Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

SOSIALISASI PEMANFAATAN TEKNOLOGI DIGITAL BERBASIS WEBSITE UNTUK MENUNJANG KEGIATAN UMKM DI DESA MARGO LESTARI, KECAMATAN JATI AGUNG, KABUPATEN LAMPUNG SELATAN Suhardi Suhardi; Riko Herdiansah; Lusia Komala Widiastuti
Jurnal Media Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2022): JM-PKM
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1358.925 KB) | DOI: 10.37090/jmpkm.v1i2.743

Abstract

Technological progress is unavoidable at this time, but not all people are able to optimize the existence of digital technology due to limited access and to qualified knowledge of technological developments. This condition has an impact on MSME owners who admit that it is difficult to expand their market reach. The purpose of community service activities is to provide solutions to problems faced by MSME owners through socializing the use of website-based digital technology to support MSME activities. The implementation of socialization activities is carried out using lecture methods, discussions, and directions related to websites with previously created domains. Based on data from observations made, it is known that 20 owners of MSME in Margo Lestari Village, Jati Agung District, South Lampung Regency have never used a website. The response of the participants in the socialization was generally good and positive, this can be seen based on the high enthusiasm of the participants to ask questions during the discussion session and fill in data to register their MSMEs on the website, so it is hoped that with this outreach activity, MSME owners can expand their market reach especially to the city of Bandar Lampung. Keywords: UMKM, Digital technology, Website
The Effect of Different Agroecological Zones on Body Weight Change, Litter Size, and Profitability of Bligon Goats in Bantul Regency, Special Region of Yogyakarta Lusia Komala Widiastuti; Sigit Bintara; I Gede Suparta Budisatria; Bayu Andri Atmoko
Buletin Peternakan Vol 46, No 3 (2022): BULETIN PETERNAKAN VOL. 46 (3) AUGUST 2022
Publisher : Faculty of Animal Science, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21059/buletinpeternak.v46i3.70310

Abstract

This study aims to identify the differences in agroecological zones on changes in body weight, litter size, and profitability of Bligon goats in Bantul District, Special Region of Yogyakarta. This study involved 56 farmers consisting of 11 farmers in coastal areas (zone IV), 21 farmers in the lowlands (zone IV), and 24 farmers in hilly areas (zones I, II, and III). This study also used 120 does of Bligon goats consisting of 40 goats from each area. The farmers and Bligon goats were selected by purposive sampling technique in different agroecological zones classified based on the slope of the land. The design used was Completely Randomized Design (CRD) with the agroecological zones as a treatment factor. This study used a survey method. Data were analyzed descriptively and quantitatively using one-way ANOVA at the 5% level. The results showed that the body weight of Bligon goats from the beginning of kidding to three months or at the weaning period did not have a significant difference, and the litter size was also not significantly different. Profitability analysis using Revenue Cost Ratio (R/C Ratio) and Return on Investment (ROI) showed that farmers in coastal agroecological zones have higher profitability than those in lowland and hilly agroecological zones with a net cash flow of IDR 1,219,000, 00, R/C Ratio of 1.43, and ROI of 44.26. Based on this analysis, it can be concluded that changes in body weight and litter size of Bligon goats in different agroecological zones are the same. Based on the profitability analysis, all farmers in different agroecological zones benefit from raising Bligon goats, but the highest profitability is found in farmers in the coastal agroecological zone
PENGARUH PENAMBAHAN TEPUNG KUNYIT DALAM RANSUM TERHADAP KONSUMSI PAKAN, PERTAMBAHAN BOBOT BADAN HARIAN, DAN KONVERSI PAKAN KAMBING JAWARANDU Novi Eka Wati; Mahmud Syarifudin; Kunaifi Wicaksana; Lusia Komala Widiastuti
Wahana Peternakan Vol. 7 No. 2 (2023): Wahana Peternakan
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Tulang Bawang Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37090/jwputb.v7i2.1006

Abstract

The aim of the study was to determine the effect of adding turmeric flour in the ration on feed consumption, daily body weight gain and feed conversion of Jawarandu Goats. This research was conducted in Adi Jaya Village, Terbanggi Besar District, Central Lampung Regency. The design used in this study was a completely randomized design (CRD) consisting of 3 treatments with each treatment repeated 4 times, while the treatments were as follows: P0 = ration without the addition of turmeric flour, P1 = ration + 0.25% turmeric flour, P2 = Ration + 0.5% turmeric flour for 30 days. They were fed BNR complete feed as control ration were containing 12% crude protein and 70% total digestible nutrient. The addition of Turmeric flour (Curcuma domestica) up to 0,50% on ration had no significant effect (P>0.05) on feed consumption, body weight gain and feed conversion ratio of Jawarandu goat. Keywords: Jawarandu goat, Turmeric, Feed consumption, Daily body weight gain, Feed conversion
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERMINTAAN DAGING AYAM BROILER DI PASAR CENDRAWASIH DAN MINIMARKET DI KOTA METRO LAMPUNG: Factors Affecting the Demand of Broiler Chicken Meat in the Cendrawasih Market and Minimarket in Metro City Lampung Septyan Jodi Pradawa; Lusia Komala Widiastuti; Miki Suhadi; Kunaifi Wicaksana
Wahana Peternakan Vol. 8 No. 2 (2024): Wahana Peternakan
Publisher : Faculty of Animal Science, University of Tulang Bawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37090/jwputb.v8i2.1545

Abstract

Tujuan dari penelitian untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi permintaan daging ayam broiler di Pasar Cendrawasih dan Minimarket di Kota Metro. Penelitian ini menggunakan data primer diperoleh melalui wawancara dengan subjek penelitian. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor-faktor yang mempengaruhi permintaan daging adalah Variabel domisili konsumen berpengaruh secara nyata terhadap permintaan daging ayam broiler di Pasar Cendrawasih dan Minimarket. Variabel harga daging berpengaruh secara nyata terhadap permintaan daging ayam broiler di Minimarket walaupun harga yang ditawarkan lebih mahal dari harga yang ditawarkan pedagang di Pasar Cendrawasih. Variabel kualitas daging ayam broiler tidak berpengaruh secara nyata terhadap permintaan daging ayam broiler di Pasar Cendrawasih dan Minimarket Kota Metro. Hasil dari penelitian ini konsumen lebih memilih untuk membeli daging ayam broiler di Pasar Cendrawasih dari pada di Minimarket. Hal ini didukung tengan tingginya hasil perhitungan dari faktor jarak dan harga jual daging ayam broiler. Kata Kunci: Permintaan, Daging ayam broiler, Pasar Cendrawasih, Minimarket
Analisa Tingkat Keberhasilan Inseminasi Buatan Berdasarkan Conception Rate Pada Sapi Potong Di Kampung Putra Buyut Kecamatan Gunung Sugih Kabupaten Lampung Tengah Deny Setiawan; Miki Suhadi; Lusia Komala widiastuti
JDP: Jurnal Dunia Peternakan Vol. 2 No. 1 (2024): Jurnal Dunia Peternakan
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Tulang Bawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37090/jdp.v2i1.1599

Abstract

Program (IB) bertujuan untuk memperbaiki mutu genetik. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui profil peternak dan permasalahan IB di Kampung Putra Buyut Kecamatan Gunung Sugih Kabupaten Lampung Tengah yang tinjau dengan melihat jumlah betina yang di IB dan jumlah betina yang bunting hasil IB pertama dan persentase Conception Rate (CR). Penelitian dilaksanakan di Kampung Putra Buyut Kecamatan Gunung Sugih Kabupaten Lampung Tengah, dimulai Juni sampai Juli 2023. Jenis penelitian ini deskriptif kuantitatif yaitu dengan mengambil data di lapangan dan dianalisis untuk pengambilan kesimpulan. Sampel penelitian adalah Sapi Potong Betina Produktif di Kampung Putra Buyut, Kecamatan Gunung Sugih Kabupaten Lampung Tengah yang telah melakukan inseminasi buatan. Jumlah sampel di ambil secara purposive sampling yaitu untuk peternak 30 responden yang memiliki minimal satu ekor sapi potong betina yang pernah beranak menggunakan IB. Data diperoleh dengan wawancara dengan daftar pertanyaan (kuisioner). Metode atau teknik analisis data pada penelitian dilakukan dengan cara mengumpulkan data dalam bentuk Kuantitatif dan dianalisis secara statistik dibahas secara deskriptif. Berdasarkan hasil penelitian di simpulkan bahwa Analisa Tingkat angka Conception Rate (CR) pada Sapi betina produktif di Kampung Putra Buyut Kecamatan Gunung Sugih Kabupaten Lampung Tengah sudah baik dengan persentase sapi peranakan ongole 60 %, sapi simmental sebesar 70 %, dan sapi limousin sebesar 60 %.Kata Kunci : Inseminasi Buatan, Conception Rate, peranakan ongole, sapi Simmental, sapi limousine
Tingkat Keberhasilan Inseminasi Buatan Sapi Simmental Ditinjau dari Angka Konsepsi dan Service Per Conception M. Hendri Pratama; Miki Suhadi; Lusia Komala Widiastuti
JDP: Jurnal Dunia Peternakan Vol. 2 No. 1 (2024): Jurnal Dunia Peternakan
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Tulang Bawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37090/jdp.v2i1.1600

Abstract

Tujuan penelitian untuk mengetahui bagaimana tingkat keberhasilan inseminasi buatan (IB) berdasarkan Angka Konsepsi dan Service Per Conception. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Rukti Harjo Kecamatan Seputih Raman Kabupaten Lampung Tengah, penelitian dimulai Juni hingga Juli 2023. Metode yang digunakan penelitian adalah deskriptif dan kuantitatif analitis. Jenis data yang digunakan adalah data primer dan sekunder. Data primer diperoleh dengan metode survey ke peternak dan petugas IB. Data sekunder diperoleh dari Badan Pusat Statistik Lampung Tengah, Dinas Perkebunan dan Peternakan, dan literatur yang terkait. Penelitian dilakukan di Desa Rukti Harjo Kecamatan Seputih Raman, Kabupaten lampung Tengah. Jumlah sampel di ambil secara purposive sampling yaitu 30 responden dengan pertimbangan memiliki minimal satu ekor sapi betina yang pernah beranak yang menggunakan sistem IB. Data diperoleh dengan wawancara dengan daftar pertanyaan (kuisioner). Hasil penelitian yang berupa data primer maupun data sekunder yang diperoleh yang bersifat kualitatif dipaparkan secara deskriptif, sedangkan yang bersifat kuantitatif di analisis secara statistik yaitu ditentukan nilai rata-rata kemudian di interpretasikan menurut angka statistik tersebut. Dari hasil penelitian dan pembahasan, dapat ditarik kesimpulan bahwa tingkat keberhasilan inseminasi buatan sapi potong di Desa Rukti Harjo Kecamatan Seputih Raman Kabupaten Lampung Tengah dengan angka konsepsi 80% sangat baik karena di atas kisaran 60–73%, dan ServicePer Conception (S/C) sebesar 1,71 yang termasuk dalam kategori baik.Kata Kunci: Inseminasi Buatan, sapi potong, angka konsepsi, service per conception
Pengaruh Karakteristik Peternak Terhadap Performa Reproduksi Sapi Peranakan Ongole Di Desa PancaTunggal Kecamatan Merbau Mataram Kabupaten Lampung Selatan Viky Anggi Wibisono; Novi Eka Wati; Lusia Komala Widiastuti
JDP: Jurnal Dunia Peternakan Vol. 2 No. 1 (2024): Jurnal Dunia Peternakan
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Tulang Bawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37090/jdp.v2i1.1601

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh karakteristik peternak terhadap performa reproduksi sapi Peranakan Ongole (PO) di Desa Pancatunggal Kecamatan Merbau Mataram Kabupaten Lampung Selatan.Penelitian ini dilakukan di Desa Pancatunggal Kecamatan Merbau Mataram Kabupaten Lampung Selatan pada Bulan Juni – Juli 2023. Responden penelitian ini adalah peternak sapi Peranakan Ongole sebanyak 152 peternak dengan jumlah sampel penelitian sebanyak 60 peternak berdasarkan rumus Slovin. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini metode survei. Teknik analisis data menggunakan analisis regresi linier berganda. Hasil analisis diperoleh umur, pendidikan, dan lama berusaha ternak tidak berpengaruh terhadap tingkat keberhasilan inseminasi buatan. Pekerjaan peternak tidak berpengaruh terhadap Service per Conception dan Calving Interval, namun berpengaruh terhadap Conception Rate.Kata kunci: Karakteristik peternak, inseminasi buatan, Service per Conception, Conception Rate, Calving Interva
Karakteristik Peternak Dan Keberhasilan Inseminasi Buatan Pada Sapi Simental Di Kecamatan Merbau Mataram Kabupaten Lampung Selatan Fanda Setiawan; Novi Eka Wati; Lusia Komala Widiastuti
JDP: Jurnal Dunia Peternakan Vol. 2 No. 1 (2024): Jurnal Dunia Peternakan
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Tulang Bawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37090/jdp.v2i1.1602

Abstract

Inseminasi buatan adalah aktivitas perkawinan yang mempertemukan antara sel sperma dan sel telur pada ternak betina melalui bantuan manusia. Tolok ukur keberhasilan inseminasi untuk mengevaluasi efisiensireproduksi sapi betina adalah Service per Conception (S/C), Conception Rate (CR), dan Calving Interval (CI). Keberhasilan inseminasi dipengaruhi oleh tiga faktor utama yaitu; ternak, semen dan manusia. Faktor manusiasalah satunya karakteristik peternak.Tujuan penelitian ini adalah menganalisis karakteristik peternak dan tingkat keberhasilan inseminasi buatan (IB) pada sapi Simental. Lokasi penelitian di Kecamatan Merbau Mataram Kabupaten Lampung Selatan. Waktu penelitian Bulan Juni – Juli 2023. Responden penelitian adalah peternak sapi simental yaitu sebanyak 250 peternak. Jumlah sampel penelitian sebanyak 71 peternak. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini metode survei. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif. Hasil penelitian diperoleh karakteristik peternak: rata-rata umur peternak adalah 43,49 tahun, tingkat pendidikan peternak adalah sebagian besar Sekolah Menengah Atas (SMA), rata-rata lama berusaha ternak 12,42 tahun, pekerjaan utama peternak adalah sebagian besar adalah petani, dan status kepemilikan ternak adalah rata-rata milik sendiri. Tingkat keberhasilan IB diperoleh nilai S/C = 1,96, CR = 50,70% dan CI =12 bulanKata kunci: Inseminasi Buatan, keberhasilan Inseminasi Buatan, Service per Conception
PENGARUH PEMBERIAN SUPLEMEN Gamma-aminobutyric acid TERHADAP PERTAMBAHAN BOBOT BADAN DAN KONDISI FISIOLOGIS DOMBA EKOR TIPIS SEBELUM PENGANGKUTAN: Effect of Gamma-aminobutyric Acid Supplementation on Body Weight Gain and Physiological Condition of Thin-Tailed Sheep Before Transportation Soleh Ade Kusuma; Ghoffar Husnu; Novi Eka Wati; Lusia Komala Widiastuti
Wahana Peternakan Vol. 8 No. 3 (2024): Wahana Peternakan
Publisher : Faculty of Animal Science, University of Tulang Bawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37090/jwputb.v8i3.1863

Abstract

Transportasi merupakan salah satu stressor yang berdampak penyusutan bobot badan domba ekor tipis. Guna mengurangi penyusutan bobot badan selama transportasi diperlukan perlakuan khusus berupa pemberian GABA agar performa dan bobot badan domba ekor tipis meningkat sebelum ditransportasikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh GABA terhadap domba ekor tipis sebelum dilakukan transportasi. Penelitian dirancang dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) 4 perlakuan dan 5 ulangan. Pada hari ke 2 sebelum pengangkutan sebanyak 20 ekor domba ekor tipis diberi dosis GABA (0 gr/ekor, 0.3 gr/ekor, 0.6 gr/ekor, 0.9 gr/ekor). Parameter yang akan di ukur adalah Pertambahan Bobot Badan, Frekuensi Pernafasan, Denyut Jantung, Suhu Tubuh. Perbedaan pengaruh antar perlakuan diuji menggunakan uji berjarak Duncan. Hasil penelitian yaitu Pemberian GABA dengan dosis 0,6 gr/ekor memberikan pengaruh yang terbaik terhadap pertambahan bobot badan domba ekor tipis sebelum pengangkutan. Pemberian GABA sampai dosis 0,9 gr/ekor tidak menimbulkan efek negatif terhadap frekuensi pernafasan, denyut jantung dan suhu rektal domba ekor tipis. Kata Kunci: GABA, Transportasi, Domba ekor tipis
Analisis Saluran Dan Margin Pemasaran Sapi Potong Jenis Peranakan Ongole Di Kelompok Ternak Maju Lancar Kecamatan Merbau Mataram Kabupaten Lampung Selatan Okta Firmansyah; Sari Setiyowati; Lusia Komala Widiastuti
JDP: Jurnal Dunia Peternakan Vol. 2 No. 2 (2024): Jurnal Dunia Peternakan
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Tulang Bawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37090/jdp.v2i2.1870

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui saluran dan margin pemasaran sapi potong jenis Peranakan Ongole pada Kelompok Ternak Maju Lancar di Kecamatan Merbau Mataram Kabupaten Lampung Selatan. Penelitian ini dilakukan di Kelompok Ternak Maju Lancar Kecamatan Merbau Mataram Kabupaten Lampung Selatan. Waktu penelitian pada Bulan Juli 2023. Materi penelitian ini adalah anggota kelompok. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini metode survei. Teknik analisis data adalah menggunakan analisis deskritif kuantitatif. Hasil penelitian diperoleh terdapat tiga saluran pemasaran, saluran pertama peternak → konsumen. Saluran kedua peternak → pedagang pengumpul (blantik) → konsumen. Saluran ketiga peternak → pedagang pengumpul (blantik) → Pedagang pengecer → konsumen. Margin pemasaran pada saluran pertama Rp0,00, saluran kedua Rp500.000,00, dan saluran ketiga Rp1.000.000,00.Kata kunci: Saluran pemasaran, margin pemasaran, sapi potong, Sapi Peranakan Ongole