cover
Contact Name
Katon Abdul Fatah
Contact Email
katonfath@gmail.com
Phone
+628975841020
Journal Mail Official
gabbah@jurnalistiqomah.org
Editorial Address
Desa, Metuk No.008 RT.002 RW. 001, Kec, Mojosongo Kab, Boyolali, 57322
Location
Kab. boyolali,
Jawa tengah
INDONESIA
GABBAH : Jurnal Pertanian Dan Perternakan
ISSN : 30263905     EISSN : 30263913     DOI : https://doi.org/10.62017/gabbah.v2i1
Core Subject : Agriculture,
GABBAH : Jurnal Pertanian Dan Perternakan merupakan jurnal yang mewadahi artikel hasil penelitian dan kajian bidang pertanian, peternakan, ketahanan pangan, kebijakan pertanian, ilmu tanah dan tanaman, teknologi dan industri pertanian, ekonomi pertanian, dan agribisnis. Jurnal ini adalah jurnal pertanian dan perternakan yang bersifat peer-review dan terbuka. Terbit 4 kali dalam setahun yaitu bulan Januari, April, Juli dan Oktober diterbitkan oleh Publikasi Inspirasi Indonesia. GABBAH : Jurnal Pertanian Dan Perternakan menerima makalah dalam bahasa Indonesia dan Inggris.
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol. 1 No. 2 (2024): Januari" : 6 Documents clear
MOTIVASI PETANI DALAM MENGEMBANGKAN USAHA BUDIDAYA TANAMAN NILAM DI KECAMATAN KABANGKA KABUPATEN MUNA Misrawati; Weka Gusmiarty Abdullah; Yusran
GABBAH : Jurnal Pertanian Dan Perternakan Vol. 1 No. 2 (2024): Januari
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui tingkat motivasi petani dalam mengembangkan usaha budidaya nilam di Kecamatan Kabangka Kabupaten Muna, (2) menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi motivasi petani dalam mengembangkan usaha budidaya nilam di Kecamatan Kabangka Kabupaten Muna. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Mei sampai dengan Oktober 2022. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh petani nilam di Desa Wansugi Kecamatan Kabangka Kabupaten Muna yang berjumlah 217 orang. Penentuan besar sampel menggunakan rumus Slovin dengan tingkat kesalahan sebesar 15% sehingga diperoleh sampel sebanyak 37 orang. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah metode simple random sampling. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif dengan menggunakan skala likert dan analisis regresi linier berganda dengan bantuan SPSS 20. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi intrinsik petani dalam budidaya nilam berada pada kategori tinggi dan motivasi ekstrinsik berada pada kategori rendah. Hasil analisis regresi linier berganda menunjukkan bahwa faktor yang mempunyai pengaruh signifikan terhadap motivasi petani adalah luas lahan, ketersediaan modal, rekomendasi teman keluarga, saran penyuluh, dan ketersediaan input, sedangkan yang tidak mempunyai pengaruh signifikan. Pengaruh terhadap motivasi petani adalah pengalaman bertani.
REGENERASI PETANI MELALUI SENSUS PERTANIAN 2023 (ST2023): PERAN PETANI MILENIAL DALAM MEWUJUDKAN KEDAULATAN PANGAN DAN KESEJAHTERAAN PETANI DI INDONESIA Agnes Rosihan Kristianti Silalahi
GABBAH : Jurnal Pertanian Dan Perternakan Vol. 1 No. 2 (2024): Januari
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/gabbah.v1i2.432

Abstract

Dengan pertumbuhan jumlah penduduk di Indonesia yang terus meningkat, sektor pertanian menghadapi beberapa tantangan seperti terjadi penurunan luas lahan dan kelangkaan pupuk. Hal ini sebagai pendorong pemerintah untuk mengupayakan produktivas pertanian supaya kembali meningkat, salah satunya melalui regenerasi petani. Namun, rendahnya peminat untuk menjadi petani milenial menjadi salah satu kendala dalam pengembangan sektor pertanian. Maka dari itu,  Sensus Pertanian Tahun 2023 (ST2023) diselelenggarakan untuk menghasilkan data yang terkini dan akurat sebagai alat perumusan kebijakan dan keputusan pemerintah yang tepat sasaran bagi petani di seluruh Indonesia. Dalam penulisan ini akan dijelaskan kontribusi petani milenial dalam menanggapi isu terkini di sektor pertanian dengan melibatkan para petani milenial untuk mendukung penyelenggaraan ST2023. Melalui kajian pustaka tentang penyelenggaraan ST2023, BPS berupaya mengajak para petani milenial untuk mendukung penyelenggaraan ST2023 melalui lomba kreativitas Sensus Pertanian Tahun 2023 dengan memanfaatkan media sosial. Dukungan penuh dari pemerintah hingga kementerian/lembaga juga menjadi pilar kuat dengan harapan adanya keterlibatan petani milenial dalam penyelenggaraan ST2023. Dengan demikian, melalui penyelenggaraan ST2023,  BPS Indonesia dapat merealisasikan tujuan ”Mencatat Pertanian Indonesia Untuk Kedaulatan Pangan dan Kesejahteraan Petani.”
Uji Kinerja Sprinkler Tanaman Herbal Berbasis Tenaga Surya Agil Yunsitensi
GABBAH : Jurnal Pertanian Dan Perternakan Vol. 1 No. 2 (2024): Januari
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/gabbah.v1i2.715

Abstract

Penyiraman tanaman sangat berdampak pada peningkatan produksi tanaman yang dihasilkan. Kekurangan air (lack of water) pada tanaman dapat mengganggu keseimbangan kimiawi tanaman yang akan berdampak pada proses fisiologis berjalan tidak normal lagi. Teknologi penyiraman tanaman menggunakan metode Sprinkler adalah suatu produk teknologi yang terbukti menghemat tenaga juga dapat menghemat waktu, sehingga petani dapat lebih efisien dan efektif dalam melakukan budidaya. Penelitian ini  bertujuan untuk mengetahui unjuk kerja yang efektif pada alat sprinkler tanaman herbal berbasis tenaga surya. Penelitian ini menggunakan metode research and development (R&D). Adapun hasil uji operasional diperoleh rata-rata radius sprinkler 139 cm, tekanan air 0,1 bar dan debit air 1789 ml/30s. Serta hasil uji keseragaman sebesar 29%. Hasil pengukuran tegangan dan arus tanpa beban ssebesar 16,75 V 1,39 A serta pengukuran dengan beban sebesar 226 V 0,18 A.
PENGARUH BERBAGAI JENIS TANAH DENGAN BERBAGAI FAKTOR-FAKTOR PEMBENTUK YANG BERBEDA TERHADAP LINGKUNGAN Rissa Nadia Putri; Erika Lia Pradita; Selvi Andari; Wahyu Kurniawati
GABBAH : Jurnal Pertanian Dan Perternakan Vol. 1 No. 2 (2024): Januari
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/gabbah.v1i2.733

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran tentang bagaimana pengaruh berbagai jenis tanah dengan berbagai faktor-faktor pembentuk yang berbeda terhadap lingkungan. Tanah merupakan batuan yang terpecah-pecah kemudian terkena beberapa faktor seperti perubahan suhu, akar tumbuhan, hujan dan kurun waktu lama menjadikan batuan tersebut menjadi lapuk. Kata tanah umumnya digunakan oleh para ahli geologi untuk mendeskripsikan gumpalan atau komponen butiran-butiran mineral-mineral dan materi organik yang relatif lemah ikatan antar butirnya yang terdapat dari permukaan bumi sehingga lapisan batuan padat. Penelitian ini merupakan penellitian dengan menggunakan metode studi kepustakaan atau literatur review. Tanah adalah gejala alam permukaan daratan, membentuk suatu mintakat (zone) yang disebut pedosfer, tersusun atas massa galir (loose) berupa pecahan dan lapukan batuan (rock) bercampur dengan bahan organik. Ditinjau dari segi asal-usul, tanah merupakan hasil alih rupa (transformation) dan alih tempat (translocation) zat-zat mineral dan organik yang berlangsung di permukaan daratan di bawah pengaruh lingkungan yang bekerja selama waktu yang sangat panjang dan berbentuk tubuh dengan organisasi (Schroeder, 1984).
PENGARUH PENGGUNAAN PUPUK KOMPOS TERHADAP PERTUMBUHAN TANAMAN BUNGA TELANG (Clitoria ternatea) DI KELURAHAN BONTONOMPO Indah Natasya; Nur Rahmah; Mohammad Wijaya
GABBAH : Jurnal Pertanian Dan Perternakan Vol. 1 No. 2 (2024): Januari
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/gabbah.v1i2.763

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan pupuk kompos dengan dosis yang berbeda terhadap pertumbuhan tanaman bunga telang di Kelurahan Bontonomp. Rancangan penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari empat perlakuan yaitu P1 dengan penambahan pupuk kompos 200 gram, P2 dengan penambahan pupuk kompos 300 gram, P3 dengan penambahan pupuk kompos 400 gram, dan P4 dengan penambahan pupuk kompos 500 gram dengan masing-masing tiga ulangan. Parameter pengamatan dalam penelitian ini yaitu tinggi tanaman, jumlah daun, dan jumlah cabang serta kandungan unsur hara yang terdapat pada pupuk kompos yang telah dibuat diantaranya yaitu nitrogen (N), phosphor (P), kalium (K) dan C-Organik. Untuk data pertumbuhan kemudian dianalisis menggunakan Teknik Analisis Varians ANOVA yang kemudian dilakukan uji lanjut Duncan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penambahan pupuk kompos berpengaruh terhadap tinggi tanaman, jumlah daun dan jumlah cabang tanaman bunga telang. Untuk pertumbuhan tinggi tanaman dan jumlah cabang terbaik yaitu pada penambahan pupuk kompos dengan dosis 500 gram (P4). Semakin banyak pupuk kompos yang diberikan akan mempengaruhi tingkat pertumbuhan yang dihasilkan. Hal tersebut terjadi karena benyaknya ketersediaan cadangan nutrisi yang dibutuhkan oleh tanaman bunga telang.
ANALISIS PENGENDALIAN PERSEDIAAN KELAPA MUDA PADA USAHA KELAPA MUDA DI KECAMATAN MANDONGA KOTA KENDARI Lisa Sasmi; Muhammad Aswar Limi; Agustono Slamet
GABBAH : Jurnal Pertanian Dan Perternakan Vol. 1 No. 2 (2024): Januari
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/gabbah.v1i2.930

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui persediaan optimal pada usaha kelapa muda di Kecamatan Mandonga Kota Kendari, (2) mengetahui Safety Stock dan Titik Pencatatan pada usaha kelapa muda di Kecamatan Mandonga Kota Kendari. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juni hingga selesai. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pelaku usaha kelapa muda di Kecamatan Mandonga Kota Kendari yang kembali sebanyak 20 pelaku usaha kelapa muda. Proses pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan simple random sampling atau sumber acak. Kendari memiliki 10 responden. Analisis data menggunakan analisis Economic Order Quantity (EOQ). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaku usaha kelapa muda rata-rata membeli 9.500 butir kelapa muda per bulan dengan total biaya Rp. 3.800.000. Biaya pemesanan sebesar Rp. 27.000 dan biaya penyimpanan Rp. 205.000. Persediaan kelapa muda yang optimal berdasarkan metode EOQ adalah 1.000 buah. Rata-rata frekuensi pembelian kelapa muda sebanyak 54 kali atau 5,4 kali pemesanan. Stok pengaman kelapa muda yang harus tersedia pada usaha kelapa muda di Kecamatan Mandonga adalah sebanyak 1050 buah dan pedagang melakukan pemesanan ulang apabila terdapat 317 buah kelapa muda di ruang penyimpanan.

Page 1 of 1 | Total Record : 6