cover
Contact Name
Ade Herman Surya Direja
Contact Email
adehermansuryadireja@gmail.com
Phone
+6282182997717
Journal Mail Official
admin@journal.mandiracendikia.com
Editorial Address
Yayasan Pendidikan Mandira Cendikia Bengkulu, Indonesia Jl. Padat Karya No 25 Kelurahan Sumur Dewa Kecamatan Selebar Kota Bengkulu
Location
Kota bengkulu,
Bengkulu
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia
ISSN : -     EISSN : 29642434     DOI : 10.70570
Core Subject : Health, Science,
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia (JIK-MC) accepts related writings: Health sciences allied such like: Midwifery, medicine, pharmacies, phisiotherapy, surgical medical nursing, Emergency nursing, Mental nursing, Maternity nursing and children, Community nursing, family and elderly Nursing management, ect. Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia (JIK-MC) also accepts all writings with various disciplines of science with the terms of the core points remaining in the path and scope of the world of Health Sciences.
Articles 63 Documents
Search results for , issue "Vol. 2 No. 10 (2023)" : 63 Documents clear
Hubungan Kompetensi dengan Kinerja Perawat IGD dalam Melaksanakan Triase Budi Satrio Brata; Grido Handoko Sriyono; Rizka Yunita
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 2 No. 10 (2023)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Instalasi gawat darurat (IGD) di rumah sakit merupakan gerbang utama penanganan kasus gawat darurat. IGD membutuhkan perawat yang terampil dan terdidik dalam memberikan pelayanan kesehatan terhadap pasien. Perawat dalam menerapkan triase harus dilakukan segera dan tepat waktu dimana kemampuan dalam berespon dengan cepat hal yang terpenting di dalam departemen kegawat daruratan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan kompetensi dengan kinerja perawat Instalasi Gawat Darurat (IGD) dalam melaksanakan triase. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif analitik dengan desain penelitian adalah cross sectional. Data diambil pada tanggal 26 Juni-03 Juli 2023 di IGD RSUD dr. Abdoer Rahem kepada 28 perawat secara total sampling. Pengumpulan data meliputi editing, coding, scoring, dan tabulating. Kemudian dianalisis dengan uji spearman rank. Hasil analisa data kompetensi perawat dalam penerapan triage hampir seluruhnya kompetensi tinggi sebanyak 24 responden (85,7%) dan kinerja perawat hampir seluruhnya dengan kinerja baik sebanyak 26 responden (92,9%). Hasil uji statistik spearman rank menunjukkan P Value = 0,013 < alpha (α) = 0,05 berarti terdapat hubungan antara kompetensi perawat dalam penerapan triage terhadap kinerja perawat di IGD RSUD dr. Abdoer Rahem Situbondo. Diharapkan Rumah Sakit terus meningkatkan kompetensi dengan kinerja perawat IGD dalam melaksanakan triage di RSUD dr. Abdoer Rahem Situbondo sehingga dapat tercipta pelayanan yang bermutu dan pelayanan yang memuaskan
Pengaruh Kombinasi Relaksasi Nafas Dalam Dan Kompres Hangat Terhadap Intensitas Nyeri Pasien Post Op Sectio Caesarea (SC) Alita Octa Ningtias; Iin Aini Isnawati; Rizka Yunita
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 2 No. 10 (2023)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tindakan Sectio Caesarea (SC) merupakan pilihan utama bagi tenaga medis untuk menyelamatkan ibu dan janin saat menghadapi persalinan yang disertai penyulit. Pasien post Sectio Caesarea (SC) akan mengeluh nyeri pada daerah insisi yang disebabkan oleh robeknya jaringan pada dinding perut dan dinding uterus. Salah satu cara terapi non farmakologi dalam mengatasi nyeri adalah teknik relaksasi nafas dalam, dan kompres hangat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kombinasi relaksasi nafas dalam dan kompres hangat terhadap intensitas nyeri pasien post op sectio caesarea (SC). Penelitian ini merupakan penelitian pra eksperimen dengan desain penelitian pre-post desaign. Data diambil pada tanggal 06 Juni-06 Juli 2023 di Ruang Rengganis RSUD dr. Abdoer Rahem kepada 67 ibu pasca operasi SC secara accidental sampling yang disesuaikan dengan kriteria inklusi. Pengumpulan data meliputi editing, coding, scoring, dan tabulating. Kemudian dianalisis dengan uji wilcoxon. Hasil analisa data nyeri pasien sebelum dilakukan relaksasi Nafas dalam dan kompres hangat didapatkan rata-rata skala 4,69 dan data nyeri pasien setelah dilakukan relaksasi Nafas dalam dan kompres hangat didapatkan rata-rata 2,90. Hasil uji statistik wilcoxon perbedaan nyeri pasien sebelum dan sesudah relaksasi Nafas dalam dan kompres hangat dengan sampel 67 responden menunjukkan P Value = 0,00 < dari alpha = 0,05 yang berarti terdapat perbedaan atau pengaruh yang bermakna nyeri pasien pasca operasi SC sebelum dan sesudah relaksasi Nafas dalam dan kompres hangat. Diharapkan pasien bisa menerapkan relaksasi Nafas dalam dan kompres hangat ini kepada pasien yang menjalankan perawatan di RS dan RS membuatkan SOP tentang terapi non farmakologis penanganan nyeri
Pengaruh Terapi Self Help Group (SHG) Terhadap Mekanisme Koping Pada Penderita Hipertensi Shelvi Kurrotul Faize; Dodik Hartono; Achmad Kusyairi
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 2 No. 10 (2023)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hipertensi adalah kelainan sistem sirkulasi darah yang mengakibatkan peningkatan tekanan darah diatas nilai normal. Pada kejadian hipertensi yang berkepanjangan dan tidak lepas dari obat akan menimbulkan koping maladaptif pada pasien. Hal tersebut disebabkan dari penyakit yang dirasakan dan tidak adanya orang yang begitu empati terhadap penyakitnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh terapi SHG (self help group) terhadap mekanisme koping pada penderita hipertensi Di Desa Tanjung Pecinan Kecamatan Mangaran Kabupaten Situbondo. Penelitian ini merupakan penelitian pra eksperimen dengan desain penelitian pre-post desaign. Data diambil pada tanggal 30 Agustus - 04 September 2023. Populasi sebanyak 42 responden penderita hipertensi di Desa Tanjung Pecinan, dan sampel penelitian ini sebanyak 38 responden secara accidental sampling yang disesuaikan dengan kriteria inklusi. Pengumpulan data meliputi editing, coding, scoring, dan tabulating. Kemudian dianalisis dengan uji wilcoxon. Hasil analisa data didapatkan mekanisme koping pasien sebelum dilakukan terapi SHG adalah sebagian besar adaptif sebanyak 26 responden (68,4%) dan mekanisme koping pasien setelah dilakukan terapi SHG sebanyak 32 responden (84,2%). Hasil uji statistik wilcoxon menunjukkan P Value = 0,014 < dari alpha = 0,05 yang berarti terdapat pengaruh yang bermakna terapi SHG terhadap mekanisme koping pasien hipertensi. Diharapkan pasien yang sedang pengobatan hipertensi untuk bisa menerapkan terapi SHG ini bersama dengan pasien hipertensi lainnya sehingga terbentuk mekanisme koping yang baik, tidak merasa sendiri dan tetap semangat dalam menjalani aktivitas setiap harinya.
Pengaruh Teknik Proning terhadap Peningkatan Saturasi Oksigen pada Pasien TB Paru di Ruang Argopuro RSUD dr. Abdoer Rahem Situbondo Ceria Bintang Wiraputri; Ainul Yaqin Salam; Nafolion Nur Rahmat
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 2 No. 10 (2023)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tuberculosis (TBC) adalah penyakit infeksius terutama menyerang parenkim paru. Penderita akan mengalami gejala sedang yang ditandai dengan dispnea dan hipoksemia. Hipoksia bisa ditangani dengan tepat sebelum kadar oksigen makin menurun, sehingga kerusakan jaringan organ bisa dihindari atau dicegah. Pasien diberikan asupan oksigen dan perlunya terapi lain selain pemberian oksigen yang mudah diaplikasikan, salah satu nya adalah prone position. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh teknik proning terhadap peningkatan saturasi oksigen pada pasien TB paru. Penelitian ini merupakan penelitian pra eksperimen dengan desain penelitian pre-post desaign. Data diambil pada tanggal 21 Juni-21 Juli 2023 di Ruang Argopuro RSUD dr. Abdoer Rahem kepada 30 responden secara accidental sampling yang disesuaikan dengan kriteria inklusi. Pengumpulan data meliputi editing, coding, scoring, dan tabulating. Kemudian dianalisis dengan uji paired t-test. Pasien dilakukan teknik proning dengan 3 posisi (tengkurap, miring kanan atau kiri, dan posisi setengah duduk) dengan durasi setiap posisi selama 30 menit. Hasil analisa data saturasi oksigen sebelum dilakukan teknik proning didapatkan rata-rata nilai 93,87% dan saturasi oksigen setelah dilakukan teknik proning didapatkan rata-rata nilai 96,97% dengan nilai saturasi oksigen terendah 96% dan tertinggi 99%. Hasil uji statistik paired t-test perbedaan saturasi oksigen sebelum dan sesudah teknik proning dengan sampel 30 responden menunjukkan P Value = 0,00 < dari alpha = 0,05 yang berarti terdapat perbedaan atau pengaruh yang bermakna saturasi oksigen sebelum dan sesudah teknik proning. Diharapkan pasien atau keluarga yang mempunyai gejala TB Paru untuk bisa menerapkan tindakan teknik proning ini selama menjalankan perawatan di RS ataupun saat terjadi serangan sesak di rumah.
Hubungan Dukungan Keluarga Dengan Subjective Well Being Pada Penderita Diabetes Mellitus Di Puskesmas Pakuniran Kabupaten Probolinggo Eka Arief Jamaludin; Dodik Hartono; Nur Hamim
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 2 No. 10 (2023)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Diabetes mellitus merupakan penyakit gangguan metabolik yang ditandai dengan meningkatnya kadar gula dalam tubuh akibat dari adanya penurunan sekresi insulin oleh sel beta pankreas. Pasien diabetes mellitus dituntut untuk merubah pola hidupnya sesuai dengan anjuran untuk mencegah terjadinya komplikasi. Hal ini yang menyebabkan penderita diabetes mellitus lebih rentan mengalami depresi dan memiliki subjective well being yang buruk. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan dukungan keluarga dengan subjective well being pada penderita diabetes mellitus. Jenis penelitian ini analitik korelasional dengan pendekatan one cross sectional. Populasi semua pasien diabetes mellitus sebanyak 57 responden, penentuan sampel menggunakan tekhnik purposive sampling yang memenuhi kriteria inklusi sebanyak 50 responden. Instrumen yang digunakan menggunakan lembar kuesioner. Selanjutnya dianalisis menggunakan uji spearman’s rho. Hasil penelitian ini menunjukkan dukungan keluarga pada penderita diabetes mellitus yaitu positif sebanyak 38 responden (76%), subjective well being pada penderita diabetes mellitus yaitu tinggi sebanyak 34 responden (68%). Hasil uji analisis menggunakan spearman’s rho ada hubungan dukungan keluarga dengan subjective well being pada penderita diabetes mellitus dengan nilai p valeu= 0,000 < α =0,05. Dukungan keluarga sangat penting bagi penderita diabetes mellitus untuk meningkatkan subjective well being pada penderita. Tenaga kesehatan perlu memberikan edukasi baik kepada pasien dan keluarga dalam penatalaksanaan apsien diabetes mellitus untuk meningkatkan kulaitas hidup pasien dengan diabetes mellitus
Hubungan Efikasi Diri Dan Dukungan Keluarga Dengan Tingkat Kesembuhan Pasien TB Di Poli Paru RSUD. Dr. Soedarsono Kota Pasuruan Utari Ika Prihatiningsih; Alwin Widiyanto; Achmad Kusyairi
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 2 No. 10 (2023)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tuberkulosis merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh bakteri mycrobacterium tuberculosis. Bakteri tersebut menyerang bagian parenkim paru, namun juga dapat menyerang bagian organ tubuh lainnya (meningen, ginjal, tulang, dan nodus limfe). Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi efikasi diri, mengidentifikasi dukungan keluarga, mengidentifikasi tingak kesembuhan, menganalisis hubungan efikasi diri dan dukungan keluarga terhadap tingkat kesembuhan pasien TBC di Poli Paru RSUD dr. Soedarsono Kota Pasuruan. Metode yang digunakan adalah kualitatif dan analitik menggunakan desain observasional. Dalam penelitian ini jumlah sampel yang diambil sebanyak 52 responden dengan menggunakan teknik non-probability sampling yang diambil di Paru RSUD dr. Soedarsono Kota Pasuruan dipilih dengan menggunakan metode purposive sampling. Analisis data menggunakan uji koefisien korelasi Spearman’s Rank. Hasil analisis pada penelitian menunjukkan efikasi diri dan dukungan keluarga sangat berpengaruh terhadap tingkat kesembuhan pasien TBC dengan hasil (p=0,000). Maka kesimpulannya terdapat Hubungan efikasi diri dan dukungan keluarga dengan tingkat kesembuhan pasien di Poli Paru RSUD dr. Soedarsono Kota Pasuruan
Pengaruh Penerapan Edukasi Patuh Terhadap Tekanan Darah Pada Penderita Hipertensi Di Poli Umum Puskesmas Jati Kota Probolinggo Fajri Hidayatullah; Nur Hamim; Rizka Yunita
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 2 No. 10 (2023)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hipertensi adalah penyakit yang disebabkan kondisi tekanan darah sistolik yang melebihi 140 mmHg dan/ atau disertai dengan tekanan darah diastolik diatas 90 mmHg. Tujuan penelitian ini adalah diketahuinya pengaruh penerapan edukasi PATUH terhadap tekanan darah pada penderita Hipertensi. Metode penelitian menggunakan one group pre and post test design. Dengan jumlah populasi 32 orang yang berasal dari pasien poli Umum Puskesmas Jati dengan diagnosa Hipertensi tanpa komplikasi (ICD X. I10) yang diambil dari data Simpustronik bulan Januari-Mei 2023. Teknik sampling yang digunakan adalah total sampling sehingga jumlah sampel adalah 32 orang penderita Hipertensi tanpa komplikasi. Teknik analisa data menggunakan Uji Wilcoxon. Instrumen penelitian menggunakan lembar observasi tekanan darah. Tekanan Sistolik sebelum perlakuan dapatkan hasil nilai Mean 173.75, Median 170, Modus 160. Sedangkan Sistolik setelah perlakuan nilai Mean 152.81, Median 160, Modus 160. Pada tekanan Diastolik sebelum perlakuan nilai Mean 93.44, Median 90, Modus 90. Sedangkan Diastolik setelah perlakuan nilai Mean 88.44, Median 90, Modus 90. Hasil uji Wilcoxon didapatkan tekanan sistolik sebelum perlakuan nilai median 170, minimum 150, maksimum 230. Pada tekanan sistolik setelah perlakuan nilai median 160, minimum 110, maksimum 200. Pada tekanan Diastole sebelum perlakuan nilai median 90, minimum 90, maksimum 100. Pada tekanan Diastole setelah perlakuan nilai median 90, minimum 70 maksimum 100. Pada tekanan Sistolik hasil ρ-value = 0,00 < α = 0,05, sedangkan tekanan Diastolik hasil ρ-value = 0,005 < α = 0,05. Sehingga dapat disimpulkan Ha diterima artinya ada pengaruh pemberian edukasi PATUH terhadap penderita Hipertensi di Puskesmas Jati Kota Probolinggo
Hubungan Dukungan Keluarga, Kepatuhan Minum Obat Dan Tingkat Stres Dengan Kualitas Hidup Pada Pasien Diabetes Mellitus Tipe II Di RSUD Soedarsono Windyah susanti; Grido Handoko Sriyono; Iin Aini Isnawati
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 2 No. 10 (2023)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Diabetes Mellitus menyebabkan masalah kecacatan fisik dan mempengaruhi kualitas hidup seseorang. Kulaitas hidup pasien DM dipengaruhi oleh beberapa faktor yaitu dukungan keluarga, kepatuhan minum obat dan tingkat stres. Tujuan penelitian ini mengetahui hubungan dukungan keluarga, kepatuhan minum obat dan tingkat stres dengan kualitas hidup pada pasien DM tipe 2 di ruang HCU RSUD dr. R. Soedarsono Kota Pasuruan. Desain penelitian ini menggunakan analitik korelasi dengan pendekatan retrospektif. Populasinya adalah keluarga dan pasien DM tipe II di ruang HCU RSUD dr. R. Soedarsono Kota Pasuruan sejumlah 130, dipilih dengan tehnik purposive sampling, dan didapatkan sampel sejumlah 98. Data dilakukan editing, coding scoring dan tabulating serta dianalisis menggunakan  uji spearman rank dan uji regresi multinomial berganda. Hasil didapatkan bahwa sebagian besar dukungan keluarga cukup jumlah 40 responden (40,8%), sebagian besar kepatuhan minum obat pada kelompok patuh jumlah 55 responden (56,1%), sebagian besar tingkat stres pada pada kelompok stres sedang jumlah 40 responden (40,8%), dan sebagian besar kualitas hidup pada kelompok kualitas hidup baik jumlah 60 responden (61,2%). Hasil uji spearman rho 0,016<0,05 ada hubungan antara dukungan keluarga dengan kualitas hidup pasien DM tipe 2. Nilai 0,040<0,05 ada hubungan kepatuhan minum obat dengan kualitas hidup pasien DM Tipe 2. Nilai 0,003< 0,05 ada hubungan antara tingkat stres dengan kualitas hidup pasien DM Tipe 2. Sedangkan uji regresi multinomial  berganda nilai p value 0,010<0,05 dan Odds Ratio 8,35 sehingga tingkat stres 8,35 kali lebih berpengaruh terhadap kualitas hidup pasien DM Tipe 2. Perlu adanya dukungan oleh rumah sakit terhadap pasien DM tipe 2 dalam menurunkan tingkat stresnya. Rumah sakit juga dapat menyiapkan perawat untuk melaksanakan pendekatan dan pendampingan kepada pasien DM Tipe 2 serta meningkatkan dukungan keluarga dengan memberikan informasi dan konseling.
Penerapan Terapi Murottal Terhadap Tingkat Nyeri Pada Pasien Post Operasi Faktur Di RSUD Dr. Soediran Mangun Sumarso Wonogiri Sinung Dony Utomo; Eska Dwi Prajayanti; Sumardi
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 2 No. 10 (2023)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kecelakaan lalulintas di Indonesia mengalami peningkatan setiap tahunnya. Data menunjukan kejadian fraktur akibat kecelakaan lalulintas sebanyak 5,15%. Fraktur merupakan suatu kondisi dimana kekuatan dari tulang mengalami kerusakan yang disebabkan oleh penyakit atau suatu proses biologis yang merusak. Fraktur memiliki tingkat nyeri yang berbeda-beda setiap individu, diantaranya tingkat nyeri akut dan tingkat nyeri kronis. Tujuan ; Mengetahui hasil implementasi terapi murottal terhadap tingkat nyeri pada pasien post operasi fraktur di RSUD dr. Soediran Mangun Sumarso Wonogiri. Metode ; Menggunakan Teknik purposive sampling, dengan jumlah sampel penelitian 2 orang responden. Penerapan dilakukan pada responden selama tiga hari. Hasil ; Teknik terapi murottal dapat menurunkan skala nyeri pada pasien post operasi dengan skala nyeri I. Pada responden I skala nyeri awal 6 (nyeri sedang) menjadi skala nyeri 1 (nyeri ringan). Responden II skala nyeri awal 5 (nyeri sedang) menjadi skala nyeri 2 (nyeri ringan). Kesimpulan ; Tehnik terapi murottal mampu menurunkan tingkat nyeri pada pasien post operasi fraktur di RSUD dr. Soediran Mangun Sumarso Wonogiri.
Pengaruh Pemberian Teknik Afirmasi Diri Terhadap Penurunan Kecemasan Pada Pasien Pre Operasi Di RSUD Dr. Abdoer Rahem Kabupaten Situbondo Tahun 2023 Desy Wulandari; Ainul Yaqin S; Nafolion Nur Rahmat
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 2 No. 10 (2023)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembedahan merupakan tindakan pengobatan yang banyak menimbulkan kecemasan, sampai saat ini sebagian besar orang menganggap bahwa pembedahan merupakan pengalaman yang sangat menakutkan, baik bagi orang kesehatan sendiri maupun orang awam terutama jika pembedahan yang dilakukan termasuk dalam kategori segera dilakukan operasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian tekhnik afirmasi diri terhadap penurunan kecemasan pada pasien pre operasi di Ruang Lawu RSUD dr. Abdoer Rahem Situbondo. Penelitian ini merupakan penelitian pre eksperimental design dengan desain penelitian adalah pre post desaign. Data diambil pada tanggal 31 Agustus - 07 September 2023 di RSUD Situbondo kepada 23 pasien pre operasi yang mengalami kecemasan ringan-sedang secara accidental sampling. Pasien dilakukan teknik afirmasi sebelum tidur, bangun tidur, dan sebelum berangkat ke ruang operasi selama 10 menit. Pengumpulan data meliputi editing, coding, scoring, dan tabulating. Kemudian dianalisis dengan uji Wilcoxon. Hasil analisa data sebagian besar responden mengalami kecemasan sedang sebelum pemberian teknik afirmasi sebanyak 15 responden (69,6%) dan tingkat kecemasan ringan setelah pemberian teknik afirmasi sebanyak 17 responden (73,9%). hasil uji wilcoxon di dapatkan nilai r value = 0,000 < alpha = 0,05 berarti ada pengaruh pemberian tekhnik afirmasi diri terhadap penurunan kecemasan pada pasien pre operasi di RSUD dr. Abdoer Rahem Situbondo. Diharapkan perawat dapat melakukan teknik afirmasi ini tidak hanya kepada pasien rencana operasi yang mengalami kecemasan. Tetapi juga kepada pasien dengan penyakit lainnya yang disertai kecemasan.