cover
Contact Name
Monica Tiara
Contact Email
monicatiara@unp.ac.id
Phone
+6281261025634
Journal Mail Official
jikons@ppj.unp.ac.id
Editorial Address
Pusat Kajian Pancasila Universitas Negeri Padang Jalan Prof Dr Hamka, Kampus UNP, Air Tawar Padang, Sumatera Barat
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Ideologi dan Konstitusi
ISSN : 27981894     EISSN : 27981886     DOI : -
Core Subject : Humanities, Social,
Jurnal Ideologi dan Konstitusi merupakan media penyebarluasan hasil penelitian, kajian konseptual, dan gagasan mengenai ideologi, filsafat, konstitusi dan ketatanegraan diseluruh belahan dunia. Jurnal Ideologi dan Konstitusi diterbitkan 2 kali setahun.
Arjuna Subject : Ilmu Sosial - Hukum
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 4 No 2 (2024): Jikons" : 10 Documents clear
ALIH FUNGSI TANAH ULAYAT DI KABUPATEN SIJUNJUNG Utami, Anis; Putra, Ideal; S, Nurman; Dewi, Susi Fitria
Jurnal Ideologi dan Konstitusi PKP UNP Vol 4 No 2 (2024): Jikons
Publisher : Pusat Kajian Pancasila Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jikons.v4i2.21

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mengetahui mengenai faktor yang mempengaruhi beralihnya fungsi tanah ulayat menjadi pertambangan emas ilegal dan bagaimana dampak dari pertambangan emasl ilegal bagi tanah ulayat dan lingkungan di Nagari Palangki, Kecamatan IV Nagari, Kabupaten Sijunjung. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif. Penentuan informan dalam penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Uji keabsahan data menggunakan teknik triangulasi sumber. Data yang diperoleh selama melakukan penelitian dianalisis menggunakan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada dua faktor serta dampak dari adanya pertambangan emas ilegal terhadap tanah ulayat yang ada di Nagari Palangki. Faktor yang mempengaruhi beralihnya fungsi tanah ulayat menjadi pertambangan emas ilegal di Nagari Palangki, yaitu faktor internal dan eksternal. Kemudian ada dua dampak dari pertambangan emas ilegal di Nagari Palangki yaitu dampak positif dan dampak negatif.
DAMPAK PEMBANGUNAN DAN PENGEMBANGAN OBJEK WISATA DESA TERINDAH DI DUNIA TERHADAP PERUBAHAN PERILAKU MASYARAKAT Julio, Axnes; Dewi, Susi Fitria; Montessori, Maria; S, Nurman
Jurnal Ideologi dan Konstitusi PKP UNP Vol 4 No 2 (2024): Jikons
Publisher : Pusat Kajian Pancasila Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jikons.v4i2.44

Abstract

Tujuan dari penelitian ini yaitu, pertama untuk mendeskripsikan tahapan pelaksanaan tradisi bimbang adat, mengidentifikasi faktor penyebab pudarnya tradisi bimbang adat, dan menganalisis bagaimana implikasi dari memudarnya tradisi bimbang adat terhadap kehidupan sosial dalam masyarakat. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif. Peneliti melakukan wawancara dengan informan yang dipilih melalui purposive sampling. Informan tersebut terdiri dari Kepala Desa, Ketua Adat, masyarakat yang melaksanakan, masyarakat yang tidak melaksanakan, dan generasi muda. Teknik pengumpulan data berupa observasi dan wawancara. Uji keabsahan data kualitatif menggunakan metode triangulasi sumber, ketekunan pengamatan dan member check. Peneliti menemukan bahwa ada 3 tahapan dalam persiapan tradisi bimbang adat yaitu: musyawarah internal keluarga, musyawarah bersama masyarakat desa, dan musyawarah pembentukan panitia. Tradisi bimbang adat ini sudah jarang dilaksanakan oleh masyarakat karena ada beberapa faktor yaitu: a) berkurangnya sumber daya manusia yang kompeten untuk mewariskan pengetahuan yang berkaitan dengan tradisi, b) faktor ekonomi, c) Beralihnya seni hiburan masyarakat ke pertunjukan modern, d) Generasi muda enggan melestarikan tradisi bimbang adat. Pudarnya tradisi bimbang adat ini mengakibatakan: a) Kurangnya pemahaman masyarakat tentang tradisi bimbang adat, b) Kurangnya minat generasi muda terhadap tradisi, dan c) Lunturnya nilai gotong royong dalam masyarakat.
STRATEGI KAMPANYE POLITIK OLEH TIM PEMENANGAN PASANGAN MAHYELDI DAN AUDY PADA PILGUB Ilmi, Sabrina Tri Annisa; Suryanef, Suryanef; Hasrul, Hasrul; S, Nurman
Jurnal Ideologi dan Konstitusi PKP UNP Vol 4 No 2 (2024): Jikons
Publisher : Pusat Kajian Pancasila Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jikons.v4i2.76

Abstract

Kampanye politik adalah periode waktu yang diberikan kepada semua kandidat-partai politik atau perorangan-diberikan oleh panitia pemilihan untuk menjelaskan rencana kerja mereka, mempengaruhi opini publik, dan mendorong dukungan sebelum pemilihan. Penelitian ini menggunakan metodologi kualitatif deskriptif dan desain penelitian lapangan. Jenis pengumpulan data yang digunakan meliputi metodologi wawancara dan dokumenter. Dengan menggunakan teknik analisis, seperti pengumpulan data, kondensasi data, penyajian data, penarikan kesimpulan, atau verifikasi, data kemudian dianalisis dari data yang terkumpul. Data tersebut kemudian diuji dengan menggunakan teknik triangulasi sumber, triangulasi metode, member check, dan focus group discussion. Data dikumpulkan dengan menggunakan pendekatan pencatatan, perekaman, transkripsi, dan pencatatan setelah membaca, menonton, dan mencatat. Reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan terdiri dari teknik analisis Miles dan Huberman yang digunakan dalam analisis data penelitian ini. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya transformasi berupa penambahan, penghapusan, dan penggantian.
ANALISIS SOSIOLOGIS PEMBERHENTIAN WALI NAGARI Rismanola, Zilfa; Suryanef, Suryanef; Hasrul, Hasrul; Rafni, Al
Jurnal Ideologi dan Konstitusi PKP UNP Vol 4 No 2 (2024): Jikons
Publisher : Pusat Kajian Pancasila Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jikons.v4i2.109

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan sebab-sebab terjadinya pemberhentian Wali Nagari di Kenagarian Ampang Kuranji. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif. Informan penelitian ini terdiri dari unsur Camat, Wali Nagari Niniak mamak, perangkat nagari, dan tokoh masyarakat. Informan penelitian ini diambil secara Purposive Sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik wawancara dan studi dokumentasi. Sedangkan sumber data yang digunakan adalah sumber primer dan sumber sekunder. Teknik analisis data dilakukan dengan tahap pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyebab pemberhentian Wali Nagari apabila dilihat dari kondisi yang terjadi ditengah masyarakat bahwa penyebab pemberhentian Wali Nagari Petama, adanya pendistribusian Bantuan Langsung Tunai (BLT) tidak transparan dibuktikan masih banyak masyarakat yang mendapatkan bantuan ganda dengan bantuan lainnya. Kedua, adanya penyaluran program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) yang tidak tepat sasaran yang dibuktikan masih terdapat masyarakat yang pantas mendapatkan bantuan tersebut tapi belum mendapatkannya
IMPLEMENTASI PROGRAM KOTA LAYAK ANAK DALAM PENCEGAHAN TINDAKAN KEKERASAN SEKSUAL TERHADAP ANAK Alisa, Merlin Tri; Suryanef, Suryanef; Fatmariza, Fatmariza; Muchtar, Henni
Jurnal Ideologi dan Konstitusi PKP UNP Vol 4 No 2 (2024): Jikons
Publisher : Pusat Kajian Pancasila Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jikons.v4i2.123

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi program kota layak anak dalam pencegahan tindakan kekerasan seksual terhadap anak di Kota Padang. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan menggunakan teknik wawancara dan studi dokumentasi serta triangulasi data. Kota Padang dinobatkan Kota Layak Anak karena sistem pemerintahan yang ada sudah memadai dalam penyelesaian kasus yang terjadi terhadap anak. Namun kasus kekerasan seksual terhadap anak masih meningkat sehingga masyarakat belum melihat adanya perubahan dari program Kota Layak Anak ini. Program Kota Layak Anak merupakan kebijakan yang ditetapkan oleh pemerintah pusat untuk dijalankan di daerah-daerah. Program pencegahan kekerasan seksual terhadap anak dilakukan secara tersirat dalam kegiatan keagamaan dan kemasyarakatan. Media yang digunakan dalam pelaksanaan program ialah media cetak dan sosial media baik secara langsung dan tidak langsung. Kendala yang dihadapi dalam melaksanakan program ialah ketidaktahuan masyarakat terhadap informasi serta sikap apatis yang dimiliki masyarakat.
PENGUATAN PENDEKATAN TERINTEGRASI SISWA SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN BULLYING Saputri, Rahmawati; Ananda, Azwar; Indrawadi, Junaidi; Dewi, Susi Fitria
Jurnal Ideologi dan Konstitusi PKP UNP Vol 4 No 2 (2024): Jikons
Publisher : Pusat Kajian Pancasila Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jikons.v4i2.146

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk-bentuk bullying yang terjadi di MTsN 1 Kota Padang dimana bullying tersebut berupa bullying verbal, bullying relasional dan cyber bullying, untuk mengetahui kekuatan-kekuatan yang dimiliki oleh MTsN 1 Kota Padang dalam mengatasi terjadinya bullying serta untuk mengetahui pendekatan terintegrasi yang dilakukan untuk mengatasi bullying di MTsN 1 Kota Padang. Jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan metode deskriptif, teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan didapatkan bahwa bentuk bullying yang terjadi di MTsN 1 Kota Padang yaitu, bullying verbal seperti mengejek dengan nama orang tua dan panggilan yang tidak disukai atau buruk dan mengkritik dengan cara yang tidak baik, bullying relasional berupa memilih-milih teman, cyber bullying seperti menyindir siswa lain melalui media sosial Whatsapp dan Instagram. Kekuatan yang dimiliki madrasah untuk mengatasi bullying yaitu, penegakan tata tertib madrasah, kerjasama antar pihak madrasah untuk memerangi bullying. Pendekatan terintegrasi yang dilakukan untuk mengatasi bullying yaitu, Adanya pendekatan sistemik, pendekatan interpersonal kepribadian, pendekatan spiritual keagamaan.
BEBAN KERJA GURU PEREMPUAN SEKOLAH DASAR DALAM MENYEIMBANGKAN KARIR DAN KELUARGA Ardiansyah, Doni; Fatmariza, Fatmariza; Montessori, Maria; Muchtar, Henni
Jurnal Ideologi dan Konstitusi PKP UNP Vol 4 No 2 (2024): Jikons
Publisher : Pusat Kajian Pancasila Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jikons.v4i2.150

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan wujud dilema beban kerja guru perempuan sekolah dasar dan bagaimana dampak dari dilema beban kerja guru perempuan sekolah dasar. Jenis penelitian yang digunakan kualitatif dengan metode deskriptif. Informan penelitian terdiri atas guru perempuan, suami dari guru, kepala sekolah, serta teman sebaya. Data dikumpulkan menggunakan teknik observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Uji keabsahan data menggunakan triangulasi sumber. Tahapan analisis data yaitu reduksi data, display data, dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan dilema yang dihadapi guru sekolah dasar terbagi menjadi dua, Pertama dilema urusan rumah tangga, guru peremuan mengalami dilema meninggalkan anak di rumah, dilema membagi waktu, kurangnya partisipasi laki-laki membantu pekerjaan domestik sehingga semua beban kerja rumah tangga dilimpahkan kepada guru perempuan. Kedua, dilema beban kerja di sekolah yang mengakibatkan guru perempuan sulit mengatur fokus. Dari segi ekonomi masih kurangnya gaji sebagai guru khususnya honorer yang mempunyai anak kecil. Kemudian dilema beban administrasi sekolah sehingga dengan dilema tersebut berdampak kepada kehidupan guru perempuan juga berdampak kepada peserta didik.
NILAI-NILAI PANCASILA DALAM TRADISI PRANIKAH BEKULO DI KABUPATEN REJANG LEBONG Milleniya, Lola Fitri; Dewi, Susi Fitria; Hasrul, Hasrul; S, Nurman
Jurnal Ideologi dan Konstitusi PKP UNP Vol 4 No 2 (2024): Jikons
Publisher : Pusat Kajian Pancasila Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jikons.v4i2.151

Abstract

Nilai-nilai Pancasila pada tradisi bekulo merupakan suatu bentuk kegiatan melaksanakan nilai dan norma dalam kehidupan sehari-hari melalui tindakan dan perbuatan. Tradisi bekulo dilaksanakan sebelum upacara perkawinan dengan melibatkan keluarga besar pihak bujang dan gadis yang terdiri atas Imam, Kutei, Rajo, dan Badan Musawarah Adat di Kabupaten Rejang Lebong. Pihak bujang melakukan musyawarah mufakat terkait dengan uang peng as dengan sik mengisik. Pelaksanaan tradisi bekulo terdiri dari 12 tahapan yang untuk berunding dan mencapai kesepakatan mempersatukan pihak bujang dan gadis yang diresmikan secara adat. Tujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsikan dan menjabarkan tradisi bekulo serta nilai-nilai pancasila dalam Tradisi Pranikah Bekulo di Kabupaten Rejang Lebong. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik Pengumpulan Data penelitian melalui observasi yang dilakukan selama tiga bulan, wawancara kepada delapan informan dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 12 tahapan tradisi Pranikah Bekulo di Kabupaten Rejang Lebong memiliki kandungan nilai-nilai pancasila dari kelima sila pancasila di dalamnya, yaitu Nilai Ketuhanan, Kemanusiaan, Persatuan, Kerakyatan dan Nilai Keadilan.
PUDARNYA TRADISI BIMBANG ADAT DALAM UPACARA PERNIKAHAN Afiko, Dinang; Dewi, Susi Fitria; S, Nurman; Bakhtiar, Yusnanik
Jurnal Ideologi dan Konstitusi PKP UNP Vol 4 No 2 (2024): Jikons
Publisher : Pusat Kajian Pancasila Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jikons.v4i2.152

Abstract

Tujuan dari penelitian ini yaitu, pertama untuk mendeskripsikan tahapan pelaksanaan tradisi bimbang adat, mengidentifikasi faktor penyebab pudarnya tradisi bimbang adat, dan menganalisis bagaimana implikasi dari memudarnya tradisi bimbang adat terhadap kehidupan sosial dalam masyarakat. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif. Peneliti melakukan wawancara dengan informan yang dipilih melalui purposive sampling. Informan tersebut terdiri dari Kepala Desa, Ketua Adat, masyarakat yang melaksanakan, masyarakat yang tidak melaksanakan, dan generasi muda. Teknik pengumpulan data berupa observasi dan wawancara. Uji keabsahan data kualitatif menggunakan metode triangulasi sumber, ketekunan pengamatan dan member check. Peneliti menemukan bahwa ada 3 tahapan dalam persiapan tradisi bimbang adat yaitu: musyawarah internal keluarga, musyawarah bersama masyarakat desa, dan musyawarah pembentukan panitia. Tradisi bimbang adat ini sudah jarang dilaksanakan oleh masyarakat karena ada beberapa faktor yaitu: a) berkurangnya sumber daya manusia yang kompeten untuk mewariskan pengetahuan yang berkaitan dengan tradisi, b) faktor ekonomi, c) Beralihnya seni hiburan masyarakat ke pertunjukan modern, d) Generasi muda enggan melestarikan tradisi bimbang adat. Pudarnya tradisi bimbang adat ini mengakibatakan: a) Kurangnya pemahaman masyarakat tentang tradisi bimbang adat, b) Kurangnya minat generasi muda terhadap tradisi, dan c) Lunturnya nilai gotong royong dalam masyarakat.
PENYELESAIAN KONFLIK TANAH PUSAKO OLEH LEMBAGA KERAPATAN ADAT NAGARI Yolanda, Asturi; S, Nurman; Muchtar, Henni; Bakhtiar, Yusnanik
Jurnal Ideologi dan Konstitusi PKP UNP Vol 4 No 2 (2024): Jikons
Publisher : Pusat Kajian Pancasila Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jikons.v4i2.153

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor penyebab terjadinya konflik tanah pusako di Kenagarian Tapan Kabupaten Pesisir Selatan, dan menganalisis nilai-nilai proses penyelesaian konflik tanah pusako oleh Kerapatan Adat Nagari (KAN) di Kenagarian Tapan Kabupaten Pesisir Selatan. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Informan dalam penelitian yang penulis lakukan dengan menggunakan teknik purposive sampling. Jenis data dan sumber data yang penulis gunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder, sedangkan sumbernya adalah sumber data primer dan sumber data sekunder melalui wawancara dan dokumentasi. Uji keabsahan data penelitian ini adalah menggunakan teknik member check dan teknik triangulasi sumber. Analisis data yang dilakukan adalah dengan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa faktor penyebab terjadinya konflik tanah pusako adalah hak milik tanah yang dilakukan sepihak saja oleh anggota suku sikumbang dalam pengelolaan tanah tersebut pihak yang mengelola tidak meminta izin kepada penghulu suku sehingga pihak yang lain merasa pihak yang mendiami tanah tersebut yang mempunyai hak milik atas tanah. Proses penyelesaian konflik tanah pusako diselesaikan terlebih dahulu oleh seorang mamak, jika tidak dapat diselesaikan oleh mamak, maka lanjut diselesaikan oleh penghulu suku, bila kedua pihak tidak menemukan kata mufakat, maka masalah itu akan diselesaikan oleh Lembaga Kerapatan Adat Nagari (KAN).

Page 1 of 1 | Total Record : 10