cover
Contact Name
Tomy Hartanto
Contact Email
opr@stikespid.ac.id
Phone
+6281288399973
Journal Mail Official
journal@stikespid.ac.id
Editorial Address
STIKES PELITA ILMU DEPOK Jl. Bojongsari No. 34 Bojongsari, Depok-Jawa Barat
Location
Kota depok,
Jawa barat
INDONESIA
JIDAN (Jurnal Ilmiah Bidan) Stikes Pelita Ilmu Depok
ISSN : 25411799     EISSN : 29628563     DOI : https://doi.org/10.69935/jidan.v2i2.3
Core Subject : Health,
Jurnal Ilmiah Kebidanan (JIDAN) karya ilmiah/artikel yang relevan dengan bidang/mata kuliah kebidanan, meliputi: Kesehatan Ibu dan Anak: Ibu hamil, ibu bersalin, ibu nifas, ibu menyusui, bayi, anak balita dan pra sekolah. Keluraga Berencana (KB) Kesehatan Reproduksi Remaja Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit Menular Seksual (PMS) termasuk HIV/ AIDS Wanita Usia Subur Kesehatan Reproduksi pada Usia Lanjut.
Articles 82 Documents
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN LAMA PENGGUNAAN KONTRASEPSI DENGAN GANGGUAN MENSTRUASI PADA AKSEPTOR KB SUNTIK 3 BULAN INTAN BR TARIGAN; Rona Riasma Oktobriariani oktobriariani
Jurnal Ilmiah Bidan Vol. 10 No. 1 (2026): JIDAN Jurnal Ilmiah Bidan Edisi April
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Pelita Ilmu Depok

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69935/jidan.v10i1.139

Abstract

Kontrasepsi suntik 3 bulan menjadi salah satu pilihan metode KB yang paling banyak dipakai masyarakat Indonesia, meskipun pemakaiannya kerap disertai keluhan berupa gangguan siklus haid seperti bercak darah (spotting), tidak haid (amenore), maupun perdarahan yang tidak teratur, yang diperkirakan dipengaruhi oleh tingkat pengetahuan pengguna dan durasi pemakaian kontrasepsi tersebut. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis hubungan antara pengetahuan dan durasi penggunaan kontrasepsi dengan gangguan menstruasi pada pengguna KB suntik 3 bulan di TPMB R Kota Depok pada tahun 2026. Desain penelitian yang digunakan adalah survei analitik dengan pendekatan cross-sectional. Sebanyak 52 responden dilibatkan sebagai sampel, dipilih melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner, kemudian dianalisis secara univariat dan bivariat dengan uji chi-square. Temuan penelitian memperlihatkan bahwa mayoritas responden berpengetahuan baik (69,2%), telah menggunakan kontrasepsi suntik selama lebih dari satu tahun (69,2%), dan mengalami gangguan menstruasi (80,8%). Uji chi-square memperlihatkan tidak adanya hubungan yang signifikan antara pengetahuan dengan gangguan menstruasi (p=0,140), sementara ditemukan hubungan yang signifikan antara durasi penggunaan kontrasepsi dengan gangguan menstruasi (p=0,001). Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa durasi pemakaian kontrasepsi suntik 3 bulan berkaitan dengan munculnya gangguan menstruasi, sedangkan tingkat pengetahuan tidak memperlihatkan hubungan yang bermakna. Tenaga kesehatan disarankan untuk aktif memberikan konseling, informasi, dan edukasi terkait efek samping kontrasepsi kepada para akseptor KB.
HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU, POLA ASUH IBU, DAN DUKUNGAN SUAMI TERHADAP TUMBUH KEMBANG BAYI DAN BALITA DI POSYANDU CISEENG,KAB. BOGOR PROVINSI JAWA BARAT TAHUN 2026 Ade Jubaedah Jubaedah; SILVIA Yolanda
Jurnal Ilmiah Bidan Vol. 10 No. 1 (2026): JIDAN Jurnal Ilmiah Bidan Edisi April
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Pelita Ilmu Depok

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69935/jidan.v10i1.140

Abstract

Tumbuh kembang bayi dan balita dipengaruhi oleh berbagai faktor, di antaranya pengetahuan ibu, pola asuh ibu, dan dukungan suami. Ketidaktahuan dan pola asuh yang kurang tepat dapat menyebabkan gangguan pertumbuhan dan perkembangan anak. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan pengetahuan ibu, pola asuh ibu, dan dukungan suami terhadap tumbuh kembang bayi dan balita di Posyandu W 10 Ciseeng, Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat periode Mei–Juni 2026. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain analitik korelasional dan pendekatan cross sectional. Populasi dan sampel adalah seluruh ibu yang memiliki bayi dan balita di Posyandu W 10 berjumlah 50 responden, diambil dengan teknik total sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner pengetahuan, pola asuh ibu, dukungan suami, serta instrumen penilaian tumbuh kembang anak (antropometri dan KPSP). Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar responden memiliki pengetahuan kurang (46%), pola asuh tidak baik (52%), dan dukungan suami terbagi rata antara baik dan tidak baik (50%:50%). Hasil uji chi-square menunjukkan tidak terdapat hubungan antara pengetahuan ibu (p=0,859) dan dukungan suami (p=0,571) dengan tumbuh kembang bayi dan balita, namun terdapat hubungan yang signifikan antara pola asuh ibu (p=0,010) dengan tumbuh kembang bayi dan balita. Dapat disimpulkan bahwa pola asuh ibu merupakan faktor yang paling berhubungan dengan tumbuh kembang bayi dan balita di Posyandu W 10 Ciseeng. Disarankan agar ibu lebih proaktif mencari informasi mengenai pola asuh yang baik dan tenaga kesehatan meningkatkan edukasi tumbuh kembang anak melalui kegiatan posyandu.