cover
Contact Name
Iim Fahimah
Contact Email
jurnalmuasharah@gmail.com
Phone
+6285268535340
Journal Mail Official
jurnalmuasharah@gmail.com
Editorial Address
https://ejournal.uinfasbengkulu.ac.id/index.php/muasyarah/pages/view/EDITORIAL%20TEAM
Location
Kota bengkulu,
Bengkulu
INDONESIA
Mu'asyarah
ISSN : 30315204     EISSN : 30260647     DOI : 10.29300/mua.v3i1.4908
MUASYARAH: Jurnal Kajian Hukum Keluarga Islam aims to serve as an academic discussion ground on the development of Islamic Family Law and gender issues. It is intended to contribute to the long-standing (classical) debate and to the ongoing development of Islamic Family Law and gender issues regardless of time, region, and medium in both theoretical or empirical studies. Al-Ahwal always places Islamic Family Law and Gender issues as the focus and scope of academic inquiry.
Arjuna Subject : Ilmu Sosial - Hukum
Articles 2 Documents
Search results for , issue "Vol 4, No 2 (2025): Oktober" : 2 Documents clear
Perlindungan Hak Seksual Perempuan Menopause Perspektif Maqashid Syariah dan Hukum Keluarga Islam Yarmunida, Miti
MU'ASYARAH: Jurnal Kajian Hukum Keluarga Islam Vol 4, No 2 (2025): Oktober
Publisher : UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/mua.v4i2.10149

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji hak seksual perempuan menopause dalam perspektif filsafat hukum Islam, dengan fokus pada penerapan konsep maqashid al-Syariah untuk memahami dan melindungi hak-hak seksual perempuan yang mengalami perubahan fungsi seksual setelah menopause. Meskipun menopause adalah bagian dari siklus kehidupan perempuan, banyak perempuan yang mengalami perubahan signifikan dalam kehidupan seksual mereka, yang mempengaruhi kualitas hubungan pernikahan dan kesejahteraan emosional. Berdasarkan kajian pustaka, penelitian ini mengidentifikasi bahwa meskipun Islam tidak secara eksplisit membahas isu ini dalam fiqh klasik, prinsip-prinsip dasar hukum Islam tetap relevan untuk memahami kebutuhan seksual perempuan menopause. Penelitian ini menggunakan pendekatan hermeneutika hukum Islam dan analisis maqashid al-Syariah untuk menafsirkan ulang hak-hak seksual perempuan menopause dalam bingkai perlindungan jiwa (hifz al-nafs), kehormatan (hifz al-‘irdh), dan akal (hifz al-‘aql). Penelitian ini juga mengintegrasikan kajian medis dan psikologis terkait dengan perubahan fungsi seksual pada perempuan menopause, dengan menggunakan literatur medis terkini dan wawancara dengan praktisi kesehatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perubahan seksual yang dialami oleh perempuan menopause berisiko menurunkan kualitas hidup mereka, baik secara fisik maupun psikologis. Oleh karena itu, hukum Islam, dengan prinsip maqashid al-Syariah, dapat memberikan dasar yang lebih adil dan responsif terhadap hak-hak seksual perempuan menopause. Penelitian ini menemukan pentingnya pendidikan dan penyuluhan seksual berbasis nilai-nilai Islam untuk membantu perempuan menopause memahami hak-hak seksual mereka secara lebih sehat dan bermartabat.
Pernikahan Endogami Perspektif Teori Fungsionalisme Struktural Abdulloh, Mochammad Sayyid; Arfan, Abbas; Fadil SJ, Fadil SJ; Ramlan, Ramlan
MU'ASYARAH: Jurnal Kajian Hukum Keluarga Islam Vol 4, No 2 (2025): Oktober
Publisher : UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/mua.v4i2.10168

Abstract

: Artikel ini membahas tentang pernikahan endogami perspektif teori fungsionalismestruktural, pernikahan dibagi menjadi dua, yaitu pernikahan endogami dan pernikahan eksogami.Pernikahan endogami adalah suatu pernikahan yang dilakukan oleh etnis, klan, suku, kekerabatandalam satu lingkungan yang sama. Sedangkan pernikahan eksogami adalah pernikahan yangdilakukan oleh suku, klan, kekerabatan dalam lingkungan yang berbeda atau keluar darilingkungan aslinya. Obyek penelitian ini adalah pernikahan endogami yang terjadi di pondokpesantren lirboyo kediri, pondok pesantren roudlotul ihsan kediri dan pondok pesantren al hikamblora. Metode penelitian ini termasuk dalam kategori penelitian kualitatif yang hasil kajiaannyabersifat deskriptif. Metode kualitatif lebih menekankan pada cara-cara melalui pengamatan,wawancara, atau penelaahan dokumen. Hasil penelitian ini memberikan pandangan : (1)pernikahan endogami secara nilai dapat dilihat sebagai mekanisme sosial untuk mempertahankanintegrasi dalam keluarga besar. Dengan menikah dalam lingkungan keluarga yang sama,pernikahan endogami memperkuat struktur sosial yang ada, menjaga harmoni, dan meminimalkankonflik antara keluarga yang berbeda, (2) pernikahan endogami secara norma bertujuan untukmemastikan bahwa setiap perkawinan memiliki landasan hukum yang jelas, yang memberikanperlindungan hukum kepada pasangan dan anak-anak yang lahir dari perkawinan tersebut, (3)pernikahan endogami secara budaya sering ditemukan dalam masyarakat tertentu yang memilikitradisi kuat untuk menjaga hubungan keluarga dan kesinambungan warisan budaya. Beberapakomunitas adat di Indonesia, misalnya, mendukung pernikahan antar sepupu untuk menjagakeutuhan keluarga. Dalam budaya ini, pernikahan endogami dianggap sebagai cara untukmempertahankan identitas komunitas dan melindungi aset budaya dari pengaruh luar.

Page 1 of 1 | Total Record : 2