siswa dalam pembelajaran sehingga akan berdampak kepada hasil belajarnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui mengetahui dan mendiskripsikan pengaruh strategi critical incident terhadap hasil belajar siswa pada Mata Pelajaran PAI di SMPN 2 Cineam Kabupaten Tasikmalaya. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode korelasional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII di SMPN 2 Cineam Kabupaten Tasikmalaya sebanyak 90 orang. Penentuan sampel menggunakan total sampling yaitu 90 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi Critical Incident di Kelas VIII SMPN 2 Cineam Kabupaten Tasikmalaya, setelah dilakukan analisis mempunyai nilai rata-rata 254 yang berada pada kategori cukup. Hasil belajar siswa pada mata pelajaran fiqih di kelas VIII SMPN 2 Cineam Kabupaten Tasikmalaya cukup yaitu sebanyak 59 orang (65,6%). Hasil pengujian regresi linier nilai R (korelasi) sebesar 0,859 yang menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang kuat Strategi Critical Incident terhadap hasil belajar dengan t hitung 15,729 > t tabel 1,67
MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERCERITA PADA ANAK USIA DINI MELALUI MEDIA GAMBAR Nia Kurniasih; Neni Hartini
TarbiyahMU Vol. 1 No. 1 (2021): TarbiyahMu
Publisher : TarbiyahMU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Cerita merupakan media yang sangat baik dan efisien dalam proses kegiatan belajar mengajar di TK/RA. Cerita yang di sampaikan dengan baik dapat menginspirasikan suatu tindakan, membantu perkembangan apresiasi budaya, memperluas pengetahuan anak-anak. Keterlibatan anak terhadap dongeng yang diceritakan akan memberikan suasana segar, menarik dan menjadi pengalaman yang unik bagi anak. Buku cerita bergambar dengan tema fantasi relialistis membantu anak berimajinasi tentang hal-hal yang berada diluar lingkungannya sehingga perkembangan pemikiran dan kreativitas anak tidak terbatas pada hal tertentu. Namun penulis menemukan beberapa permasalahan mendasar yang menyebabkan rendahnya kemampuan bercerita anak usia dini di RA Bina Insan Unggul Kota Banjar yaitu anak masih menunggu guru, kemampuan bercerita masih kurang, tidak mempunyai ide sendiri, belum bisa mengungkapkan idenya sendiri kalau tidak dibantu oleh guru, Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui kemampuan bercerita pada anak usia dini melalui media gambar. Penelitian yang dilakukankan adalah Penelitian Tindakan Kelas (Classroom Action Research) pada sampel sebanyak 19 siswa. Hasil penelitan menunjukkan bahwakemampuan bercerita menjadi meningkat dengan digunakannya media gambar. Hal ini ditunjukkan dengan adanya peningkatan kemampuan bercerita lebih tinggi ditunjukkan oleh peningkatan hasil posttest. Pada siklus III kemampuan anak yang mencapai katagori baik pada aspek kesatu 78,95%, aspek kedua 68,42% dan aspek ketiga 47,37%. Kesimpulannya kemampuan bercerita menjadi meningkat dengan digunakannya media gambar.
PERAN BADAN PENASIHATAN PEMBINAAN DAN PELESTARIAN PERKAWINAN (BP4) DALAM MEMBENTUK KELUARGA SAKINAH MAWADAH DAN WAROHMAH : Studi Kasus di Kecamatan Wanareja Kabupaten Cilacap Nono Carsono
TarbiyahMU Vol. 1 No. 1 (2021): TarbiyahMu
Publisher : TarbiyahMU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Banyaknya permasalahan pernikahan yang bisa menghambat untuk mencapai taraf keluarga yang harmonis pada masyarakat Kecamatan Wanareja Kabupaten Cilacap, hal ini menunjukkan perlu adanya pencerahan berupa bimbingan dan pembinaan, baik itu berasal dari tokoh masyarakat, tokoh agama, psikiater, atau bahkan diperoleh dari lembaga pemerintah yang berwenang dan bertugas dalam pembinaan perkawinan yang tujuannya mampu meningkatkan pemahaman mengenai konsep keluarga harmonis (sakinah) yang sebenarnya demi terciptanya keutuhan keluarga. Metode penelitian yang dilakukan menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif eksploratif dalam pembahasannya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran Badan Penasihatan Pembinaan dan Pelestarian Perkawinan (BP4) dalam dalam membentuk Keluarga Sakinah Mawadah dan Warohmah di Kecamatan Wanareja Kabupaten Cilacap dengan menyelenggarakan kursus calon pengantin kepada pasangan yang akan melakukan perkawinan. Sebelum pasangan calon pengantin menikah, harus dilakukan kursus calon pengantin terlebih dahulu. Kursus calon pengantin dilakukan selama tiga hari. Dalam kursus calon pengantin tersebut, kedua calon pengantin diberikan gambaran tentang hidup keluarga. Dalam kursus calon pengantin juga dijelaskan mengenai perkawinan, kewajiban suami isteri dalam keluarga dan dijelaskan pula mengenai keluarga yang sakinah mawadah warahmah serta cara mewujudkan keluarga yang Sakinah mawadah warahmah.
PENGARUH IMPLEMENTASI KEBIJAKAN KANTIN KEJUJURAN TERHADAP PESERTA DIDIK DI SEKOLAH PENGGERAK SDIT DARUL MAZA BEKASI Rinnanik Rinnanik; Thoyib Thoyib
TarbiyahMU Vol. 1 No. 1 (2021): TarbiyahMu
Publisher : TarbiyahMU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Forming a positive character in students is the main goal of education, so various efforts are taken to foster positive characteristics in students, including the application of an honesty canteen to students. This study aims to determine: ( 1 ) The Implementation of Honesty Canteen Policy on Students at SDIT Darul Maza Drive School Bekasi ( 2 ) The Effect of Honesty Canteen Policy Implementation on Students at SDIT Darul Maza Drive School. The research method used in this study is a qualitative method with a descriptive qualitative approach.The results of this study show (1)The Implementation of Honesty Canteen Policy on Students at SDIT Darul Maza Drive School Bekasi (2) The Effect of Honesty Canteen Policy Implementation on Students in SDIT Darul Maza Drive School Bekasi.
PENGARUH METODE QUANTUM TEACHING TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN PAI Pandu Pribadi; aan alamsyah
TarbiyahMU Vol. 1 No. 1 (2021): TarbiyahMu
Publisher : TarbiyahMU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masalah pendidikan dan pengajaran merupakan masalah yang cukup kompleks, dimana banyak faktor yang mempengaruhi. Salah satu masalah yang dihadapi dunia pendidikan kita adalah masalah lemahnya proses pembelajaran. Oleh karena itu perlu adanya metode pembelajaran yang tepat untuk meningkatkan minat belajar siswa dalam proses pembelajaran. Metode quantum teaching adalah cara belajar dengan cara memperagakan atau mempertunjukkan sesuatu di hadapan murid, yang dilakukan di dalam maupun di luar kelas. Guru yang profesional akan mampu memberikan motivasi bagi anak didiknya dalam proses belajar mengajar. Peningkatan hasil belajar tersebut dapat dilakukan salah satunya melalui metode quantum teaching. Berangkat dari permasalahan di atas, maka secara umum permasalahan yang dirumuskan dalam penelitian ini yaitu Bagaimana pengaruh penggunaan Metode Quantum teaching terhadap hasil belajar Siswa pada pelajaran. Penelitian yang digunakan menggunakan rancangan Non-Randomized Pretest-Posttest Equivalent Group Design. Jumlah populasi sebanyak 55 orang yaitu kelas VIIA sebanyak 28 orang dan kelas VII B sebanyak 27 orang. Adapun metode pengambilan sampel yang dipakai pada penelitian ini adalah menggunakan teknik total sampling yaitu 28 siswa kelas VII B menggunakan konvensional dan 27 siswa kelas VII A menggunakan Metode quantum teaching. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa: Hasil belajar siswa pada kelompok eksperimen yang menggunakan pembelajaran dengan metode quantum teaching diperoleh nilai minimal 80 dan nilai maksimal 100 dan indeks gain sebesar 0,71 yang berarti tinggi. Sedangkan untuk kelas kontrol yang menggunakan pendekatan konvensional diperoleh nilai minimal 55 dan nilai maksimal 85 dan indeks gain sebesar 0,32 yang berarti sedang. Terdapat pengaruh yang signifikan penggunaan Metode Quantum teaching terhadap hasil belajar siswa dengan hitung sebesar 50,455 > tabel 1,685

Page 1 of 1 | Total Record : 7