cover
Contact Name
Yogi Setiawan
Contact Email
jurnal.P4I@gmail.com
Phone
+62851733700892
Journal Mail Official
jurnal.P4I@gmail.com
Editorial Address
Lingkungan Handayanai, Kel. Leneng, Kec. Praya, Kab. Lombok Tengah
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
EDUCATIONAL: Jurnal Inovasi Pendidikan dan Pengajaran
ISSN : 27752585     EISSN : 27752593     DOI : https://doi.org/10.51878/educational.v4i4
Core Subject : Education,
Jurnal ini berisi artikel hasil pemikiran dan penelitian yang ditulis oleh para guru, dosen, pakar, ilmuwan, praktisi, dan pengkaji dalam semua disiplin ilmu yang berkaitan dengan pedidikan dan pengajaran.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 662 Documents
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS TEMPLATE UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN BLOK PEMROGRAMAN SCRATCH PADA SISWA SMP Muhammad Aidil Febianto; Didik Dwi Prasetya; Eka R. Wardhani
EDUCATIONAL : Jurnal Inovasi Pendidikan & Pengajaran Vol. 6 No. 4 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/educational.v6i4.15542

Abstract

This study aims to develop template-based learning media to improve students' understanding of programming blocks in Scratch. The background of this study was based on observations during the teaching practicum (PPL) in a junior high school class and initial questionnaire results showing that students' understanding of Scratch tools was predominantly in the low category (56.5%). This study employed a Research and Development (R&D) approach using the ADDIE model (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). The product was validated by two media experts and two material experts, obtaining feasibility percentages of 84.0% and 95.5%, respectively, both categorized as very feasible. The trial involved 33 ninth-grade students selected through purposive sampling using a one-group pretest-posttest design, resulting in an average N-Gain of 0.49, categorized as moderate. The student response questionnaire yielded an average score of 83.9%, categorized as strongly agree. The results indicate that the developed template-based learning media for Scratch is highly feasible, has the potential to improve students' understanding, and receives positive responses in learning programming blocks in Scratch among junior high school students. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran berbasis template guna meningkatkan pemahaman siswa terhadap blok pemrograman pada Scratch. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada hasil observasi kegiatan PPL di kelas IX SMP serta hasil angket awal yang menunjukkan bahwa pemahaman siswa terhadap tools Scratch didominasi kategori rendah (56,5%). Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Produk divalidasi oleh dua ahli media dan dua ahli materi, dengan persentase kelayakan masing-masing sebesar 84,0% dan 95,5% dalam kategori sangat layak. Uji coba dilakukan terhadap 33 siswa kelas IX yang dipilih secara purposive sampling menggunakan desain one group pretest-posttest, dengan rata-rata N-Gain sebesar 0,49 dalam kategori sedang. Angket respon siswa menunjukkan rata-rata 83,9% dalam kategori sangat setuju. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media pembelajaran berbasis template Scratch yang dikembangkan sangat layak digunakan, berpotensi meningkatkan pemahaman siswa, dan memperoleh respon positif dalam pembelajaran blok pemrograman Scratch pada siswa SMP.
IMPLEMENTASI METODE MURAJAAH DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN HAFALAN AL-QUR’AN SISWA DI SMA MUHAMMADIYAH Mohammad Igil; Muhammad Sidiq Asyhari
EDUCATIONAL : Jurnal Inovasi Pendidikan & Pengajaran Vol. 6 No. 4 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/educational.v6i4.15543

Abstract

The Qur’an memorization program at the secondary school level faces challenges in maintaining students’ memorization amid academic demands. Previous studies have shown that the murajaah method is effective in maintaining the quality of Qur’an memorization; however, studies specifically describing the implementation of murajaah, students’ memorization abilities, and the supporting and inhibiting factors in the context of secondary schools remain limited. This study aims to describe the implementation of the murajaah method in Qur’an memorization learning among students at SMA Muhammadiyah 2 Watulimo, describe students’ memorization abilities in the implementation of murajaah, and identify the supporting and inhibiting factors affecting its implementation. This study employed a qualitative approach with a descriptive research design. The research informants included Qur’an memorization teachers or instructors and school personnel involved in the program, who were selected through purposive sampling based on their involvement and knowledge of murajaah activities. Data were collected through observation, interviews, and documentation related to Qur’an memorization activities and the implementation of murajaah. Data were analyzed through data reduction, data presentation, and conclusion drawing and verification. Data credibility was established through source and technique triangulation, persistent observation, and prolonged participation. The findings show that the murajaah method has become an integral part of the school’s structured Qur’an memorization program, involving memorization repetition, collective recitation, individual murajaah, memorization submission, recitation supervision, correction, and periodic evaluation. Students’ memorization abilities were primarily reflected in fluency, recitation accuracy, and consistency in maintaining their memorization. Supporting factors included the school environment integrated with an Islamic boarding school, a religious atmosphere, the availability of places for conducting murajaah, a structured program, and teacher guidance and motivation. The inhibiting factors included insufficient student discipline, the need for concentration and a calm environment during murajaah, and conflicts with other school activities. These findings indicate that the implementation of murajaah needs to be managed as a structured and continuous habit through consistent guidance, monitoring, and evaluation. ABSTRAK Program tahfidz Al-Qur’an pada jenjang sekolah menengah menghadapi tantangan dalam mempertahankan hafalan siswa di tengah tuntutan kegiatan akademik. Penelitian terdahulu menunjukkan bahwa metode murajaah efektif dalam menjaga kualitas hafalan, tetapi kajian yang secara khusus mendeskripsikan pelaksanaan murajaah, kondisi kemampuan hafalan, serta faktor pendukung dan penghambatnya pada konteks sekolah menengah masih terbatas. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan implementasi metode murajaah dalam pembelajaran hafalan Al-Qur’an siswa di SMA Muhammadiyah 2 Watulimo, mendeskripsikan kondisi kemampuan hafalan siswa dalam pelaksanaan murajaah, serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat penerapannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Informan penelitian meliputi guru atau pembina tahfidz serta pihak sekolah yang terlibat dalam pelaksanaan program, yang dipilih secara purposive sampling berdasarkan keterlibatan dan pengetahuan mereka terhadap kegiatan murajaah. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi yang berkaitan dengan kegiatan tahfidz dan pelaksanaan murajaah. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, serta penarikan dan verifikasi kesimpulan. Keabsahan data diperiksa melalui triangulasi sumber dan teknik, ketekunan pengamatan, serta perpanjangan keikutsertaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode murajaah telah menjadi bagian terstruktur dari program tahfidz yang dilaksanakan melalui pengulangan hafalan, pembacaan bersama, murajaah individu, setoran, penyimakan, koreksi, dan evaluasi berkala. Kemampuan hafalan siswa dalam pelaksanaan murajaah terutama terlihat pada aspek kelancaran, ketepatan bacaan, dan konsistensi dalam mempertahankan hafalan. Faktor pendukung meliputi lingkungan sekolah yang terintegrasi dengan pondok pesantren, suasana religius, ketersediaan tempat murajaah, program yang terstruktur, serta bimbingan dan motivasi guru. Adapun faktor penghambat meliputi kurangnya kedisiplinan sebagian siswa, kebutuhan akan konsentrasi dan kondisi yang tenang, serta benturan dengan kegiatan sekolah lainnya. Temuan ini menunjukkan bahwa pelaksanaan murajaah perlu dikelola sebagai kebiasaan yang terstruktur dan berkelanjutan melalui pendampingan, pemantauan, dan evaluasi secara konsisten.