cover
Contact Name
Muslim Nugraha
Contact Email
muslimnugraha@fh.unsri.ac.id
Phone
+6281278089359
Journal Mail Official
sjpl@fh.unsri.ac.id
Editorial Address
Jl. Srijaya Negara, Bukit Besar, Kec. Ilir Barat I, Kota Palembang, Sumatera Selatan, Indonesia.
Location
Kab. ogan ilir,
Sumatera selatan
INDONESIA
Sriwijaya Journal of Private Law
Published by Universitas Sriwijaya
ISSN : 30632544     EISSN : 30632536     DOI : -
Core Subject : Social,
Sriwijaya Jounal of Private Law (SJPL) is a journal in the field of law that publishes articles with the theme of Private Law including Commercial Law, Person dan Family Law, Marriage Law, Inheritance Law, Property Law, Obligations Law, Proof and Expiration Law, Company Law, Industrial Relations Law, Bankruptcy and Suspension of Payment Law, Investment Law, Banking Law, Financial Institutions Law, Warranty Law, Negotiable Instruments Law, Insurance Law, Consumer Protection Law, Intellectual Property Law, Antitrust Law, Capital Market Law, Cooperative Law, Transportation Law, Health Law, Customary Law, Islamic Economy Law, Islamic Family Law, International Private Law, International Commercial Law, Private Dispute Resolution Law, Trade Dispute Resolution Law, Industrial Relations Dispute Resolution Law and various other aspects related to Private Law.
Arjuna Subject : Ilmu Sosial - Hukum
Articles 1 Documents
Search results for , issue "volume 3, no.1 : april 2026" : 1 Documents clear
PERTANGGUNGJAWABAN PIDANA PELAKU USAHA ATAS WANPRESTASI YANG MERUGIKAN KONSUMEN DALAM E-COMMERCE Yanuar Syam Putra; Febrimarani Malinda; Sundari
Sriwijaya Journal of Private Law Volume 3, No.1 : April 2026
Publisher : Fakultas Hukum Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28946/sjpl.v3i1.6133

Abstract

Kemajuan teknologi telah mengembangkan e-commerce di Indonesia, sehingga mengkaitkan kompleksitas hubungan hukum antara pelaku usaha dengan konsumen, terutama hal wanprestasi yang merugikan konsumen. Penelitian ini bertujuan menganalisis bentuk pertanggungjawaban pidana pelaku usaha atas wanprestasi dalam transaksi e-commerce serta kendala penegakannya berdasarkan hukum positif Indonesia. Metode yang digunakan adalah yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan konseptual. Data juga diperoleh melalui studi kepustakaan terhadap Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen, KUHP, UU ITE, dan Peraturan terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa wanprestasi dalam e-commerce pada dasarnya merupakan ranah perdata. Namun, apabila wanprestasi tersebut disertai unsur penipuan, pengelabuan, atau pelanggaran standar mutu dan keamanan barang/ jasa, maka pelaku usaha dapat dikenai pertanggungjawaban pidana. Dasar hukumnya terdapat pada Pasal 28 dan Pasal 45A UU ITE tentang penyebaran informasi menyesatkan, serta Pasal 62 UU Perlindungan Konsumen tentang pelanggaran ketentuan pidana. Pertanggungjawaban pidana bersifat personal, sehingga direksi atau pengurus badan usaha yang memiliki mens rea dan actus reus dapat dipidana. Kendala utama penegakan hukum meliputi kesulitan pembuktian unsur niat jahat, yurisdiksi lintas wilayah, dan rendahnya kesadaran hukum konsumen. Dengan demikian, diperlukan penguatan regulasi yang responsif terhadap dinamika e-commerce, peningkatan kapasitas aparat penegak hukum, serta edukasi konsumen untuk menekan praktik wanprestasi yang berimplikasi pidana. Kata Kunci: Pertanggungjawaban Pidana, Pelaku Usaha, Wanprestasi, Konsumen, e-commerce.

Page 1 of 1 | Total Record : 1