cover
Contact Name
Yogi Setiawan
Contact Email
jurnal.P4I@gmail.com
Phone
+62851733700892
Journal Mail Official
jurnal.P4I@gmail.com
Editorial Address
Lingkungan Handayanai, Kel. Leneng, Kec. Praya, Kab. Lombok Tengah
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
EDUCATIONAL: Jurnal Inovasi Pendidikan dan Pengajaran
ISSN : 27752585     EISSN : 27752593     DOI : https://doi.org/10.51878/educational.v4i4
Core Subject : Education,
Jurnal ini berisi artikel hasil pemikiran dan penelitian yang ditulis oleh para guru, dosen, pakar, ilmuwan, praktisi, dan pengkaji dalam semua disiplin ilmu yang berkaitan dengan pedidikan dan pengajaran.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 14 Documents
Search results for , issue "Vol. 2 No. 3 (2022)" : 14 Documents clear
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR MENULIS CERPEN BERBASIS KARAKTER JUDIKATIF MENGGUNAKAN JARPRAKREV PADA SISWA KELAS XI DI MAN 4 JOMBANG ELLY ROHMAHWATI; HENY SULISTYOWATI; FITRI RESTI WAHYUNIARTI
EDUCATIONAL : Jurnal Inovasi Pendidikan & Pengajaran Vol. 2 No. 3 (2022)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/educational.v2i3.1469

Abstract

Writing is one of the basic skills that must be mastered by educators. Writing skills consist of writing fiction and non-fiction. In addition to writing skills, there are listening, listening, and speaking skills which are the basis of language learning at school. Writing short stories is a material that is used as learning material in class XI SMA/MA. Various studies have also emerged related to learning to write short stories. This study aims to develop teaching materials for writing short stories based on Judicative characters using jarprakrev for class XI students at MAN 4 Jombang. This research is research and development or Research & Development (R&D). Research and development is a research method used to develop or validate products used in education and learning. This study develops a product in the form of teaching materials for writing short stories based on judicial characters using Jarprakrev for Class XI students at MAN 4 Jombang. The data analysis technique used descriptive qualitative and descriptive statistical data analysis techniques. Based on the results of research by product design experts, it was stated that there was no revision and was eligible for trials with a score of 67% which said it was good. The assessment from the material expert stated that there was no revision and deserved to be tested with a score of 92% which stated that it was very good. Student responses from the trial with 48 students as respondents were 70% with good qualifications. The description of the effectiveness of the product is obtained from the average percentage of test results of 100% complete from the percentage of students who score above the KKM with an average of 85. It can be concluded that the development of teaching materials for writing short stories based on judicial characters using Jarprakrev is declared effective and feasible to use. ABSTRAKMenulis merupakan salah satu keterampilan dasar yang harus dikuasai oleh pendidik. Kemampuan menulis terdiri dari menulis fiksi dan nonfiksi. Selain kemampuan menulis, ada kemampuan mendengar, menyimak, dan berbicara yang menjadi basis dari pembelajaran bahasa di sekolah. Menulis cerpen merupakan materi yang menjadi bahan pembelajaran di kelas XI SMA/MA. Beragam penelitian pun bermunculan terkait pembelajaran menulis cerpen. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangan bahan ajar menulis cerpen berbasis karakter Judikatif menggunakan jarprakrev pada siswa kelas XI di MAN 4 Jombang. Penelitian ini merupakan penelitian dan pengembangan atau Research & Development (R&D). Penelitian dan pengembangan merupakan metode penelitian yang digunakan untuk mengembangkan atau memvalidasi produk-produk yang digunakan dalam pendidikan dan pembelajaran. Penelitian ini mengembangkan produk berupa bahan ajar menulis cerpen Berbasis Karakter Judikatif Menggunakan Jarprakrev pada Siswa Kelas XI di MAN 4 Jombang.Teknik analisis data menggunakan deskriptif kualitatif dan teknik analisis data statistik deskriptif. Berdasarkan hasil penelitian ahli desain produk dinyatakan tidak ada revisi dan layak untuk uji coba dengan skor 67% yang menyatakan baik. Penilaian dari ahli materi menyatakan tidak ada revisi dan layak diuji coba dengan skor 92% yang menyatakan sangat baik. Respon siswa dari uji coba dengan responden 48 siswa adalah 70% dengan kualifikasi baik. Deskripsi keefektifan produk didapat dari persentase rata-rata hasil tes sebesar 100% tuntas dari persentase jumlah siswa yang mendapat nilai di atas KKM dengan rata-rata 85. Dapat disimpulkan bahwa pengembangan bahan ajar menulis cerpen berbasis karakter judikatif menggunakan jarprakrev dinyatakan efektif dan layak digunakan.
STRATEGI GURU PAI DALAM UPAYA PENCEGAHAN PAHAM RADIKAL DAN INTOLERAN DI MAN 2 KOTA CILEGON AAN MUSTHOFIAH
EDUCATIONAL : Jurnal Inovasi Pendidikan & Pengajaran Vol. 2 No. 3 (2022)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/educational.v2i3.1470

Abstract

The purpose of this study is to describe the strategy of PAI teachers in an effort to prevent radicalism. to analyze the supporting and inhibiting factors of PAI teachers in an effort to prevent radicalism and to analyze the implications of strategies for preventing radicalism from understanding the religious understanding of students at MAN 2 Cilegon City. The research methodology used is qualitative research, which is an approach that emphasizes the results of researchers' observations. So that the role of humans as research instruments becomes a must. Even in qualitative research, the position of the researcher becomes the key instrument. For this reason, the validity and reliability of qualitative data depends a lot on the methodological skills, sensitivity, and integrity of the researchers themselves. Researchers used additional instruments in the form of interview guidelines, observation guidelines, documentation guidelines. Intolerance is an understanding that is the opposite of tolerance, and radicalism is an understanding that is more inclined to justify religious understanding according to and imposing one's personal understanding, regardless of people's understanding or belief. terrorism and others. The strategy we take as PAI teachers is to instill social attitudes and understand the Hadith or the Qur'an about jihad clearly and clearly, as well as provide students with an understanding that jihad is not just war, but there are many other actions that are categorized as jihad so that the seeds of intolerant and radical understanding can be prevented from an early age. ABSTRAK Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan startegi guru PAI dalam upaya pencegahan paham radikalisme. untuk menganalisis faktor pendukung dan penghambat Guru PAI dalam upaya pencegahan paham radikalisme dan untuk menganalisis Implikasi strategi upaya pencegahan paham radikalisme terhadap pemahaman keagamaan siswa/I MAN 2 Kota Cilegon. Metodologi penelitian yang digunakan yaitu penelitian kualitatif merupakan pendektatan yang menekankan pada hasil pengamatan peneliti. Sehingga peran manusia sebagai instrumen penelitian menjadi suatu keharusan. Bahkan dalam penelitian kualitatif, posisi peneliti menjadi instrumen kunci (the key instrument). Untuk itu, validitas dan reliabilitas data kualitatif banyak tergantung pada keterampilan metodologis, kepekaan, dan integritas peneliti sendiri. Peneliti menggunakan instrumen tambahan berupa pedoman wawancara, pedoman observasi, pedoman dokumentasi. Paham Intoleran adalah paham kebalikan dari toleransi, dan radikal adalah paham yang lebih condong pada pembenaran pemahaman agama menuruti dan memaksakan pemahaman pribadinya, tanpa melihat pemahaman atau kepercayaan orang, Paham radikal itu suatu kepercayaan yang ketika diaplikasikan ke perbuatan akan menjadi kekerasan bahkan bisa menjadi perbuatan seperti terorisme dan lainnya. Strategi yang kami lakukan sebagai guru PAI adalah dengan menanam kan sikap sosial dan memahami Hadist atau Al-qur'an tentang jihad secara jelas gamblang, serta memberikan pemahaman kepada siswa bahwa jihad itu bukan hanya perang, melainkan masih banyak lagi tentang perbuatan-perbuatan yang diktegorikan sebagai jihad sehingga bibit-bibit paham intoleran dan radikal bisa dicegah sejak dini.
MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENULIS UNSUR INTRINSIK DAN UNSUR EKSTRINSIK CERPEN BERDASARKAN PENGALAMAN ORANG LAIN CHAIRIAH CHAIRIAH
EDUCATIONAL : Jurnal Inovasi Pendidikan & Pengajaran Vol. 2 No. 3 (2022)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/educational.v2i3.1501

Abstract

The purpose of this study was to obtain real facts about the achievement of student learning outcomes in the ability to write short stories using short stories media. This research is a type of quantitative descriptive research, namely research on the facts that you want to know by using data in the form of numbers and describing the achievement of student learning outcomes as they are and focusing on aspects of writing intrinsic and extrinsic elements based on short stories media as learning media. In accordance with the needs in this study, there were 29 students and this study was a population study with details of the population of 29 students, consisting of 14 male students and 15 female students. Based on the results of the research conducted, it can be concluded that the level of ability to improve writing skills of intrinsic and extrinsic elements of short stories based on the experiences of others in class XI MIPA 2 Sma Negeri Terpadu Terpadu 1 Tana Tidung is good. This is evidenced for the first indicator with a percentage of 77.3%, for the second indicator with a percentage of 78.7%. Meanwhile, based on the calculated data from the research results, the ability to improve writing of the intrinsic and extrinsic elements of short stories based on the experience of others illustrates that the ability of most respondents to analyze short stories is good, this is indicated by the acquisition of an average score of 80 on good criteria with a weight of B ( 75-84) ABSTRAKTujuan penelitian ini untuk untuk memperoleh fakta secara nyata mengenai pencapaian hasil belajar siswa dalam kemampuan menulis Cerpen dengan menggunakan media cerpen. Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif kuantitatif yaitu penelitian mengenai fakta-fakta yang ingin diketahui dengan menggunakan data berupa angka dan menggambarkan pencapaian hasil belajar siswa apa adanya dan memusatkan perhatian pada aspek menulis unsur intrinsik dan unsur ekstrinsik berdasarkan media cerpen sebagai media pembelajarannya. Sesuai dengan kebutuhan dalam penelitian ini, adalah sebanyak 29 orang siswa dan penelitian ini merupakan penelitian populasi dengan rincian jumlah populasi 29 orang siswa, yang terdiri dari jumlah siswa laki-laki sebanyak 14 orang dan jumlah siswi perempuan 15 orang.Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, dapat disimpulkan bahwa tingkat kemampuan meningkatkan keterampilan menulis unsur intrinsik dan unsur ekstrinsik cerpen berdasarkan pengalaman orang lain pada siswa kelas XI MIPA 2 Sma Negeri Terpadu Unggulan 1 Tana Tidung baik. Hal ini dibuktikan untuk indikator pertama dengan persentase 77,3%, untuk indikator kedua dengan persentase 78,7%. Sementara itu berdasarkan data hasil perhitungan hasil penelitian kemampuan meningkatkan menulis unsur intrinsik dan unsur ekstrinsik cerpen berdasarkan pengalaman orang lain menggambarkan bahwa kemampuan sebagian besar responden dalam menganalisis cerpen adalah baik, hal ini ditunjukkan dengan perolehan nilai rata-rata 80 pada kriteria baik dengan bobot B (75-84)
BEST PRACTICE MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR BAHASA ARAB PESERTA DIDIK MELALUI APLIKASI E-LEARNING MADRASAH PADA MASA PANDEMI COVID-19 ABDUL KHOLIQ
EDUCATIONAL : Jurnal Inovasi Pendidikan & Pengajaran Vol. 2 No. 3 (2022)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/educational.v2i3.1502

Abstract

The COVID-19 pandemic has hit Indonesia for almost two years. The students already harbored a deep longing for their teachers because schools were closed due to the corona virus. Almost all aspects of people's lives have been affected by the virus, which until now has not found a cure, especially the education of children. Learning can only be done online (in the network) or online. Online teaching and learning activities are not enough to rely on what we have used in daily teaching and learning activities, especially during a pandemic like now. One application that can be used to overcome this problem is e-learning madrasas. This application is an application whose use is based on instructions from the government in this case the Ministry of Religion. This application is considered an application that suits the needs of learning at this time. This means that the learning application is in accordance with the material and is easy for children to understand. Teaching materials can be in the form of word, pdf, ppt, video, and others, all of which are expected to make it easier for children to learn. This good practice is carried out in the odd semester of the 2021/2022 academic year, namely July to September 2021. This study aims to determine the increase in students' motivation during online learning using the madrasa e-learning application. From this good practice, it can be explained that learning Arabic during the pandemic using e-learning applications can increase student motivation compared to before using this application. This can be seen from the responses and student attendance as shown in the graph. ABSTRAKPandemi covid-19 sudah hampir dua tahun melanda negara tercinta Indonesia. Siswa-siswi sudah memendam rasa kangen yang sangat kepada bapak ibu gurunya karena sekolah-sekolah ditutup imbas dari virus corona. Hampir seluruh sisi kehidupan warga terkena imbas virus yang sampai hari ini belum ditemukan obatnya terutama pendidikan anak-anak. Pembelajaran hanya bisa dilakukan dengan daring (dalam jaringan) atau online. Kegiatan belajar mengajar secara daring tidak cukup dengan mengandalkan apa yang sudah pernah kita gunakan dalam kegiatan belajar mengajar sehari-hari lebih-lebih di masa pandemi seperti sekarang. Salah satu aplikasi yang bisa digunakan untuk mengatasi problem ini adalah e-learning madrasah. Aplikasi ini merupakan aplikasi yang penggunaannya berdasarkan intruksi dari pemerintah dalam hal ini Kementerian Agama. Aplikasi ini dianggap aplikasi yang sesuai dengan kebutuhan pembelajaran pada masa sekarang ini. Artinya aplikasi pembelajaran tersebut sesuai dengan materinya dan mudah dipahami anak-anak. Bahan ajar bisa berbentuk word, pdf, ppt, video, dan lain-lain yang semuanya itu diharapkan bisa memudahkan anak-anak dalam belajar. Praktek baik ini dilaksanakan pada semester ganjil tahun pelajaran 2021/2022 yaitu bulan Juli sampai dengan September 2021. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan motivasi anak didik selama pembelajaran daring menggunakan aplikasi e-learning madrasah. Dari praktek baik ini dapat dijelaskan bahwa pembelajaran bahasa Arab selama pandemi menggunakan aplikasi e-learning bisa meningkatkan motivasi siswa dibandingkan sebelum menggunakan aplikasi ini. Hal ini dapat diketahui dari respon dan absensi siswa sebagaimana tertera dalam grafik.
UPAYA MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR DENGAN STRATEGI PEMBELAJARAN PROBLEM BASIC LEARNING TENTANG FAKTOR PENDORONG DAN PENGHAMBAT PERDAGANGAN INTERNASIONAL PADA SISWA KELAS XI IPS 3 DI MAN 4 JOMBANG LILIK SUSIYANINGSIH
EDUCATIONAL : Jurnal Inovasi Pendidikan & Pengajaran Vol. 2 No. 3 (2022)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/educational.v2i3.1510

Abstract

In carrying out national development, it is necessary to have experts and skilled workers with various levels and types of abilities. Students as students and the younger generation who have an important position and role in realizing the ideals of national development, always need to be guided and developed. Learning with Problem Basic Learning Learning Strategies can improve the quality of Economics learning. Learning with the Problem Basic Learning Learning Strategy has a positive impact in increasing student motivation, which is marked by an increase in the average achievement, it is clear that there is an increase in the first cycle of 81.72, the second cycle of 82.56 and the third cycle of 84.44. Meanwhile, from the achievement of student learning mastery, it also appears that there is an increase of 77.78% in the first cycle, 82.56% of students complete in the second cycle and to improve learning activities, a third cycle is made with 91.67% completeness achievement. Learning with Problem Basic Learning Learning Strategies can make students feel that they get attention and opportunities to express opinions, ideas, ideas and questions. ABSTRAKDalam melaksanakan pembangunan nasional, maka diperlukan tersedianya tenaga ahli dan tenaga terampil dengan tingkat dan jenis kemampuan yang beragam. Siswa sebagai peserta didik dan generasi muda yang mempunyai kedudukan dan peranan penting dalam mewujudkan cita- cita pembangunan nasional, senantiasa perlu dibimbing dan dikembangkan. Pembelajaran dengan Strategi Pembelajaran Problem Basic Learning dapat meningkatkan kualitas pembelajaran Ekonomi. Pembelajaran dengan Strategi Pembelajaran Problem Basic Learning memiliki dampak positif dalam meningkatkan motivasi belajar siswa yang ditandai dengan peningkatan pencapaian rata-rata tampak jelas adanya peningkatan pada siklus pertama sebesar 81,72, siklus kedua 82,56 dan siklus ketiga 84,44. Sementara itu dari pencapaian ketuntasan belajar siswa tampak juga adanya peningkatan sebesar 77,78% pada siklus pertama, 82,56% siswa tuntas pada siklus kedua dan untuk menyempurnakan kegiatan pembelajaran maka dibuat siklus ketiga dengan pencapaian ketuntasan 91,67%. Pembelajaran dengan Strategi Pembelajaran Problem Basic Learning dapat menjadikan siswa merasa dirinya mendapat perhatian dan kesempatan untuk menyampaikan pendapat, gagasan, ide dan pertanyaan.
TINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA AL QUR’AN MELALUI STRATEGI MEMBACA KERAS LESTARI LESTARI
EDUCATIONAL : Jurnal Inovasi Pendidikan & Pengajaran Vol. 2 No. 3 (2022)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/educational.v2i3.1511

Abstract

The background of this study is about the ability to read the Qur'an in class VII A students of SMP Negeri 3 Bulukerto in the 2022/2023 academic year in learning Islamic Religious Education and Characteristics of the elements of the Qur'an and Hadith which are still low so that improvements are needed to improve the ability to read the Qur'an. The purpose of this study is to describe the increase in the ability to read the Qur'an in students. This research is a Classroom Action Research (CAR). The subjects of this study were students of class VII A of SMP Negeri 3 Bulukerto with a total of 30 students. This CAR design consists of two cycles using the Kemmis and Targgart models which include planning, action, observation, and reflection. Data collection techniques using observation, documentation and tests. The data analysis used is descriptive quantitative. The results showed that there was an increase in the percentage of the ability to read the Qur'an in class VII A students of SMP Negeri 3 Bulukerto. This can be seen from the results of observations in the pre-cycle the number of students who are fluent in reading the Qur'an as many as 5 people with an average score of 17% of the ability to read the Qur'an and is included in the low criteria. In the first cycle the number of students who read the Qur'an fluently were 10 people with an average score of 33% of the ability to read the Qur'an and included in the medium criteria. then in the second cycle the number of students who are fluent in reading the Qur'an as many as 20 people with an average score of 67% of the ability to read the Qur'an and is included in the high criteria. It can be concluded that the strategy of reading aloud can improve the ability to read the Koran of class VII A students of SMP Negeri 3 Bulukerto for the 2022/2023 academic year. ABSTRAKLatar belakang penelitian ini mengenai kemampuan membaca Al-Qur’an pada peserta didik kelas VII A SMP Negeri 3 Bulukerto Tahun Pelajaran 2022/2023 pada pembelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti elemen Al-Qur’an Hadis yang masih rendah sehingga diperlukan perbaikan untuk meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an. Tujuan dari penelitian ini untuk mendeskripsikan peningkatan kemampuan membaca Al-Qur’an pada peserta didik. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas VII A SMP Negeri 3 Bulukerto dengan jumlah 30 peserta didik. Desain PTK ini terdiri dari dua siklus dengan menggunakan model Kemmis dan Targgart yang meliputi perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, dokumentasi dan tes. Analisis data yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan terdapat peningkatan persentase kemampuan membaca Al-Qur’an pada peserta didik kelas VII A SMP Negeri 3 Bulukerto. Hal ini dapat dilihat dari hasil observasi pada pra siklus jumlah peserta didik yang lancar membaca Al-Qur’an sebanyak 5 orang dengan nilai rata-rata kemampuan membaca Al-Qur’an sebesar 17% dan termasuk dalam kriteria rendah. Pada siklus I jumlah peserta didik yang lancar membaca Al-Qur’an sebanyak 10 orang dengan nilai rata-rata kemampuan membaca Al-Qur’an sebesar 33% dan termasuk dalam kriteria sedang. kemudian pada siklus II jumlah peserta didik yang lancar membaca Al-Qur’an sebanyak 20 orang dengan nilai rata-rata kemampuan membaca Al-Qur’an sebesar 67% dan termasuk dalam kriteria tinggi. Dapat disimpulkan bahwa strategi membaca keras dapat meningkatkan kemampuan membaca Al-Quran peserta didik kelas VII A SMP Negeri 3 Bulukerto Tahun Pelajaran 2022/2023.
PENERAPAN PERMAINAN TEMBAK IKAN UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR GERAK DASAR MELEMPAR PADA SISWA KELAS II SD IRWAN BUDI CAHYONO
EDUCATIONAL : Jurnal Inovasi Pendidikan & Pengajaran Vol. 2 No. 3 (2022)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/educational.v2i3.1512

Abstract

This study aims to determine the application of the game "Shoot Fish" in improving learning outcomes of basic throwing motions. This research is a classroom action research. The survey was conducted in two cycles. Each cycle consists of two meetings covering the stages of planning, implementing actions, observing and reflecting. The research subjects were second grade students of SDN 013 Tana Tidung, totaling 20 students. Sources of data used are observations, tests, and student learning outcomes documents. For data analysis using quantitative descriptive analysis techniques. The results showed that the results of learning the basic throwing motion of second grade students of SDN 013 Tana Tidung increased after the application of the Fish Shoot game method. These results are indicated by an increase in student learning outcomes in each cycle. The improvement of student learning outcomes is seen from two aspects, namely based on students' cognitive and psychomotor. Students' cognitive learning outcomes have increased as indicated by the increase in the average value of 73,00 in the first cycle and increased to 87.00 in the second cycle and being able to pass the KKM value 75. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan permainan “Tembak Ikan” dalam peningkatan hasil belajar gerak dasar melempar. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas. Survei dilakukan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari dua pertemuan meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas II SDN 013 Tana Tidung yang berjumlah 20 siswa. Sumber data yang digunakan adalah observasi, tes, dan dokumen hasil belajar siswa. Untuk analisis data menggunakan teknik analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil belajar gerak dasar melempar siswa kelas II SDN 013 Tana Tidung mengalami peningkatan setelah penerapan metode permaianan Tembak Ikan. Hasil ini ditunjukkan dengan adanya peningkatan hasil belajar siswa pada setiap siklusnya. Peningkatan hasil belajar siswa dilihat dari dua aspek yaitu berdasarkan kognitif siswa dan psikomotor. Hasil observasi psikomotor siswa mengalami peningkatan ditunjukkan dengan meningkatnya nilai rata-rata 73 pada siklus I dan meningkat menjadi 87 pada siklus II dan mampu melewati nilai KKM ? 75.
MENDESAIN PEMBELAJARAN TEMATIK-INTEGRATIF BERPANDUKAN PRANADA KUNCI G SUDIRMAN SUDIRMAN
EDUCATIONAL : Jurnal Inovasi Pendidikan & Pengajaran Vol. 2 No. 3 (2022)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/educational.v2i3.1542

Abstract

Designing learning is very important as a guide of learning implementation effectively and efficiently. The competency-based 2013 Curriculum and the 2022 Merdeka Curriculum implementation need to be designed comprehensively. However, empirically designing such learning specifically is still limited. This study aims to determine whether the use of the Pranada Kunci G (PK-G) model can improve teachers’ ability in designing of Thematic-Integrative Learning (TIL). The type of research is an experimental design of One Group Pretest Posttest Study. There were nine respondents were selected purposively. Data were obtained through tests before and after treatment which were strengthened by information from unstructured interviews. Data were analyzed using percentages which were reviewed qualitatively. The treatment was carried out three times which showed an increase in the score. On average, respondents' test results were 2.77 (0-4), with a moderate position approaching the good category (70-85%). This achievement means that the use of PK-G can made teachers easier to TIL design. The conclusion is, if the teacher designs TIL using of the PK-G model, the thematic learning design is more integrated and comprehensive. ABSTRAKMendesain pembelajaran sangat penting sebagai pemberi arah pelaksanaan pembelajaran secara efektif dan efisien. Implementasi Kurikulum 2013 dan Kurikulum Merdeka 2022 yang berbasis kompetensi perlu didesain secara komprehensif. Namun, secara empiris mendesain pembelajaran seperti itu secara spesifik masih sangat terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah penggunaan model Pranada Kunci G (PK-G) dapat kemampuan guru mendesain pembelajaran tematik-integratif (PTI) . dalam Jenis penelitian adalah eksperimen desain One Group Pretest Postest Study. Sebanyak sembilan orang responden yang dipilih secara purposive. Data diperoleh melalui tes sebelum dan setelah treatmen yang diperkuat dengan informasi hasil wawancara takberstruktur. Data dianalisis menggunakan persentase yang diulas secara kualitatif. Treatmen dilakukan tiga kali yang menunjukkan terdapat peningkatan skor. Secara rata-rata, hasil tes responden adalah 2.77 (0-4), dengan posisi sedang mendekati kategori baik (70-85%). Capaian ini berarti penggunaan PK-G dapat memudahkan guru mendesain PTI. Kesimpulannya adalah apabila guru mendesain PTI dengan menggunakan model PK-G, maka desain pembelajaran tematik menjadi lebih terintegrasi dan komprehensif.
BEST PRACTICE PENERAPAN MODEL PJBL PADA MANAJEMEN KELAS LURING MATA PELAJARAN TATA HIDANG DI SMKN 2 BOYOLANGU TULUNGAGUNG YAYUK SAKTI WIDAYATI MIKIDORI
EDUCATIONAL : Jurnal Inovasi Pendidikan & Pengajaran Vol. 2 No. 3 (2022)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/educational.v2i3.1543

Abstract

Based on the identification of problems faced by students in the Russian service material, learning motivation and good offline class management are needed to do it. Learning motivation can be grown through fun learning. Offline classroom management will run well if it is integrated with learning models, one of which is project based learning. The best practice paper aims to: (1) describe the implementation of the PJBL model in offline classes. (2) analyze the success rate of PJBL implementation in offline class management. The research instrument used was an observation sheet on the implementation of learning and a test of student learning outcomes. Data analysis was carried out to determine the level of student attendance, the level of activeness in asking students and student learning outcomes which included knowledge competence, attitude competence, and skill competence. Data collection techniques were carried out by observation and tests. The results showed that: (1) the attendance rate increased; (2) the level of active questioning of students increases and (3) learning outcomes increase. The research suggests: (1) the PJBL model is an alternative learning model that is very appropriate to use in Russian Service material; (2) offline classroom management which is applied with project-based learning model is very effective in using Russian Service material; and (3) to apply the project based learning model in offline class management, students' readiness needs to be considered, especially in terms of material mastery ABSTRAKBerdasarkan identifikasi masalah yang dihadapi perserta didik pada materi Russian service, diperlukan motivasi belajar serta manejemen kelas luring yang baik untuk mengerjakannya. Motivasi belajar dapat ditumbuhkan melalui pembelajaran yang menyenangkan. Manajemen kelas luring akan berjalan dengan baik apabila terintegrasi dengan model pembelajaran, salah satunya project based learning. Makalah best practice bertujuan: (1) menggambarkan penerapan model PJBL pada kelas luring. (2) menganalisis tingkat keberhasilan penerapan PJBL pada manajemen kelas luring. Instrumen penelitian yang digunakan adalah lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran dan tes hasil belajar peserta didik. Analisis data dilakukan untuk mengetahui tingkat kehadiran peserta didik, tingkat keaktifan bertanya peserta didik dan hasil belajar peserta didik yang mencakup kompetensi pengetahuan, kompetensi sikap, dan kompetensi keterampilan.Teknik pengumpulan data dilaksanakan dengan observasi dan tes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) tingkat kehadiran meningkat; (2) tingkat keaktifan bertanya peserta didik meningkat dan (3) hasil belajar meningkat. Penelitian menyarankan: (1) model PJBL merupakan salah satu alternatif model pembelajaran yang sangat tepat digunakan pada materi Russian Service; (2) manajemen kelas luring yang diterapkan dengan model pembelajaran pproject based learning sangat efektif digunakan pada materi Russian Service; dan (3) untuk menerapkan model project based learning pada manjemen kelas luring kesiapan peserta didik perlu diperhatikan terutama dalam hal penguasaan materi.
PENERAPAN MODEL INKUIRI UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATERI PENGGOLONGAN HEWAN DI KELAS IV SD TELOK BULAN ERLAN HARTAWAN; LALU MUHAMAD NASIR
EDUCATIONAL : Jurnal Inovasi Pendidikan & Pengajaran Vol. 2 No. 3 (2022)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/educational.v2i3.1574

Abstract

This study aims to determine the increase in learning outcomes of fourth grade students at SD Negeri Telok Bulan in the science subject subject of Classifying Animals by using the Inquiry Learning Model. The research subjects were fourth grade students of SD Negeri Telok Bulan, totaling 34 people consisting of 15 male students and 19 female students. This type of research is classroom action research. This research consists of three stages, namely 1) Planning, 2) Action, 3) Observation, and 4) Reflection. This research was conducted in three cycles, namely Pre-Cycle, Cycle I, and Cycle II. The data collection technique was carried out by making observations made by teachers and supervisors 2. From the results of the research conducted, it was seen that there was an increase in student learning outcomes from each cycle. In the pre-cycle implementation, the average value of student learning outcomes was 64.47 with a completeness of 35.29%. In the first cycle, the average value of student learning outcomes was 77.25 with 41.18% completeness. In cycle II the average value of student learning outcomes is 87.25 with 100% completeness. From the results of this learning improvement research, it can be seen that the application of the Inquiry Learning Model in the science subject of Classifying Animals can improve the learning outcomes of fourth grade students at SD Negeri Telok Bulan ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa kelas IV SD Negeri Telok Bulan pada mata pelajaran IPA pokok bahasan Menggolongkan Hewan dengan menggunakan Model Pembelajaran Inkuiri. Subjek penelitian adalah siswa-siswi kelas IV SD Negeri Telok Bulan yang berjumlah 34 orang yang terdiri atas 15 siswa laki-laki dan 19 siswi perempuan. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Penelitian ini terdiri dari tiga tahapan yaitu 1) Perencanaan, 2) Tindakan, 3) Observasi, dan 4) Refleksi. Penelitian ini dilakukan dalam tiga siklus, yaitu Pra Siklus, Siklus I, dan Siklus II. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara melakukan observasi yang dilakukan oleh guru dan supervisor 2. Dari hasil penelitian yang dilakukan terlihat adanya peningkatan hasil belajar siswa dari setiap siklus. Pada pelaksanaan pra siklus, nilai rata-rata hasil belajar siswa 64,47 dengan ketuntasan 35,29%. Pada siklus I nilai rata-rata hasil belajar siswa 77,25 dengan ketuntasan 41,18%. Pada siklus II nilai rata-rata hasil belajar siswa 87,25 dengan ketuntasan 100%. Dari hasil penelitian perbaikan pembelajaran ini terlihat bahwa penerapan Model Pembelajaran Inkuiri pada mata pelajaran IPA pokok bahasan Menggolongkan Hewan dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas IV SD Negeri Telok Bulan.  

Page 1 of 2 | Total Record : 14