cover
Contact Name
Damar Jati
Contact Email
damar.74t1@gmail.com
Phone
+6285647176931
Journal Mail Official
journal.wikuacitya@gmail.com
Editorial Address
https://wikuacitya.unwiku.ac.id/index.php/wikuacitya/EditorialTeam
Location
Kab. banyumas,
Jawa tengah
INDONESIA
WIKUACITYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 29644631     DOI : https://doi.org/10.56681/wikuacitya.v3i2.185
WIKUACITYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat adalah jurnal nasional yang berisi hasil-hasil kegiatan pengabdian masyarakat berupa penerapan berbagai bidang ilmu diantaranya ekonomi dan bisnis, teknik, peternakan, administrasi publik, dan hukum. WIKUACITYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat terbit enam bulan sekali, yaitu Februari dan Agustus.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 294 Documents
Hukum Waris Menurut KUHPerdata, Islam dan Adat Di Desa Gandatapa Kecamatan Sumbang Kabupaten Banyumas
WIKUACITYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2023): WIKUACITYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Wijayakusuma Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56681/wikuacitya.v2i2.91

Abstract

Hukum waris merupakan salah satu bagian dari hukum perdata secara keseluruhan dan merupakan bagian terkecil dari hukum kekeluargaan. Hukum waris sangat erat kaitannya dengan ruang lingkup kehidupan manusia, sebab setiap manusia pasti akan mengalami peristiwa kematian dimana perisiwa kematian tersebut akan berdampak pada hukum waris. Penyelesaian hak-hak dan kewajiban-kewajiban sebagai akibat meninggalnya seseorang diatur oleh hukum waris. Dalam sistem hukum Indonesia masih terjadi kemajemukan tatanan hukum, sehingga untuk masalah pewarisan ada tiga sistem hukum waris yang berlaku dan diterima masyarakat Indonesia yaitu sistem hukum waris perdata, sistem hukum waris adat dan sistem hukum islam. Dalam Hukum waris ada beberapa syarat terbukanya warisan antara lain adanya pewaris yaitu orang yang meninggal dunia, ada ahli waris yaitu orang yang mendapatkan warisan serta harta warisan yaitu harta yang akan dibagikan baik itu harta maupun hutang dari si pewaris. Hukum Waris Di Indonesia terbagi menjadi tiga yaitu Hukum Waris berdasarkan Hukum Islam, Hukum adat dan juga Hukum perdata. Pengaturannya berbeda-beda. Hukum waris Islam dasar hukumnya Al quran dan hadis serta kompilasi hukum islam, hukum waris adat berdasarkan adat yang berlaku dimasing-masing daerah sedangkan hukum waris perdata berdasarkan KUH perdata. Dalam pembagian harta warisannya pun berbeda, dalam hukum waris Islam tentu saja sudah ditentukan bagiannya secara pasti di dalam Al quran berbeda dengan hukum waris adat dan hukum waris perdata yang jumlah bagiannya juga ada pengaturannya tersendiri. Dengan adanya penyuluhan tentang pembagian warisan menurut tiga hukum waris ini diharapkan agar masyarakat semakin paham dan mengetahui tentang pengaturan pembagian hukum waris yang ada di Indonesia.
PERAN GANDA IBU RUMAH TANGGA DALAM MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN KELUARGA DI KELURAHAN BANTARSOKA KECAMATAN PURWOKERTO BARAT KABUPATEN BANYUMAS
WIKUACITYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2023): WIKUACITYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Wijayakusuma Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56681/wikuacitya.v2i2.92

Abstract

PENDAHULUAN Keluarga merupakan kelompok primer yang terpenting dalam masyarakat. Secara historis keluarga terbentuk dari satuan yang merupakan organisasi terbatas, dan mempunyai ukuran yang minimum, terutama pihak-pihak yang pada awalnya mengadakan suatu ikatan. Keluarga tetap merupakan bagian dari masyarakat total yang lahir dan berada didalamnya, yang secara berangsur-angsur akan melepaskan ciriciri tersebut karena tumbuhnya mereka ke arah pendewasaan. Menurut Salvicion dan Celis (dalam Pujosuwarno, 1994:37) di dalam keluarga terdapat dua atau lebih dari dua pribadi yang tergabung karena hubungan darah, hubungan perkawinan atau pengangkatan, di hidupnya dalam satu rumah tangga, berinteraksi satu sama lain dan di dalam perannya masing-masing dan menciptakan serta mempertahankan suatukebudayaan. Terbentuknya keluarga yaitu karena adanya perkawinan antara dua Individu yang berlainan jenis. Jadi, keluarga yang baru dibentuk hanya terdiri dari suami dan istri, yang selanjutnya akan disusul oleh anggota lain yaitu anak. Seseorang yang belum berkeluarga mempunyai kedudukan dan fungsinya sebagai anak dari orang tuanya, Namun setelah mereka berkeluarga sendiri maka mereka mempunyai hak dan kewajiban yang baru yaitu hak dan kewajiban sebagai suami istri (Pujosuwarno, 1994:40). Keluarga merupakan unit terkecil dalam masyarakat yang terdiri dari suamiistri, dan anaknya atau ayah dan anaknya atau ibu dan anaknya (Mongid, 1995:2).Dalam kehidupan berkeluarga, setiap anggota keluarga mempunyai hak dan kewajiban,serta peran masing-masing. Peran bapak sangat besar dan penting dalam kehidupansuatu keluarga. Bapak memang bukan yang melahirkan anak, tetapi peranan bapakdalam tugas perkembangan anak sangat dibutuhkan. Kewajiban bapak selain untukmenafkahi ekonomi keluarga, juga diharapkan menjadi teman dan guru yang baikuntuk anak dan istrinya. Bapak sebagai kepala keluarga bertanggung jawab penuh padakeadaan keluarganya. Bapak harus memenuhi kebutuhan anak dan istrinya, meliputiaspek papan, sandang, dan pangan, serta kesejahteraan keluarganya. Seorang ibumempunyai peranan yang penting dalam kehidupan suatu keluarga, baik peranannyabagi suami maupun anaknya (Pujosuwarno, 1994:44). Di dalam kehidupan rumahtangga, seorang ibu berkewajiban untuk melayani suami dan anaknya dalam semuaaspek yang ada dalam kehidupan keluarganya. Kewajiban seorang ibu tidak hanya berbelanja, memasak, mencuci, berdandan, mengatur keuangan, dan melahirkan, serta merawat anak, akan tetapi seorang ibu mempunyai peran yang lebih dominan dalam kehidupan suatu keluarga dibandingkan dengan peran suami. Seperti yang telah tercantum di dalam Undang-undang Perkawinan kepala keluarga yang memimpin, membimbing, dan melindungi keluarga dari gangguan lahir dan batin, serta mencari nafkah dan keperluan lainnya untuk anak dan istrinya. Mendidik serta dapat menjadi teladan bagi anak istrinya merupakan kewajiban seorang kepala keluarga. Begitu juga dengan seorang istri sebagai ibu rumah tangga mempunyai kewajiban membantu suami dalam mempertahankan rumah tangga,mengatur segala keperluan rumah tangga, memperhatikan pendidikan anak, mengatur keuangan sehingga terjadi keselarasan antara pendapatan dan kebutuhan rumah tangga. Untuk mendidik anak, ibu memegang peranan yang paling dominan dibandingkan seorang bapak. Walaupun demikian, bapak harus memberikan perhatian penuh terhadap pendidikan anak-anaknya. Seorang ibu mempunyai tanggung jawab yang pertama terhadap anak karena ibu yang paling dekat dengan anak. Seorang ibu yang mengandung, melahirkan, menyusui, mengasuh, serta membesarkan anak mempunyai kedekatan yang intim dengan anaknya. Dalam hal ini, ibu yang paling tahu mengenai keadaan anak. Ibu mempunyai tanggung jawab yang pertama dan utama terhadap anak. Baik atau buruknya keadaan anak pada waktu dewasa nanti tergantung padapendidikan yang diterimanya sewaktu masih kecil, terutama pendidikan yang diberikanoleh seorang ibu. Pendidikan dalam hal ini tidak terbatas pada pendidikan yang sengajadiberikan, misalnya mengajarkan anak kebiasaan yang baik, sopan santun, pendidikan keagamaan dan lain sebagainya, tetapi pendidikan yang tidak disengaja akan mempengaruhi anak. Semua hal yang terjadi di dalam rumah tangga dan keluarga, seperti perasaan, perilaku, dan pergaulan ibu bapak di rumah ataupun diluar rumah akan banyak mempengaruhi kondisi baik buruknya seorang anak. Pentingnya peran ibu rumah tangga tidak hanya pada pendidikan anak, tetapi jugameliputi peranannya terhadap kondisi kesejahteraan keluarga. Dalam kehidupan keluarga di masyarakat, bapak dan ibu saling bahu membahu mengelola rumah tangganya agar mapan dan sejahtera. Peran dan tanggung jawab ibu dalam membentuk keluarga sejahtera, sesungguhnya tidak dapat dipisahkan dari peran dan tanggung jawab seorang bapak. Keduanya saling melengkapi dan saling mendukung. Membentuk keluarga sejahtera pada dasarnya adalah menggerakkan proses dan fungsi manajemen dalam kehidupan rumah tangga. Oleh karena itu, selain tugas-tugas kodrat (mengandung dan menyusui) segala sesuatu yang berhubungan dengan membentuk keluarga sejahtera harus elastis, terbuka dan demokratis. Tugas pokok anggota berbeda tetapi tujuan dan acuan nilainya sama. Hal ini merupakan kondisi yang ideal, sedangkan disisi lain, tidak bisa kita pungkiribahwa masih ada keluarga yang goyah kesejahteraannya.Begitu juga yang terjadi pada ibu rumah tangga yang ada di kelurahan Bantarsoka Kecamatan Purwokerto Barat Kabupatan Banyumas Ibu rumah tangga yang memiliki peran ganda dalam menigkatkan kesejahteraan keluarga yaitu dengan menjadi wanita pekerja. Dalam hal meningkatkan perekonomian keluarga ibu rumah tangga berusaha bekerja rumahan. Dengan melakukan pekerjaan ini mereka percaya bahwa dapat meringankan beban ekonomi keluarga melalui berdagang tanpa meninggalkan kewajibannya sebagai pengurus rumah tangga. Para ibu rumah tangga ini harus bisa membagi waktu untuk anak dan Akeluarganya. Mereka dituntut untuk tetap mengurus rumah tangga, memperhatikan pendidikan anak, dan juga membantu perekonomian keluarga. Hal itu mereka lakukan untuk mencapai keluarga yang sejahtera sehingga mereka dapat terpenuhinya kebutuhan keluarga dan dapat meningkatkan kesejahteraan ekonomi keluarga. Selain itu sulitnya ibu rumah tangga yang ada di desa Allude dalam memenuhi kebutuhan dasar rumah tangga yaitu sandang, pangan, dan papan bagi anggotakeluarga, hal ini disebabkan oleh faktor ekonomi keluarga yang rendah atau dibawahrata-rata.
PENGENDALIAN SAMPAH DAERAH PERMUKIMAN DENGAN PENGELOLAAN BANK SAMPAH
WIKUACITYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2023): WIKUACITYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Wijayakusuma Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56681/wikuacitya.v2i2.94

Abstract

Sampah sebagai dampak dari aktivitas manusia, menimbulkan permasalahan yang semakin kompleks, dengan akibat dari dinamika kehidupan. Permasalahan tersebut tidak hanya dirasakan oleh Pemerintah Kabupaten Pemalang tetapi juga dialami oloeh manusia sebagai masyarakat yang terdampak. Pengelolaan sampah bertujuan untuk meningkatkan kesehatan masyarakat dan kualitas lingkungan serta menjadikan sampah sebagai sumberdaya . Meningkatnya volume timbulan sampah memerlukan pengelolaan. Pengelolaan sampah yang tidak mempergunakan metode dan teknik pengelolaan sampah yang ramah lingkungan selain akan dapat menimbulkan dampak negatif terhadap kesehatan juga akan sangat mengganggu kelestarian fungsi lingkungan pemukiman. Bank Sampah merupakan solusi yang tepat untuk pengelolaan sampah di lingkungan permukiman. . Dengan diadakannya sosialisasi mengenai bank sampah yang disertai dengan edukasi mengenai pemilahan sampah, diharapkan masyarakat bisa ikut bergabung menjadi nasabah serta ikut membantu menjaga lingkungan. Bank sampah adalah suatu tempat yang digunakan untuk mengumpulkan sampah yang sudah dipilah-pilah. Hasil dari pengumpulan sampah yang sudah dipilah akan disetorkan ke tempat pembuatan kerajinan dari sampah atau ke tempat pengepul sampah. Bank sampah dikelola menggunakan sistem seperti perbankkan yang dilakukan oleh petugas sukarelawan . Penyetor adalah warga yang tinggal di sekitar lokasi bank serta mendapat buku tabungan seperti menabung di bank. Kata Kunci : Aktivitas Manusia ; Sampah ; Nilai Ekonomis Garbage as a result of human activity, raises increasingly complex problems, with the consequences of the dynamics of life. This problem is not only felt by the Government of Pemalang Regency but also experienced by humans as the affected community. Waste management aims to improve public health and environmental quality and make waste a resource. The increasing volume of waste generation requires management. Waste management that does not use environmentally friendly waste management methods and techniques will not only have a negative impact on health but will also greatly disrupt the sustainability of residential environmental functions.Abstract also written in English with a maximum of 250 words. Abstract consists of reasons for choosing the topic, method, summary of results and recommendations. Garbage Bank is the right solution for waste management in residential areas. . By holding socialization regarding waste banks accompanied by education regarding waste segregation, it is hoped that the community can join as customers and help protect the environment. A waste bank is a place used to collect sorted waste. The results of the waste collection that has been sorted will be deposited into the place of making handicrafts from waste or at the garbage collection site. The waste bank is managed using a banking-like system that is carried out by volunteer officers. Depositors are residents who live around the location of the bank and receive a savings book like saving at a bank. Keywords: Human Activity; Rubbish ; Economic value
PENDAMPINGAN KADER POSYANDU REMAJA SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN STUNTING DI KELURAHAN KRANJI KABUPATEN BANYUMAS
WIKUACITYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2023): WIKUACITYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Wijayakusuma Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56681/wikuacitya.v2i2.95

Abstract

Stunting cases in Indonesia are still a serious health problem that cannot be completely resolved. Several previous studies stated that tackling stunting cases can mainly be done through efforts to change behavior and empower the community. This service activity is aimed at empowering youth posyandu cadres in the Kranji Village in dealing with and preventing stunting cases. This activity was carried out in February-June 2023 in Kranji Village, Banyumas Regency. The main target of this activity is youth posyandu cadres in the Kranji Village. This empowerment activity is carried out attractively through a socialization mechanism during youth Posyandu activities. Indicators of success are seen through the presence of young posyandu cadres, increased knowledge and skills of youth posyandu cadres. The results of the empowerment activities stated that there was an increase in understanding of the efforts that could be taken to prevent stunting in the youth Posyandu cadres, Kranji Village, Purwokerto.
PENGELOLAAN ASPIRASI MASYARAKAT DAN PENGAWASAN PENGELOLAAN KEUANGAN DESA DI DESA BEJI KECAMATAN KEDUNGBANTENG KABUPATEN BANYUMAS
WIKUACITYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2023): WIKUACITYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Wijayakusuma Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56681/wikuacitya.v2i2.96

Abstract

Since the management of village finances is so complicated and difficult, the village secretary and village treasurer need assistance so that the preparation of the APBDes is appropriate, transparent and accountable. Village financial management is the whole activity that includes: Planning, Implementation, Administration, Reporting, Accountability. Observing the description of managing community aspirations and supervising the management of village finances which is very important, the instructor team from FISIP Unwiku would like to hold community service in enlightening, coaching and mentoring the Beji Village BPD and all village officials so that the BPD is more optimal in absorbing, accommodating and channeling aspirations public. The method used in this service is counseling and mentoring which is delivered directly by the Assistance Team. The results of the service program show that the community delivers good appreciation and after participating in this community service activity, the Beji Village Government and its community understand the importance of managing community aspirations and overseeing village financial management in Beji Village, Kedungbanteng District, Banyumas Regency.
MEMBANGUN IDE KREATIF DAN INOVATIF DALAM BERWIRAUSAHA
WIKUACITYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2023): WIKUACITYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Wijayakusuma Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56681/wikuacitya.v2i2.97

Abstract

Kegiatan pengabdian bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman tentang pengelolaan usaha dengan megembangkan ide kreatif dan inovatif, sehingga usaha menjadi maju, dan berkembang serta keberlangsungannya terjamin. Metode dilakukan melalui pendampingan, diskusi, pelatihan keterampilan, dengan materi tentang mengenal ide dan bekal pengetahuan kewirausahaan serta membangun ide kreatif dan inovatif dalam berwirausaha. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa berdasarkan identifikasi yang dilakukan, masih terbatasnya kemampuan wirausaha untuk menciptakan sesuatu yang belum pernah ada atau menciptakan sesuatu yang sama sekali berbeda dengan sesuatu hal yang sudah ada. Adanya keterbatasan pemahaman yang dimiliki pelaku UMKM, maka tim pengabdian memberikan pengetahuan tentang pentingnya membangun ide kreatif dan inovatif, sehingga pelaku UMKM terdorong untuk menerapkan dan mempraktekkan pengetahuan mereka untuk meningkatkan hasil produksi yang digelutinya guna mendukung terwujudnya tujuan para wirausahawan untuk meningkatkan efisiensi produk; memunculkan ciri khas bisnis; menarik lebih banyak konsumen; dan menciptakan pasar baru di tengah masyarakat.
Penyuluhan Hukum Tentang Perkawinan Anak Di Desa Gandatapa Kecamatan Sumbang Kabupaten Banyumas
WIKUACITYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2023): WIKUACITYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Wijayakusuma Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56681/wikuacitya.v2i2.98

Abstract

Perkawinan bertujuan agar setiap pasangan suami-istri dapat meraih kebahagiaan pengembangan potensi mawaddah dan raḥmah, yang dapat melaksanakan tugas kekhalifahan dalam pengabdiaan kepada Allah, yang lahir lah fungsi-fungsi yang harus diemban oleh keluarganya. Batas usia perkawinan menurut Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2019 Pasal Tentang perubahan atas Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 Pasal 7 yaitu dicantumkan bahwa ayat 1 “perkawinan hanya diizinkan apabila pria dan wanita sudah mencapai umur 19 tahun”. Perkawinan yang sehat memenuhi kriteria umur calon pasangan suami istri adalah memenuhi umur. Kurun waktu reproduksi sehat yaittu umur 20-35 tahun, karena berkaitan dengan kesehatan reproduksi wanita. Secara biologis organ reproduksi lebih matang apabila terjadi proses reproduksi secara psikososial. Faktor yang melatar belakangi terjadinya perkawinan anak di usia muda yaitu antara lain karena faktor kemiskinan, kemauan anak, pendidikan, keluarga dan juga faktor budaya. Hal ini terbukti bahwasanya faktor kemiskinan berkorelasi dengan tingkat yang lebih tinggi sebagai faktor perkawinan anak di usia muda. Banyak pula anak perempuan yang mengalami putus sekolah. Dengan tingginya anak putus sekolah, mempengaruhi rendahnya tingkat Index Pembangunan Manusia (IPM). Dengan tingginya angka putus sekolah, semakin kecilnya kesempatan kerja bagi perempuan. Selain menjadi istri, pasangan seks maupun mengurus anak, tidak sedikit perempuan yang masih ingin memiliki karir di pekerjaan. Masalah psikologis dan mental juga tidak dapat dipandang sebelah mata
TEKNIK WARNA DAN BENTUK PADA PEMBUATAN KAIN ECOPRINT
WIKUACITYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2023): WIKUACITYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Wijayakusuma Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56681/wikuacitya.v2i2.99

Abstract

Ecoprint merupakan suatu proses teknik cetak dengan pewarnaan kain alami yang cukup sederhana namun bisa menghasilkan motif yang unik dan indah. Teknik pembuatannya adalah menstranfer warna dan bentuk ke media kain melalui kontak langsung. Teknik Ecoprint memanfaatkan bahan-bahan dari tumbuhan yang mengandung pigmen warna seperti daun dan bunga. Teknik menyusun dan menata daun dan bunga dengan berbagai pola antara lain pola simetri, pola linear, pola cluster (tidak beraturan), dan pola fauna. Ecoprint merupakan karya seni yang kreatif dan inovatif, produk yang dihasilkannya dapat menjadi peluang usaha karena memiliki nilai seni dan nilai jual yang tinggi. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan bersifat komprehensif dan terus menerus agar tepat sasaran dan memperoleh hasil yang maksimal, dengan melibatkan mitra sejak tahap awal kegiatan hingga pada saat melaksanakan proses perencanaan dan desain serta tahap pendampingan. Hasil dari kegiatan adalah mendeskripsikan ecoprint sebagai peluang usaha dan menjadikan mitra lebih kreatif dan berdayaguna dalam memanfaatkan bahan-bahan alami.
PERENCANAAN RUMAH KONSTRUKSI KAYU DINDING PAPAN TAHAN GEMPA DI DESA GUNUNGSARI, PULOSARI, PEMALANG
WIKUACITYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2023): WIKUACITYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Wijayakusuma Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56681/wikuacitya.v2i2.101

Abstract

Salah satu bencana yang sering terjadi di Indonesia adalah gempa bumi. Gempa bisa memicu timbulnya bencana alam yang lain. Untuk itu, bagi masyarakat yang tinggal di daerah rawan gempa perlu mempelajari tentang konstruksi rumah tahan gempa. Desa Gunungsari, Kecamatan Pulosari, Kabupaten Pemalang berada di lereng Gunung Slamet yang merupakan gunung aktif dan sering terjadi gempa. Untuk itu, masyarakat di Desa Gunungsari perlu memiliki pengetahuan dan wawasan tentang bagaimana membangun rumah tahan gempa dengan menggunakan konstruksi kayu. Metode yang dilaksanakan adalah metode komprehensif yang dilakukan secara terus menerus dari awal hingga akhir kegiatan. Hasil dari kegiatan pengabdian ini adalah bertambahnya pengetahuan dan wawasan warga Desa Gunungsari mengenai rumah berkonstruksi kayu dengan menggunakan dinding papan yang tahan gempa.
MENANGKAP PELUANG USAHA KREATIF MELALUI PELATIHAN KETRAMPILAN BAGI JEMAAT GKI MARTADIREJA PURWOKERTO
WIKUACITYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2023): WIKUACITYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Wijayakusuma Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56681/wikuacitya.v2i2.102

Abstract

Kehidupan masyarakat saat ini memunculkan banyak kebutuhan konsumtif dan sekaligus membuka banyak peluang usaha. Banyak sekali usaha baru yang muncul dari ide kreatif para pemiliknya. Bisnis dalam bidang jasa juga memberikan banyak peluang dan menuntut kreativitas dari pemilik usaha. Banyak usaha kreatif yang bahkan bisa dilakukan dari rumah. Salah satu usaha kreatif yang saat ini marak adalah usaha hantaran berupa buket snack yaitu bingkisan snack yang dihias sedemikian rupa. Buket snack biasa diberikan untuk merayakan berbagai momen bahagia seperti ulangtahun, wisuda, kelulusan siswa maupun hari bahagia lainnya. Kreativitas dalam bisnis buket snack sangat menarik dan dapat dipelajari melalui media sosial seperti instagram dan youtube. Namun dalam kenyataan masih banyak masyarakat yang menganggap dirinya tidak kreatif dan kesulitan mempelajari tutorial secara online. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah (a) untuk menambah pengetahuan dan meningkatkan motivasi bagi jemaat gereja agar dapat menemukan ide kreatifnya, (b) memberikan pelatihan kreatifitas yang dapat dipraktekan jemaat gereja, serta (c) mendorong jemaat gereja untuk berani berkreasi sehingga setelah mengikuti pendampingan ini dapat lebih termotivasi untuk membuka bisnis kreatif di rumah. Metode pendekatan yang dilakukan adalah presentasi dengan tatap muka, pendampingan dan pelatihan ketrampilan merangkai buket snack. Melalui kegiatan pengabdian pada masyarakat ini, diharapkan jemaat Gereja Kristen Indonesia Martadireja Purwokerto setelah mendapatkan tambahan pengetahuan dan pelatihan ketrampilan dapat termotivasi untuk membuka bisnis kreatif di rumah.

Page 9 of 30 | Total Record : 294