cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. aceh besar,
Aceh
INDONESIA
Idea Nursing Journal
ISSN : 20872879     EISSN : 25802445     DOI : -
Core Subject : Health,
Idea Nursing Journal (INJ) adalah suatu media yang dapat digunakan untuk, mendiseminasi, dan mengarsipkan karya perawat peneliti di Indonesia. Karya yang dipublikasikan dalam jurnal ini secara tidak langsung diakui sebagai karya kecendekiawanan penulis dalam bidang keperawatan. Artikel antara lain meliputi sub bidang keperawatan dasar, keperawatan dewasa, keperawatan anak, keperawatan maternitas, keperawatan jiwa, keperawatan gerontik, keperawatan keluarga, keperawatan komunitas, manajemen keperawatan, dan pendidikan keperawatan.
Arjuna Subject : -
Articles 348 Documents
HUBUNGAN KARAKTERISTIK NYERI DENGAN KECEMASAN PADA PASIEN KANKER PAYUDARA YANG MENJALANI KEMOTERAPI DI RSUD Dr. PIRNGADI MEDAN Doortua Butar-Butar; Ida Yustina; Ikhsanuddin A.Harahap
Idea Nursing Journal Vol 6, No 3 (2015): Idea Nursing Journal
Publisher : Fakultas Keperawatan-Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (766.19 KB) | DOI: 10.52199/inj.v6i3.6791

Abstract

ABSTRACTBreast cancer is a disease of malignant neoplasm derived from cells parenchym. Breast cancer and treatment of physical and psychological impact on sufferers of pain and anxiety. This study aimed to analysis the relationship characteristics of pain (pain intensity, pain interference, quality of pain, duration of pain, and pain location) with anxiety in breast cancer patients undergoing chemotherapy in Dr. Pirngadi Medan. This study design was cross-sectional. Samples numbered 52 breast cancer patients undergoing chemotherapy, which is taken by consecutive sampling technique. Results of the study there is a significant correlation between the stage of the cancer with anxiety (r = 0.69; p.value = 0,000), there is a significant relationship between cycles of chemotherapy with anxiety (r = -0.71; p.value = 0,000), there is a significant correlation between the intensity of pain with anxiety (r = 0.95; p.value = 0,000), there is a significant correlation between pain interference with anxiety (r = 0.92; p.value = 0,000), there is a significant relationship between quality of pain with anxiety (r = 0.76; p.value = 0,000), there is a significant relationship between duration of pain with anxiety (r = 0.447; p.value = 0,001), there is a significant correlation between the location of pain with anxiety (r = 0.675; p.value = 0.000). Intensity of pain is a sub variable most dominant characteristic of pain associated with anxiety. necessary to develop the standard format assessment of pain and anxiety that can adopt valid questionnaires from the evidence base and to develop management SOP nonpharmacological pain and anxiety that can be used as guidelines for nurses in dealing with pain and anxiety.Keywords: Patients Suffering from Breast Cancer;Chemotherapy; Pain.ABSTRAKKanker payudara merupakan suatu penyakit neoplasma ganas yang berasal dari sel parenchym. Kanker payudara dan penanganannya memberikan dampak fisik dan psikis terhadap penderitanya berupa nyeri dan kecemasan. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi hubungan karakteristik nyeri (intensitas nyeri, interfernsi nyeri, kualitas nyeri, durasi nyeri, dan lokasi nyeri) dengan kecemasan pada pasien kanker payudara yang menjalani kemoterapi di RSUD Dr. Pirngadi Medan. Desain penelitian ini adalah cross sectional. Sampel berjumlah 52 orang pasien kanker payudara yang menjalani kemoterapi, yang diambil dengan teknik consecutive sampling. Hasil penelitian terdapat hubungan yang signifikan antara stadium kanker dengan kecemasan (r = 0,69; p.value = 0,000), terdapat hubungan yang signifikan antara siklus kemoterapi dengan kecemasan (r = -0,71; p.value = 0,000), terdapat hubungan yang signifikan antara intensitas nyeri dengan kecemasan (r = 0,95; p.value = 0,000), terdapat hubungan yang signifikan antara interferensi nyeri dengan kecemasan (r = 0,92; p.value = 0,000), terdapat hubungan yang signifikan antara kualitas nyeri dengan kecemasan (r = 0,76; p.value = 0,000), terdapat hubungan yang signifikan antara durasi nyeri dengan kecemasan (r = 0,447; p.value = 0,001), terdapat hubungan yang signifikan antara lokasi nyeri dengan kecemasan (r = 0,675; p.value = 0,000). Intensitas nyeri merupakan sub variabel karakteristik nyeri yang paling dominan berhubungan dengan kecemasan. Perlu dikembangkan format pengkajian yang standar untuk mengkaji nyeri dan kecemasan yang dapat mengadopsi kuesioner yang valid dari evidence base, dan mengembangkan SOP manajemen nyeri dan kecemasan non-farmakologis yang dapat digunakan sebagai pedoman untuk perawat dalam menangani nyeri dan kecemasan.Kata Kunci: Pasien kanker payudara, Kemoterapi, Karakteristik nyeri.
PAIN MANAGEMENT IN CRITICALLY ILL-INTUBATED PATIENT: A LITERATURE REVIEW Ardia Putra
Idea Nursing Journal Vol 2, No 1 (2011): Idea Nursing Journal
Publisher : Fakultas Keperawatan-Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (94.354 KB) | DOI: 10.52199/inj.v2i1.6362

Abstract

ABSTRACTBACKGROUND: Pain is classified as one of the least understood symptom because it is a subjective conceptand only can be defined by the individual who experiencing the pain. Among critical care patients, pain alsobeing a problem to be managed. This condition based on the reason that the patients in ICU were sufferingby complex problems and considered in a life threatening condition. PURPOSE: The purposes of this studyexplore the pain management among critically-ill intubated patient.METHOD: A relevant literature searched from databases: PubMed, CINAHL, the Cochrane and ProQuest Medical Library, and Science Direct were conducted. Key words used to retrieve included pain management, pain assessment tool, intubated and unconscious patient, and critically ill patient. Searching was limited in English language, full text, and the year of publication starting from 1994. RESULTS: Twenty-four related studies were intensivelyreviewed. Firstly, the concept of pain in critical care was described. Then, the barriers of pain assessmentand management, pain related factor in intensive care unit, and pain assessment tools in critically illintubated patientare explained. Moreover, in order to develop appropriate pain management in critically illintubated patient, the pharmacological and non-pharmacological intervention are reviewed. Finally, the nursing roles and activities for appropriate pain management in critically ill-intubated patients are described later.CONCLUSION: Literatures showed that critical care nurses (CCNS) holding the roles and responsibilities to deliver appropriate pain management in critically-ill intubated patients. This requirement are important in order to relieving and diminishing pain that feel among critical care patient, in particular unconscious and uncommunicative patients who cannot provide self report regarding their pain intensity andseverity.Keywords: Pain management, pain assessment, unconscious patient, critical care, and critically-illintubatedpatient.
TINGKAT KEPUASAN PASIEN TERHADAP MUTU PELAYANAN KESEHATAN DI RSUDZA BANDA ACEH Hajjul Kamil
Idea Nursing Journal Vol 5, No 3 (2014): Idea Nursing Journal
Publisher : Fakultas Keperawatan-Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52199/inj.v5i3.6609

Abstract

ABSTRAK          Kepuasan pasien adalah hasil dari kesenjangan antara yang diharapkan dan karakteristik yang dirasakan oleh pasien dari pelayanan yang diterima. Sedangkan mutu pelayanan kesehatan adalah penerapan ilmu kesehatan dan teknologi dengan cara memaksimalkan manfaat terhadap pelayanan kesehatan tanpa menambahkan risiko. Tujuan penelitian untuk mengetahui tingkat kepuasan pasien terhadap mutu pelayanan kesehatan di ruang rawat inap kelas III Rumah Sakit Umum Daerah dr. Zainoel Abdidin (RSUDZA) Banda Aceh ditinjau dari perspektif pasien meliputi dimensi; tangible, reliability responsiveness, assurance dan empathy. Jenis penelitian descriptive, desain Cross Sectional Study, populasi semua pasien yang di rawat di ruang rawat Inap Kelas III RSUDZA Banda Aceh.  Sampel berjumlah 93 orang diambil dengan metode Probability Sampling; Simple Random Sampling berkriteria. Proporsi jumlah sampel berpatokan pada BOR 6 bulan terakhir. Pengumpulan data dilakukan pada tanggal 4-15 Oktober 2010 dengan menggunakan The SERVQUAL Instrument. Analisa data dilakukan dengan menghitung skor rata-rata Dimention by Dimention Score Analysis, Dimention By Dimention Gap Score Analysis, dan Index of Patients Satisfaction. Hasil penelitian semua dimensi menghasilkan Gap Score Negative secara berurutan yaitu; dimensi empati -0,9, dimensi kehandalan -0,86, dimensi ketanggapan dan dimensi jaminan -0,7, dan dimensi tampilan fisik -0,6, dengan skor Index of Patients Satisfaction 40,756%.  Manajemen RSUDZA Banda Aceh perlu melakukan perbaikan untuk peningkatan mutu pelayanan kesehatan dalam upaya memberi kepuasan kepada pasien dengan fokus pada semua dimensi secara prioritas memperbaiki rasa empati, kehandalan, ketanggapan, jaminan, dan tampilan fisik.Kata kunci: kepuasan pasien, mutu pelayanan kesehatan ABSTRACT Patient satisfaction is a result of the gap between the expectation and characteristics perceived by the patient from the service they received. Whereas, the quality of healthcare is the application of medical science and technology by maximizing the benefits of health care without add the risk. Research objective is to determine the level of patient satisfaction for the quality of health care in the third level of wards of District General Hospital dr. Zainoel Abidin (RSUDZA) of Banda Aceh which viewed by patient perspective including dimension of tangible, reliability responsiveness, assurance and empathy. The design of this study is descriptive, Cross Sectional Study; the population is the entire patient which is treated in the third level of wards of RSUDZA of Banda Aceh. The samples are 93 people which is selected by using Probability Sampling method; Simple Random sampling with criteria. The proportion of the samples was determined by BOR from the last six month. Data collection was done on October 4th – 15th 2010 by using The SERVQUAL Instrument. Data Analysis was done by calculated the mean score of Dimension by Dimension Score Analysis, Dimension by Dimension Gap Score Analysis, and Index of Patients Satisfaction. The results of the study for all dimensions produced Gap Score Negative sequentially, are empathy dimension -0.9, compatible dimension -0.86, responsiveness dimension and assurance dimension 0.7, and physic appearance dimension -0.6, which index of Patients Satisfaction score was 40.756%. RSUDZA management of Banda Aceh needs to do the restoration for increasing the quality of health care in order to give the satisfaction for the patient by focusing with all dimensions as the main priority to correct empathy feeling, compatible, responsiveness, assurance, and physic appearance.Keywords: Patient satisfaction, the quality of health care
HUBUNGAN FAKTOR-FAKTOR INDIKATOR MENYUSUI DENGAN ANGKA KESAKITAN BAYI DI ACEH BESAR . Darmawati
Idea Nursing Journal Vol 4, No 1 (2013): Idea Nursing Journal
Publisher : Fakultas Keperawatan-Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (260.175 KB) | DOI: 10.52199/inj.v4i1.1598

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan faktor-faktor indikator menyusui dengan angkakesakitan bayi. Variabel penelitian ini melibatkan ibu yang dengan status menyusui sebagai variabelindependen yang ditinjau dari persiapan, tehnik, frekuensi dan lamanya menyusui, sedangkan variabeldependen dalam penelitian ini adalah angka kesakitan bayi usia 0-12 bulan. Penelitian ini menggunakanrancangan penelitian time series, dengan pendekatan rancangan serial waktu jeda, dengan melibatkan satukelompok dalam penelitian yang diukur secara periodik dengan interval waktu yang ditentukan. Populasidalam penelitian ini adalah ibu menyusui 0-12 bulan dengan jumlah sampel 78 orang. Pengambilan sampeldalam penelitian dengan menggunakan tehnik purposive sampling. Metode analisis yang digunakan untukpenelitian ini adalah Chi Square ( )2 dan diolah dengan menggunakan software SPSS. Hasil penelitiandiperoleh hasil Ada hubungan faktor persiapan menyusui dengan angka kesakitan bayi di Kecamatan MesjidRaya Aceh Besar dengan nilai p-value 0,029,Ada hubungan faktor teknik menyusui dengan angka kesakitanbayi di Kecamatan Mesjid Raya Aceh Besar dengan nilai p-value 0,034, Ada hubungan faktor Frekuensimenyusui dengan angka kesakitan bayi di Kecamatan Mesjid Raya Aceh Besar dengan nilai p-value 0,029,Ada hubungan antara faktor lama menyusui dengan angka kesakitan bayi di Kecamatan Mesjid Raya AcehBesar dengan nilai p-value 0,001. Disarankan kepada masyarakat khususnya ibu menyusui agar dapatmemberikan ASI kepada bayinya sampai berusia 2 tahun dan kepada pihak terkait untuk meningkatkanpromosi dalam menurunkan angka kesakitan bayi melalui pemberian ASI secara optimal dengan carapenyuluhan tentang persiapan, tehnik, frekuensi dan lamnya menyusui yang benar dan tepat.Kata kunci : faktor, menyusui, bayi, angka kesakitan 
PILOT STUDY: EFEKTIFITAS PENERAPAN LEMBAR PEMANTAUAN JENTIK NYAMUK AEDES AEGYPTI SECARA MANDIRI DI DESA LAMPUJA, ACEH BESAR Farah Diba; Farkhan Farkhan
Idea Nursing Journal Vol 8, No 2 (2017): Idea Nursing Journal
Publisher : Fakultas Keperawatan-Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (576.421 KB) | DOI: 10.52199/inj.v8i2.8820

Abstract

ABSTRAKDemam Berdarah Dengue adalah penyakit menular yang diakibatkan oleh gigitan nyamuk  aedes aegypti betina yang menyimpan virus dengue pada telurnya. Penyakit ini menjadi penyakit yang endemik di lebih dari 100 negara. Di Indonesia sendiri jumlah penderita demam berdarah dengue pada bulan Januari sampai dengan Februari 2016 sebanyak 8.487 orang dengan jumlah kematian sebanyak 108 orang. Golongan terbanyak yang mengalami Demam Berdarah Dengue di Indonesia pada usia 5-14 tahun yaitu mencapai 43,44% dan usia 15-44 tahun sebanyak 33,25%. Prioritas pemberantasan DBD yang ditekankan oleh pemerintah untuk dilakukan oleh seluruh masyarakat adalah pemberantasan terhadap jentik Aedes aegypti. Penelitian ini bertujuan untuk melihat efektivitas penerapan lembar pemantauan jentik yang dilakukan secara mandiri oleh individu di dalam keluarga dalammasyarakat dan juga melihat apakah terjadi peningkatan pengetahuan, sikap dan perilaku masyarakat terkait penyakit DBD dan upaya pencegahan DBD di Desa Lampuja Kecamatan Darussalam Kabupaten Aceh Besar. Penelitian ini merupakan Experimental Pilot Study. Populasi pada penelitian ini adalah masyarakat di desa Lampuja sebanyak 110 jiwa, teknik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling kepada 12 orang individu yang menyatakan bersedia ikut dalam percobaan ini. Dalam penelitian ini digunakan 3 kuisioner pre test dan post test yang di kembangkan oleh peneliti untuk melihat apakah terjadi perubahan pengetahuan, sikap dan perilaku dari sebelum dan sesudah intervensi diberikan kepada responden. Peneliti mengembangkan sebuah alat lembar checklist sebagai pengingat atau reminder untuk melakukan pemantauan jentik nyamuk di rumah masing-masing. Checklist ini diperkenalkan kepada responden selama intervensi diberikan. Analisa univariat digunakan pada variabel pengetahuan, sikap, dan perilaku untuk mengetahui distribusi frekuensi dan persentase dari tiap variabel. Sedangkan analisa bivariat digunakan untuk mengetahui efektivitas penerapan lembar checklist pemantauan jentik dengan melihat perbedaan antara dua kelompok data yang berskala ordinal atau interval menggunakan Wilcoxon Test. Setelah diberikan penyuluhan dan demonstrasi pemantauan jentik nyamuk melalui media booklet dan lembar pemantauan jentik, tingkat pengetahuan masyarakat berada pada kategori baik dengan peningkatan sebanyak 49,9%, sikap masyarakat mengalami peningkatan sebanyak 33,4% dan perilaku masyarakat juga mengalami peningkatan yang berada pada kategori baik sebanyak 16,7%. Dari hasil analisa didapatkan bawah lembar pemantauan jentik mampu membantu masyarakat melakukan aktifitas 4 M terutama memantau jentik nyamuk secara mandiri di lingkungan rumah masing-masing. Penggunaan Lembar jentik ini efektif membantu meningkatkan tingkat pengetahuan, sikap dan perilaku masyarakat terkait penanganan DBD di Desa Lampujam Aceh Besar. Kata kunci: Aedes aegypti, kesehatan komunitas, pilot study ABSTRACTDengue Hemorrhagic Fever is an infectious disease from the aedes aegypti mosquito’s bites that hold dengue virus in its eggs. This disease becomes an endemic of more than 100 countries. In Indonesia, the number of dengue hemorrhagic fever patients in January to February 2016 is 8,487 and caused 108 people to death. The largest group who experienced Dengue Hemorrhagic Fever in Indonesia at the age of 5-14 years that reached 43.44% and age 15-44 years as much as 33.25%. The priority of DHF eradication emphasized by the government to be undertaken by the whole community is the eradication of Aedes aegypti larva. This study aims to see the effectiveness of the application of larvae monitoring sheets done independently by the community and also to see whether there is an increase in knowledge, attitudes and behavior of people related to DHF and prevention of DHF in Lampuja Village, Darussalam District, Aceh Besar Regency. This research is an Experimental Pilot Study. The population in this study is the 110 people living in Lampuja village, the sampling technique using simple random sampling to 12 people. This study used 3 pre test and post test questionnaires developed by the researchers to see whether there is a change of knowledge, attitude and behavior before and after intervention given to the respondent. Researchers developed a checklist sheet tool as a reminder to monitor mosquito larvae in their homes. This checklist was introduced to the respondent during the intervention. Univariate analysis is used on knowledge, attitude, and behavioral variables to know the distribution of frequency and percentage of each variable. While bivariate analysis is used to determine the effectiveness of application of larvae monitoring checklist by looking at the differences between two groups of ordinal or scaled data or interval using Wilcoxon Test. After the intervension given and mosquito larva monitoring demonstration through booklet media and larva monitoring sheets, the level of knowledge of the community has been in good category with 49.9% improvement, attitudes increased by 33.4% and behavior also increased good category as much as 16.7%. From the analysis results obtained under the larvae monitoring sheet is able to help the community perform activities of 4 M method especially monitor the mosquito larvae independently in their respective home environment. The usage of this Self-Monitoring- Aedes Aegypty-Larva-Sheet is effectively helps improve the level of knowledge, attitudes and behavior of the community related to the handling of DHF in Lampujam Aceh Besar Village. Keywords: Aedes aegypty, community health, pilot study
HUBUNGAN BASIC CONDITIONING FACTORS DENGAN KUALITAS HIDUP LANJUT USIA DENGAN DIABETES MELITUS DI RSUD Dr. ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH Juanita, Juanita; Cut Putri Safitri
Idea Nursing Journal Vol 7, No 1 (2016): Idea Nursing Journal
Publisher : Fakultas Keperawatan-Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (103.734 KB) | DOI: 10.52199/inj.v7i1.6468

Abstract

ABSTRAKSeiring dengan pertambahan usia, sebagian besar lanjut usia (lansia) mengalami penyakit kronis, salah satunya penyakit diabetes mellitus (DM). Penyakit kronis yang terjadi pada lansia dapat menyebabkan perubahan pada kualitas hidup. Orem dalam teori self care defisit menyatakan terdapat basic conditioning factors (BCFs) yang dapat mempengaruhi perawatan diri seseorang. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan BCFs dengan kualitas hidup lansia dengan DM di poliklinik endokrin RSUD dr. Zainoel Abidin Banda Aceh. Jenis penelitian ini adalah deskriptif korelatif dengan desain cross sectional. Teknik pengambilan sampel dengan metode consecutive sampling dengan jumlah sampel 50 lansia. Pengumpulan data dilakukan pada tanggal 13-31 Mei 2015. Alat pengumpulan data berupa kuesioner BCFs terdiri 9 item  pertanyaan  dengan 2 pilihan jawaban dan kuesioner DQOL terdiri 28 item pertanyaan dengan rentang jawaban skala likert. Data dianalisis menggunakan uji chisquare dengan confidence interval 95% dan a=0,05. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan BCFs dengan kualitas hidup lansia (p=0,001), ada hubungan jenis kelamin (p=0,013), ada hubungan status kesehatan (p=0,003), ada hubungan pelayanan kesehatan (p=0,013), ada hubungan sosial budaya (p=0,002), ada hubungan sistem keluarga (p=0,001), ada hubungan gaya hidup (p=0,002), ada hubungan lingkungan (p=0,023) dan ada hubungan sumber daya (p=0,002). Berdasarkan hasil penelitian diharapkan kepada petugas kesehatan di Poliklinik Endokrin RSUD dr. Zainoel Abidin Banda Aceh untuk lebih meningkatkan pendidikan kesehatan kepada pasien lansia dengan DM terkait penyakit yang diderita dan memperhatikan kenyamanan lansia selama lansia berobat. Kata Kunci: Lansia, Basic Conditioning Factors, Kualitas Hidup, Diabetes Melitus ABSTRACTAs getting older, most of elderlies suffer chronic diseases, such as diabetes mellitus (DM). The chronic diseases faced by the elderlies may affect their quality of life. Orem, in her self-care deficit theory, states that there are basic conditioning factors (BCFs) that affect someone’s self-care. The purpose of this study was to find out the correlation between BCFs and the quality of life of the elderlies with DM in Endocrine Clinic of dr. ZainoelAbidin General Hospital of Banda Aceh. This study was descriptive correlational study with cross sectional design. The sampling technique used was consecutive sampling with the number of sample was 50 elderlies. Data were collected from May 13-31, 2015. The data collection instrument used was questionnaire about BCFs consisted of 9 question items with two optional answers and DQOL questionnaire consisted of 28 question items with Likert scale. The data were analyzed by using chi-square test with confidence interval 95% and a=0.05. The results of the study showed that there was correlation between BCFs and  the quality of life of the elderlies (p=0.001); between sex (p=0.013); between health status (p=0.003);between health services (p=0.013); between social and culture (p=0.002); between family system (p=0.001); between lifestyle (p=0.002); between environment (p=0.023); and between resources (p=0.002). Based on the results of this study, the health personnel of Endocrine Clinic of dr. Zainoel Abidin General Hospital are expected to increase health education for the elderlies with DM, in term of the diseases suffered, and to pay attention to the elderlies’ comfort during the treatment. Keywords: Elderly, Basic Conditioning Factors, Quality of Life, Diabetes Mellitus
PENERAPAN PRINSIP KEWASPADAAN STANDAR OLEH PERAWAT PELAKSANA DI RUANG RAWAT INAP PENYAKIT BEDAH RSUDZA BANDA ACEH Hajjul Kamil
Idea Nursing Journal Vol 2, No 1 (2011): Idea Nursing Journal
Publisher : Fakultas Keperawatan-Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (321.69 KB) | DOI: 10.52199/inj.v2i1.6353

Abstract

ABSTRAKKewaspadaan standar dirancang di rumah sakit sebagai langkah awal untuk tindakan pencegahan infeksi nosokomial. Tujuan penelitian untuk mengetahui penerapan prinsip kewaspadaan standar oleh perawat pelaksana di ruang rawat inap penyakit bedah RSUD dr. Zainoel Abidin Banda Aceh, meliputi; penerapan prinsip cuci tangan, penggunaan sarung tangan, masker, baju pelindung, penanganan linen, penanganan peralatan perawatan pasien, kebersihan lingkungan, dan penanganan instrumen tajam. Desain penelitian Cross Sectional Study, tempat penelitian di ruang rawat inap penyakit bedah RSUD dr. Zainoel Abidin Banda Aceh meliputi ruang Jeumpa I, II, dan III, waktu penelitian tanggal 9 sampai dengan 20 Juni 2010, pengambilan sampel menggunakan tehnik total sampling berjumlah 38 responden, alat pengumpulan data menggunakan instrumen observasi terdiri dari 41 item. Uji validitas menggunakan Content Validity Test meliputi Face Validity dan Logical Validity. Hasil penelitian; prinsip cuci tangan 94,7 % katagori kurang, penggunaan sarung tangan 94,7% katagori kurang, penggunaan masker 92,1 % katagori baik, penggunaan baju pelindung 76,3% katagori baik, penanganan linen 89,5 % katagori baik, penanganan peralatan perawatan pasien 60,5 % katagori baik, kebersihan lingkungan pasien 89,5% katagori baik, dan penanganan instrumen tajam 86,8 % katagori baik. Hasil penelitian secara keseluruhan dapat disimpulkan bahwa penerapan prinsip kewaspadaan standar oleh perawat pelaksana di ruang rawat inap penyakit bedah RSUD dr. Zainoel Abidin Banda Aceh 94,7 % berada pada kategori kurangKata Kunci: Prinsip Kewaspadaan Standar, cuci tangan, sarung tangan, masker, baju pelindung, linen, peralatan perawatan pasien, kebersihan lingkungan, dan instrumen tajam.ABSTRACTStandard precautions was formed in hospital as a basic step in nosokomial infection prevention. The objective this study was to identify the application of standard precaution by ascociate nurses in surgical ward at dr. Zainoel Abidin Hospital, Banda Aceh. Its include hand washing application, using the gloves, face mask application, gown application, linen management, equipment management, environtment hygiene and sharp instrument management. The design was cross sectional study, the location in surgical ward dr. Zainoel Abidin Hospital, include Jeumpa I, II and III. The study was conducted during 9th until 20th of Juni 2010, the sampling method was total samping about 38 nurses as respondents. The instrument was used observation list consist of 41 items. Validity test was used content validity test include face validity and logical validity. The results are; the application of hand washing principle about 94,7% in poor category, the gloves application about 94,7% in poor category, the face mask application about 92,1% in good category, the gown application about 76,3% in good category, the linen management about 89,5% in good category, the equipment application about 60,5% in good category, environment hygiene about 89,5% in good category and the sharp instruments management about 86,8% in good category. The conclusion is the application of standar precaution by ascociate nurses in surgical ward about 94,7% in poor category.Keywords: standard precaution principle, hand washing, the gloves, the face mask, the gown, linen, equipment care, environtment hygiene and sharp instruments.
UPAYA MENJAGA KEBERSIHAN SAAT MENSTRUASI PADA REMAJA PUTRI Riska Phonna; Maulina Maulina
Idea Nursing Journal Vol 9, No 2 (2018): Idea Nursing Journal
Publisher : Fakultas Keperawatan-Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (165.724 KB) | DOI: 10.52199/inj.v9i2.12563

Abstract

Menstruasi pertama menjadikan seorang remaja pada situasi panik dikarenakan kurangnya informasi yang didapat saat menstruasi. Masalah yang sering timbul pada remaja putri pada saat menstruasi yaitu tidak dapat menjaga kebersihan vulva hygiene  pada saat menstruasi, sehingga dapat menimbulkan dampak yang berbahaya pada alat genitalia. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifkasi upaya menjaga kebersihan saat menstruasi pada remaja putri. Jumlah populasi kelas X ialah  94 remaja putri dan  jumlah sampel 55 remaja putri. Teknik pengambilan sampel secara Simpel Random Sampling. Instrumen dalam penelitian ini berupa kuesioner berjumlah  30 pernyataan. Pengumpulan data dilakukan dengan membagikan angket. Metode analisis data menggunakan univariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa upaya menjaga kebersihan saat menstruasi pada remaja putri pada kategori kurang. Diharapkan remaja putri dapat meningkatkan pengetahuan dan kemauan dalam menjaga kesehatan resproduksi terutama saat menstruasi.________________________________________________________________________Kata Kunci : Pengetahuan, Kesehatan Reproduksi,  Remaja putri, Menstruasi ABSTRACT            The first menstruation can panic the teenager due to lack of information obtained during menstruation. Problems that often arise in young women during menstruation are not able to maintain the cleanliness of vulva hygiene during menstruation. So that it can cause harmful effects on genitalia. This study aims to identify efforts to maintain cleanliness during menstruation in young women. The population of class X is 94 young women and the number of samples is 55 young women. The sampling technique is simple random sampling. The instruments in this study were questionnaires totaling 30 statements. Data collection is done by distributing questionnaires. Data analysis method uses univariate. The results showed that efforts to maintain cleanliness during menstruation in young women in the less category. It is expected that young women can increase their knowledge and willingness to maintain the health of personal hygeiene, especially during menstruation.______________________________________________________________________Keywords   : Knowledge, Reproductive Health,  Adolescents, Menstruation
PENGARUH PROGRESSIVE MUSCLE RELAXATION TERHADAP PENURUNAN KECEMASAN PADA PASIEN KANKER YANG MENJALANI KEMOTERAPI; A RANDOMIZED CLINICAL TRIAL Hilman Syarif; Ardia Putra
Idea Nursing Journal Vol 5, No 3 (2014): Idea Nursing Journal
Publisher : Fakultas Keperawatan-Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (174.354 KB) | DOI: 10.52199/inj.v5i3.6560

Abstract

ABSTRAKKemoterapi adalah salah satu terapi pilihan untuk pasien kanker, tetapi memiliki banyak efek samping yang sering membuat pasien cemas. Salah satu terapi perilaku yang digunakan untuk mengatasi kecemasan adalah Progressive Muscle Relaxation (PMR). Sampai saat ini, PMR belum pernah diaplikasikan dalam rangka menurunkan kecemasan dan belum ada penelitian yang menguji pengaruh PMR terhadap penurunan kecemasan pada pasien kanker yang menjalani kemoterapi di BLU RSUDZA. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi pengaruh PMR terhadap penurunan kecemasan pada pasien kanker yang menjalani  kemoterapi di BLU RSUDZA. Desain penelitian adalah randomized clinical trial. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 30 orang responden yang menjalani kemoterapi di ruang Mamplam III BLU RSUDZA, 15 pada kelompok intervensi dan 15 pada kelompok kontrol. Pengambilan sampel mengggunakan random sampling. Kuesioner penelitian menggunakan Kuesioner Kecemasan yang diadopsi dari Spielberger. Data akan dianalisis menggunakan analisis univariat dan bivariat dengan t-test.  Hasil penelimenunjukkan bahwa rata-rata skor kecemasan pada pengukuran kedua pada kelompok intervensi sebesar 42,27 dengan standar deviasi 7,41 sementara pada kelompok kontrol sebesar 50,80 dengan standar deviasi 6,7. Hasil analisis lanjutan menunjukkan bahwa ada perbedaan yang signifikan skor kecemasan pada pengukuran kedua antara kelompok intervensi dan kontrol (p value = 0,003).  Kesimpulan penelitian adalah PMR efektif dalam menurunkan kecemasan pada pasien kanker yang menjalani kemoterapi. Diharapkan kepada manajemen rumah sakit terutama bidang keperawatan agar mempertimbangkan PMR sebagai salah satu tindakan mandiri keperawatan dalam menurunkan kecemasan pada pasien kanker yang menjalani kemoterapi.Kata kunci : kecemasan, kemoterapi, PMR
FAKTOR RESIKO OBESITAS DAN TINGKAT OBESITAS PADA ANAK SEKOLAH DASAR BANDA ACEH . Rachmalia; Fitri Dian Era
Idea Nursing Journal Vol 3, No 2 (2012): Idea Nursing Journal
Publisher : Fakultas Keperawatan-Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (211.866 KB) | DOI: 10.52199/inj.v3i2.1583

Abstract

Obesitas adalah kelebihan bobot badan 20% di atas standar. Obesitas merupakan refleksi ketidakseimbangan antara konsumsi energi dan pengeluaran energi.kelebihan penimbunan lemak di atas 20% berat badan ideal akan menimbulkan permasalahan klinik karena kemungkinan terjadi nya gangguan fungsi organ. Faktor risiko yang menyebabkan terjadinya kelebihan berat badan pada anak:yaitu faktor genetik,faktor lingkungan. Dan faktor psikologis.Tingkat obesitas sendiri di kategorikan menjadi tiga:mild obesity,moderate obesity,dan morbid.Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi hubungan antara faktor data berupa kuesioner, terdiri dari 4 pernyataan yang menggunakan skala dichotomy dan 35 pernyataan menggunakan skala Likert.Data dianalisa dengan confidence interval 95% dan α =0,05. Hasil penelitian pada hipotesa minor,di dapat bahwa ada hubungan yang signifikan antara faktor lingkungan (pola makan dan aktifitas fisik)dengan tingkat obesitas, dan faktor psikologis dengan tingkat obesitas anak, sedangkan faktor genetik tidak terdapat hubungan yang signifikan dengan tingkat obesitas anak. Pada hipotes mayor di dapat bahwa Ha di terima, yaitu terdapat hubungan yang signifikan antara faktor resiko obesitas dengan tingkat obesitas anak sekolah.Diharapkan kepada orang tua dan pihak sekolah agar memperhatikan status gizi anak, karena status gizi yang buruk akan berdampak negatif bagi kesehatan anak kelak.

Page 3 of 35 | Total Record : 348


Filter by Year

2010 2022


Filter By Issues
All Issue Vol 13, No 1 (2022): Idea Nursing Journal Vol 12, No 3 (2021): Idea Nursing Journal Vol 12, No 2 (2021): Idea Nursing Journal Vol 12, No 1 (2021): Idea Nursing Jurnal Vol 11, No 3 (2020): Idea Nursing Journal Vol 11, No 2 (2020): Idea Nursing Journal Vol 11, No 1 (2020): Idea Nursing Journal Vol 10, No 3 (2019): Idea Nursing Journal Vol 10, No 2 (2019): Idea Nursing Journal Vol 10, No 1 (2019): Idea Nursing Journal Vol 9, No 1 (2018): Vol 9, No 1 (2018) Idea Nursing Jurnal Vol 9, No 3 (2018): Idea Nursing Journal Vol 9, No 2 (2018): Idea Nursing Journal Vol 8, No 3 (2017): Idea Nursing Journal Vol 8, No 2 (2017): Idea Nursing Journal Vol 8, No 1 (2017): Idea Nursing Journal Vol 7, No 3 (2016): Idea Nursing Journal Vol 7, No 2 (2016): Idea Nursing Journal Vol 7, No 1 (2016): Idea Nursing Journal Vol 6, No 3 (2015): Idea Nursing Journal Vol 6, No 2 (2015): Idea Nursing Journal Vol 6, No 1 (2015): Idea Nursing Journal Vol 5, No 3 (2014): Idea Nursing Journal Vol 5, No 2 (2014): IDEA NURSING JOURNAL Vol 5, No 1 (2014): Idea Nursing Journal Vol 4, No 3 (2013): Idea Nursing Journal Vol 4, No 2 (2013): Idea Nursing Journal Vol 4, No 1 (2013): Idea Nursing Journal Vol 3, No 3 (2012): Idea Nursing Journal Vol 3, No 2 (2012): Idea Nursing Journal Vol 3, No 1 (2012): Idea Nursing Journal Vol 2, No 3 (2011): Idea Nursing Journal Vol 2, No 2 (2011): Idea Nursing Journal Vol 2, No 1 (2011): Idea Nursing Journal Vol 1, No 1 (2010): Idea Nursing Journal More Issue