cover
Contact Name
Riris Setyo Sundari
Contact Email
ririssetyo@upgris.ac.id
Phone
+628112720214
Journal Mail Official
jurnalliterasipgsd@gmail.com
Editorial Address
Gedung Utama Lantai 2, Prodi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas PGRI Semarang. Jalan Sidodadi Timur no. 24, Dr. Cipto - Semarang
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Literasi (Jurnal Pendidikan Dasar)
Core Subject : Education,
Literasi ( Jurnal Pendidikan Dasar) is managed by the Primary School Teacher Education Study Program, Faculty of Education, PGRI University Semarang. The focus and scope of the journal are the results of research on education and learning at all levels, such as 1. Early Childhood Education 2. Basic Education 3. Secondary Education 4. Higher Education 5. Inclusive Education
Articles 11 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 1 (2021)" : 11 Documents clear
PENINGKATAN KETRAMPILAN BERBICARA SISWA TEMA 8 PRAJA MUDA KARANA MELALUI TIME TOKEN ARENDS KELAS III SDN WUNGWUNG maftukhah, ita umiyatun; Kusumaningsih, Widya; Suciana, Fransiska
Literasi Vol 1, No 1 (2021)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Persatuan Guru Republik Indonesia Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/literasi.v1i1.8917

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan ketrampilan berbicara siswa melalui model Time Token Arends. Jenis penelitian adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Subjek dalam penelitian adalah siswa kelas III SDN Wungwung Kecamatan Jaken berjumlah 10 siswa. Instrumen yang digunakan dalam penelitian adalah lembar observasi dan tes lisan. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis data kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa peningkatan ketrampilan berbicara siswa melalui model Time Token Arends dapat dilaksanakan dengan langkah-langkah: a. stimulation (pemberian rangsangan), problem statement (pernyataan / identifikasi masalah), data collection (pengumpulan data), data processing (pengolahan data), verification (pembuktian), generalization (menarik kesimpulan/generalisasi). Hal ini dapat dilihat dari pengolahan data skor rata-rata ketrampilan berbicara siswa pada pra siklus 40% (rendah), pada siklus I mengalami peningkatan menjadi 60% (sedang), mengalami peningkatan kembali pada siklus II 70% dan siklus III 90%. Seiring dengan pengolahan data ketrampilan berbicara siswa oleh observer pada siklus I skor 60% (sedang) mengalami peningkatan pada siklus II menjadi 70% (sedang) dan siklus III mengalami peningkatan kembali 90% (tinggi).
Students' Difficulty in Solving Math Problems Material Volume Build Room SDN Pedurungan Kidul 01 Martha, Thoyib
Literasi Vol 1, No 1 (2021)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Persatuan Guru Republik Indonesia Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/literasi.v1i1.8437

Abstract

Solving math problems begins with understanding the problem itself. The purpose of this study was to find out what difficulties students experience in solving math problems. This type of research is descriptive qualitative. Using test, observation, interview, questionnaire and documentation methods. The subjects of this study were students of class VB SDN Pedurungan Kidul 01 Semarang. The results of this study were students in class VB experienced student difficulties in understanding the problem, changing units and difficulties in counting and the factors that influenced the difficulty of students in solving mathematics problems in the volume of space building materials, including student and teacher factors.
INCREASING LEARNING ACTIVITIES AND OUTCOMES THROUGH COOPERATIVE LEARNING TYPE OF LISTENING TEAM WITH AUDIOVISUAL MEDIA IN STUDENTS OF SDN DUKUHSETI 01 EPRILIANI, WIDYA AYU
Literasi Vol 1, No 1 (2021)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Persatuan Guru Republik Indonesia Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/literasi.v1i1.8965

Abstract

Widya Ayu Epriliani, Aryo Andri Nugroho, Tri SugiyonoSDN Dukuhseti 01email: widyaayuepriliani1@gmail.comBased on the results of observations at SDN Dukuhseti 01, several problems were found in learning in class III which resulted in low student learning outcomes. Among them, as many as 60% of the 20 students have low activity, students pay less attention to teachers, less use of learning media, and 70% of learning outcomes have not reached the KKM. To improve the activities and learning outcomes of class III students, the researchers applied the Listening Team Cooperative Learning learning model with audiovisual media. This type of research is classroom action research through the Cooperative Learning model of Listening Team Type with Audiovisual media which consists of three cycles. Data collection techniques using tests and non-tests. Data analysis used quantitative and qualitative descriptive analysis. The results showed that the activity of students in the first cycle had an average score of 3.76 in the good category, in the second cycle the average was 4.04 in the good category and in the third cycle the average score was 4.5 in the very good category. The average student learning outcomes in the first cycle is 62, the second cycle is 70.5, and the third cycle is 87.5. The percentage of classical completeness in the first cycle was 50%, increased in the second cycle to 65%, and in the third cycle it became 100%. The conclusion of the learning outcomes shows that the cooperative learning model of Listening Team Type with audiovisual media can improve the activities and learning outcomes of students. Keywords: Cooperative Learning, Listening Team, Audiovisual
PENINGKATAN HASIL BELAJAR TEMA 8 MUATAN IPA DENGAN MODEL DISCOVERY LEARNING BERBANTUAN MEDIA KONKRIT PADA SISWA KELAS IV SD N 1 SETROKALANGAN KABUPATEN KUDUSTAHUN AJARAN 2020/2021 DWI INDAH WIJAYANTI; Widya Kusumaningsing; Fransiska Suciana
Literasi (Jurnal Pendidikan Dasar) Vol 1, No 1 (2021): Literasi Volume I Nomor 1, Juli Tahun 2021
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Persatuan Guru Republik Indonesia Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/literasi.v1i1.8876

Abstract

Latar belakang yang mendorong penelitian ini adalah rendahnya hasil belajar siswa kelas IV SD Negeri 01 Setrokalangan. Nilai hasil belajar tema 8 muatan IPA kelasIV yang masih banyak siswa tidak memenuhi KKM yaitu dari 14 siswa hanya 3 (21,4%) yang tuntas dan 11 (78,6%) yang tidak tuntas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Penerapan Model Pembelajaran Discovery Learning Berbantuan Media Konkrit untuk Meningkatan Hasil Belajar Tema 8 muatan IPA. Pada Siswa Kelas IV di SD Negeri 01 Setrokalangan Kabupaten Kudus Tahun Ajaran 2020/2021. Prosedur penelitian menggunakan penelitian tindakan kelas yang meliputi 4 tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV SD Negeri 01 Setrokalangan. Penelitian ini terdiri dari 3 siklus yang masing-masing siklus 2 pertemuan. Simpulan dari penelitian ini adalah melalui model pembelajaran Discovery Learning berbantuan Media Konkrit dapat meningkatan hasil belajar Tema 8 muatan IPA pada siswa kelas IV di SD Negeri 01 Setrokalangan. Saran dari penelitian ini adalah melalui model Discovery Learning Berbantuan Media Konkrit ini semoga dapat memeberikan kontribusi yang lebih baik dalam perbaikan pembelajaran.
KEEFEKTIFAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS GAME QUIZIZZ TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA KELAS V PADA TEMA 8 SUBTEMA 1 DI SD NEGERI 2 MENAWAN KABUPATEN GROBOGAN Zaqiq Nafisaturrafiah
Literasi (Jurnal Pendidikan Dasar) Vol 1, No 1 (2021): Literasi Volume I Nomor 1, Juli Tahun 2021
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Persatuan Guru Republik Indonesia Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/literasi.v1i1.9016

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan media game Quizizz terhadap hasil belajar pada tema 8 subtema 1 siswa kelas V SD Negeri 2 Menawan Kabupaten Grobogan. Penelitian ini menggunakan metode pengumpulan data berupa observasi, dokumentasi dan tes. Hasil perhitungan normalitas data pretest dan posttest berasal dari populasi berdistribisi normal. Hasil data pre-test menunjukkan rata-rata 64, sedangkan hasil perhitungan data post-test menunjukkan rata-rata 86. Perhitungan uji-t dari pretest dan posttest diperoleh thitung = 6,262 dan ttabel 2,110 dengan taraf signifikan 5%. Peningkatan rata-rata penilaian pengetahuan pada pertemuan pertama 65 dan pertemuan kedua menjadi 82, sedangkan penilaian sikap pada pertemuan pertama 64 dan pertemuan kedua menjadi 81, dan penilaian keterampilan pada pertemuan pertama 58 kemudian pada pertemuan kedua menjadi 85. Sedangkan perhitungan persentase ketuntasan belajar klasikal pretest 33% dan post-test 89%, artinya uji ketuntasan belajar klasikal post-test lebih baik dibandingkan pre-test. Jadi dapat disimpulkan bahwa media game berbasis Quizizz efektif terhadap hasil belajar pada Tema 8 Subtema 1 siswa kelas V SD Negeri 2 Menawan Kabupaten Grobogan. Kata Kunci: Media game Quizizz, hasil belajar siswa
APPLICATION OF THE LISTENING TEAM MODEL ASSISTED BY POWERPOINT MEDIA TO INCREASE LEARNING OUTCOMES AND STUDENT ACTIVITY IN CLASS III SDN BAKARAN KULON 02 VIVIN ARTANTO
Literasi (Jurnal Pendidikan Dasar) Vol 1, No 1 (2021): Literasi Volume I Nomor 1, Juli Tahun 2021
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Persatuan Guru Republik Indonesia Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/literasi.v1i1.8964

Abstract

ABSTRACT Vivin Artanto, 2021, Application of the Listening Team Model Assisted by Powerpoint Media to Improve Learning Outcomes and Activeness of Class III Students at SDN Bakaran Kulon 02Based on the results of observations at SDN Bakaran Kulon 02, several problems were found in learning in class III which resulted in low learning outcomes and student activity. To improve students' activities and learning outcomes in learning Theme 8 in class III, the researchers applied the Listening Team model with the help of Powerpoint media. The type of this research is classroom action research through Listening Team assisted by Powerpoint media which consists of three cycles. Each cycle consists of two meetings. And each meeting consists of four stages, namely planning, implementation, observation, and reflection. The research subjects were third grade students of SDN Bakaran Kulon 02, Juwana District, Pati Regency. Data collection techniques using tests and non-tests. Data analysis used quantitative descriptive analysis and qualitative descriptive analysis. The results showed that: (1) Student activity in the first cycle obtained an average score of 3.76 in the good category, in the second cycle the average score was 4.04 in the good category and in the third cycle the average score was 4.5 categories. very good. (2) The percentage of classical completeness in the first cycle was 50%, increased in the second cycle to 65%, and increased in the third cycle to 100%. The conclusion of this study is that the Listening Team assisted by Powerpoint media can improve student activities and learning outcomes.Keywords: Listening Team, Media Powerpoint 
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PBL (PROBLEM BASED LEARNING) MELALUI MEDIA AUDIO-VISUAL ZOOM MEETING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATERI CERITA FIKSI DAN PENOKOHANNYA TEMA 8 PADA SISWA KELAS IV SEMESTER 2 SDN JATIROTO 04 Merlinda Yunita
Literasi (Jurnal Pendidikan Dasar) Vol 1, No 1 (2021): Literasi Volume I Nomor 1, Juli Tahun 2021
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Persatuan Guru Republik Indonesia Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/literasi.v1i1.8897

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa melalui model Problem Based Learning (PBL). Jenis penelitian adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Subjek dalam penelitian adalah siswa kelas IV SDN Jatiroto 04 Kecamatan Kayen berjumlah 18 siswa.  Instrumen yang digunakan dalam penelitian adalah pedoman wawancara, lembar observasi, dan lembar angket kinerja guru. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis data kuantitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa peningkatan hasil belajar siswa melalui model Problem Based Learning (PBL) dapat dilaksanakan dengan langkah-langkah: a. Memberikan orientasi tentang permasalahan pada siswa b. Mengorganisasikan siswa untuk meneliti c. Membimbing penyelidikan siswa secara mandiri maupun kelompok d. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya e. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah. Hal ini dapat dilihat dari pengolahan data hasil belajar siswa sebelum menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) yang lebih dari dari KKM pada pra siklus 33% (rendah), sesudah diterapkannya model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) pada siklus I mengalami peningkatan menjadi 57% (sedang), mengalami  peningkatan kembali pada siklus II 78% dan siklus III 90%.
Peningkatan Minat dan Hasil Belajar Siswa Kelas II dengan Game Edukatif pada Pembelajaran Tematik SD Supriyadi Semarang Annisa Khoirul Hidayah; Annisa Khoirul Hidauah
Literasi (Jurnal Pendidikan Dasar) Vol 1, No 1 (2021): Literasi Volume I Nomor 1, Juli Tahun 2021
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Persatuan Guru Republik Indonesia Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/literasi.v1i1.8797

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas dengan tujuan meningkatkan hasil belajar dengan game edukatif pada pembelajaran tematik. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas II SD Supriyadi Semarang yang berjumlah 26 siswa yang terdiri dari 10 siswa putra dan 16 siswa putri. Penelitian dilaksanakan dalam tiga siklus, setiap siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif dan deskriptif kuantitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan kuesioner, tes evaluasi belajar, dan dokumentasi. Hasil penelitian yaitu : 1) Minat belajar siswa pada siklus 1,2, dan 3 juga mengalami peningkatan. Pada siklus I presentase minat belajar siswa sebesar 68%, meningkat pada siklus II menjadi 75%, dan mengalami peningkatan kembali pada siklus III sebesar 87%. 2) Hasil belajar siswa secara klasikal pada siklus I sebesar 73% dengan rata-rata 73, meningkat pada siklus II sebesar 77% dengan rata-rata 74,5 dan mengalami peningkatan lagi pada siklus III sebesar 80% dengan rata-rata 86. Dengan demikian, penelitian ini menunjukkan bahwa dengan game edukatif dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas II pada pembelajaran tematik.Kata Kunci: minat, hasil belajar, dan game edukatif
PENINGKATAN KETERAMPILAN MEMBACA NYARING SISWA MENGGUNAKAN MODEL NUMBERED HEAD TOGETHER TEMA PERKEMBANGAN TEKNOLOGI KELAS III SDN 1 PUTATNGANTEN Murdianti, Dwi; Huda, Choirul; Susanto, Joko
Literasi Vol 1, No 1 (2021)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Persatuan Guru Republik Indonesia Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/literasi.v1i1.8916

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan keterampilan membaca nyaring siswa setelah menggunakan model Numbered Head Together pada tema perkembangan teknologi kelas III SDN 1 Putatnganten.Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam 3 siklus, masing-masing terdiri dari dua pertemuan.Setiap siklus terdiri 4 tahap, yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi.Variable dalam penelitian ini meliputi, keterampilan membaca nyaring siswa.Subjek penelitiansiswa kelas III SD Negeri 1 Putatnganten.Teknik pengumpulan data menggunakan nontes.Analisis data menggunakan analisis kualitatif.Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Prosentase ketuntasan membaca nyaring siswa pada siklus I pembelajaran 1 adalah 31% pada siklus I pembelajaran 2 adalah 38% (2) Prosentase ketuntasan membaca nyaring siswa pada siklus II pembelajaran 1 adalah 46%, pada siklus II pembelajaran 2 adalah 58% (3) Prosentase ketuntasan membaca nyaring siswa pada siklus III pembelajaran 1 adalah 73% ,dan pada siklus III pembelajaran 2 adalah 88%.Simpulan dari penelitian ini adalah melalui model Numbered Head Together (NHT)dapat meningkatkan keterampilan membaca nyaring siswa. Saran bagi guru adalah hendaknya dalam mengajar menggunakan model pembelajaran dan media yang bervariasi dan sesuai materi antara lain dengan menerapkan model Numbered Head Together.
PENERAPAN MODEL DISCOVERY LEARNING UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS BELAJAR SISWA SEKOLAH DASAR Susilo, Novika Hapsari
Literasi Vol 1, No 1 (2021)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Persatuan Guru Republik Indonesia Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/literasi.v1i1.8935

Abstract

Identifikasi masalah pada penelitian ini meliputi model pembelajaran yang digunakan belum inovatif dalam proses pembelajaran, aktivitas belajar siswa rendah dilihat dari siswa kurang aktif dalam proses pembelajaran karena pembelajaran masih berpusat pada guru, dan pembelajaran masih dominan menggunakan metode ceramah sehingga siswa mudah bosan dan jenuh pada saat pembelajaran daring. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan model Discovery Learning untuk meningkatkan aktivitas belajar siswa kelas IVC di SD Supriyadi Semarang. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas. Subjek penelitian ini yaitu siswa kelas IVC SD Supriyadi Semarang tahun ajaran 2020/2021 sejumlah 32 orang siswa. Penelitian dilaksanakan dalam 3 siklus, masing-masing siklus terdiri dari 2 pertemuan. Sumber data dalam penelitian ini yaitu siswa kelas IVC, guru kelas, dan data dokumen. Data yang dihimpun merupakan data kualitatif meliputi aktivitas belajar siswa dan aktivitas guru, dan data kuantitatif mencakup hasil belajar siswa, rata-rata kelas, dan ketuntasan belajar klasikal. Teknik pengumpulan data berupa tes dan non tes yang meliputi pengamatan dan dokumentasi. Alat pengumpul data berupa tes dan lembar pengamatan (observasi). Penelitian ini dinyatakan berhasil apabila aktivitas belajar siswa meningkat sesuai indikator keberhasilan yang telah ditentukan. Hasil penelitian siklus I menunjukkan bahwa aktivitas belajar siswa sebesar 60,36%. Dengan hasil yang diperoleh, peneliti belum dapat memenuhi indikator keberhasilan. Oleh karena itu, peneliti mengadakan perbaikan di siklus II supaya hasil penelitian dapat meningkat. Pada siklus II, aktivitas belajar siswa meningkat menjadi 72,66%. Dengan hasil yang diperoleh, peneliti belum dapat memenuhi indikator keberhasilan. Oleh karena itu, peneliti mengadakan perbaikan di siklus III supaya hasil penelitian dapat meningkat. Pada siklus III, aktivitas belajar siswa meningkat menjadi 80,28%. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa model Discovery Learning dapat meningkatkan aktivitas belajar siswa kelas IVC SD Supriyadi Semarang. 

Page 1 of 2 | Total Record : 11