cover
Contact Name
Ade Herman Surya Direja
Contact Email
adehermansuryadireja@gmail.com
Phone
+6282182997717
Journal Mail Official
admin@journal.mandiracendikia.com
Editorial Address
Yayasan Pendidikan Mandira Cendikia Bengkulu, Indonesia Jl. Padat Karya No 25 Kelurahan Sumur Dewa Kecamatan Selebar Kota Bengkulu
Location
Kota bengkulu,
Bengkulu
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia
ISSN : -     EISSN : 29642434     DOI : 10.70570
Core Subject : Health, Science,
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia (JIK-MC) accepts related writings: Health sciences allied such like: Midwifery, medicine, pharmacies, phisiotherapy, surgical medical nursing, Emergency nursing, Mental nursing, Maternity nursing and children, Community nursing, family and elderly Nursing management, ect. Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia (JIK-MC) also accepts all writings with various disciplines of science with the terms of the core points remaining in the path and scope of the world of Health Sciences.
Articles 4 Documents
Search results for , issue "vol. 5 no. 5 (2026)" : 4 Documents clear
Penerapan Terapi Bermain Plastisin Pada Anak Usia 3-6 Tahun Terhadap Tingkat Kecemasan Dampak Dari Hospitalisasi Di Bangsal Cempaka 1 Rsud Kartini Karanganyar Reza Hidayat; Afrah Hasna Fadhilah; Rina Yulianti
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 5 No. 5 (2026)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jikmc.v5i5.2206

Abstract

Latar Belakang : Reaksi hospitalisasi pada anak terjadi memicu kecemasan, stres, dan pengalaman traumatis yang ditandai dengan perasaan cemas, marah, sedih, dan takut. Wawancara pada ruangan ditemukan 2 dari 30 anak prasekolah mengalami kecemasan hospitalisasi. Tujuan : Melakukan Penerapan Terapi Bermain Plastisin pada Tingkat kecemasan hospitalisasi anak usia 3-6 tahun di Ruang Cempaka 1 RSUD Kartini Karanganyar. Metode : Penerapan ini menggunakan studi kasus dengan rancangan metode deskriptif dengan melakukan pendekatan pada 2 responden dengan intervensi terapi bermain plastisin. Hasil : Hasil penerapan pada hari ke-1 sebelum dilakukan penerapan terapi bermain plastisin didapatkan hasil kecemasan pada An.A yaitu 26 point dan An.S 27 point pada keterangan sangat parah. Hari ke-2 setelah diberikan penerapan terapi bermain plastisin memperoleh hasil kecemasan An.A 11 point dan An.S 10 point pada keterangan sedang. Dimana kedua pasien sebelum penerapan berada pada nilai skor kecemasan berat dan mengalami penurunan skor kecemasan menjadi sedang dan ringan. Kesimpulan : Terapi bermain plastisin sangat efektif dalam mengurangi tingkat kecemasan hospitalisasi pada anak usia prasekolah.
Penerapan Terapi Musik Klasik Terhadap Pasien Skizofrenia Dengan Halusinasi Pendengaran Di RSJD Dr. Arif Zainudin Surakarta Ervita Dinar Ekawati; Norman Wijaya Gati; Suyatno
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 5 No. 5 (2026)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jikmc.v5i5.2207

Abstract

Kesehatan jiwa dikenal dengan istilah orang dengan gangguan jiwa Gangguan jiwa di Indonesia mencapai 15,3% dari 259,9 juta jiwa penduduk Indonesia. Pada tahun Maret 2022 sampai dengan Januari 2023 tercatat sebanyak 40.475 pasien. Dan berdasarkan data rekam medis pada bulan Januari 2024 di RSJD Dr. Arif Zainudin Surakarta, tercatat sebanyak 4.471 pasien mengalami skizofrenia. Tujuan: Mengetahui hasil penerapan terapi musik Mozart untuk mengontrol halusinasi pendengaran pada pasien skizofrenia. Metode: Penerapan dilakukan dengan metode deskriptif studi kasus. Pengukuran pada penelitian ini menggunakan Kuesioner AHRS pretest-posttest kepada 2 responden pada pasien skizofrenia selama 3 hari dengan frekuensi 1 kali sehari selama 10-15 menit. Hasil: Berdasarkan hasil penerapan yang sudah dilakukan, terdapat penurunan dan perkembangan kontrol halusinasi sebelum dan sesudah dilakukan penerapan terapi musik Mozart. Kesimpulan: Terapi musik Mozart dapat dijadikan sebagai salah satu teknik non-farmakologis atau intervensi mandiri pada skizofrenia dalam mengontrol halusinasi pendengaran.
Penerapan Terapi Generalis (Sp 1-4) Pada Pasien Skizofernia Dalam Masalah Halusinasi Pendengaran Di RSJD Dr. Arif Zainudin Surakarta Aulia Meyla Ardy Savitri; Norman Wijaya Gati; Suyatno
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 5 No. 5 (2026)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jikmc.v5i5.2208

Abstract

Skizofrenia merupakan sekelompok reaksi psikotik yang mempengaruhi berbagai area fungsi individu, termasuk berpikir, berkomunikasi, merasakan dan menunjukkan emosi serta gangguan otak yang ditandai dengan pikiran kacau, waham, halusinasi dan perilaku aneh. Upaya yang dilakukan untuk halusinasi adalah melakukan terapi generalis sp 1-4 dengan menghardik, bercakap-cakap dengan orang lain, melakukan kegiatan terjadwal dan minum obat ketika halusinasi muncul. Tujuan: Mengetahui hasil dari penerapan terapi generalis SP 1-4 pada pasien Skizofernia halusinasi pendengaran. Metode: Penerapan dilakukan dengan metode deskriptif dengan studi kasus pada penerapan ini dilakukan pengukuran tingkat halusinasi menggunakan kuesioner AHRS sebelum dan sesudah dilakukan terapi generalis SP 1-4. Terapi diberikan kepada 2 responden dengan diagnosis Skizofernia halusinasi pendengaran, dilaksanakan selama 4 hari, dengan durasi 10–15 menit setiap sesi. Hasil: Sesudah dilakukan terapi generalis SP 1-4, tingkat halusinasi pada kedua responden mengalami penurunan yang signifikan, dari kategori halusinasi berat sebelum intervensi menjadi mencapai kategori halusinasi sedang setelah terapi diberikan. Kesimpulan: Penerapan terapi generalis SP 1-4 efektif dalam penurunan tingkat halusinasi pada pasien skizofernia.
Penerapan Pemberian Posisi Head Up 30 Derajat Untuk Meningkatkan Saturasi Oksigen Pada Pasien Stroke Di IGD Dr. Moewardi Provinsi Jawa Tengah Nur Sahid; Hermawati; Isti Wulandari
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 5 No. 5 (2026)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jikmc.v5i5.2218

Abstract

Saturasi oksigen yang terlalu rendah, bisa menyebabkan selsel otak mati dan menimbulkan komplikasi yang membahayakan nyawa, misalnyakejang, koma, dan kematian otak. Kadar oksigen yang rendah akan mengganggufungsi organ dan membahayakan kesehatan.Tujuan: Mendeskripsikan perkembangan nilai saturasi oksigen sebelum dan sesudah pemberian posisi head up 30 derajat. Metode: Penelitian ini menggunakan desain deskriptif dengan pendekatan studi kasus pada 2 pasien stroke di IGD RSUD Dr. Moewardi. Intervensi dilakukan dengan pemberian posisi head up 30 derajat selama 30 menit, kemudian dilakukan pengukuran saturasi oksigen sebelum dan sesudah tindakan. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan saturasi oksigen pada kedua pasien setelah diberikan posisi head up 30 derajat. Pada pasien pertama terjadi peningkatan dari 94% menjadi 98%, sedangkan pada pasien kedua meningkat dari 93% menjadi 97%. Kesimpulan: Pemberian posisi head up 30 derajat dalam meningkatkan saturasi oksigen pada pasien stroke.

Page 1 of 1 | Total Record : 4