cover
Contact Name
Reza Noprial Lubis
Contact Email
reza@staiuisu.ac.id
Phone
+6281262430029
Journal Mail Official
jurnal@staiuisu.ac.id
Editorial Address
Jl. Asahan, Km. 4,5, Kab. Simalungun, Sumatera Utara, Indonesia.
Location
Kab. simalungun,
Sumatera utara
INDONESIA
TARBIYAH: Jurnal Pendidikan Islam
ISSN : -     EISSN : 30641136     DOI : -
Core Subject : Religion, Education,
TARBIYAH: Jurnal Pendidikan Islam is dedicated to the exploration and dissemination of scholarly research in the field of Islamic Education. The focus and scope of the journal encompass a wide range of topics within the domain of Islamic pedagogy, aiming to contribute to the advancement of knowledge and the enhancement of educational practices in the context of Islam.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 3 No 1 (2024)" : 5 Documents clear
Peran Kepemimpinan Kepala Sekolah Dalam Mengembangkan Kegiatan Ekstrakurikuler Di SD Muhammadiyah 01 Medan Aisaura, Ezra; Rifa’i, Muhammad; Darmansah, Tengku
TARBIYAH: Jurnal Pendidikan Islam Vol 3 No 1 (2024)
Publisher : STAI UISU Pematangsiantar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) apa saja kegiatan ekstrakurikuler (2) kepemimpinan kepala sekolah dalam mengembangkan kegiatan ekstrakurikuler dan (3) apa saja faktor pendukung dan penghambat dalam mengembangkan kegiatan ekstrakurikuler di SD Muhammadiyah 01 Medan. Penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian ini penunjukkan (1) Kegiatan Ekstrakurikulernya yaitu Tapak Suci, HW (Pramuka), Seni Tari, Seni Baca Qur’an, dan Futsal (2) Kepemimpinan kepala sekolah dalam mengembangkan kegiatan ekstrakurikuler yaitucukup baik tapi masih ada kekurangan oleh karena itu butuhnya kerjasama tim agar kegiatan- kegiatan ekstrakurikuler yang telah dijalankan lebih baik lagi sebagaimana mestinya untuk meningkatkan kegiatan ekstrakurikuler di sekolah tersebut (3) Faktor penghambat dan pendukung dalam mengembang kegiatan ekstrakurikuler di SD Muhammadiyah 01 Medan yaitu terdapat beberapa faktor penghambat seperti kurangnya rasa minat siswa, pembiayaan serta sarana yang belum memadai. Faktor pendukungnya tentu dari orang tua, motivasi kepala sekolah dan guru serta media sosial dan penghargaan yang diberikan.
Meningkatkan Hasil Belajar Pendidikan Agama Islam Melalui Metode Diskusi Pada Siswa Kelas X TKJ 3 SMK Negeri 1 Siantar Lubis, Reza Noprial
TARBIYAH: Jurnal Pendidikan Islam Vol 3 No 1 (2024)
Publisher : STAI UISU Pematangsiantar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tentang: (1) hasil belajar Pendidikan Agama Islam sebelum diterapkan metode diskusi pada siswa kelas X TKJ 3 SMK Negeri 1 Siantar; (2) hasil belajar Pendidikan Agama Islam setelah diterapkan metode diskusi pada siswa kelas X TKJ 3 SMK Negeri 1. Penelitin ini menggunakan metode penelitian Tindakan Kelas (Classroom Action Research), yang melewati empat tahapan, yakni (1) Perencanaan; (2) Pelaksanaan; (3) Observasi/ Evaluasi; dan (4) Refleksi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa (1) Penerapan metode diskusi dalam pembelajaran PAI dilakukan dengan mengedepankan materi dan pembentukan kelompok untuk bersama-sama menyelesaikan permasalahan saat melakukan diskusi kelas; (2) Kemajuan prestasi belajar pada pembelajaran PAI melalui metode diskusi terlihat dari nilai siswa pada setiap siklus. Pada tahap siklus I, tingkat pencapaian ketuntasan belajar hanya tercapai oleh 5 siswa atau 18,5%. Pada siklus II, angka tersebut meningkat menjadi 26 siswa atau 96,2%. Ini menunjukkan bahwa metode diskusi yang diterapkan berhasil meningkatkan prestasi belajar siswa.
Pembelajaran Yang Berorientasi Pada Pengembangan Potensi Peserta Didik Adri, Saleh
TARBIYAH: Jurnal Pendidikan Islam Vol 3 No 1 (2024)
Publisher : STAI UISU Pematangsiantar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tentang: (1) mengembangkan potensi peserta didik; (2) peran guru dalam pengembangan potensi peserta didik; (3) faktor penghambat peran guru dalam pengembangan potensi peserta didik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yakni menggunakan penelitian kualitatif dengan pendekatan studi pustaka. Adapun hasil dalam penelitian ini yakni siswa memiliki 2 potensi belajar yaitu (1) Potensi belajar jasmaniah yakni jasmani yang sehat dengan pancaindra yang normal yang secara fisiologi bekerja sama dengan sistem syaraf dan kejiwaan; (2) Potensi belajar rohaniyah meliputi segi pikir, rasa, karsa, cipta, karya maupun budi pekerti. Potensipotensi rohaniah ini membutuhkan kesadaran cinta kasih, kesadaran akan keagamaan, dan nilai-nilai budaya supaya kepribadian kita sehat dan sejahtera. Cara mengembangkan potensi yang ada pada anak yakni: (1) Pengembangan Pengetahuan pada Usia Belajar; dan (2) Menyeimbangkan antara Intelegensi dan Emosi.
Mengembangkan Nilai Agama dan Moral Anak Usia Dini Melalui Metode Pembiasaan Hidayati, Nur
TARBIYAH: Jurnal Pendidikan Islam Vol 3 No 1 (2024)
Publisher : STAI UISU Pematangsiantar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Anak usia dini juga merupakan sekelompok anak yang berusia antara 0-6 tahun. Maka anak usia dini dengan sebutan masa keemasan (Golden Age) yang hanya sekali terjadi dalam kehidupannya. Masa usia dini merupakan masa perkembangan yang sangat penting bagi kehidupannya. Dikarenakan pada masa perkembangan ini segala potensi yang anak miliki perlu adanya dorongan yang dapat berkembang secara optimal. Pada masa ini salah satu sikap yang harus anak miliki dengan menjadi manusia yang baik dan guruy di sekolah juga sangat diperlukan dalam meletakkan dasar dalam perkembangan moral anak usia dini. Oleh karena itu pada perkembangan nilai moral sangat erat kaitannya dengan budi pekerti anak harus menjadi pembiasaan dalam kehidupan sehari-harinya. Dengan guru merancang kegiatan pembelajaran yang lebih terprogram serta media pembelajaran yang bisa mengarahkan anak ke nilai moral, karena sangat berpengaruh bagi anak usia dini bermain dalam merancang permainan menarik juga menyenangkan agar lebih berkembang dalam perkembangan moral anak.
Bentuk-Bentuk Kata Syakhrun Sebuah Term Ujaran Kebencian Dalam Al-Qur’an Ritonga, Muhammad Soleh; Hariyadi, Muhammad
TARBIYAH: Jurnal Pendidikan Islam Vol 3 No 1 (2024)
Publisher : STAI UISU Pematangsiantar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan artikel ini adalah untuk mengetahui bentuk-bentuk kata "syakhrun" yang disebutkan dalam AlQur'an, serta untuk menghitung jumlah ayat dan huruf, dan seberapa sering kata "syakhrun" muncul. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan penelitian perpustakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat lima bentuk kata "syakhrun" dalam AlQur'an. Fi'l al-Madhi muncul sebanyak empat kali, dengan kata "sakhiru" diulang tiga kali dan satu kali menggunakan kata "sakhira". Fi'l al-Mudhari' muncul delapan kali, terdiri dari tiga kali "yaskharun", satu kali "taskharu", satu kali "naskharu", satu kali "taskharun", satu kali "yaskhar", dan satu kali "yastasskhirun". Masdar muncul dua kali dengan kata "Sikhriyyan" yang diulang dua kali, sementara Ism al-Fa'il hanya muncul satu kali yaitu kata "al-Syakhirȋ n". Sebagian besar bentuk kata ini digunakan oleh banyak orang. Semua bentuk "syakhru" ditemukan dalam sebelas ayat di sepuluh surat, yang meliputi QS. al-Baqarah/2: 212 (yaskharun) , QS. al-An`am/6: 10 (sakhiru), QS. al -Taubah/9: 79 (yaskharun, sakhira), QS. Hud/11: 38 (sakhiru, taskharu, naskharu, taskharun), QS. al -'Anbiya'/21: 41 (sakhiru), QS. al-Mu'minun/23: 110 (sikhriyyan), QS. al -Shaffat/37: 12 (yaskharun), QS. al -Shaffat/37: 14 (yastasskhirun), QS. Hud/38: 63 (sikhriyyan), QS. al -Zumar/39: 56 (al-Syakhirȋ n), dan QS. al -Hujurat/49: 11 (yaskhar).

Page 1 of 1 | Total Record : 5