WIKUACITYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
WIKUACITYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat adalah jurnal nasional yang berisi hasil-hasil kegiatan pengabdian masyarakat berupa penerapan berbagai bidang ilmu diantaranya ekonomi dan bisnis, teknik, peternakan, administrasi publik, dan hukum. WIKUACITYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat terbit enam bulan sekali, yaitu Februari dan Agustus.
Articles
294 Documents
PENGOLAHAN KULIT LUMPIA DAN PANGSIT PADA USAHA MIKRO KECIL DAN MENENGAH “AW SNACK”
WIKUACITYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2023): WIKUACITYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Wijayakusuma Purwokerto
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56681/wikuacitya.v2i2.115
Tujuan kegiatan pengabdian adalah membantu Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) “AW Snack” berupa usaha keripik kulit lumpia dan pangsit agar dapat bersaing dengan para pelaku UMKM yang lain khususnya UMKM yang serupa melalui pelabelan dan diversifikasi produk. Memberikan inovasi produk agar dapat meningkatkan daya jual dan memberikan pengetahuan tentang teknik desain dan pelabelan produk serta diversifikasi produk. Metode pendekatan yang dilakukan adalah penyuluhan langsung secara tatap muka dengan materi yang disampaikan tentang teknik desain dan pelabelan produk serta diversifikasi produk yang dilaksanakan di rumah produksi “AW Snack” ,Purwokerto, Kabupaten Banyumas dengan sasaran kegiatan pelaku usaha UMKM “AW Snack”. Hasil pengabdian pada masyarakat menunjukkan bahwa terjadinya peningkatan dan pengambangan jenis rasa, bentuk, dan ukuran produk dari UMKM “AW Snack”, sehingga berdampak pada peningkatan penjualan dan keuntungan. Selain itu, pelaku UMKM memahami tentang pentingnya diversifikasi produk akibat dari permintaan pasar dan kebutuhan konsumen yang semakin beragam. Terjadi pemasaran online pada UMKM AW Snack.
PENGEMBANGAN KEMASAN PRODUK PADA INDUSTRI GULA MERAH
WIKUACITYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2023): WIKUACITYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Wijayakusuma Purwokerto
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56681/wikuacitya.v2i2.116
Kegiatan pengabdian pada masyarakat bertujuan agar pelaku usaha dapat mengetahui dan memahami tentang strategi pengembangan kemasan produk dan pemasaran melalui media sosial. Metode pendekatan yang dilakukan dalam kegiatan pengabdian pada masyarakat di Desa Panembangan adalah wawancara dengan tatap muka serta pendampingan dan pelatihan dalam melakukan pengembangan kemasan produk dan pemasaran online dengan kegiatan adalah pelaku usaha Industri gula merah. Hasil dari kegiatan penyuluhan adalah terjadinya peningkatan kualitas pengemasan produk gula jawa, sehingga berdampak pada peningkatan penjualan dan keuntungan. Pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah memahami tentang pentingnya pengemasan dan labelling produk akibat dari permintaan pasar dan kebutuhan konsumen yang semakin beragam. Terjadi pemasaran online pada Industri gula jawa.
PENGEMBANGAN PERODUK PADA USAHA RUMAHAN KUE KELAPA
WIKUACITYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2023): WIKUACITYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Wijayakusuma Purwokerto
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56681/wikuacitya.v2i2.117
Maksud dan tujuan dari adanya kegiatan pendampingan ini adalah meningkatkan packaging dan media promosi melalui media sosial untuk meningkatkan kualitas produk dan daya beli masyarakat. Dengan adanya peningkatan kualitas produk dan promosi melalui media social dapat meningkatkan pendapatan dan memperoleh keuntungan yang besar. Metode pendekatan yang dilakukan dalam kegiatan pengabdian pada masyarakat di Desa Tipar Kidul adalah Presentasi tatap muka dengan memberikan penjelasan terkait pentingnya packaging yang menarik. Pendampingan dan pelatihan terkait inovasi jaringan pemasaran yaitu media social dan pembuatan label dan kemasan yang lebih menarik. Hasil pendampingan menunjukkan bahwa pelaku UMKM memahami tentang pentingnya diversifikasi produk akibat dari permintaan pasar dan kebutuhan konsumen yang semakin beragam. Terjadinya peningkatan dan pengembangan jenis produk dari UMKM kue kelapa sehingga berdampak peningkatan penjualan dan keuntungan. Terjadi pemasaran online dan pembaruan packaging serta pemberian logo kemasan pada UMKM kue kelapa.
PEMBUATAN GRASSLAND EDUACATION CENTER FAKULTAS PETERNAKAN UNIVERSITAS WIJAYA KUSUMA PURWOKERTO
WIKUACITYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2023): WIKUACITYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Wijayakusuma Purwokerto
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56681/wikuacitya.v2i2.118
Community service activities for the creation of the Grassland Education Center aim to provide adequate forage laboratory facilities to provide practical training to students and encourage students to be involved in research and community service. Activities in the form of land management and planting forage and fodder grass are carried out on vacant land behind the Unwiku Faculty of Animal Husbandry. The Land Education Center is expected to improve the quality of education and research by providing a place for student practicum. being a point of collaboration between the faculty and the local livestock industry, acting as a center for community education, and being expected to be an important asset for promoting the Faculty of Animal Husbandry and Unwiku as a whole.
PERKAWINAN ANAK DAN AKIBAT HUKUMNYA DI KELURAHAN PURBALINGGA WETAN KECAMATAN PURBALINGGA KABUPATEN PURBALINGGA: PERKAWINAN ANAK DAN AKIBAT HUKUMNYA
WIKUACITYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2023): WIKUACITYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Wijayakusuma Purwokerto
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56681/wikuacitya.v2i2.119
Abstrak Agar tujuan perkawinan dapat tercapai maka diperlukan kematangan jiwa (rohani), kematangan jasmani, dan kematangan sosial dari calon suami isteri yang akan memasuki jenjang perkawinan, karena beban dan tanggung jawab yang harus dipikul akan jauh berbeda bila dibandingkan dengan ketika masih berstatus remaja, di samping itu diperlukan adanya syarat-syarat antara lain : pria dan wanita sudah mencapai umur 19 tahun sebagaimana disebutkan dalam Undang-undang Nomor 16 Tahun 2019. Untuk menghindari terjadinya perkawinan anak maka perlu dilakukan penyuluhan hukum tentang perkawinan anak dengan tujuan diharapkan kesadaran hukum masyarakat semakin meningkat, menambah pengetahuan dan pengalaman dalam bidang hukum Perkawinan, membuka pemikiran masyarakat tentang akibat perkawinan anak. Metode yang digunakan adalah penyampaian materi dilanjutkan dengan diskusi dan evaluasi. Sebelum dilakukan penyuluhan peserta penyuluhan diberikan pretest dan diakhir penyuluhan dilakukan posttest. Kata Kunci : Perkawinan Anak, Akibat Hukum
PERLINDUNGAN ANAK DI KELURAHAN PURBALINGGA WETAN KECAMATAN PURBALINGGA KABUPATEN PURBALINGGA: PERLINDUNGAN ANAK
WIKUACITYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2023): WIKUACITYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Wijayakusuma Purwokerto
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56681/wikuacitya.v2i2.120
Abstrak Anak sejak dalam kandungan memiliki hak atas hidup dan hak merdeka sebagai hak dasar dan kebebasan dasar sehingga tidak dapat dilenyapkan atau dihilangkan, tetapi harus dilindungi dan diperluas hak atas hidup dan hak merdeka tersebut. Hak asasi anak tersebut merupakan bagian dari HAM yang mendapat jaminan dan perlindungan hukum baik Hukum Internasional maupun Hukum Nasional. Secara universal dilindungi dalam Universal Declaration of Human Rights (UDHR) dan International on Civil and Political Rights (ICPR). Hak anak juga diatur secara khusus dalam konvensi-konvensi Internasional khusus. Perlakuan khusus terhadap anak berupa mendapatkan perlindungan hukum dalam mendapatkan hak sipil, hak politik, hak ekonomi, hak sosial maupun hak budaya yang lebih baik. Sebelum dilakukan penyuluhan peserta penyuluhan diberikan pretest dan diakhir penyuluhan dilakukan posttest.
STRATEGI PENINGKATAN EKONOMI MASYARAKAT MELALUI PEMBERDAYAAN UMKM DI ERA EKONOMI DIGITAL
WIKUACITYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2023): WIKUACITYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Wijayakusuma Purwokerto
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56681/wikuacitya.v2i2.121
MSME are independent companies that have great potential in improving people's welfare. The era of the digital economy is a great opportunity for MSME to develop due to the opening of access to information for MSME. But MSME are in villages which are often constrained by the development of the digital economy, especially digital technology. The purpose of community service in the accounting study program is to provide knowledge and assistance for MSME in dealing with the digital economy so that MSME can survive and develop. The community service method is through knowledge transfer and mentoring. The result of community service is the addition of MSME actors' knowledge in Pagenteran Village about the digital economy in MSME management, both marketing, finance and product innovation
MERAIH SUKSES UMKM MELALUI TERTIB LAPORAN KEUANGAN
WIKUACITYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2023): WIKUACITYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Wijayakusuma Purwokerto
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56681/wikuacitya.v2i2.122
Laporan keuangan diperlukan oleh semua jenis usaha. Tidak hanya bagi perusahaan besar saja, tetapi diperlukan juga bagi UMKM. Namun pada kenyataannya masih banyak masyarakat dengan usaha kecil yang masih mengabaikan sistem laporan ini, sepertinya dianggap tidak begitu penting, sehingga kondisi keuangan menjadi tidak terpantau dengan baik. Akibatnya tanpa disadari suatu saat mereka bisa mengalami kesulitan, usaha menjadi tidak berkembang dan uang bisa habis begitu saja. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kemampuan pencatatan setiap transaksi dan penyusunan laporan keuangan serta pembinaan dalam pembentukan perilaku kedisiplinan dalam pengelolaan keuangan bagi pelaku UMKM “DEWI KULINER” di Kelurahan Sumampir Kecamatan Purwokerto Utara Kabupaten Banyumas. Hasil kegiatan pengabdian adalah bahwa pelaku usaha memahami tentang pentingnya sikap disiplin dan tertib dalam pencatatan transaksi keuangan serta menerapkan sistem laporan keuangan yang tepat bagi usahanya sehingga kondisi perkembangan usahanya selalu dapat dipantau setiap saat.
Teknologi Pengemasan Desain dan Pelabelan Kemasan Produk Makanan Desa Kalisalak Kecamatan Kedungbanteng Kabupaten Banyumas
WIKUACITYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2023): WIKUACITYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Wijayakusuma Purwokerto
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56681/wikuacitya.v2i2.124
Abstract Packaging is a process of wrapping, container or packaging of a product using certain materials so that the product inside can be accommodated and protected. Product packaging is part of the packaging of a product, one way to preserve or extend the life of the food or food products contained therein. Packaging technology continues to develop from time to time, from simple/traditional packaging processes using natural materials such as leaves or woven bamboo to modern technologies such as today, traditional packaging such as making tempeh with banana leaves or teak leaves, wrapping palm sugar with coconut leaves. or dry banana leaves. Packaging technology that is increasingly advanced and modern has almost eliminated the use of traditional packaging materials such as plastic, cans/metal, composite paper, and so on. Packaging is one of the factors that is very important and absolutely necessary in today's competitive business world. This is very important because of its function and use in improving product quality and selling power of the product. Product packaging and labels besides functioning as product security contained in it also function as promotional media and information about the product concerned. Good and attractive product packaging will provide its own value as an attraction for consumers, especially Micro, Small and Medium Enterprises. Problems regarding product packaging and labels sometimes become obstacles for the development or progress of a business. Many problems arise when a business wants to have a product packaging that is good quality and meets existing national standards.
PENGOLAHAN SAMPAH MENJADI MAGOT DI DESA PEGANTERAN KECAMATAN PULOSARI KABUPATEN PEMALANG
WIKUACITYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2023): WIKUACITYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Wijayakusuma Purwokerto
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56681/wikuacitya.v2i2.126
Abstrak Sampah adalah suatu bahan atau benda padat yang sudah tidak dipakai lagi oleh manusia, terutama dalam suatu kegiatan manusia dan dibuang serta memiliki nilai ekonomi, apabila diolah dengan baik menggunakan cara atau metode tertentu khususnya sampah organik yang dapat diolah menjadi Maggot atau yang disebut dengan belatung yang merupakan larva dari jenis lalat Black hitam (BSF) atau dalam bahasa latin sering disebur Hermetia Illucens. Maggot membutuhkan sampah organik untuk tumbuh selama 25 hari sampai siap dipanen dan memiliki kemampuan mengurai sampah organik 2 sampai 5 kali bobot tubuhnya selama 24 jam. Satu kilogram maggot dapat menghabiskan 2 sampai 5 kilogram sampah organik per hari. Kegiatan pengabdian pada masyarakat dalam bentuk pelatihan tentang ” Pemanfaatan Sampah Organik Menjadi Maggot di Desa Peganteran Kecamatan Pulosari Kabupaten Pemalang , mempunyai tujuan sebagai pengetahuan tentang bagaimana caranya memanfaatkan limbah sampah menjadi Maggot agar lebih bermanfaat, memberikan wacana bagaimana cara/trik memanfaatkan sampah disekitar kita dalam kehidupan sehari-hari seefektip mungkin. Pendampingan dilaksanakan selama 8 bulan, yang diikuti oleh sekitar 60 orang peserta terdiri dari Tim Penggerak PKK, Perwakian Bank Sampah, masyarakat dan generasi muda Desa Pagentaran. Untuk membuktikan keberhasilan program pengabdian pada masyarakat sebetulnya tidak memerlukan waktu yang lama hal ini tergantung kepada kesadaran masyarakat dalam menamfaatkan limbah sampah menjadi maggot yang lebih bermanfaat dalam kehidupan sehari-harinya terutama dapat dimanfaatkan sebagai bahan pakan ternak unggas dan ikan. Kata Kunci : Sampah, magot, pakan ternak