cover
Contact Name
Maman Lesmana
Contact Email
maman.lesmana@ui.ac.id
Phone
+628159095175
Journal Mail Official
maman.lesmana@ui.ac.id
Editorial Address
Building 7, Faculty of Humanities, Kampus UI Depok, Indonesia 16424Depok, Jawa Barat
Location
Kota depok,
Jawa barat
INDONESIA
Multikultura
Published by Universitas Indonesia
ISSN : 29634199     EISSN : 29634199     DOI : -
MULTIKULTURA accepts articles on various issues in the humanities, including philosophy, literature, archaeology, linguistics, history, library and information technology and area studies from various cultures in the world through a double-blind peer-review process.
Articles 13 Documents
Search results for , issue "Vol. 3, No. 3" : 13 Documents clear
PESANTREN TRADISIONAL DAN MASYARAKAT PERKOTAAN: KEBERTAHANAN PESANTREN DAARUL ISHLAH, JAKARTA SELATAN Fairus, Ahmad; Rahman, Suranta Abdul
Multikultura Vol. 3, No. 3
Publisher : UI Scholars Hub

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pondok Pesantren Daarul Ishlah adalah salah satu lembaga pendidikan Islam yang mengikuti tradisi salafiyah. Pesantren ini berfokus pada pengajaran al-Qur’an dan ilmu-ilmu agama Islam serta mengacu pada sumber-sumber klasik seperti kitab-kitab kuning sebagai pokok materi pembelajarannya. Penelitian ini membahas tentang faktor-faktor apa yang melatarbelakangi kebertahanan Pondok Pesantren Daarul Ishlah di tengah era modernisasi pendidikan Islam saat ini. Dalam penelitian ini, digunakan pendekatan observasi serta wawancara sebagai metode penelitian kualitatif. Teori yang diadopsi melibatkan teori “Tradisi Santri” yang dikembangkan oleh Zamakhsyari Dhofier dalam bukunya yang berjudul “Tradisi Pesantren: Studi Tentang Pandangan Hidup Kyai” yang dapat memberikan pemahaman mendalam tentang kebertahanan dan keberlanjutan pondok pesantren. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa terdapat lima belas faktor yang melatarbelakangi Pondok Pesantren Daarul Ishlah dapat tetap bertahan di tengah era modernisasi pendidikan Islam. Pertama, faktor kepemimpinan (kiai). Kedua, pembebasan biaya. Ketiga, klasifikasi kemampuan santri. Keempat, metode pembelajaran. Kelima, sistem nilai yan dianut. Keenam, mengikuti ajaran ulama salaf. Ketujuh, berpakaian sarung dan kopiah. Kedelapan, konsep ruh al-jihad dan keikhlasan. Kesembilan, proses rekruitmen guru atau ustaz. Kesepuluh, rutinnya pemberian nasihat. Kesebelas, nilai keteladanan. Kedua belas, suasana pondok pesantren. Ketiga belas, penyebaran informasi. Keempat belas, mengabadikan nama pondok pesantren. Terakhir, yang kelima belas yaitu masyarakat.
ADJEKTIVA RANAH ‘SUHU RENDAH’ PADA PRAKIRAAN CUACA MUSIM DINGIN MEDIA WEERONLINE Huwaida, Cika Talitha; Djarwo, Andrea Pradsna Paramita
Multikultura Vol. 3, No. 3
Publisher : UI Scholars Hub

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada prakiraan cuaca musim dingin Belanda oleh media Weeronline, terdapat variasi adjektiva bermakna ‘suhu rendah’ untuk menggambarkan kondisi musim dingin, yang seringkali menimbulkan pengertian serupa antara satu dan lainnya. Dengan korpus berupa prakiraan cuaca musim dingin 2023/2024 oleh Weeronline, penelitian ini menelaah komponen makna serta relasi makna pada adjektiva bermedan makna ‘suhu rendah’. Penelitian ini bertujuan memberikan paparan untuk memperjelas adjektiva beranah ‘suhu rendah’. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif kualitatif. Hasil akhir menunjukkan terdapat variasi adjektiva pada korpus, yaitu fris atau ‘segar’, guur ‘dingin menusuk’, koud ‘dingin’, mild ‘sedang’, zacht ‘sejuk’, nat ‘basah’, dan somber ‘suram’. Dengan analisis komponen makna, terlihat pembeda masing-masing kata terkait dengan kondisi, unsur, bidang penggunaan, dan suhu. Lebih lanjut lagi, terdapat relasi oposisi kutub yang dapat menggambarkan lima tingkatan kata dimulai pada urutan kata bermakna suhu cenderung hangat hingga yang lebih rendah, dengan urutan: zacht, mild, fris, koud, dan guur. Selain itu, ditemukan kata dengan frekuensi pemakaian tertinggi pada prakiraan cuaca musim dingin Weeronline 2023/2024, yaitu zacht. Penemuan tersebut mengindikasikan musim dingin di Belanda pada periode tersebut bersuhu lebih hangat dibandingkan biasanya.
ANALISIS TOPIK DAN TREN PENELITIAN CIREBON DENGAN PENDEKATAN VOSVIEWER Sutisna, Nanang
Multikultura Vol. 3, No. 3
Publisher : UI Scholars Hub

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini mengidentifikasi dan menganalisis topik utama dan tren penelitian yang muncul di Cirebon dan sekitarnya menggunakan VOSviewer sebagai alat untuk analisis bibliometrik. Data yang digunakan dalam makalah ini mencakup publikasi ilmiah yang relevan dengan studi wilayah Cirebon. Analisis ini memerlukan eksplorasi hubungan jaringan antara kata kunci, kelompok topik, dan penilaian kekuatan dan frekuensi kemunculan istilah kunci dalam literatur. Hasil analisis menunjukkan bahwa topik 'Cirebon' mendominasi kumpulan data. Hal ini mencerminkan minat yang signifikan terhadap penelitian yang terkait dengan wilayah ini. Selain itu, simpul seperti 'studi' dan 'penelitian' ditemukan sangat lazim, yang menunjukkan fokus yang kuat pada penelitian dan aspek studi. Ada juga pembagian yang jelas dalam kelompok topik, dengan beberapa kelompok menyoroti tema-tema seperti budaya, pembangunan, dan dampak sosial-ekonomi di Cirebon. Temuan ini memberikan wawasan berharga tentang tren penelitian yang berlaku dan membantu mengidentifikasi kesenjangan dalam literatur yang ada. Hasilnya dapat menjadi dasar bagi para peneliti dan pembuat kebijakan untuk merumuskan strategi penelitian yang lebih terfokus dan relevan untuk Cirebon. Hal ini menunjukkan potensi VOSviewer sebagai alat yang efektif untuk melakukan dan memvisualisasikan analisis data bibliometrik guna lebih memahami dinamika penelitian, terutama dalam konteks geografis tertentu.

Page 2 of 2 | Total Record : 13