cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Research Report - Engineering Science
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Research Report - Engineering Science merupakan kumpulan laporan penelitian yang dilakukan oleh para dosen Universitas Katolik Parahyangan, Bandung dalam bidang rekayasa. Penelitian tersebut didanai oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Katolik Parahyangan. Bidang rekayasa mencakup berbagai disiplin ilmu, diantaranya Teknik Sipil, Arsitektur, Teknik Industri, Teknik Kimia, Teknik Informatika, Matematika dan Fisika. Research Abstract diterbitkan dua (2) kali setiap tahunnya.
Arjuna Subject : -
Articles 29 Documents
Search results for , issue "Vol. 1 (2012)" : 29 Documents clear
JALAN DAN SUNGAI, KANAL SEBAGAI ELEMEN PEMBENTUK STRUKTUR KOTA SUNGAI BANJARMASIN KALIMANTAN SELATAN Karyadi Kusliansjah
Research Report - Engineering Science Vol. 1 (2012)
Publisher : Universitas Katolik Parahyangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (24947.707 KB)

Abstract

Penelitian ini mengkaji jalan dan sungai, kanal sebagai elemen utama pembentuk struktur kota sungai Banjarmasin - Kalimantan Selatan. Secara geografis kota Banjarmasin terbentuk dari sedikitnya 25 buah“pulau” kecil yang dipisahkan oleh banyak sekali sungai sehingga “kota seribu sungai” menjadi sebutan bagi kota yang telah berusia 486 tahun ini. Kota ini tumbuh dan berkembang di tepi sungai besar Barito dan terbelah menjadi dua bagian oleh sungai Martapura serta sejumlah anak sungai lainnya yang bermuara pada kedua sungai ini. Kondisi fisik kota berada 0,16 m di bawah muka air laut, dan rutin tergenang akibat pengaruhi pasang surut (pasut), oleh gaya hidrodinamik sungai Barito. Konteks alam ini secara fisik-spasial mempengaruhi pembentukan lingkungan binaan baik arsitektur maupun perkembangan arsitektur kota sungai ini. Bentuk struktur kota Banjarmasin, tidak terlepas dari kehadiran sungai dan jalan sebagai elemen utama pembentuknya. Namun kini kota Banjarmasin telah menunjukkan gejala perubahan orientasi dalam perkembangan struktur kotanya dari karakter “kota sungai” menjadi “kota darat” seperti pada umumnya kotakotadi Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk (1).Menemukenali unsur, bentuk dan pola dasar (generic) struktur kota Banjarmasin yang ditentukan oleh jalan dan sungai sebagai unsur utama pembentuknya, (2).Faktor-faktor apa yang mempengaruhi terjadinya perubahan orientasi perkembangan struktur kota serta (3).Bagaimana pengaruh jalan dan sungai sebagai elemen pembentuk struktur kota terhadap arsitektur kota Banjarmasinpada umumnya. Penelitian tentang struktur kota Banjarmasin ini dilakukan melalui pendekatan urban morfologi dengan metoda kualitatif-interpretatif. Kajian struktur kota Banjarmasin ini dilakukan melalui tinjauan historis, morfologis dan tipologis. Temuan dari penelitian ini adalah: (1).Pola dasar (generic) struktur kota, dapat diidentifikasikan dengan mengenali ”konstitusi” dari ”elemen dasarpembentuknya” (basic type). (2).Sekurangnya ada 4 faktor yang mempengaruhi terjadinya perubahan orientasi struktur kota, (3).Jalan dan sungai menentukan perbedaan dan kompleksitas struktur kota, dan ruang bagi arsitektur kota, Temuan dari hasil penelitian ini akan sangat bermanfaat bagi dunia akademik yaitu memberikan kontribusi untuk memperluas wawasan arsitektur kota sungai (urban riverside) maupun dunia praktek yaitu sebagai informasi dan tool untuk penyusunan konsepsi pengembangan perencanaan / perancangan arsitektur maupun arsitektur kota sungai yang mengkondisikan citra sinergis antara urban path space dan urban place. Keyword: Jalan dan sungai, Struktur kota, Banjarmasin.
FERMENTASI GLUKOSA OLEH ASPERGILLUS NIGER MENJADI ASAM GLUKONAT Maria Inggrid; Ign Suharto
Research Report - Engineering Science Vol. 1 (2012)
Publisher : Universitas Katolik Parahyangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (887.936 KB)

Abstract

Asam glukonat adalah asam organik yang banyak digunakan dalam bidang farmasi, makanan, tekstil, dan industri lainnya. Asam glukonat dihasilkan dari fermentasi glukosa secara aerobik oleh enzim glukosa oksidase dan glukosa dehidrogenase yang berasal dari Aspergillus niger.Tujuan penelitian jangka panjang ialah mempelajari biomassa menjadi berbagai macam produk asam organik yang cukup mahal seperti biosirup, asam asetat, asam sitrat, asam glukonat, dan asam laktat. Tujuan jangka pendek ialah mempelajari transfer inokulum Aspergillus niger dari skala tabung reaksi ke bioreaktor 100mL (erlenmeyer) dan berakhir ke bioreaktor kapasitas 2000 mL, mempelajari pengaruh konsentrasi substrat glukosa dan inokulum, serta pengaruh pengadukan pada fermentasi glukosa oleh A.niger. Target yang akan dicapai ialah model transfer inokulum A.niger dan besaran kimia serta fisika yang dijadikan landasan teori untuk scale up bioreaktor ke skala semi pilot plant fermentasi aerobikMetode Penelitian meliputi dua tahap, yaitu tahap pertama pembuatan inokulum A.niger dari skala tabung reaksi ditransfer skala erlenmeyer 100 mL dan berakhir ke skala bioreaktor 2000 mL, parameter yang diamati adalah penurunanan konsentrasi substrat glukosa, pH, dan berat sel kering. Tahap kedua, yaitu fermentasi aerobik glukosa oleh A.niger dalam bioreaktor skala 2000 mL dengan inokulum 2% pada berbagai konsentrasi substrat dan kecepatan agitasi.Hasil penelitian menunjukan bahwa transfer A.niger pada tabung reaksi ke bioreaktor skala 100 mL tumbuh dan berkembang biak dengan baik. Transfer inokulum A.niger dari bioreaktor skala 100 mL ke skala 2000 mL, maka A.niger tumbuh dan berkembang biak dengan baik, produk asam glukonat hasil fermentasi adalah 24,89 ppm pada bioreaktor skala 2000 mL, Konsentrasi glukosa berkurang dari 150 g/L menjadi 80,98 g/L dengan kecepatan pengadukan optimal 300 rpm dan menghasilkan pH 2,6Kata kunci : Glukosa, asam glukonat, A.niger, aerasi, pengadukan, scaleup
PENGAJARAN MATERI FISIKA DASAR UNTUK MAHASISWA FAKULTAS TEKNOLOGI INDUSTRI Risti Suryantari; Flaviana Flaviana
Research Report - Engineering Science Vol. 1 (2012)
Publisher : Universitas Katolik Parahyangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (434.5 KB)

Abstract

Fisika merupakan cabang ilmu science yang dianggap penting dalam perkembangan teknologi dan mendasari bidang ilmu lain, seperti teknik. Melalui analisis selama perkuliahan berlangsung, terdapat beberapa masalah berdasarkan keluhan mahasiswa, yaitu dari segi materi, metode pembelajaran dan tim dosen pengajar. Permasalahan tersebut mengakibatkan proses perkuliahan kurang berjalan dengan baik dan mahasiswa menjadi semakin tidak menyukai fisika, terlihat dari rata-rata hasil ujian tengah semester dan ujian akhir yang kurang memuaskan. Sebagai upaya untuk mengatasi permasalahan tersebut, dilakukan tinjauan ulang terhadap perkuliahan berlangsung, kemudian menenentukan prioritas materi pengajaran dan metode pembelajaran, serta membuat contoh panduan metode pembelajaran, difokuskan untuk materi Fisika Dasar 2 (listrik-magnet, gelombang elektromagnetik, fisika modern, fisika nuklir, energi, dan global warming). Harapan dari penelitian ini adalah agar mahasiswa tetap memiliki esensi fisika sebagai ilmu empiris yang berlatar teori yang kuat dalam bidang industri apapun. Selain itu penelitian ini juga akan bermanfaat bagi para calon sarjana teknik, agar dengan mengikuti pekuliahan fisika dasar, kelak bukan hanya mengetahui segi teknis melainkan juga mengetahui latar belakang ilmiahnya secara baik, sehingga mendorong mereka untuk melakukan inovasi dan mengembangkan ilmu yang telah mereka pelajari. Kata kunci : pengajaran materi fisika dasar, fakultas teknologi industri, metode pembelajaran
Desain Lansekap Taman Sari Objek Studi : Goa Sunyaragi Cirebon Franseno Pujianto
Research Report - Engineering Science Vol. 1 (2012)
Publisher : Universitas Katolik Parahyangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (0 KB)

Abstract

Dewasa ini peranan lansekap atau pengolahan tata ruang luar semakin ditingkatkan. Lansekapdigunakan untuk membantu merestorasi alam dari kerusakannya, membantu meningkatkankinerja manusia, membantu pemulihan, hingga menciptakan pensuasanaan tertentumendukung desain bentuk bangunan.Peranan lansekap yang banyak ini membuat banyak arsitek maupun lansekap arsitekmengacu pendisainan pada berbagai macam lanskap seperti lanskap Eropa, Cina maupunJepang. Sangat disayangkan hingga saat ini sangat sedikit penelitian ataupun literature yangmembahas mengenai lansekap nusantara sendiri, padahal Indonesia memiliki banyak lanskapyang cantik, seperti Taman Sari sebagai bagian dari Keraton.Taman sari pada jamannya diciptakan sebagai tempat peristirahatan, tempat hiburan, maupuntempat pertahanan, dan semuanya dapat dicapai hanya dengan mendesain lansekapnya. Olehkarena itu penelitian ini ditujukan uintuk mengetahui desain Taman Sari sebagai salah satucontoh lansekap nusantara.Taman sari yang akan dibahas adalah Taman Air Gua Sunyaragi yang merupakan tamanpeninggalan Keraton Cirebon. Desain lansekap Taman Sari Sunyaragi banyak dipengaruhioleh lansekap Cina. Penelitian ini menganalisis sejauh mana konsep lansekap Cina masukdalam lansekap Taman Sari Sunyaragi dan apa saja perbedaannya atau pengadaptasiannya,melalui konsep Aksis, Tatanan, Sirkulasi dan Aksesibilitas serta Sequenses dan Vista yangbanyak digunakan di lansekap Cina.
IDENTIFIKASI DAN SEGMENTASI KESADARAN LINGKUNGAN INDUSTRI KECIL DI BIDANG GARMEN DAN ALAS KAKI Catharina B Nawangpalupi; Loren Pratiwi; Yani Herawati
Research Report - Engineering Science Vol. 1 (2012)
Publisher : Universitas Katolik Parahyangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1114.793 KB)

Abstract

Konsep eco-efficiency yaitu dengan proses produksi bersih (clean manufacturing), pengurangan penggunaan material, energi dan bahan beracun, dan upaya daur ulang dan penggunaan kembali komponen dan produk yang telah selesai digunakan perlu terus dikembangkan untuk mengurangi dampak lingkungan, termasuk untuk para pelaku UKM. Namun, tidak seluruh pelaku UKM memiliki kesadaran lingkungan untuk produksinya. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi sejauh mana pelaku UKM memiliki kesadaran dan persepsi ramah lingkungan dan mempertimbangkan pola produksi yang ramah lingkungan serta untuk menilai dampak lingkungan produk UKM. Penelitian dilakukan untuk batik (kain batik) dan sepatu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dukungan yang diperlukan para pelaku UKM dalam meningkatkan kesadaran lingkungannya belum diperoleh, baik dari pemerintah maupun pemasok. Ada tuntutan dari konsumen yang mendorong peningkatan kesadaran akan produksi ramah lingkungan, tapi barudari sebagian kecil konsumen mancanegara. Penelitian juga menunjukka belum terbangunnya sistem yang mendukung produksi ramah lingkungan. Hasil penilaian dampak lingkungan memberikan gambaran jumlah material dan energi yang digunakan serta sampah yang dihasilkan dari proses manufaktur. Untuk produk batik, penggunaan pewarna alami mengurangi jumlah penggunaan bahan kimia dalam proses pewarnaan dan peluruhan warna.
Dialog Ilmu dan Iman: Suatu Pendekatan dan Cara Realisasinya Aloysius Rusli
Research Report - Engineering Science Vol. 1 (2012)
Publisher : Universitas Katolik Parahyangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (539.623 KB)

Abstract

Konstitusi Apostolik Ex Corde Ecclesiae menyatakan bahwa di universitas katolik perlu dihidupkan dialog antara ilmu dan iman, agar cara pencarian kebenaran menjadi utuh. Untuk mendalami alasannya, masalahnya, dan bagaimana cara merealisasi hal itu secara lebih efektif, telah dimulai penelitian ini. Tujuan jangka panjangnya adalah untuk mendukung pencarian kebenaran secara utuh tersebut. Tujuan khususnya adalah untuk menghidupkan partisipasi dalam dialog antara ilmu dan iman ini. Metode yang digunakan adalah dengan pendekatan berupa mengajak mengungkapkan pandangan dan pengalaman, dengan cara mengirimkannya ke sebuah mailinglist elektronik untuk menjembatani kendala ruang dan waktu. Beberapa dosen Unpar diajak mengawali dialog ini, kemudian jumlah anggota mailinglist berangsur ditambah, sehingga pada saat ini berjumlah 20 orang. Ungkapan-ungkapan tersebut disusun menjadi laporan penelitian semester ini, yang akan juga dikirim ke mailinglist itu, sebagai suatu kesimpulan sementara. Sebagian laporan ini juga telah diterima untuk dipresentasikan di Jogjakarta International Conference on Physics pada bulan September 2012, sebagai kontribusi untuk memperluas kawasan diskusi di lingkungan ilmuwan yang menghadirinya, di samping juga untuk memperoleh masukan dari kalangan ilmuwan yang lebih luas. Iktisar laporan ini adalah sbb: Kesadaran akan perkembangan dalam ilmu dan cara ilmiahnya, serta pengaruhnya yang makin merasuk ke masyarakat, menarik perhatian dan pemikiran tentang satu pengaruh besar lain pada masyarakat, yaitu agama dan kepercayaan atau iman yang mendasarinya. Justru universitas katolik diharapkan mempertemukan dua pengaruh besar ini. Dua pengaruh ini sewaktu-waktu menimbulkan benturan dalam mayarakat, misalnya antara beberapa hasil ilmu dan cara ilmiah, dengan bentuk kepercayaan-harfiah tentang penciptaan jagad ini dan kepercayaan adanya suatu kekuasaan-cerdas yang secara langsung campur tangan dalam pengembangan jagad ini. Dipandang penting untuk mendalami dasar-dasar ilmu maupun iman, yang perlu dibedakan dari teknologi dan agama. Melalui dialog ini, diharapkan lambat laun ditemukan beberapa prinsip yang khas dan hakiki dalam ilmu dan iman, dan cara-cara berinteraksi antara ilmu dan iman yang konstruktif, untuk menemukan pola pendidikan yang konsisten bagi angkatan muda. Hal ini penting agar diperoleh suatu pandangan hidup yang konsisten dan terpadu, seperti juga telah dipandang perlu mendidikkan ilmu secara terpadu di abad ke 21 ini. Dengan laporan sementara ini, diharapkan juga untuk memperoleh masukan lebih lanjut bagi kelanjutan penelitian ini. Salah satu hasil sementara penelitian ini adalah, bahwa asumsi-asumsi dasar ilmu dan iman itu memang berbeda, walaupun penalaran yang didasarkan pada asumsi yang berbeda itu bersifat serupa, yaitu rasional, konsisten, dan sesuai dengan hal-hal yang dapat diamati. Selain itu telah mulai ditemukan indikasi adanya beberapa batas keberlakuan bagi ilmu maupun iman, dan perlu didalami sifatnya dan sejauh apa batas-batas itu memang ada dan berlaku. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode dialog, dengan pernyataan dari setiap pihak dipandang secara positif dan konstruktif, agar dapat lebih mudah menerawang kebenaran yang tersirat dalam kata-kata dan gaya bahasa yang digunakan.
PERANCANGAN SISTEM EVALUASI KEGIATAN BELAJAR MENGAJAR DI JURUSAN TEKNIK INDUSTRI UNIVERSITAS KATOLIK PARAHYANGAN Y.M. Kinley Aritonang; Ignatius A Sandy; Fenny Anggadipura
Research Report - Engineering Science Vol. 1 (2012)
Publisher : Universitas Katolik Parahyangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4680.963 KB)

Abstract

Peningkatan kualitas pendidikan harus dilaksanakan oleh setiap lembaga pendidikan untukmengatasi persaingan tersebut. Oleh karena itu Jurusan Teknik Industri Fakultas TeknologiIndustri Universitas Katolik Parahyangan harus menerapkan suatu sistem evaluasi yang baik.Perbaikan sistem evaluasi dilakukan dengan memanfaatkan teori-teori mengenai sistemevaluasi yang diterapkan secara khusus untuk pendidikan berdasarkan Pedoman EvaluasiProses Pembelajaran. Teori tersebut diterapkan bersamaan dengan tahapan-tahapan sertateori mengenai evaluasi program menurut pandangan Fitzpatrick dalam Program Evaluation(2004). Tahapan yang dilakukan dalam sistem evaluasi ini adalah tahap penentuan tujuanevaluasi, pemilihan pendekatan, penentuan evaluator, memfokuskan evaluasi, sertaperencanaan evaluasi dalam pelaksanaan dan juga secara manajerial.Rancangan sistem usulan melengkapi faktor-faktor penilaian yang berpengaruh terhadapproses pembelajaran sebagai usaha untuk memperbaiki sistem yang ada. Desain evaluasiyang digunakan adalah cross section dan pre-post. Pada sistem usulan dirancangpengumpulan data dilakukan secara online serta menerapkan teknik sampling dalampengumpulan data evaluasi. Usaha perbaikan lain adalah dengan menambahkan sumberdata dari sistem evaluasi, serta memperbaiki penyampaian laporan hasil evaluasi.Penetapan waktu serta personel evaluasi dalam sistem usulan ini juga diperbaiki agar dapatdilakukan tindak lanjut sebagai usaha peningkatan kualitas dari pendidikan yang diberikan.
Isolasi Zat Warna Ungu pada Ipomoea batatas Poir dengan Pelarut Air Anastasia Prima Kristijarti; Ariestya Arlene
Research Report - Engineering Science Vol. 1 (2012)
Publisher : Universitas Katolik Parahyangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4890.281 KB)

Abstract

Zat warna banyak digunakan pada makanan, minuman, tekstil, kosmetik,peralatan rumah tangga dan banyak lagi. Penggunaan zat warna sangat diperlukanuntuk menghasilkan suatu produk yang lebih bervariasi dan juga menambah nilaiartistik produk tersebut. Masalah terjadi bila zat warna jenis sintetis digunakandalam bahan pangan. Zat warna yang terkandung di dalam akar tanaman ubi ungubernama antosianin.Kandungan antosianin pada ubi jalar ungu berkisar antara 14,68 – 210mg/100 gram bahan baku. Semakin ungu warna ungu pada ubi jalar, semakin tinggikandungan antosianinnya. Isolasi antosianin yang terkandung dalam ubi ungu inidapat dilakukan dengan cara ekstraksi padat cair. Ekstraksi padat cair atau biasajuga disebut leaching adalah suatu proses pemisahan satu atau lebih konstituen darisuatu padatan dengan mengontakkannya dengan pelarut cair. Prinsip dari ekstraksipadat-cair adalah komponen yang terlarut dari suatu padatan, yang mengandungmatriks inert dan agent aktif, diekstraksi dengan menggunakan pelarut.Proses ekstraksi yang digunakan adalah ekstraksi batch dengan pengadukan.Proses ekstraksi dilakukan dengan variasi pelarut, yaitu air, variasi F:S, yaitu 1:5,1:10, dan 1:20 serta variasi temperatur pengadukan, yaitu 30oC, 50oC, dan 70oC.Proses analisis hasil dilakukan menggunakan spektrofotometer dan FTIR. Kesimpulan dari hasil percobaan adalah F:S yang menghasilkan rendemen dan yield terbaik untuk pelarut air adalah 1:10. Temperatur yang menghasilkan rendemen dan yield terbaik untuk pelarut air adalah 50°C. Sinar matahari, temperatur dan tempatpenyimpanan, pH, serta penambahan oksidator menyebabkan perubahan konsentrasipada zat warna.
PENGAJARAN MATERI FISIKA MODERN UNTUK MAHASISWA FISIKA Philips Nicholas Gunawidjaja; Risti Suryantari
Research Report - Engineering Science Vol. 1 (2012)
Publisher : Universitas Katolik Parahyangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (322.683 KB)

Abstract

Fisika Modern merupakan salah satu mata kuliah penting untuk mahasiswa program studi Fisika,Universitas Katolik Parahyangan (Unpar). Mata kuliah ini membahas konsep-konsep yangdikembangkan di awal abad 20, dimana perumusan-perumusan dalam Fisika Klasik tidak lagimampu menjelaskan fenomena-fenomena yang terjadi pada materi dengan skalaatomik/subatomik atau partikel yang bergerak dengan kecepatan mendekati kecepatan cahaya.Laporan ini membahas bagaimana materi Fisika Modern dapat diberikan kepada mahasiswaprogram studi Fisika Unpar secara efektif, tepat dan benar.

Page 3 of 3 | Total Record : 29