cover
Contact Name
Honesty Pujiyani
Contact Email
honesty.pujiyani@poltera.ac.id
Phone
+6285640618487
Journal Mail Official
jstk@poltera.ac.id
Editorial Address
Politeknik Negeri Madura, Jalan Raya Camplong No.Km.4, Abacateh, Taddan, Kec. Camplong, Kabupaten Sampang, Jawa Timur 69281
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal Sains dan Teknologi Kesehatan
ISSN : 28098668     EISSN : 28081382     DOI : https://doi.org/10.52234/jstk
Core Subject : Health,
This journal encompasses original research articles, including : 1. Health Technology 2. Nursing Science 3. Health Maternal and Child 4. Health Promotion and Behavioral Science 5. Public Health Science 6. Medical Science 7. Health Biotechnology 8. Environmental Health
Articles 67 Documents
Pengalaman Keluarga Dalam Pengambilan Keputusan Terkait Komplikasi Perinatal setyoningsih, dewi
Jurnal Sains dan Teknologi Kesehatan Vol 6 No 1 (2025): Juli 2025
Publisher : Politeknik Negeri Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52234/jstk.v6i1.393

Abstract

Latar Belakang : Angka Kematian Ibu (AKI) merupakan salah satu indikator untuk menilai derajat kesehatan perempuan. Kematian ibu masih menjadi masalah yang kompleks, dan disebabkan oleh tiga keterlambatan ( terlambat mengenali masalah kehamilan, terlambat mengambil keputusan, terlambat mencapai fasilitas kesehatan). Tujuan : Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi bagaimana peran keterlibatan keluarga, khususnya suami mereka, terhadap kesehatan ibu dan bagaimana pola pengambilan keputusan dalam keluarga, terkait dengan komplikasi perinatal. Metode : Penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan fenomenologi. Jumlah partisipan dalam penelitian ini adalah enam pasangan suami istri di Klampok, Sidoharjo, Wonogiri. Hasil: Pengambilan keputusan dalam keluarga, khususnya terkait kesehatan maternal, umumnya masih didominasi oleh suami karena faktor budaya dan peran sebagai pencari nafkah. Keterlibatan istri meningkat jika memiliki pendidikan, pengetahuan, dan akses ekonomi yang lebih baik. Keluarga dengan akses terbatas cenderung menunda pemanfaatan layanan kesehatan, sehingga penting untuk meningkatkan keterlibatan perempuan dan akses informasi guna mendukung kesehatan ibu. Kesimpulan : Pengambilan keputusan dalam keluarga, khususnya terkait kesehatan maternal, masih didominasi oleh suami sebagai pihak yang memiliki otoritas utama. Meskipun idealnya keputusan diambil melalui musyawarah, realitanya hanya sedikit keluarga yang benar-benar mencapai kesepakatan bersama. Dominasi ini dipengaruhi oleh berbagai faktor sosial ekonomi, seperti tingkat pengetahuan, pendidikan, pekerjaan, nilai budaya, dan kondisi kesehatan ibu.
Inpatient Satisfaction Level Regarding the Quality of Services at Tamberu Barat Sari, Agoesta Pralita; Sari, Isnaini Novita; Jamila, Fajarirayul; Watiningrum , Rahayu Yuliana
Jurnal Sains dan Teknologi Kesehatan Vol. 6 No. 1 (2025): Juli 2025
Publisher : Politeknik Negeri Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52234/jstk.v6i1.361

Abstract

Introduction: The quality of healthcare services is reflected in the level of patient satisfaction. Patient satisfaction is the feeling experienced by patients as a result of the performance of healthcare services, which is assessed by comparing the services received with their expectations. If the healthcare services meet or exceed patients’ expectations, they will feel satisfied. This study aims to explore and understand the main reasons why most of the community prefers to use other community health centers (puskesmas) instead of Tamberu Barat Community Health Center as their primary healthcare facility. Methods: This study used a descriptive research strategy. The population consisted of 100 patients. The sample was determined using the Slovin formula. A non-probability sampling method, specifically purposive sampling, was used in this study. Results: It was found that for the reliability dimension, 73 respondents were satisfied, while 7 were not. For the assurance dimension, 73 respondents were satisfied and a small number, 7 respondents, were not. For the tangibility dimension, 71 respondents were satisfied and 9 were not. For the empathy dimension, 73 respondents were satisfied and 7 were not. For the responsiveness dimension, 73 respondents were satisfied and 7 were not. Conclusion:In terms of inpatient satisfaction: 73 respondents were satisfied with the reliability dimension; 70 respondents were satisfied with the assurance dimension; 73 respondents were satisfied with the tangibles dimension; 73 respondents were satisfied with the empathy dimension; and 73 respondents were highly satisfied with the responsiveness dimension. Recommendation: All healthcare staff at the Puskesmas are advised to pay more attention to the completeness of medical equipment and to provide services in accordance with the predetermined schedule Keyword: Quality of service, Inpatient care, Satisfaction level
Pengalaman Keluarga Dalam Pengambilan Keputusan Terkait Komplikasi Perinatal setyoningsih, dewi
Jurnal Sains dan Teknologi Kesehatan Vol. 6 No. 1 (2025): Juli 2025
Publisher : Politeknik Negeri Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52234/jstk.v6i1.393

Abstract

Latar Belakang : Angka Kematian Ibu (AKI) merupakan salah satu indikator untuk menilai derajat kesehatan perempuan. Kematian ibu masih menjadi masalah yang kompleks, dan disebabkan oleh tiga keterlambatan ( terlambat mengenali masalah kehamilan, terlambat mengambil keputusan, terlambat mencapai fasilitas kesehatan). Tujuan : Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi bagaimana peran keterlibatan keluarga, khususnya suami mereka, terhadap kesehatan ibu dan bagaimana pola pengambilan keputusan dalam keluarga, terkait dengan komplikasi perinatal. Metode : Penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan fenomenologi. Jumlah partisipan dalam penelitian ini adalah enam pasangan suami istri di Klampok, Sidoharjo, Wonogiri. Hasil: Pengambilan keputusan dalam keluarga, khususnya terkait kesehatan maternal, umumnya masih didominasi oleh suami karena faktor budaya dan peran sebagai pencari nafkah. Keterlibatan istri meningkat jika memiliki pendidikan, pengetahuan, dan akses ekonomi yang lebih baik. Keluarga dengan akses terbatas cenderung menunda pemanfaatan layanan kesehatan, sehingga penting untuk meningkatkan keterlibatan perempuan dan akses informasi guna mendukung kesehatan ibu. Kesimpulan : Pengambilan keputusan dalam keluarga, khususnya terkait kesehatan maternal, masih didominasi oleh suami sebagai pihak yang memiliki otoritas utama. Meskipun idealnya keputusan diambil melalui musyawarah, realitanya hanya sedikit keluarga yang benar-benar mencapai kesepakatan bersama. Dominasi ini dipengaruhi oleh berbagai faktor sosial ekonomi, seperti tingkat pengetahuan, pendidikan, pekerjaan, nilai budaya, dan kondisi kesehatan ibu.
Gambaran Stres Pada Penderita Hipertensi Berat Di Desa Buddagan Kecamatan Pademawu Pamekasan ISZAKIYAH, NUR; khalilah, Nur; Ramadani, Rayhan
Jurnal Sains dan Teknologi Kesehatan Vol. 6 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Politeknik Negeri Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52234/jstk.v6i1.367

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu penyakit degeneratif (Kemenkes RI,2022). yang ditandai dengan meningkatnya tekanan darah sistolik lebih dari 140 mmHg, dan tekanan darah diastolic lebih dari 90 mmHg yang bisa menimbulkan stress   karena kekhawatiran akan komplikasi yang akan terjadi.  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran stres pada penderita Hipertensi berat . Metode: Desain penelitian ini adalah deskriptif. Populasi penelitian adalah seluruh penderita Hpertensi berat di Desa Buddagan Kecamatan Pademawu Kabupaten Pamekasan. Penelitian menggunakan tekhnik Non Probability total sampling sehingga diperoleh 20 orang responden. Penelitian telah dilaksanakan pada tanggal 22 - 29 Januari 2024. Pengumpulan data menggunakan kuesioner Depression Anxiety Stress scales (DASS 42). Data di olah melalui editing, scouring, coding & tabulating dan dianalisi secara deskriptif. Hasil  Hasil penelitian menyebutkan bahwa gambaran stres pada penderita Hipertensi berat di Desa Buddagan sebagian besar responden yang mengalami stres sedang sebanyak 13 responden (65%), sebagian kecil ringan 5 responden (25%), dan sebagian kecil dikategorikan berat sebanyak 2 responden (10%). Saran  Banyaknya penderita Hipertensi berat yang mengalami stres sedang. Disarankan agar petugas kesehatan memberikan penyuluhan kesehatan kepada penderita hipertensi berat untuk mengelola stres dengan cara menerapkan pola hidup sehat.  
Gambaran pengetahuan ibu dalam pemberian imunisasi dasar lengkap pada bayi di Desa Sumedangan wilayah kerja Puskesmas Sopaah Pamekasan ILA, NUR KHALILAH; Taufiqurrahman; Hidayat, Mukhlish
Jurnal Sains dan Teknologi Kesehatan Vol. 6 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Politeknik Negeri Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52234/

Abstract

Latar belakang Permasalahan kesehatan banyak sekali ditemukan terutama mengenai dampak jika tidak mendapatkan imunisasi dasar lengkap pada bayi, seperti meningkatnya angka kesakitan dan kematian akibat terserang penyakit. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran pengetahuan ibu tentang imunisasi dasar lengkap pada bayi di Desa Sumedangan. Metode: Penelitian ini merupakan jenis penelitian cross sectional.Populasi dalam penelitian ini adalah ibu yang mempunyai bayi usia 0-1 tahun sebanyak 59 orang dengan teknik pengambilan sampel probability-total populasi. Penelitian ini menggunakan satu variable yaitu pengetahuan ibu dalam pemberian imunisasi dasar lengkap. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Sumedangan wilayah kerja Puskesmas Sopaah pada tanggal 15 Februari sampai 14 Maret 2022. Pengumpulan data dilakukan dengan cara memberikan kuesioner close ended jenis multiple dengan total 17 pertanyaan dan kemudian dilakukan pengolahan data berupa editing, scoring, coding, tabulating. Hasil sebagian besar dari responden di Desa Sumedangan memiliki pengetahuan yang cukup dalam pemberian imunisasi dasar lengkap pada bayi usia 0-1 tahun. Saran Ibu harus lebih aktif dalam mencari informasi melalui media cetak, televisi, radio dan ikut berperan aktif dalam penyelenggaraan penyuluhan kesehatan yang diberikan oleh tenaga kesehatan agar ibu mengetahui pentingnya imunisasi dasar lengkap pada bayi.
Gambaran Dukungan Keluarga Tentang Manajemen Diet Penderita Hipertensi di Desa Kedungdung Kabupaten Sampang Holifa, Nur; Fauziyah, Endang Susilawati; Fauziah, Nuraini
Jurnal Sains dan Teknologi Kesehatan Vol. 6 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Politeknik Negeri Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52234/

Abstract

Abstrak. Perilaku hidup bersih dan sehat adalah upaya menciptakan kondisi seseorang dalam Hipertensi merupakan suatu penyakit dengan kondisi tekanan darah meningkat melebihi batas normal. Penyebab terjadinya tekanan darah meningkat disebabkan peningkatan kecepatan denyut jantung. Penyebab lainnya yaitu merokok, kurang aktivitas fisik, mengkonsumsi makanan tinggi garam, konsumsi alkohol, kelebihan berat badan dan stres. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran dukungan keluarga pada manajemen diet penderita hipertensi di Desa Kedungdung Kabupaten Sampang. Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif kuantitatif cross sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah keluarga penderita hipertensi di Desa Kedungdung Kabupaten Sampang tahun 2024 sebanyak 31 responden dengan teknik pengambilan sampel probability-total sampling. Penelitian ini menggunakan 1 variabel yaitu dukungan keluarga tentang manajemen diet penderita hipertensi dengan menggunakan 35 pertanyaan. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 18-20 Januari 2024. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hampir seluruhnya gambaran dukungan keluarga tentang manajemen diet penderita hipertensi di di Desa Kedungdung Kabupaten Sampang dengan kategori kurang. Penelitian ini disimpulkan bahwa gambaran dukungan keluarga tentang manajemen diet penderita hipertensi di Desa Kedungdung Kabupaten Sampang memiliki bentuk dukungan kurang. Oleh karena itu disarankan kepada keluarga untuk memberikan dukungan keluarga kepada penderita hipertensi untuk meningkatkan pengetahuan tentang cara mengatur manajemen diet penderita hipertensi untuk mencegah komplikasi.
Gambaran Kejadian Premenstrual Syndrome (PMS) pada Wanita yang Melakukan Gym di Hykari Gym Sampang          Fitriani, Nuria; Syakura, Abdan; Rahman, Hilmah Noviandry
Jurnal Sains dan Teknologi Kesehatan Vol. 6 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Politeknik Negeri Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52234/

Abstract

Latar Belakang: Premenstrual Syndrome (PMS) merupakan kumpulan gejala fisik, emosional, dan perilaku yang terjadi secara berulang menjelang menstruasi dan dapat mengganggu aktivitas sehari-hari. Meskipun PMS merupakan kondisi umum yang dialami oleh wanita usia reproduktif, intensitas gejalanya dapat bervariasi. Aktivitas fisik seperti olahraga gym diketahui dapat membantu mengurangi gejala PMS.Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kejadian PMS pada wanita yang melakukan gym di Hykari Gym Sampang. Metode: Penelitian ini menggunakan desain deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Sampel sebanyak 23 orang wanita yang rutin melakukan gym diambil menggunakan teknik total sampling. Instrumen yang digunakan berupa kuesioner close ended question jenis dichotomy question. Analisis data dilakukan secara univariat dengan tabulasi frekuensi dan persentase. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden mengalami PMS dengan tingkat keparahan sedang sebanyak 13 orang (57%), diikuti dengan tingkat ringan sebanyak 6 orang (26%), dan berat sebanyak 4 orang (17%). Kesimpulan: Meskipun telah melakukan aktivitas gym secara rutin, mayoritas responden masih mengalami PMS dengan tingkat keparahan sedang. Hal ini menunjukkan bahwa aktivitas gym belum sepenuhnya menghilangkan gejala PMS, namun tetap dapat menjadi metode non-farmakologis yang berpotensi membantu mengurangi intensitasnya. Diperlukan edukasi dan pendekatan holistik yang mencakup gaya hidup sehat, manajemen stres, dan pola makan seimbang sebagai strategi tambahan dalam penanganan PMS.