cover
Contact Name
R. Ahmad Nur Kholis
Contact Email
kholis3186@gmail.com
Phone
+6281335557124
Journal Mail Official
kholis3186@gmail.com
Editorial Address
Desa Banjarsari RT. 02 RW 03 Kec. Ngajum
Location
Kab. malang,
Jawa timur
INDONESIA
AL-MANSYUR
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Economy,
Jurnal Al-Mansyur: Jurnal Ekonomi dan Bisnis Syariah di STAI Nahdaltul Ulama (STAINU) Malang. Sebuah jurnal tentang kajian Ekonomi dan Bisnis syariah yang meliputi beberapa sub bidang, yang diantaranya adalah Ekonomi Islam, Manajemen Bisnis, Pemasaran, SDM, Keuangan dan lain-lain.. Diterbitkan oleh Program Studi Ekonomi Syariah di STAI Nahdaltul Ulama (STAINU) Malang dalam 1 (Satu) Tahun terbit 2 (dua) kali pada bulan Maret dan bulan September.
Articles 68 Documents
Sistem Permodalan dan Pengawasan terhadap Perkembangan Usaha Mikro Mustahiq Moh. Anam
AL-MANSYUR: Jurnal Ekonomi Syariah Vol 4 No 2 (2025): DIGITAL MARKETING
Publisher : AL-MANSYUR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Zakat, infak dan sedekah merupakan instrument dalam pengentasan kemiskinan. Sumber dana-dana tersebut merupakan pranata keagamaan yang memiliki kaitan secara fungsional dengan upaya pemecahan kemiskinan dan ketimpangan sosial. Salah satu upaya tersebut seperti yang dilakukan oleh BAZNAS Kota Malang melalui program pendampingan berpendekatan Participatory Action Research (PAR) dan Community Development (CD), dibarengi meningkatnya produktfitas masyarakat mustahiq, perputaran manfaat modal produktif Baznas Kota Malang mengalami perkembangan yang cukup signifikan.Sistem Permodalan, Pengawasan Terhadap Perkembangan Usaha Mikro Mustahiq Di Kota Malang Yang Dilakukan Oleh Badan Amil Zakat Kota Malang.Sistem permodalan yang disalurkan Baznas Kota Malang adalah modal tetap yang diberikan melalui komunitas atau Baitul Maal. Modal yang diberikan bukan modal pinjaman dalam artian yang sama dengan meminjam pada Bank dan Koperasi, melainkan pemanfaatan modal sehingga modal tersebut tidak kembali lagi pada Baznas Kota Malang akan tetapi menjadi modal tetap komunitas atau Batul Maal yang dikelola secara bersama.
Revitalisasi Zakat Mal sebagai Instrumen Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Karangploso Khoirul Anwar; Firda Rahma; Nita Romadiyah
AL-MANSYUR: Jurnal Ekonomi Syariah Vol 5 No 1 (2026): ETIKA BISNIS ISLAM & REVITALISASI ZAKAT MAAL
Publisher : AL-MANSYUR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Zakat mal merupakan salah satu instrumen penting dalam sistem ekonomi Islam yang memiliki dimensi ibadah sekaligus sosial-ekonomi. Secara ideal, zakat berfungsi sebagai mekanisme distribusi kekayaan untuk mengurangi kesenjangan sosial, menanggulangi kemiskinan, dan mewujudkan keadilan ekonomi. Namun, dalam praktiknya, pengelolaan zakat mal di tingkat lokal, khususnya di Kecamatan Karangploso Kabupaten Malang, masih cenderung bersifat konsumtif dan insidental sehingga belum mampu menciptakan dampak ekonomi jangka panjang bagi mustahik.. Hasil kajian menunjukkan bahwa potensi zakat mal di Kecamatan Karangploso cukup besar, namun belum dikelola secara optimal akibat rendahnya kesadaran muzakki, lemahnya sosialisasi, serta rendahnya tingkat kepercayaan masyarakat terhadap lembaga pengelola zakat. Oleh karena itu, revitalisasi zakat mal melalui penguatan tata kelola, peningkatan profesionalisme amil zakat, serta pengembangan zakat produktif menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kemandirian ekonomi mustahik. Optimalisasi zakat produktif diharapkan mampu mendorong transformasi mustahik menjadi muzakki secara berkelanjutan dan menjadikan zakat sebagai pilar pembangunan ekonomi masyarakat berbasis keadilan dan kesejahteraan sosial. Tujuan: untuk menganalisis peran zakat mal serta urgensi revitalisasinya sebagai instrumen pemberdayaan ekonomi masyarakat. Metode: penelitian yang digunakan adalah penelitian kepustakaan (library research) dengan pendekatan kualitatif deskriptif-analitis
Peran Media dalam Strategi Pemasaran Digital Berbasis Konten Tiktok Menurut Hukum Islam Khoirul Anwar; Adibbatus Silfiyah; Sela Anggraini; Nailul Fauziyah
AL-MANSYUR: Jurnal Ekonomi Syariah Vol 5 No 1 (2026): ETIKA BISNIS ISLAM & REVITALISASI ZAKAT MAAL
Publisher : AL-MANSYUR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research aims to comprehensively analyze the role of the TikTok platform as a digital marketing strategy instrument within the framework of Islamic law (Fiqh Muamalah). Amidst massive economic digitalization, TikTok—through its For You Page (FYP) algorithm, Live Shopping features, and Affiliate system—has revolutionized the interaction between sellers and buyers. However, the penetration of this technology brings serious ethical implications, ranging from the potential for gharar (uncertainty) in visual descriptions to violations of muru’ah (honor/modesty) in creative content. Employing a descriptive-qualitative method through a literature study of seven key references, this research finds that TikTok marketing is fundamentally aligned with Sharia principles, provided it fulfills the pillars of honesty (shiddiq), transparency (tabayyun), and fairness in information distribution. This study recommends a digital marketing framework that is not solely profit-oriented (economic falah) but also grounded in theological values to achieve blessing (barakah) in muamalah within the cyber era.
Analisis Pengaruh Konten Video Tiktok terhadap Minat Beli Produk Skincare pada Remaja Sholihatin Khofsah; Firda Rahma; Sela Anggraini
AL-MANSYUR: Jurnal Ekonomi Syariah Vol 5 No 1 (2026): ETIKA BISNIS ISLAM & REVITALISASI ZAKAT MAAL
Publisher : AL-MANSYUR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan media sosial, khususnya TikTok, telah mengubah pola komunikasi pemasaran dan perilaku konsumsi remaja, termasuk dalam pemilihan produk skincare. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh konten video TikTok terhadap minat beli produk skincare pada remaja usia 14–21 tahun. Fokus penelitian ini meliputi kualitas konten video (visual dan informasi), tingkat kepercayaan terhadap review influencer, serta pengaruh tren viral TikTok terhadap minat beli remaja. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner menggunakan skala Likert kepada 50 responden remaja berusia 14–21 tahun yang merupakan pengguna aktif TikTok. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis deskriptif dan regresi linear sederhana untuk mengetahui pengaruh variabel konten video TikTok terhadap minat beli produk skincare. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas konten video TikTok berada pada kategori tinggi dan berpengaruh positif serta signifikan terhadap minat beli produk skincare pada remaja. Selain itu, review skincare yang disampaikan oleh influencer TikTok memiliki tingkat kepercayaan yang lebih tinggi dibandingkan iklan konvensional, sehingga berkontribusi dalam meningkatkan minat beli. Penelitian ini juga menemukan bahwa tren dan viralitas konten TikTok memiliki pengaruh yang cukup dominan terhadap minat beli remaja, bahkan lebih besar dibandingkan pertimbangan kebutuhan kulit yang bersifat rasional. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa TikTok berperan sebagai media promosi digital yang efektif dalam membentuk persepsi, kepercayaan, dan minat beli remaja terhadap produk skincare. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi pelaku industri skincare dalam merancang strategi pemasaran digital yang lebih efektif serta menjadi bahan rujukan bagi penelitian selanjutnya.
Dampak Digitalisasi Ekonomi terhadap Penyerapan Tenaga Kerja dan Fenomena Pengangguran di Indonesia Sholihatin Khofsah; Adi Hadi
AL-MANSYUR: Jurnal Ekonomi Syariah Vol 5 No 1 (2026): ETIKA BISNIS ISLAM & REVITALISASI ZAKAT MAAL
Publisher : AL-MANSYUR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Digitalisasi ekonomi telah menjadi salah satu fenomena struktural utama yang memengaruhi dinamika pasar tenaga kerja di Indonesia. Perkembangan teknologi digital, otomatisasi, dan ekonomi berbasis platform membawa implikasi yang kompleks terhadap penyerapan tenaga kerja dan tingkat pengangguran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak digitalisasi ekonomi terhadap penyerapan tenaga kerja serta fenomena pengangguran di Indonesia, dengan menyoroti aspek skill mismatch, perubahan struktur penyerapan tenaga kerja, kualitas pekerjaan, sektor informal digital, ketimpangan regional, serta implikasi makroekonomi jangka panjang. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur dengan pendekatan deskriptif-analitis, didukung oleh data Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Indonesia tahun 2022–2025 yang dipublikasikan oleh Badan Pusat Statistik. Hasil kajian menunjukkan bahwa digitalisasi ekonomi berkontribusi terhadap penurunan tingkat pengangguran terbuka secara nasional melalui penciptaan peluang kerja baru, khususnya di sektor jasa dan ekonomi berbasis platform. Namun demikian, penurunan pengangguran tersebut tidak sepenuhnya mencerminkan perbaikan kualitas penyerapan tenaga kerja. Digitalisasi yang bersifat skill-biased memperkuat fenomena ketidaksesuaian keterampilan (skill mismatch), mendorong ekspansi sektor informal digital, serta meningkatkan proporsi pekerjaan dengan tingkat keamanan dan stabilitas yang rendah. Selain itu, dampak digitalisasi juga bersifat tidak merata secara regional, sehingga berpotensi memperlebar ketimpangan antarwilayah. Secara makroekonomi, digitalisasi ekonomi memiliki implikasi jangka panjang terhadap produktivitas, distribusi pendapatan, dan stabilitas sosial. Oleh karena itu, penelitian ini menegaskan bahwa digitalisasi bukan sekadar isu teknologi, melainkan proses transformasi struktural yang memerlukan kebijakan publik yang adaptif, inklusif, dan berorientasi pada peningkatan kualitas sumber daya manusia serta pemerataan pembangunan.
Sistem Pengupahan Tenaga Kerja di BUMDES Kusuma Ampeldento Karangploso dalam Perspektif Kesejahteraan Pekerja Sholihatin Khofsah; Nita Romadiyah; Siti Hasanah
AL-MANSYUR: Jurnal Ekonomi Syariah Vol 5 No 1 (2026): ETIKA BISNIS ISLAM & REVITALISASI ZAKAT MAAL
Publisher : AL-MANSYUR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengupahan merupakan hak dasar tenaga kerja yang berperan penting dalam menjamin kesejahteraan pekerja dan keberlanjutan hubungan kerja. Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) sebagai lembaga ekonomi desa yang melibatkan tenaga kerja lokal memiliki karakteristik tersendiri dalam penerapan sistem pengupahan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sistem pengupahan tenaga kerja di BUMDes KUSUMA Ampeldento Karangploso dalam perspektif kesejahteraan pekerja. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, dokumentasi, dan studi kepustakaan. Informan penelitian terdiri atas pengelola dan tenaga kerja BUMDes KUSUMA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem pengupahan di BUMDes KUSUMA ditetapkan berdasarkan kebijakan internal yang berpedoman pada AD/ART dan SOP BUMDes, dengan menerapkan standar upah minimal sebesar Rp1.500.000 per bulan dan tanpa batas maksimal upah. Besaran upah disesuaikan dengan kinerja individu, kontribusi unit usaha, dan kondisi keuangan BUMDes. Persepsi tenaga kerja menunjukkan bahwa upah yang diterima dinilai cukup dan adil, meskipun tingkat kepuasan bersifat relatif. Namun demikian, perlindungan hukum bagi tenaga kerja belum terpenuhi secara formal, khususnya terkait jaminan sosial dan keselamatan kerja. Penelitian ini menyimpulkan bahwa sistem pengupahan di BUMDes KUSUMA telah memberikan kesejahteraan secara ekonomis, tetapi masih memerlukan penguatan dalam aspek perlindungan hukum ketenagakerjaan agar kesejahteraan pekerja dapat terwujud secara berkelanjutan.
Eksplorasi Posisi Agama dan Etika serta Hubungan Keduanya dalam Etika Bisnis Islam Moh. Anam; Siti Hasanah; Adi Hadi; Devita Trianti
AL-MANSYUR: Jurnal Ekonomi Syariah Vol 5 No 1 (2026): ETIKA BISNIS ISLAM & REVITALISASI ZAKAT MAAL
Publisher : AL-MANSYUR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini membahas eksplorasi posisi agama dan etika serta hubungan keduanya dalam konteks etika bisnis Islam. Perkembangan bisnis modern yang ditandai oleh globalisasi, digitalisasi, dan persaingan ekonomi yang semakin kompleks memunculkan berbagai persoalan moral seperti riba, penipuan, monopoli, dan ketidakadilan dalam aktivitas ekonomi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan konsep agama dan etika dalam perspektif Islam, menganalisis hubungan antara agama dan etika dalam aktivitas bisnis, mengidentifikasi prinsip-prinsip etika bisnis Islam, serta menganalisis penerapannya dalam menghadapi isu bisnis kontemporer. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif melalui studi kepustakaan dengan metode analisis isi. Hasil kajian menunjukkan bahwa agama dan etika dalam Islam merupakan satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan. Agama berfungsi sebagai sumber nilai dan norma, sedangkan etika menjadi implementasi praktis dari nilai-nilai tersebut dalam kehidupan bisnis. Etika bisnis Islam dibangun atas prinsip tauhid, keadilan, kehendak bebas yang bertanggung jawab, tanggung jawab, dan ihsan. Prinsip-prinsip tersebut menjadi pedoman dalam menciptakan aktivitas bisnis yang jujur, adil, transparan, dan berorientasi pada kemaslahatan bersama. Selain itu, etika bisnis Islam dinilai relevan dalam menjawab berbagai tantangan bisnis kontemporer karena mampu mengintegrasikan aspek material dan spiritual demi terciptanya kesejahteraan dunia dan akhirat.
Pengaruh Islamic Financial Literacy dan Islamic Branding Terhadap Minat Menabung di Bank Syariah Umul Maalia; Imma Aysa
AL-MANSYUR: Jurnal Ekonomi Syariah Vol 5 No 1 (2026): ETIKA BISNIS ISLAM & REVITALISASI ZAKAT MAAL
Publisher : AL-MANSYUR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan pesat keuangan syariah di Indonesia ditandai dengan menjamurnya lembaga keuangan yang menawarkan produk berbasis syariat. Namun, minat masyarakat, khususnya mahasiswa, seringkali terhambat oleh rendahnya literasi keuangan Islam yang memicu ketidakpastian. Selain literasi, aspek branding bernuansa Islami turut menjadi faktor krusial dalam menarik minat nasabah. Penelitian kuantitatif ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Islamic Financial Literacy dan Islamic Branding terhadap minat menabung mahasiswa di bank syariah. Dengan menggunakan teknik purposive sampling, penelitian ini melibatkan 50 responden yang datanya dikumpulkan melalui kuesioner dan diolah menggunakan IBM SPSS Statistics 26. Hasil penelitian mengungkapkan tiga temuan utama. Pertama, tingkat pemahaman literasi keuangan syariah berpengaruh positif dan signifikan terhadap keinginan mahasiswa untuk menabung. Kedua, citra merek Islami (Islamic Branding) terbukti secara signifikan memperkuat daya tarik bank syariah di mata mahasiswa. Ketiga, secara simultan, kedua faktor tersebut memiliki pengaruh besar dalam mendorong keputusan mahasiswa untuk menggunakan jasa perbankan syariah. Dapat disimpulkan bahwa kombinasi antara edukasi prinsip syariah yang baik dan strategi penguatan identitas merek Islami merupakan kunci utama dalam meningkatkan partisipasi generasi muda di sektor perbankan syariah.