cover
Contact Name
Ade Herman Surya Direja
Contact Email
adehermansuryadireja@gmail.com
Phone
+6282182997717
Journal Mail Official
admin@journal.mandiracendikia.com
Editorial Address
Yayasan Pendidikan Mandira Cendikia Bengkulu, Indonesia Jl. Padat Karya No 25 Kelurahan Sumur Dewa Kecamatan Selebar Kota Bengkulu
Location
Kota bengkulu,
Bengkulu
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia
ISSN : -     EISSN : 29642434     DOI : 10.70570
Core Subject : Health, Science,
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia (JIK-MC) accepts related writings: Health sciences allied such like: Midwifery, medicine, pharmacies, phisiotherapy, surgical medical nursing, Emergency nursing, Mental nursing, Maternity nursing and children, Community nursing, family and elderly Nursing management, ect. Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia (JIK-MC) also accepts all writings with various disciplines of science with the terms of the core points remaining in the path and scope of the world of Health Sciences.
Articles 63 Documents
Search results for , issue "Vol. 2 No. 10 (2023)" : 63 Documents clear
Pengaruh Stretching Terhadap Penurunan Keluhan Nyeri Otot Bahu ( Myalgia ) Pada Pekerja Di PT. Coats Rejo Indonesia Fitria Mulyani; Ainul Yaqin Salam; Rizka Yunita
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 2 No. 10 (2023)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Myalgia atau yang lebih dikenal dengan istilah nyeri otot termasuk salah satu keluhan yang cukup sering diderita manusia. Penyebab umum myalgia adalah penggunaan otot yang salah atau otot yang terlalu tegang dan berlebihan sehingga otot-otot yang digunakan mengalami kekurangan oksigen, Menurut data World Health Organization (WHO) tahun 2018, prevalensi gangguan myalgia berkisar 50-62% dari total populasi di dunia dan sering menyerang pada masyarakat yang tinggal di negara-negara industri. Di Indonesia, prevalensi penderita myalgia yaitu berkisar 45-59%. Untuk kasus myalgia di Jawa Timur tahun 2018 tercatat dengan prevalensi 4,2%. Sementara prevalensi untuk kasus myalgia di Kabupaten Pasuruan sebesar 7,3%. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi keluhan nyeri otot bahu ( Myalgia) sebelum pemberian tekhnik stretching , mengidentifikasi nyeri otot bahu ( Myalgia ) sesudah pemberian tekhnik stretching, menganalisis pengaruh strethcing terhadap penurunan keluhan nyeri otot bahu ( Myalgia ) pada pekerja di PT. Coats Rejo Indonesia Kota Pasuruan. Pada penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain penelitian one group pre post test. Populasi adalah 42 orang pekerja dengan keluhan nyeri otot bahu di PT. Coats Rejo Indonesia. Sampel yang diambil sebanyak 38 responden dengan menggunakan Teknik non probability sampling dengan metode purposive sampling. Analisis data menggunakan SPSS Uji statistik wilcoxon rank. Hasil analisis pada penelitian menunjukkan pemberian tekhnik stretching sangat berpengaruh terhadap keluhan nyeri otot bahu ( myalgia ) dengan hasil (p=0,000). Maka kesimpulannya terdapat pengaruh pemberian tekhnik stretching terhadap penurunan keluhan nyeri bahu ( myalgia ) pada pekerja. Melihat dari kesimpulan diatas, maka melakukan tekhnik stretching dapat mengurangi resiko cidera dan nyeri otot bahu ( myalgia ). Tekhnik ini bisa dilakukan setiap hari pada saat sebelum dan sesudah melakukan perkerjaan.
Pengaruh Modern Dressing Terhadap Proses Penyembuhan Luka Diabetic Foot Di RSUD Grati Pasuruan Dwi Novita Sari; Titik Suhartini; Dodik Hartono
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 2 No. 10 (2023)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Diabetes mellitus merupakan penyakit metabolisme yang ditandai dengan tingginya kadar glukosa darah melebihi kadar normal sehingga menyebabkan ketoasidosis. komplikasi dari diabetes adalah luka pada ekstremitas bawah yang disebut luka diabetes (ulkus) atau diabetic foot sebagai akibat dari gangguan neuropati dan vaskuler. Kondisi luka pasien yang mengalami proses inflamasi yang panjang akan menyebabkan infeksi dan jaringan mati, sehingga menyebabkan kecacatan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa pengaruh modern dressing terhadap proses penyembuhan luka diabetic foot di RSUD Grati Pasuruan. Penelitian ini merupakan penelitian Quasi Eksperiment. Data diambil melaui pengukuran dengan kuesioner LUMT (Skala Leg Ulcer Measurement Tool). Sebelum diberikan intervensi, luka diabetic foot responden akan diukur menggunakan kuesioner LUMT. Intervensi modern dressing diberikan dua kali dalam seminggu. Setelah intervensi dilakukan luka diabetic foot responden akan diukur kembali menggunakan kuesioner LUMT. Pengambilan data dilakukan pada pada tanggal 31 Agustus sampai 5 September 2023. Besar sampel 36 responden yang dan diambil dengan cara Purposive sampling. Pengumpulan data meliputi editing, codding, processing,cleanin. Kemudian data dimasukkan pada Excel dan dianalisis menggunakan SPSS 25 dengan uji paired t-test. Hasil dari 36 responden yang diteliti, sebagian besar (52,8%) berjenis kelamin laki-laki, usia (41,7%) 66-70 tahun, lama pengobatan (77,8%) > 10 tahun, Pendidikan (36,1%) SD, pekerjaan (33,3%) wiraswasta dan konsumsi obat DM (91,7%). Sedangkan proses penyembuhan luka sebelum intervensi didapatkan skor rata-rata 29,06 dan sesudah intervensi 27,14, yang artinya ada proses penyembuhan luka yang terjadi. Analisis hasil penelitian menggunakan uji paired t-test, dari hasil analisis tersebut dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh yang signifikan antara modern dressing. Diharapkan perawat sebagai caregiver mampu melakukan perawatan luka dengan metode modern dressing sebagai upaya meningkatkan kualitas asuhan keperawatan yang optimal untuk meningkatkan proses penyembuhan pasien.
Pengaruh Pengetahuan Pertolongan Pertama Pada Pasien Hipotensi Ortostatik Rustam Aji; Suratman; Betty Suprapti; Ace Sudrajat; Dewi Lusiani; Reza Fahlevi; Nilam Noorma
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 2 No. 10 (2023)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hipotensi ortostatik turunnya tekanan darah sistolik 20 mmHg dan atau diastolik sebesar 10 mmHg respons ini adalah perubahan dari posisi baring ke posisi berdiri. Dilaksanakan pada 36 lansia,lokasi di dusun curup.Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh pengetahuan pertolongan pertama pada pasien hipotensi ortostatik.Jenis quasi eksperimental, analisis Chi-square, menghitung odds ratio, uji Chi kuadrat. Hampir seluruh (94,4%) ada 34 lansia berpengetahuan baik dan sebagian kecil (5,5%) ada 2 berpengetahuan kurang , dari 36 lansia.Hasil analisis Chi-square nilaiP value=0.04<α0.05, ada pengaruh yang signifikan antara pengetahuan pertolongan pertama pada pasien hipotensi ortostatik.Dimana Nilai p value = 0.043, mempunyai pengetahuan pertolongan pertama pada pasien hipotensi ortostatik,pada odds ratio = 4,10 kali.Saran diadakan pelatihan cara menangani hipotensi ortostatik pada siswa lansia