cover
Contact Name
Muhammad Yusuf
Contact Email
yusuf@akprind.ac.id
Phone
+6282282677899
Journal Mail Official
jurtek@akprind.ac.id
Editorial Address
Fakultas Teknik, Universitas AKPRIND Indonesia Jl Kalisahak 28 Yogyakarta 55222
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Teknologi
ISSN : 19793405     EISSN : 23386711     DOI : https://doi.org/10.34151/jurtek
Jurnal Teknologi (e-ISSN: 2338-6711), published by the Fakultas Teknik, Universitas AKPRIND Indonesia as a medium for publication of scientific/research works in the field of technology. The Technology Journal is published 2 (two) times a year in June and December Jurnal Teknologi is a peer-reviewed, Open Access journal that publishes original research articles as well as review articles in several areas of engineering. The subject areas covered by the journal are: Chemical Engineering Industrial Engineering Mechanical Engineering Electrical Engineering Informatic and other techniques
Articles 107 Documents
PENINGKATAN KETANGGUHAN IMPAK DAN FRAKTOGRAFI DARI LAJU RAMBAT RETAK FATIK DI LINGKUNGAN KOROSIF PADA BAJA DENGAN SAMBUNGAN LAS SAW SETELAH MENGALAMI FLAME HEATING Jarot Wijayanto
Jurnal Teknologi Vol 2 No 2 (2009): Jurnal Teknologi
Publisher : Jurnal Teknologi, Fakultas Teknologi Industri, Universitas AKPRIND Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Las Submerged Arc Welding merupakan salah satu proses pengelasan dalam pembuatan mesin, struktur jembatan dan bangunan lepas pantai karena memiliki kehandalan dan efisiensi tinggi. Kelemahan proses pengelasan ini adalah adanya tegangan sisa, dan jika beban dinamis serta kondisi operasi berada di lingkungan korosif dapat menyebabkan kegagalan berupa fatik korosi. Proses pengelasan baja ASTM A572 Grade 50 dengan ketebalan 10 mm menggunakan las busur rendam. Pemanasan pasca pengelasan dilakukan dengan nyala api oksi asetelin pada jarak 3,75 mm simetri pusat las dengan vareasi temperatur 100 oC, 200 oC, 300 oC dan 400 oC. Pengujian fatik korosi mengunakan specimen middle tension (MTS) dilakukan di lingkungan air laut dengan frekuensi 11 Hz pada R=0,1. Sebagai data pendukung dilakukan uji ketangguhan impak dan SEM untuk analisis data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan flame heating dengan temperatur 300 oC menghasilkan nilai optimum untuk siklus fatik korosi yaitu sebesar 2.771.147 siklus dengan peningkatan umur fatik 255 % lebih tinggi dari material tanpa perlakuan. Nilai A dan n dari persamaan Paris di hasilkan 2,000 E-13 dan 3,801. Ketangguhan impak paling tinggi terjadi pada sepesimen yang menggunakan flame heating dengan temperatur 100 oC yaitu sebesar 112,3 Joule dibandingkan dengan spesimen tanpa perlakuan panas pasca pengelasan yang memiliki ketangguhan impak 85,7Joule. Sedangkan pada spesimen tanpa perlakuan panas alur penampang patahan relatif agak kasar dan rata (cleavage fracture) dibandingkan dengan spesimen T300 pada daerah yang sama, yaitu dengan bentuk penampang cekungan-cekugan kecil (dimple) Kata kunci : flame heating, ASTM, retak fatik, impak, cleavage fracture
PEMANFAATAN LIMBAH KULIT SPLIT INDUSTRI PENYAMAKAN KULIT UNTUK GLUE DENGAN HIDROLISIS KOLAGEN Sri Hastutiningrum
Jurnal Teknologi Vol 2 No 2 (2009): Jurnal Teknologi
Publisher : Jurnal Teknologi, Fakultas Teknologi Industri, Universitas AKPRIND Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

INTISARI Kulit split adalah sisa dari industri penyamakan kulit. Dalam satu ton kulit mentah garaman (kulit segar yang telah diawetkan dengan garam) terdapat kulit split sebanyak 115 kg. Dari sekian persen kulit mentah tersebut hanya sebagian kecil yang dimanfaatkan, contohnya untuk pembuatan krecek (krupuk kulit). Untuk lebih memanfaatkannya maka perlu diadakan penelitian yaitu pemanfaatan limbah kulit split industri penyamakan kulit untuk glue dengan hidrolisis kolagen dengan menggunakan katalisator asam chlorida (HCl). Proses hidrolisis pada percobaan ini menggunakan katalisator HCl yang dijalankan dalam labu leher tiga dengan pengaduk merkuri. Kemudian dengan suhu tertentu kulit split tersebut dipanaskan sampai menjadi larutan yang kental dan filtratnya disaring. Setelah itu filtrat diuapkan dalam oven sampai berat yang konstan yang berupa lem. Dari percobaan yang telah dilakukan pada variabel waktu reaksi dan perbandingan zat pereaksi antara berat kulit split terhadap volume air, dengan katalisator HCl 10% sebanyak 5 mL, kecepatan pengadukan 500 rpm dan suhu 80±2oC didapatkan kondisi optimum yaitu pada waktu 2 jam, perbandingan zat pereaksi 30 g/200 mL dengan hasil lem sebanyak 8,9 gr dan rendemen sebesar 29,67%.
PENYANDIAN CITRA MENGGUNAKAN METODE PLAYFAIR CIPHER Emy Setyaningsih
Jurnal Teknologi Vol 2 No 2 (2009): Jurnal Teknologi
Publisher : Jurnal Teknologi, Fakultas Teknologi Industri, Universitas AKPRIND Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

INTISARI Playfair Cipher merupakan salah satu metode yang digolongkan dalam kriptogafi klasik yang proses enkripsinya menggunakan pemrosesan dalam bentuk blok-blok yang sangat besar. Metode ini merupakan salah satu cara untuk mengatasi kelemahan metode kriptografi klasik lainnya yang mudah tertebak karena terdapat korespondensi satu-satu antara plainteks dengan cipherteks. Seperti halnya pesan teks dalam menjaga kerahasiaannya, pesan citra juga memerlukan teknik-teknik enkripsi yang sebisa mungkin sederhana tapi sukar dipecahkan. Proses pengamanan pesan dalam bentuk citra dapat dilakukan dengan mengenkripsi citra ke dalam bentuk citra lagi dengan algoritma tertentu. Ini dimungkinkan mengingat sebuah citra dapat direpresentasikan dalam sebuah matriks yang berisi bilangan-bilangan bulat. Pada penelitian ini Playfair Cipher akan diimplementasikan untuk menyandikan citra dengan format bmp 24 bit, yang mempunyai ukuran 256 x 256 pixel. Citra yang akan diujikan terdiri dari 2 jenis citra yaitu citra dengan tingkat kontras yang berbeda serta citra dengan kategori tingkatan detil yang berbeda. Kunci yang digunakan untuk menyandikan citra menggunakan 2 jenis matrik yang mempunyai ordo 16 x 16. Dari hasil pengujian didapatkan bahwa playfair merupakan metode penyandian klasik yang cocok diterapkan untuk citra dengan kualitas yang baik dan pada citra dengan kategori citra detil. Hal ini terlihat dari keacakan intensitas warna pada citra yang telah tersandikan. Selain itu karena matrik kunci yang digunakan ukurannya cukup besar mengakibatkan kriptanalisis akan membutuhkan waktu yang cukup lama untuk menemukan matrik kuncinya, karena terdapat 256! kemungkinan bentuk matrik kunci.
PERANCANGAN KONTEN M-LEARNING DENGAN SISTEM LIVE MULTIMEDIA BERBASIS SELULAR Gatot Santoso; Adhi Susanto; Marshal Budi Wardani
Jurnal Teknologi Vol 2 No 2 (2009): Jurnal Teknologi
Publisher : Jurnal Teknologi, Fakultas Teknologi Industri, Universitas AKPRIND Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Teknologi Informasi dan Telekomunikasi dengan internet menjadi prioritas utama dalam perkembangan kemajuan dunia. Perkembangan ini memberikan terobosan baru dalam pembelajaran mobile dengan memanfaatkan perangkat TI genggam atau yang biasa disebut dengan mobile learning (m-learning). M-Learning memiliki beberapa kelebihan kemampuan untuk pembelajaran yang bisa diakses kapan saja, di mana saja, oleh siapa saja. Masalah yang masih pada m-learning adanya keterbatasan hardware dan platform sehingga diperlukan rancangan dengan sistem dan kemudahan dalam mengakses. Disamping itu juga diperlukan penelitian khusus yang menangani tiap bagian yang ada pada m-learning agar didapat kenyamanan pada user. Penelitian ini bertujuan untuk menangani masalah dengan memanfaatkan multimedia sebagai konten yang bisa memberikan informasi yang lebih jelas dan spesifik. Layanan multimedia m-learning ini memerlukan koneksi dan akses internet yang bagus dan juga memerlukan hardware yang mumpuni agar bisa menikmati keseluruhan layanan dengan baik, untuk itu digunakan ponsel yang mendukung fasilitas mobile multimedia. Hasil yang diharapkan dari penelitian ini adalah sebuah software dan konten berbasis selular, sedang target utamanya adalah rancangan m-learning dengan layanan multimedia. Kata kunci: internet, m-learning, multimedia, dan selular
ALAT UKUR KECEPATAN FLUIDA DENGAN EFEK DOPPLER MENGGUNAKAN MIKROKONTROLLER AT89S51 Muhammad Andang Novianta
Jurnal Teknologi Vol 3 No 1 (2010): Jurnal Teknologi
Publisher : Jurnal Teknologi, Fakultas Teknologi Industri, Universitas AKPRIND Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Teknologi elektronika telah banyak diterapkan dalam sistem pengukuran, hal tersebut sangat membantu pekerjaan dalam penelitian atau pencarian suatu data yang sedang diamati. Hanya saja peralatan tersebut banyak yang masih bersifat semi otomatis sehingga masih memerlukan tenaga dan waktu dalam pengerjaannya. Penelitian ini merancang suatu prototipe yang memanfaatkan gelombang ultrasonik sebagai alat ukur kecepatan fluida dengan metode efek doppler berbasis mikrokontroller AT89S51. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perancangan alat berfungsi dengan baik, dengan berdasarkan sensitivitas sensor ultrasonik terhadap kecepatan fluida yang mengalir di dalam suatu pipa.
IDENTIFIKASI TIGA JENIS BUNGA IRIS MENGGUNAKAN ANFIS Abdul Kadir
Jurnal Teknologi Vol 3 No 1 (2010): Jurnal Teknologi
Publisher : Jurnal Teknologi, Fakultas Teknologi Industri, Universitas AKPRIND Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This paper was based on our research in preparing several tools for identification on various houseplants. One of tools we investigated was ANFIS. As a preliminary research, we tried to apply ANFIS to identify three kinds of Iris. As we know, many researches have used Iris data came from Fisher’s research in 1936 for classification purposes. In this research, we try to several kinds of parameters of fuzzy logic on input, especially on membership functions and number of function’s membership. The result showed that the worst performance by using bell function was 70%. Not so good. Therefore, many explorations must be conducted to get better performance.
DETEKSI DATA PENCILAN MENGGUNAKAN K_MEANS CLUSTERING Naniek Widyastuti
Jurnal Teknologi Vol 3 No 1 (2010): Jurnal Teknologi
Publisher : Jurnal Teknologi, Fakultas Teknologi Industri, Universitas AKPRIND Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Deteksi data pencilan sangat penting dan mempunyai banyak aplikasi diantaranya adalah identifikasi adanya pengacauan dan sumbatan dalam jaringan komputer, aktivitas kriminal dalam e-commerce, deteksi pemalsuan kartu kredit dan aktivitas-aktivitas yang mencurigakan. Dalam tulisan ini dibicarakan deteksi data pencilan menggunakan metode clustering k_means, dengan jumlah cluster dianggap parameter dan secara incremental ditambah sampai didapat cluster kecil yang kemudian dianggap sebagai data pencilan. Akhirnya diberikan ilustrasi bagaimana metode tersebut diterapkan pada beberapa kelompok data.
PEMBUATAN PAPAN PARTIKEL BERBAHAN BAKU SABUT KELAPA DENGAN BAHAN PENGIKAT ALAMI (LEM KOPAL) Sudarsono Sudarsono; Toto Rusianto; Yogi Suryadi
Jurnal Teknologi Vol 3 No 1 (2010): Jurnal Teknologi
Publisher : Jurnal Teknologi, Fakultas Teknologi Industri, Universitas AKPRIND Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hasil samping dari perkebunan kelapa di Indonesia adalah sabut kelapa, dimana selama ini sabut kelapa hanya dimanfaatkan untuk produk-produk seperti keset, sapu dan lain sebagainya. Oleh karena itu perlu dilakukan suatu penelitian untuk meningkatkan nilai tambah dari sabut kelapa ini, dimana selama ini sabut kelapa hasil sampingan perkebunan di ekspor ke manca negara untuk dimanfaatkan oleh bangsa lain menjadi papan partikel atau produk-produk lain. Untuk meningkatkan nilai tambah sabut kelapa, dirasa perlu untuk dilakukan penelitian pembuatan papan partikel berbahan baku sabut kelapa dengan menggunakan lem kopal sebagai pengikat. Dalam penelitian ini, digunakan campuran (berat) antara sabut kelapa : lem kopal sebesar 1 : 5 dan 1 : 6, dengan perbandingan kompresi 4 : 1. Pengujian yang dilakukan untuk mengetahui sifat fisis dan mekanis dari papan partikel ini, adalah berat jenis (density), serta pengujian bending statis (Static Bending Test) untuk mendapatkan Modulus of Elasticity (MOE) dan Modulus of Rupture (MOR). Hasil pengujian berat jenis (density), terlihat bahwa papan partikel dengan perbandingan serat 1 : 6 mempunyai berat jenis terkecil , sedangkan hasil pengujian bending test untuk MOE adalah 1 : 5 = 64,2672 kg/mm2 ; 1 : 6 = 89,2009 kg/mm2, dan hasil bending test untuk MOR adalah 1 : 5 = 2,4555 kg/mm2; 1 : 6 = 1,7513 kg/mm2 . Kata kunci : sabut kelapa, papan partikel, MOE , MOR
PELAYANAN KRS ON-LINE BERBASIS SMS Joko Triyono
Jurnal Teknologi Vol 3 No 1 (2010): Jurnal Teknologi
Publisher : Jurnal Teknologi, Fakultas Teknologi Industri, Universitas AKPRIND Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melakukan pengembangan sistem informasi manajemen dengan meminimalkan dari sisi script programming, yang dapat digunakan sebagai terobosan baru untuk meningkatkan pelayanan kepada stack holder, khususnya untuk pengolahan dan pelaporan krs-khs mahasiswa. Sistem ini dikembangkan dan dibangun menggunakan basis data MySQL berjenis InnoDB dengan penguatan pada relational refference. Sistem difokuskan dalam mengelola transaksi input output dengan trigger. Proses transasaksi dilakukan melalui media SMS ke SMS Gateway di Server. SMS yang masuk ke Server akan diolah menggunakan trigger untuk divalidasi dan didistribusikan ke tabel-tabel yang telah ditentukan, yang pada akhirnya akan didapat status informasi yang akan dikirimkan balik ke pengirim SMS tersebut. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dengan memaksimalkan kemampuan basis data akan diperoleh hasil yang maksimal tanpa melibatkan script programming. Dengan metode ini suatu sistem informasi tidak harus selalu menggunakan media yang selama ini banyak digunakan, dengan media SMS terbukti bisa untuk melakukan proses terhadap sebuah sistem. Penggunaan media SMS untuk melakukan transaksi terhadap KRS dan KHS akan meningkatkan pelayanan terhadap stack holder, sehingga akan berimbas pada tingkat kepercayaan stack holder. Penggunaan trigger dan relasi refferencial akan mengurangi ketergantungan sistem terhadap program.
PERBANDINGAN PENGGUNAAN FILE SHARING ANTARA PIDGIN DENGAN SAMBA IGK Indra PD
Jurnal Teknologi Vol 3 No 1 (2010): Jurnal Teknologi
Publisher : Jurnal Teknologi, Fakultas Teknologi Industri, Universitas AKPRIND Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Adanya perkembangan teknologi jaringan yang cukup pesat, membuat teknologi file sharing juga harus ikut berkembang. Teknologi file sharing sendiri merupakan sebuah metode dalam pendistribusian dan pertukaran file atau dokumen secara luas. Dengan teknologi ini bisa didapatkan pertukaran file secara lokal (intranet) maupun global (internet). Dalam penggunaan teknologi file sharing ini, digunakan dua buah aplikasi file sharing yaitu Samba dan Pidgin untuk mengetahui kelebihan maupun kekurangan dari tiap aplikasi tersebut. Samba merupakan aplikasi file sharing yang cukup populer di sistem operasi GNU/Linux sebagai jembatan dengan sistem operasi Windows. Sedangkan Pidgin merupakan sebuah aplikasi yang lebih terkenal untuk berkomunikasi lewat chat. Akan tetapi terdapat sebuah protokol di dalamnya yang memungkinkan dalam melakukan pertukaran file tersebut secara lokal. Dalam penulisannya, akan didapatkan mengenai hasil perbandingan antara kedua aplikasi tersebut. Dibahas pula sedikit mengenai perkembangan teknologi file sharing.

Page 6 of 11 | Total Record : 107