cover
Contact Name
-
Contact Email
jurnaldunia.peternakan@utb.ac.id
Phone
+6282183135700
Journal Mail Official
jurnaldunia.peternakan@utb.ac.id
Editorial Address
Jl. Gajah Mada. No. 34 Kotabaru, Bandar Lampung 35121
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Dunia Peternakan
ISSN : 29885981     EISSN : 29884764     DOI : https://doi.org/10.37090/jdp.v1i2
Jurnal Dunia Peternakan adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Badan Penerbitan Fakultas Peternakan Universitas Tulang Bawang. Jurnal Dunia Peternakan ini menerbitkan artikel ilmiah berdasarkan peer-review double blind yang bertujuan untuk menyebarluaskan semua informasi yang berkontribusi pada pemahaman dan pengembangan peternakan di Indonesia. Jurnal Dunia Peternakan ini menerbitkan artikel penelitian asli, artikel telaah pustaka. kasus lapangan, gagasan asli atau artikel ilmiah lainnya. Jurnal Dunia Peternakan terbit dua kali dalam satu tahun, yaitu pada bulan April dan Oktober.
Articles 37 Documents
Karakteristik Peternak Sapi Peranakan Ongole Dan Keberhasilan Inseminasi Buatan Berdasarkan Service Per Conception Di Kabupaten Lampung Selatan Sutarno, Sutarno; Wati, Novi Eka; Setyowati, Sari
JDP: Jurnal Dunia Peternakan Vol. 1 No. 2 (2023): Jurnal Dunia Peternakan
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Tulang Bawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37090/jdp.v1i2.1210

Abstract

The success of artificial insemination is determined by three main factors namely; livestock, cement and humans. The human factor is one of the determining factors, especially the characteristics of farmers. The purpose of this study was to determine the characteristics of cattle farmers and the success of artificial insemination based on Service per Conception (S/C) in Palas Sub District, South Lampung District. This research was conducted in Palas Sub District, South Lampung District. The time of research was in July 2023. The material for this research was ongole cattle farmers in Palas Sub District, namely 150 cattle famers. The research sample is 60 cattle famers. The research method used is survey method. The data analysis technique uses descriptive analysis, namely analysis to explain the characteristics of cattle farmers and the success of insemination based on Service per Conception (S/C). The results of the research on the characteristics of onggole cattle farmers in Palas Sub District, South Lampung District, obtained an average age of famers cattle was 42.53, the level of education of cattle famers was mostly junior high school (SMP) and high school (SMA), the average length of time they raised cattle average 7.08 years, and there were no farmers who had ever been involved in animal husbandry training. The success rate of artificial insemination in ongole crossbreed cattle based on service per conception (S/C) obtained an average value of S/C = 1.54.
Tingkat Keberhasilan Inseminasi Buatan Pada Sapi Potong di Kelompok Ternak Bumi Asih Sejahtera Desa Wawasan Tanjungsari Lampung Selatan Widiastuti, Lusia Komala; Wati, Novi Eka; Sulistyo, Andry
JDP: Jurnal Dunia Peternakan Vol. 1 No. 2 (2023): Jurnal Dunia Peternakan
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Tulang Bawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37090/jdp.v1i2.1211

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat keberhasilan inseminasi buatan pada sapi jenis Peranakan Ongole, Limousin, dan Simental di Kelompok Ternak Bumi Asih Sejahtera Kecamatan Tanjungsari Kabupaten Lampung Selatan. Waktu penelitian pada Bulan Juni – Juli 2023. Materi penelitian ini adalah seluruh peternak anggota kelompok Ternak Bumi Asih Desa Wawasan Kecamatan Tanjungsari Kabupaten Lampung Selatan yang berjumlah 30 orang. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini metode survei. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif yaitu untuk menjelaskan tingkat keberhasilan inseminasi buatan yang ditinjau dari S/C, CR, dan CI pada sapi jenis Peranakan Ongole, Limousin, dan Simental di Kelompok Ternak Bumi Asih Sejahtera Kecamatan Tanjungsari Kabupaten Lampung Selatan. Hasil penelitian diperoleh tingkat keberhasilan IB pada sapi PO diperoleh nilai S/C = 2,24, CR = 21,39% dan CI =14,14 bulan, pada sapi Limousin S/C = 2,28, CR = 10,00% dan CI =14,83, pada sapi Simental S/C = 3,00, CR = 12,50% dan CI =15,56.Kata Kunci: Inseminasi buatan, Service per Conception, Conception Rate, Calving Interval
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Service Per Conception Pada Sapi Bali di Desa Kali Pasir Way Bungur Lampung Timur Wati, Novi Eka; Wicaksana, Kunaifi; Ahmad, Irsyad
JDP: Jurnal Dunia Peternakan Vol. 1 No. 2 (2023): Jurnal Dunia Peternakan
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Tulang Bawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37090/jdp.v1i2.1214

Abstract

The purpose of this study was to determine the range of service per conception and the factors that influence the service per conception of Bali cattle in Kalipasir Village, Way Bungur, East Lampung Regency. The material from breeders and inseminators is the reproduction record of 50 Bali cattle. The results of this study include the average service per conception which is 1.74 ± 0.31 classified as ideal. Factors that affect the service per conception of Bali cattle, namely the last education and drinking water supply system. The conclusion in this study is that service per conception is ideal 1.74 ± 0.31. The latest education and drinking water supply system have a positive impact on the service per conception of Bali cattle. Key words : factor, Service per conception, Bali cattle.
Keberhasilan Inseminasi Buatan Pada Sapi Peranakan Ongole Dan Limousin Di Desa Sidoharjo Kabupten Lampung Selatan Rohmanudin, Nur; Setiyowati, Sari; Wati, Novi Eka
JDP: Jurnal Dunia Peternakan Vol. 1 No. 2 (2023): Jurnal Dunia Peternakan
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Tulang Bawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37090/jdp.v1i2.1215

Abstract

Teknologi inseminasi buatan adalah teknologi reproduksi yang dapat meningkatkan jumlah ternak secara signifikan dalam waktu yang lebih singkat dibandingkan dengan perkawinan alami. Keberhasilan inseminasi buatan dapat dilihat dari service per conception (S/C). Keberhasilan inseminasi buatan ditentukan dari karaktertisik ternak. Perbedaan karakteristik sapi Peranakan Ongole dan Limousin memungkinkan adanya perbedaan tingkat keberhasilan inseminasi buatan dilihat dari aspek service per conception (S/C). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui keberhasilan inseminasi buatan dan perbedaan keberhasilan inseminasi buatan pada sapi Peranakan Ongole dan Limousin. Lokasi penelitian ini di Desa Sidoharjo Kecamatan Way Panji Kabupaten Lampung Selatan. Materi penelitian ini adalah 35 peternak sapi Peranakan Ongole dan 45 peternak sapi Limousin. Metode penelitian yang akan digunakan metode survei. Teknik analisis data menggunakan statistik deskriptif dan statisik analitik dengan uji t. Hasil penelitian diperoleh rata-rata service per conception (S/C) sapi Peranakan Ongole adalah 1,59 dan sapi Limousin 2,15. Service per conception (S/C) sapi Peranakan Ongole lebih baik dibandingkan dengan sapi Limousin.
Analisis Pendapatan Dan Curahan Tenaga Kerja Keluarga Pada Usaha Peternakan Sapi Potong Di Kecamatan Seputih Agung Kabupaten Lampung Tengah Herdiansah, Riko; Suhadi, Miki; Susanto, Agus
JDP: Jurnal Dunia Peternakan Vol. 1 No. 2 (2023): Jurnal Dunia Peternakan
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Tulang Bawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37090/jdp.v1i2.1216

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah menganalisis pendapatan peternak sapi pedaging dan menganalisis curahan tenaga kerja keluarga pada usaha peternakan sapi pedaging. Penelitian ini telah dilaksanakan pada bulan Mei sampai dengan Juli 2023 yang berlokasi di Desa Muji Rahayu Kecamatan Seputih Agung Kabupaten Lampung Tengah. Penentuan lokasi penelitian ditetapkan secara sengaja (purposive) dengan pertimbangan centra peternakan sapi pedaging dengan sistem pemeliharaan semi ekstensif dengan ciri digembalakan dan juga dikandangkan sehingga lebih mudah dalam perhitungan curahan tenaga kerjanya. teknik pengambilan sampel yang di lakukan adalah secara acak sederhana (simple random sampling). Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini adalah primer dan data sekunder. Variabel yang diamati yaitu Karakteristik Responden, Biaya Produksi, Penerimaan, Pendapatan Usaha, dan Analisis Curahan Tenaga Kerja. Data yang diperoleh ditabulasi dan disajikan dalam bentuk tabel dan dibahas secara deskriptif.. Berdasarkan hasil dan pembahasan penelitian yang telah dilakukan di Desa Muji Rahayu Kecamatan Seputih Agung Kabupaten Lampung Tengah disimpulkan bahwa pendapatan usaha ternak tertinggi adalah pada skala kepemilikan besar (>5 ST) sebesar Rp. 17.096.647,-/tahun.setelahnya yaitu skala kepemilikan menengah (3-5 ST) Rp. 15.341.647 dan yang terendah adalah skala kepemilikan kecil (<3 ST) sebesar Rp. 13.173.502,-/tahun. Curahan tenaga kerja keluarga yang tertinggi adalah pada skala kepemilikan besar (>5 ST) sebesar 3158 (JKP/tahun).selanjutnya diikuti oleh skala kepemilikan menengah (3-5 ST) sebesar 2294 (JKP/tahun) dan yang terendah pada skala kepemilikan kecil (<3 ST) sebesar 1671 (JKP/tahun)
Tingkat Pengetahuan Peternak Tentang Gejala Birahi dan Service Per Conception pada Sapi Peranakan Ongole Kusen, Akhmad
JDP: Jurnal Dunia Peternakan Vol. 2 No. 1 (2024): Jurnal Dunia Peternakan
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Tulang Bawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37090/jdp.v2i1.1571

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat pengetahuan peternak tentang gejala birahi dan service per conception sapi PO di Desa Sidorejo Kecamatan Sidomulyo Kabupaten Lampung Selatan. Materi dari peternak dan inseminator yakni catatan reproduksi induk sapi PO sebanyak 90 ekor. Hasil penelitian ini antara lain mayoritas responden atau peternak sebanyak 64,52 % memiliki tingkat pengatahuan tergolong sedang. Rata-rata nilai service per conception yakni 1,5. Tingkat pengetahuan gejala birahi tidak berpengaruh terhadap nilai service per conception. Kesimpulan dalam penelitian ini yakni tingkat pengetahuan peternak terhadap gejala birahi tergolong sedang dan nilai service per conception tergolong baik atau sesuai standar. Tidak terdapat pengaruh antara tingkat pengetahuan gejala birahi terhadap nilai service per conception. Kata kunci: Sapi PO, Tingkat pengetahuan gejala birahi, Service per conception.
Analisa Tingkat Keberhasilan Inseminasi Buatan Berdasarkan Conception Rate Pada Sapi Potong Di Kampung Putra Buyut Kecamatan Gunung Sugih Kabupaten Lampung Tengah Deny Setiawan; Miki Suhadi; Lusia Komala widiastuti
JDP: Jurnal Dunia Peternakan Vol. 2 No. 1 (2024): Jurnal Dunia Peternakan
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Tulang Bawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37090/jdp.v2i1.1599

Abstract

Program (IB) bertujuan untuk memperbaiki mutu genetik. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui profil peternak dan permasalahan IB di Kampung Putra Buyut Kecamatan Gunung Sugih Kabupaten Lampung Tengah yang tinjau dengan melihat jumlah betina yang di IB dan jumlah betina yang bunting hasil IB pertama dan persentase Conception Rate (CR). Penelitian dilaksanakan di Kampung Putra Buyut Kecamatan Gunung Sugih Kabupaten Lampung Tengah, dimulai Juni sampai Juli 2023. Jenis penelitian ini deskriptif kuantitatif yaitu dengan mengambil data di lapangan dan dianalisis untuk pengambilan kesimpulan. Sampel penelitian adalah Sapi Potong Betina Produktif di Kampung Putra Buyut, Kecamatan Gunung Sugih Kabupaten Lampung Tengah yang telah melakukan inseminasi buatan. Jumlah sampel di ambil secara purposive sampling yaitu untuk peternak 30 responden yang memiliki minimal satu ekor sapi potong betina yang pernah beranak menggunakan IB. Data diperoleh dengan wawancara dengan daftar pertanyaan (kuisioner). Metode atau teknik analisis data pada penelitian dilakukan dengan cara mengumpulkan data dalam bentuk Kuantitatif dan dianalisis secara statistik dibahas secara deskriptif. Berdasarkan hasil penelitian di simpulkan bahwa Analisa Tingkat angka Conception Rate (CR) pada Sapi betina produktif di Kampung Putra Buyut Kecamatan Gunung Sugih Kabupaten Lampung Tengah sudah baik dengan persentase sapi peranakan ongole 60 %, sapi simmental sebesar 70 %, dan sapi limousin sebesar 60 %.Kata Kunci : Inseminasi Buatan, Conception Rate, peranakan ongole, sapi Simmental, sapi limousine
Tingkat Keberhasilan Inseminasi Buatan Sapi Simmental Ditinjau dari Angka Konsepsi dan Service Per Conception M. Hendri Pratama; Miki Suhadi; Lusia Komala Widiastuti
JDP: Jurnal Dunia Peternakan Vol. 2 No. 1 (2024): Jurnal Dunia Peternakan
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Tulang Bawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37090/jdp.v2i1.1600

Abstract

Tujuan penelitian untuk mengetahui bagaimana tingkat keberhasilan inseminasi buatan (IB) berdasarkan Angka Konsepsi dan Service Per Conception. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Rukti Harjo Kecamatan Seputih Raman Kabupaten Lampung Tengah, penelitian dimulai Juni hingga Juli 2023. Metode yang digunakan penelitian adalah deskriptif dan kuantitatif analitis. Jenis data yang digunakan adalah data primer dan sekunder. Data primer diperoleh dengan metode survey ke peternak dan petugas IB. Data sekunder diperoleh dari Badan Pusat Statistik Lampung Tengah, Dinas Perkebunan dan Peternakan, dan literatur yang terkait. Penelitian dilakukan di Desa Rukti Harjo Kecamatan Seputih Raman, Kabupaten lampung Tengah. Jumlah sampel di ambil secara purposive sampling yaitu 30 responden dengan pertimbangan memiliki minimal satu ekor sapi betina yang pernah beranak yang menggunakan sistem IB. Data diperoleh dengan wawancara dengan daftar pertanyaan (kuisioner). Hasil penelitian yang berupa data primer maupun data sekunder yang diperoleh yang bersifat kualitatif dipaparkan secara deskriptif, sedangkan yang bersifat kuantitatif di analisis secara statistik yaitu ditentukan nilai rata-rata kemudian di interpretasikan menurut angka statistik tersebut. Dari hasil penelitian dan pembahasan, dapat ditarik kesimpulan bahwa tingkat keberhasilan inseminasi buatan sapi potong di Desa Rukti Harjo Kecamatan Seputih Raman Kabupaten Lampung Tengah dengan angka konsepsi 80% sangat baik karena di atas kisaran 60–73%, dan ServicePer Conception (S/C) sebesar 1,71 yang termasuk dalam kategori baik.Kata Kunci: Inseminasi Buatan, sapi potong, angka konsepsi, service per conception
Pengaruh Karakteristik Peternak Terhadap Performa Reproduksi Sapi Peranakan Ongole Di Desa PancaTunggal Kecamatan Merbau Mataram Kabupaten Lampung Selatan Viky Anggi Wibisono; Novi Eka Wati; Lusia Komala Widiastuti
JDP: Jurnal Dunia Peternakan Vol. 2 No. 1 (2024): Jurnal Dunia Peternakan
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Tulang Bawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37090/jdp.v2i1.1601

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh karakteristik peternak terhadap performa reproduksi sapi Peranakan Ongole (PO) di Desa Pancatunggal Kecamatan Merbau Mataram Kabupaten Lampung Selatan.Penelitian ini dilakukan di Desa Pancatunggal Kecamatan Merbau Mataram Kabupaten Lampung Selatan pada Bulan Juni – Juli 2023. Responden penelitian ini adalah peternak sapi Peranakan Ongole sebanyak 152 peternak dengan jumlah sampel penelitian sebanyak 60 peternak berdasarkan rumus Slovin. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini metode survei. Teknik analisis data menggunakan analisis regresi linier berganda. Hasil analisis diperoleh umur, pendidikan, dan lama berusaha ternak tidak berpengaruh terhadap tingkat keberhasilan inseminasi buatan. Pekerjaan peternak tidak berpengaruh terhadap Service per Conception dan Calving Interval, namun berpengaruh terhadap Conception Rate.Kata kunci: Karakteristik peternak, inseminasi buatan, Service per Conception, Conception Rate, Calving Interva
Karakteristik Peternak Dan Keberhasilan Inseminasi Buatan Pada Sapi Simental Di Kecamatan Merbau Mataram Kabupaten Lampung Selatan Fanda Setiawan; Novi Eka Wati; Lusia Komala Widiastuti
JDP: Jurnal Dunia Peternakan Vol. 2 No. 1 (2024): Jurnal Dunia Peternakan
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Tulang Bawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37090/jdp.v2i1.1602

Abstract

Inseminasi buatan adalah aktivitas perkawinan yang mempertemukan antara sel sperma dan sel telur pada ternak betina melalui bantuan manusia. Tolok ukur keberhasilan inseminasi untuk mengevaluasi efisiensireproduksi sapi betina adalah Service per Conception (S/C), Conception Rate (CR), dan Calving Interval (CI). Keberhasilan inseminasi dipengaruhi oleh tiga faktor utama yaitu; ternak, semen dan manusia. Faktor manusiasalah satunya karakteristik peternak.Tujuan penelitian ini adalah menganalisis karakteristik peternak dan tingkat keberhasilan inseminasi buatan (IB) pada sapi Simental. Lokasi penelitian di Kecamatan Merbau Mataram Kabupaten Lampung Selatan. Waktu penelitian Bulan Juni – Juli 2023. Responden penelitian adalah peternak sapi simental yaitu sebanyak 250 peternak. Jumlah sampel penelitian sebanyak 71 peternak. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini metode survei. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif. Hasil penelitian diperoleh karakteristik peternak: rata-rata umur peternak adalah 43,49 tahun, tingkat pendidikan peternak adalah sebagian besar Sekolah Menengah Atas (SMA), rata-rata lama berusaha ternak 12,42 tahun, pekerjaan utama peternak adalah sebagian besar adalah petani, dan status kepemilikan ternak adalah rata-rata milik sendiri. Tingkat keberhasilan IB diperoleh nilai S/C = 1,96, CR = 50,70% dan CI =12 bulanKata kunci: Inseminasi Buatan, keberhasilan Inseminasi Buatan, Service per Conception

Page 2 of 4 | Total Record : 37