cover
Contact Name
Royke Lantupa Kumowal
Contact Email
rlkumowal@gmail.com
Phone
+6285399123684
Journal Mail Official
rlkumowal@gmail.com
Editorial Address
Jl. Air Panjang, RT. 01, RW. 01, Kelurahan Raprap, Kecamatan Airmadidi, Kabupaten Minahasa Utara, Sulawesi Utara, Indonesia, 95371.
Location
Kab. minahasa utara,
Sulawesi utara
INDONESIA
Orthotomeo: Jurnal Penelitian Ilmiah
ISSN : -     EISSN : 30636663     DOI : https://doi.org/10.71304/ort
Orthotomeo adalah jurnal penelitian ilmiah yang fokus pada publikasi penelitian di bidang Teologi, pendidikan, sosiologi, studi agama, dan moderasi beragama. Nama Orthotomeo berasal dari bahasa Yunani yang berarti "memotong dengan lurus" atau "menyampaikan dengan benar." Filosofi ini tidak hanya mencerminkan komitmen jurnal dalam menyajikan kebenaran ilmiah secara jujur ​​dan akurat, tetapi juga menggambarkan pendekatan dalam membagi pengetahuan dengan tepat dan relevan. Oleh karena itu, Orthotomeo berupaya menjadi pedoman yang dapat diandalkan dalam pengembangan berbagai disiplin ilmu, memastikan bahwa informasi yang disebarkan tidak hanya benar secara akademis, tetapi juga tepat sasaran dan bermanfaat bagi masyarakat luas. Jurnal ini bertujuan untuk menyediakan platform bagi para ilmuwan, peneliti, dan praktisi untuk menyebarkan temuan penelitian mereka, baik penelitian mandiri maupun kolaboratif. Peneliti dapat berasal dari berbagai kalangan, seperti guru, dosen, mahasiswa, atau praktisi, yang memiliki minat dalam bidang kajian yang relevan. Jurnal Orthotomeo adalah sebuah jurnal online berbasis OJS yang memfasilitasi publikasi artikel ilmiah dari hasil penelitian. Dengan proses review yang ketat dan selektif, jurnal ini menjamin bahwa setiap artikel yang diterbitkan memiliki kualitas akademik yang tinggi dan relevan. Orthotomeo terbit tiga kali dalam setahun, yaitu pada bulan April, Agustus, dan Desember. Orthotomeo berkomitmen untuk menjadi referensi utama dalam pengembangan kajian akademik dan penelitian di Indonesia maupun internasional, serta mendukung moderasi beragama.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 22 Documents
Christian Ethical Response to Homosexuality: A Theological and Contextual Perspective Asbanu, Nikodemus
ORTHOTOMEO : Jurnal Penelitian Ilmiah Vol. 2 No. 2 (2025): ORTHOTOMEO: Jurnal Penelitian Ilmiah
Publisher : Gereja Alkitab Anugerah Kadoudan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71304/wrbtn602

Abstract

The phenomenon of homosexuality presents significant ethical and theological challenges for the Christian church amid a modern society that is increasingly open to diverse sexual orientations. This study aims to analyze how Christian ethics respond to homosexuality through a theological approach grounded in Scripture and a contextual perspective that considers the current social realities of the church. The research employs a qualitative library method with a theological-ethical approach, utilizing relevant academic literature and biblical sources. The findings indicate that although the Bible explicitly rejects homosexual practices, the church is called to extend love and restoration to those involved. A contextual approach enables the church to uphold moral truth while responding empathetically, inclusively, and pastorally to human struggles. The study concludes that integrating biblical moral principles with contextual understanding provides a foundation for the church’s ethical stance that is just, wise, and relevant in addressing the issue of homosexuality. This research offers practical contributions for churches and theologians in developing an ethical framework that is not only normative but also deeply human and redemptive.
Analisis Kritis Keilahian Yesus Dalam Injil Yohanes 1:1-3, 14 Dan Respon Terhadap Pandangan Arianisme Rori, Ronald Roy
ORTHOTOMEO : Jurnal Penelitian Ilmiah Vol. 2 No. 2 (2025): ORTHOTOMEO: Jurnal Penelitian Ilmiah
Publisher : Gereja Alkitab Anugerah Kadoudan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71304/nt2px015

Abstract

Keilahian Yesus Kristus merupakan fondasi doktrin Kristen yang terus menghadapi serangan, mulai dari Arianisme klasik hingga varian modern seperti Saksi-Saksi Yehuwa dan ajaran Erastus Sabdono. Persoalan ini menimbulkan tantangan teologis serius bagi kemurnian pengakuan iman gereja. Penelitian ini bertujuan menganalisis secara kritis makna teologis Yohanes 1:1–3, 14, mengidentifikasi ciri utama Arianisme dan variannya, serta merumuskan respons teologis argumentatif untuk memperkokoh Kristologi Alkitabiah. Pendekatan teologi sistematika digunakan dengan metode studi kepustakaan, menggabungkan data biblika, konsensus historis gereja, dan literatur akademik nasional–internasional. Analisis dilakukan secara induktif-kualitatif untuk menilai validitas klaim anti-Trinitarian. Yohanes 1:1–3, 14 secara eksplisit menegaskan Yesus sebagai Firman kekal, sehakikat dengan Allah Bapa, Sang Pencipta yang bukan bagian dari ciptaan, dan sungguh menjadi manusia dalam inkarnasi. Pandangan Arianisme klasik maupun modern terbukti lemah secara biblika dan historis karena bertumpu pada hermeneutika selektif dan mengabaikan kesaksian Alkitab yang utuh. Penegasan keilahian Yesus adalah syarat mutlak bagi keutuhan doktrin keselamatan dan identitas iman Kristen. Gereja masa kini perlu mengajarkan Kristologi yang setia pada Kitab Suci dan konsensus gereja mula-mula, disertai respons apologetik–pastoral yang kontekstual.

Page 3 of 3 | Total Record : 22