cover
Contact Name
Andri Putra Kesmawan
Contact Email
andriputrakesmawan@gmail.com
Phone
+6281990251989
Journal Mail Official
journal@idpublishing.org
Editorial Address
Perumahan Sidorejo, Jl. Sidorejo Gg. Sadewa No.D3, Sonopakis Kidul, Ngestiharjo, Kapanewon Kasihan, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta 55184
Location
Kab. bantul,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
CONVERSE Journal Communication Science
ISSN : -     EISSN : 30630738     DOI : https://doi.org/10.47134/converse
Core Subject : Education,
CONVERSE: Journal Communication Science is a forum for researchers, students, and professionals who want to publish their writing or research. The focus and scope of CONVERSE: Journal Communication Science include: Study of mass media studies New media studies Film studies Interpersonal communication studies Group communication studies Organization communication studies Political communication studies Public relations studies, Etc.
Articles 31 Documents
Search results for , issue "Vol. 2 No. 1 (2025): July" : 31 Documents clear
Toxic Masculinity in the Sadfishing Phenomenon within the #LakiLakiTidakBercerita Hashtag: A Netnographic Study of TikTok Content from the Account @bimbluess Fitriyani, Nurul; Sadono, Teguh Priyo; Palupi, Merry Fridha Tri
CONVERSE Journal Communication Science Vol. 2 No. 1 (2025): July
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/converse.v2i1.4248

Abstract

Toxic masculinity is a form of gender injustice reflected through labeling and stereotypes toward men, especially when they attempt to express emotional vulnerability. This study explores how toxic masculinity is manifested in the sadfishing phenomenon on TikTok, particularly through the hashtag #LakiLakiTidakBercerita and user comments on the account @bimbluess. The phenomenon highlights a paradox in which men’s emotional openness is often met with responses that reinforce hegemonic masculinity norms. Using a qualitative approach through netnographic methods, this research analyzes digital user interactions as part of participatory media culture. The study is framed by standpoint theory and the concept of hegemonic masculinity to understand how gendered power structures operate in digital spaces. The findings reveal five key themes: (1) toxic masculinity as a generational emotional wound, (2) internalized masculine values as social consciousness, (3) fear of vulnerability and masculine performativity, (4) emotional self-sabotage, and (5) the burden of productivity seen as male destiny. These dynamics show how digital platforms can both challenge and reproduce gender norms.
Media Tradisional vs Media Baru dalam Mempromosikan Budaya Berkelanjutan Islamiyah, Annisa Bela; Ningsih, Sifani Estu; Rahmawati, Aida Devita; Setiawan, Ahmad Fauzy; Purwanto, Eko
CONVERSE Journal Communication Science Vol. 2 No. 1 (2025): July
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/converse.v2i1.4249

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengkaji perbedaan fungsi dan kontribusi media tradisional dan media baru dalam promosi budaya berkelanjutan. Fokus kajian meliputi cara penyampaian pesan, jangkauan audiens, interaksi, efektivitas komunikasi, dan respons masyarakat. Tujuan akhirnya adalah merumuskan strategi komunikasi budaya yang adaptif dan relevan di era digital. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi literatur, penelitian ini menganalisis peran kedua jenis media dalam menyampaikan pesan budaya berkelanjutan. Data dikumpulkan dari literatur ilmiah, dokumen digital, dan konten media massa, lalu dianalisis dengan teknik analisis isi untuk mengidentifikasi tema, membandingkan representasi budaya, dan menilai efektivitas komunikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media tradisional unggul dalam kredibilitas dan pelestarian budaya, serta menjangkau generasi lebih tua, namun kurang interaktif. Sebaliknya, media baru lebih efektif menjangkau generasi muda melalui pendekatan partisipatif dan interaktif. Media baru juga memungkinkan penyebaran budaya secara global, meskipun berisiko menyederhanakan makna budaya dan mendorong komodifikasi. Kedua jenis media memiliki kelebihan masing-masing dan berpotensi saling melengkapi. Sinergi keduanya, melalui strategi komunikasi integratif, dapat memperkuat promosi budaya berkelanjutan. Konvergensi ini dianggap sebagai pendekatan ideal untuk menjaga ekosistem budaya di tengah tantangan globalisasi dan modernisasi. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan literasi digital di semua kalangan guna menjembatani kesenjangan digital dan memperluas partisipasi masyarakat dalam pelestarian budaya. Kolaborasi antara media tradisional dan media baru menjadi kunci strategis dalam membangun narasi budaya yang inklusif, adaptif, dan berkelanjutan.
The Influence of Content Marketing on Brand Image Through Customer Engagement Nurazizah, Amelia; Sadono, Teguh Priyo; Palupi, Merry Frida Tri
CONVERSE Journal Communication Science Vol. 2 No. 1 (2025): July
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/converse.v2i1.4265

Abstract

Technological developments have made social media an important component of business marketing strategies, including Netflix, which uses Instagram to increase audience engagement and build a strong brand image. This study aims to determine the effect of content marketing on brand image through customer engagement on the Instagram account @netflixid. The method used is a quantitative approach with Structural Equation Modeling (SEM) analysis. Data collection through online questionnaires to followers of the Instagram account @netflixid. A sample of 100 respondents with the criteria are followers who have interacted with content on the Instagram account @netflixid. The study found that there is a positive and significant influence of content marketing on customer engagement and brand image. In addition, customer engagement has also been shown to act as a mediator in strengthening the influence of content marketing on brand image. These results emphasize the importance of a relevant and interactive content-based marketing strategy in order to create a positive brand image by increasing customer engagement.
The Strategy of News Theme Consistency of Harian Bhirawa Mass Media in the Era of Popular Culture Nikita, Nikita; Syadabila, Aishya; Prayogo, Moh. Dey
CONVERSE Journal Communication Science Vol. 2 No. 1 (2025): July
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/converse.v2i1.4272

Abstract

The emergence of popular culture has significantly transformed the landscape of mass media, including local outlets like Harian Bhirawa. Amid the rise of media outlets that follow popular culture trends to attract readers' attention, Harian Bhirawa remains consistent in delivering news focused on governmental issues, prioritizing depth and balanced reporting. This study aims to explore how Harian Bhirawa adjusts its news strategies to remain relevant and effective amidst these changes. A qualitative approach was employed through in-depth interviews and content analysis of digital platforms, specifically Instagram and the official website of Harian Bhirawa. The findings reveal that although Harian Bhirawa maintains its primary focus on governmental issues, it has begun optimizing digital platforms to reach younger audiences who are more active on social media. This study underscores the importance of flexibility and innovation for local media to sustain their presence in the competitive and dynamic era of popular culture.
Pengaruh Media, Budaya, dan Pendidikan Karakter Lingkungan pada Anak Sekolah Larasati, Lintang; Azis, Beirutina Hizbul; Anasyahrie, Nayla Syifana; Fitriani, Naysilya Azzahra; Purwanto, Eko
CONVERSE Journal Communication Science Vol. 2 No. 1 (2025): July
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/converse.v2i1.4290

Abstract

Pendidikan memiliki peran penting dalam membentuk karakter dan memperkuat identitas budaya, terutama di tengah tantangan globalisasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran media serta integrasi budaya lokal dalam membangun pendidikan karakter lingkungan pada anak usia sekolah. Dengan menggunakan metode studi literatur kualitatif, penelitian ini menyintesis hasil-hasil penelitian terkini yang relevan, baik dari jurnal nasional maupun internasional. Hasil kajian menunjukkan bahwa media, khususnya media sosial, memiliki efektivitas tinggi dalam meningkatkan kesadaran dan sikap pro-lingkungan, meskipun masih terdapat kesenjangan antara pengetahuan dan tindakan nyata. Di sisi lain, pengintegrasian budaya lokal dalam pendidikan karakter terbukti mampu memperkuat identitas budaya serta menanamkan nilai-nilai moral seperti tanggung jawab dan kerja sama. Studi ini menegaskan pentingnya pendekatan pendidikan yang holistik dan berbasis budaya untuk membentuk generasi muda yang berkarakter kuat dan memiliki kepedulian terhadap lingkungan.
Podcasting sebagai Perlawanan Budaya: Suara dari Marjin Hapsari, Anisa Nur; Yani, Dea Selfi; Azzahra, Dini Salsa; Putri, Muthiara Kisti Utama; Purwanto, Eko
CONVERSE Journal Communication Science Vol. 2 No. 1 (2025): July
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/converse.v2i1.4322

Abstract

Podcast telah menjadi platform penting bagi kelompok marjinal, termasuk perempuan dan komunitas lainnya, untuk menyuarakan pengalaman dan perjuangan mereka yang terpinggirkan dalam media mainstream. Artikel ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran podcast dalam memberikan ruang bagi kelompok tersebut. Metode yang digunakan adalah analisis konten dari podcast yang membahas isu gender, ketidakadilan sosial, dan identitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa podcast memungkinkan kelompok marjinal untuk menciptakan representasi diri yang inklusif dan meningkatkan kesadaran sosial tentang ketidakadilan. Temuan ini menunjukkan bahwa podcast bukan hanya sar
Etika Produksi Konten Budaya Lokal oleh Kreator Digital Global Fajri, Ahmad Saukhy; Purwanto, Eko; Dewi, Putri Sulistyo; Pangestu, Diyan Fitriani; Azmi , Muhammad Ulul
CONVERSE Journal Communication Science Vol. 2 No. 1 (2025): July
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/converse.v2i1.4333

Abstract

Perkembangan teknologi digital dan globalisasi telah memberikan akses luas bagi kreator konten dari berbagai negara untuk mengeksplorasi dan menyebarluaskan unsur-unsur budaya lokal melalui media digital. Walaupun hal ini membuka peluang untuk memperkenalkan kekayaan budaya kepada masyarakat internasional, praktik tersebut juga memunculkan persoalan etis, terutama terkait cara penyajian, keaslian narasi, serta potensi eksploitasi budaya. Artikel ini mengkaji persoalan etika yang muncul ketika kreator digital global memproduksi konten yang mengambil inspirasi dari budaya lokal, dengan menitikberatkan pada keseimbangan antara ekspresi kreatif, kepentingan komersial, dan penghormatan terhadap identitas budaya setempat. Menggunakan metode kualitatif berbasis studi literatur dan analisis terhadap representasi konten di media digital, penelitian ini menemukan pentingnya pemahaman konteks budaya, partisipasi komunitas lokal, dan penerapan prinsip etis dalam proses produksi. Penulis merekomendasikan pembentukan pedoman etik internasional dan peningkatan pemahaman lintas budaya bagi para kreator digital guna mendorong praktik produksi konten yang etis dan menghormati keragaman budaya.
Pergeseran Budaya: Media Baru sebagai Tiktok dan Aparatus Ideologi Putri, Naraya Nursadrina; Khoirunnisa, Dhini Aprilia; Ilhamy, Dimas Wahyu; Ikhsan, Muhammad; Purwanto, Eko
CONVERSE Journal Communication Science Vol. 2 No. 1 (2025): July
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/converse.v2i1.4345

Abstract

Kehadiran TikTok telah merevolusi cara berkomunikasi dan mengekspresikan budaya, terutama di kalangan generasi muda. Dengan fitur video pendek dan sistem algoritma yang canggih, platform ini mendorong partisipasi kreatif lintas batas negara. Gaya komunikasi juga mengalami perubahan signifikan, termasuk kemunculan bentuk interaksi real-time serta tren linguistik baru seperti penggunaan singkatan, emoji, dan campuran bahasa. Penelitian terhadap fenomena ini dilakukan melalui pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur, bertujuan memahami makna, wacana, dan konstruksi sosial dalam konteks budaya digital. Data diperoleh dari berbagai sumber sekunder yang kredibel. TikTok berperan penting dalam pembentukan identitas generasi muda dengan menyediakan ruang untuk mengekspresikan diri, membangun komunitas, dan menjalin interaksi antarbudaya. Pengguna, khususnya perempuan muda, dapat menampilkan identitas mereka secara autentik, meskipun tetap berada dalam pengaruh algoritma yang memengaruhi tren. Hasil analisis menunjukkan bahwa TikTok bukan sekadar media hiburan digital, tetapi juga berperan sebagai agen transformasi budaya dan pembentuk kesadaran kolektif. Melalui konten visual, algoritma, dan pola interaksi sosial, platform ini menyampaikan nilai-nilai, norma, dan pandangan dunia secara implisit, menjadikannya instrumen ideologis dalam masyarakat digital masa kini.
Media Digital dan Transformasi Budaya: Implikasi Terhadap Pembangunan Berkelanjutan Rifa’I, Muhamad Amar; Mustofa, Hilmi; Luthfi, Akhyanul; Anshar, Fahri Muhammad; Purwanto, Eko
CONVERSE Journal Communication Science Vol. 2 No. 1 (2025): July
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/converse.v2i1.4354

Abstract

Perkembangan media digital telah menjadi katalis utama dalam transformasi budaya global dan lokal melalui proses glokalisasi, yang mencerminkan interaksi kompleks antara arus informasi global dan penyesuaian budaya lokal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana media digital memengaruhi dinamika perubahan budaya serta implikasinya terhadap pembangunan berkelanjutan. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif melalui studi literatur, kajian ini menemukan bahwa media digital tidak hanya mengubah pola komunikasi dan struktur sosial, tetapi juga menghadirkan arena baru bagi ekspresi budaya dan negosiasi identitas. Di satu sisi, transformasi ini membuka peluang revitalisasi budaya lokal dan penguatan ekonomi kreatif berbasis komunitas. Namun di sisi lain, dominasi narasi global berisiko mengikis nilai-nilai tradisional jika tidak disertai dengan strategi pelestarian yang adaptif. Hasil penelitian menunjukkan pentingnya integrasi literasi budaya dan digital dalam pendidikan, inklusivitas akses teknologi, serta etika pengelolaan ekonomi budaya untuk memastikan bahwa transformasi budaya digital berkontribusi pada keberlanjutan identitas lokal dan tujuan pembangunan berkelanjutan.
Strategi Branding Program C-Taditur oleh PT KCI Wilayah 8 Surabaya sebagai Inovasi Wisata Transportasi Kereta Api Hesti, Septina Rohimawati; Palupi, Merry Frida Tri; Sadono , Teguh Priyo
CONVERSE Journal Communication Science Vol. 2 No. 1 (2025): July
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/converse.v2i1.4393

Abstract

Penelitian ini membahas strategi branding Program C-Taditur oleh PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) Wilayah 8 Surabaya sebagai upaya inovatif dalam mengembangkan wisata transportasi kereta api. Program C-Taditur, singkatan dari Commuter Study Tour, dirancang untuk memberikan pengalaman edukatif dan rekreatif bagi peserta, khususnya anak-anak sekolah, melalui perjalanan menggunakan kereta lokal PSO. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi terhadap enam informan yang terlibat langsung dalam pelaksanaan program. Analisis data mengacu pada teori Brand Expression dari Sicco Van Gelder yang mencakup empat komponen utama: Brand Positioning, Brand Identity, Brand Personality, dan Brand Communication. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi branding Program C-Taditur dilakukan dengan pendekatan yang edukatif, visualisasi identitas melalui maskot C-Kardi, penguatan karakter program yang menyenangkan dan interaktif, serta komunikasi aktif melalui media sosial dan pelayanan langsung. Selain itu, tantangan yang dihadapi meliputi keterbatasan sumber daya, penyesuaian kebutuhan peserta, serta konsistensi inovasi konten edukatif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa strategi branding yang dilakukan PT KCI Wilayah 8 Surabaya melalui Program C-Taditur efektif dalam membangun citra positif transportasi kereta api sebagai sarana wisata edukatif yang menarik dan berkelanjutan.

Page 1 of 4 | Total Record : 31