cover
Contact Name
Amir Machmud
Contact Email
admin@iasssf.com
Phone
+6281929015392
Journal Mail Official
jane@journal-iasssf.com
Editorial Address
Cluster Kukusan Jalan Rawa Pule 1 No 25 M, Beji, Kota Depok, Provinsi Jawa Barat, 16425, Indonesia
Location
Kota depok,
Jawa barat
INDONESIA
Journal of Entrepreneurial Economics
ISSN : -     EISSN : 30480213     DOI : https://doi.org/10.61511/jane.v1i2.2024
Core Subject : Economy, Social,
Journal of Enterpreneurial Economic (JANE) is a leading peer-reviewed and open-access journal, published by Institute for Advanced Social, Science, and Sustainable Future (IASSSF), Jakarta, Indonesia, with e-ISSN: 3048-0213. JANE is published twice a year (February and August), and all articles published are available online with open access. Aims: JANE aims to publish scholarly works that advance knowledge in the field of entrepreneurial economics and interdisciplinary research related to it. The journal focuses on research exploring the complex interactions between economic systems, entrepreneurship, societal behaviors, and the environment. JANE seeks to provide insights into strategies, policies, and practices that support sustainable development goals and societal well-being. Focus: JANE focuses on disseminating research that delves into the dynamic relationships between entrepreneurship, economic systems, and sustainable development. The journal emphasizes studies that integrate diverse methodologies and perspectives to understand how entrepreneurial activities drive economic progress, influence societal change, and contribute to environmental sustainability. By highlighting interdisciplinary research, JANE aims to offer comprehensive insights into strategies and practices that address contemporary economic and social challenges. Scope: This journal seeks to publish a broad range of scholarly articles, including: 1. Entrepreneurship and Innovation: Exploring the role of entrepreneurship in economic development, innovation strategies, startup ecosystems, and the impact of entrepreneurship on societal change. 2. Sustainable Development: Research on the relationship between entrepreneurship and sustainable development, including studies on green businesses, sustainable practices, and the role of entrepreneurship in achieving environmental sustainability. 3. Economic Systems and Policies: Analysis of economic systems, policies, and their impact on entrepreneurship, with a focus on how these elements influence economic growth, job creation, and societal well-being. 4. Social and Cultural Dimensions of Entrepreneurship: Examining the influence of cultural practices, societal behaviors, and social norms on entrepreneurship, as well as the role of social entrepreneurship in addressing societal challenges. 5. Human-Environment Interactions: Investigating the interactions between humans and the environment, including how economic activities, cultural practices, and societal behaviors affect environmental dynamics. 6. Policy Relevance: Contributions that provide insights and recommendations for policymakers, practitioners, and stakeholders involved in addressing entrepreneurial, social, and environmental issues. 7. Interdisciplinary and Multidisciplinary Approaches: Encouraging diverse methodologies and theoretical frameworks that draw on various disciplines within the social sciences, fostering inclusivity and equity in scholarly discourse.
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol. 1 No. 1: (Februari) 2024" : 6 Documents clear
Meningkatkan ketahanan UMKM terhadap bencana di Indonesia Ramada, Andro
Journal of Entrepreneurial Economics Vol. 1 No. 1: (Februari) 2024
Publisher : Institute for Advanced Science, Social, and Sustainable Future

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61511/jane.v1i1.2024.617

Abstract

Latar Belakang: Indonesia adalah negara dengan kerentanan yang tinggi terhadap bencana alam dan memiliki dampak yang signifikan terhadap sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk merancang strategi dan intervensi yang efektif dan berbasis bukti untuk meningkatkan resiliensi UMKM terhadap bencana alam, dengan mempertimbangkan aspek sosial-ekonomi yang relevan. Metode: Penelitian ini mengembangkan sebuah program pengurangan risiko bencana (DRR) berbasis metode Systematic Literature Review (SLR). Melalui SLR, penelitian ini mengidentifikasi, mengkaji, dan mensintesis temuan dari literatur eksisting yang relevan dengan DRR dan UMKM. Temuan: Hasil sintesis kemudian diintegrasikan untuk mengembangkan program DRR yang komprehensif, inovatif, dan praktis untuk UMKM di Indonesia. Program yang dihasilkan diharapkan dapat menjadi referensi dan panduan bagi pemangku kepentingan dalam mengimplementasikan tindakan DRR yang efektif dan berkelanjutan dalam konteks UMKM. Kesimpulan: Hasil yang dapat disimpulkan bahwasannya proram ini merupakan langkah proaktif untuk menjaga keberlanjutan UMKM dan mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) Indonesia. Program juga mencerminkan peran kunci Indonesia dalam upaya global dalam mengurangi risiko bencana dan membangun masyarakat yang lebih tahan bencana.
Analisis pola pendidikan ekonomi orang tua dalam menumbuhkan jiwa kewirausahaan pada keluarga petani Jeneponto Bahar, Nabila; Tahir, Thamrin; Hasan, Muhammad; Innana; Supatminingsih, Tuti
Journal of Entrepreneurial Economics Vol. 1 No. 1: (Februari) 2024
Publisher : Institute for Advanced Science, Social, and Sustainable Future

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61511/jane.v1i1.2024.644

Abstract

Latar Belakang: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana keluarga petani di Desa Lentu Kecamatan Bontoramba Kabupaten Jeneponto didorong untuk mengambil sikap wirausaha melalui pendidikan ekonomi orang tua. Metode: Penelitian ini menggunakan metodologi pendekatan kualitatif dan bersifat deskriptif. Untuk mengetahui lebih jauh bagaimana orang tua pada keluarga petani di Desa Lentu Kecamatan Bontoramba dalam menumbuhkan sikap kewirausahaan, maka penelitian ini akan mengumpulkan dan menganalisis data secara berkala. Temuan: Orang tua menerapkan dua jenis pola pendidikan ekonomi: otoriter, yang menerapkan peraturan keras, hukuman, dan paksaan sesuai dengan keinginan orang tua, dan demokratis, yang memungkinkan kemandirian dengan tetap menjaga pengawasan orang tua. Penolakan orang tua untuk membantu pekerjaan karena anak lebih suka bermain dan perselisihan antar anggota keluarga menjadi hambatan bagi orang tua untuk menginternalisasikan pendidikan ekonomi di rumah: 1. Untuk Pemerintah Desa Lentu agar lebih mendukung dan memfasilitas para petani agar dapat berkembang. Selain itu dengan memberikan pelatihan sehingga dapat membantu desa lebih berkembang dan maju. 2. Untuk para orang tua sudah sewajibnya mengajarkan anak-anaknya mengajarkan nilai-nilai kewirausahaan sedari dini, agar anak-anak mendapatkan pengalaman dan menjadi cukup mandiri untuk menjalankan bisnis keluarga ketika mereka besar nanti. Kesimpulan: Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa pendidikan ekonomi penting untuk keberlanjutan pergerakan ekonomi masyarakat Jenepento, meskipun terkadang pola yang diajarkan otoriter dan mengikat.
Faktor perceived behavioral dan subjective norms yang memengaruhi intensi konsumen di Jabodetabek untuk berpartisipasi dalam reverse logistics Mauliate, Andreas Immanuel; Kusumastuti, Ratih Dyah
Journal of Entrepreneurial Economics Vol. 1 No. 1: (Februari) 2024
Publisher : Institute for Advanced Science, Social, and Sustainable Future

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61511/jane.v1i1.2024.647

Abstract

Latar Belakang: The Body Shop merupakan perusahaan kosmetik yang telah mengkampanyekan program daur ulang. Kampanye ini menarik konsumen untuk mendapatkan poin yang selanjutnya dapat ditukar dengan pembelian produk baru. Kehadiran kampanye ini menarik emosi positif masyarakat dalam pembelian barang dengan dalih cinta lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk memahami peran kampanye yang dilakukan oleh perusahaan The Body Shop. Metode: Desain penelitian yang digunakan bersifat konklusif; menguji hipotesis yang dihasilkan oleh penulis untuk mengenali kausalitas antar variabel dalam model yang sudah ditentukan, memberikan gambaran hubungan yang ada antara variabel-variabel independen (attitude, perceived behavioral control, subjective norms, moral norms, willingness to sacrifice, anticipated positive emotions), dan variabel independen (return intention) yang disertakan dalam penelitian. Penulis melakukan pengumpulan data secara cross-sectional. Temuan: Berdasarkan hasil penelitian ditemukan bahwa enam variabel yang diusulkan dalam model studi kasus terhadap penerapan reverse logistics The Body Shop tidak sepenuhnya sesuai dengan hipotesis-hipotesis yang dibangun. Dalam perbandingan antara penelitian yang dilakukan oleh penulis dengan jurnal utama, setiap penelitian memiliki data primer serta justifikasi yang menjadi kerangka dari argumen yang dihasilkan. Kesimpulan: Berdasarkan hasil penelitian walaupun para responden merasa mereka memiliki waktu luang dan persepsi pengendalian perilaku yang cukup untuk berpartisipasi dalam program BBOB, keterbatasan-keterbatasan lain dapat memainkan peran sebagai penyebab tidak signifikannya hubungan antara niat pengembalian dengan perceived behavioral control.
The dynamics of Indonesia's local beauty market: an analysis of the impact of social media engagement on purchase intention Vaharani, Amanda Andriana; Halim, Rizal Edy
Journal of Entrepreneurial Economics Vol. 1 No. 1: (Februari) 2024
Publisher : Institute for Advanced Science, Social, and Sustainable Future

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61511/jane.v1i1.2024.706

Abstract

Introduction: The research aims to analyze the impact of customer engagement on brand social media on purchase intention, as well as the mediating variable of attitudes towards the brand's social media. The subjects of this study are Instagram and/or TikTok users aged 18-34 years who are familiar with and have interacted with social media content from local beauty brands on Instagram or TikTok. Methods: Data analysis was conducted using the Partial Least Squares - Structural Equation Modeling (SEM PLS) method. Finding: The results indicate that customer engagement on brand social media has a positive impact on purchase intention, which is greatly influenced by the quality of the content information presented. Brand familiarity does not have a significant influence on customer engagement. Conclusion: Furthermore, engagement on the brand's social media pages results in a positive attitude towards the brand's social media pages, which affects future purchase intentions from the brand.
Pengaruh social media marketing activities terhadap brand equity perusahaan retail Indonesia pada kalangan generasi z dan millenial Safira, Fitri Yani Rossa; Halim, Rizal Edy
Journal of Entrepreneurial Economics Vol. 1 No. 1: (Februari) 2024
Publisher : Institute for Advanced Science, Social, and Sustainable Future

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61511/jane.v1i1.2024.707

Abstract

Latar Belakang: Media sosial terbuki mampu membawa informasi yang berpengaruh pada masyarakat, khsusnya penyebaran barang secara online (social media marketing). Social media marketing tekag dimanfaatkan sebagai alat promosi merek relasional dan strategi pemasaran merek berdimensi. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan pengaruh positif social media marketing terhadap Brand equity. Metode: Metode  yang digunakan pada penelitian ini adalah Structural Equation Modelling (SEM) dengan estimasi kemungkinan maksimum karena mampu menggambarkan variabel laten yang menggunakan beberapa indikator terukur. Temuan: Berdasarkan hasil penelitian ditemukan bahwa Social Media Marketing Activities tidak berpengaruh positif secara signifikan terhadap brand equity, tetapi berpengaruh positif secara signifikan terhadap brand love. Kesimpulan: Berdasarkan hasil penelitian diketahui jika hipotesis 2 diteria. Dengan ini Social Media Marketing Activities perusahaan retail Indonesia dapat menciptakan dan mengembangkan konten digital. Konten yang dihasilkan dapat menumbuhkan keterikatan emosional yang terjalin pada generasi Z dan Milenial sehingga bisa menjalin hubungan jangka panjang.
The role of social media in promoting sustainable green lifestyles: Influencers and value co-creation with Gen Z in Indonesia Suryaputra, Rizky; Daryanti, Sri; Setyowardhani, Hapsari
Journal of Entrepreneurial Economics Vol. 1 No. 1: (Februari) 2024
Publisher : Institute for Advanced Science, Social, and Sustainable Future

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61511/jane.v1i1.2024.1036

Abstract

This study investigates the impact of social media on encouraging environmentally friendly behaviors among Generation Z individuals in Indonesia. The study specifically examines the influence of social media influencers and the collaborative production of value. Background: Generation Z exhibits a strong level of involvement with digital platforms, which significantly impact their environmental consciousness and actions. Prior study emphasizes the significance of social media in influencing environmentally conscious behaviors, however there is a lack of extensive investigation on this subject specifically in the Indonesian setting. Methods: A total of 263 respondents provided data using self-administered surveys sent via Line, WhatsApp Group, and Instagram. The study employed regression analysis to investigate the associations among social media engagement, value co-creation, and the adoption of sustainable green lifestyles. Finding: The findings suggest that social media has a substantial impact on individuals' intentions to make environmentally friendly purchases and their level of awareness regarding environmental issues. Influencers are particularly important in spreading information about sustainability. Value co-creation promotes active involvement of the community, leading to a stronger dedication to sustainable practices. Conclusion: These findings offer useful insights for policymakers, educators, and marketers to effectively employ social media in promoting environmental sustainability in Indonesia.

Page 1 of 1 | Total Record : 6