cover
Contact Name
Muh Yunus
Contact Email
muhyunusnabbi@gmail.com
Phone
+6285256649684
Journal Mail Official
muhyunusnabbi@gmail.com
Editorial Address
Jl.Dr.wahidin Sudirohusodo BTN Indira Residence Blok E No.10
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (JUPENGMAS)
ISSN : 30465087     EISSN : 30321239     DOI : https://doi.org/10.1234/jupengmas.v1i1.65
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (JUPENGMAS) Volume 1, Nomor 1 Juni 2024, dipublikasikan pada tanggal 1 Juni 2024. JUPENGMAS untuk edisi ini telah menerima kiriman artikel dengan jumlah yang cukup banyak, tetapi dalam prosesnya telah dipilih beberapa artikel terbaik sesuai dengan hasil review. Untuk mempermudah dan mempercepat dalam proses review dan penyuntingan, kami mengharapkan kepada penulis untuk selalu mengikuti template dan/atau petunjuk Penulisan. Naskah atau Artikel yang dikirimkan tetapi tidak sesuai dengan template maka akan dikembalikan sebelum masuk dalam proses review
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 32 Documents
IMPLEMENTASI DETEKSI DINI KANKER LEHER RAHIM METODE HPV DNA MELALUI KOLABORASI LINTAS SEKTOR DIKABUPATEN PINRANG Irmawati S; Rosdianah; Muh Yunus; Andi Baharauddin
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (JUPENGMAS) Vol 3 No 1 (2026): JANUARI - JUNI 2026
Publisher : CV. CAHAYA BINTANG CEMERLANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.1234/jupengmas.v3i1.141

Abstract

Kanker leher rahim merupakan salah satu penyebab utama kesakitan dan kematian pada perempuan, meskipun penyakit ini dapat dicegah melalui deteksi dini dan penanganan yang tepat. Pemeriksaan HPV DNA memiliki sensitivitas yang tinggi dalam mendeteksi infeksi Human Papillomavirus berisiko tinggi sebagai penyebab utama kanker leher rahim. Implementasi metode HPV DNA di Kabupaten Pinrang memerlukan dukungan kolaborasi lintas sektor yang melibatkan pemerintah daerah, dinas kesehatan, fasilitas pelayanan kesehatan, organisasi profesi, akademisi, sektor swasta, serta masyarakat untuk meningkatkan cakupan skrining. Kolaborasi tersebut diwujudkan melalui penguatan kebijakan, penyediaan sumber daya, peningkatan kapasitas tenaga kesehatan, edukasi masyarakat, serta sistem rujukan dan pelaporan yang terintegrasi. Pendekatan ini diharapkan mampu meningkatkan akses dan partisipasi perempuan usia sasaran dalam pemeriksaan HPV DNA, mempercepat deteksi lesi prakanker, serta menurunkan angka kejadian dan kematian akibat kanker leher rahim di Kabupaten Pinrang. Implementasi program secara berkelanjutan menjadi strategi penting dalam mendukung pencapaian target eliminasi kanker leher rahim sebagai masalah kesehatan masyarakat.
PENATALAKSANAAN ASUHAN GIZI TERSTANDAR PADA PASIEN PENYAKIT BRONKHITIS AKUT EDEMA PARU AKUT HYPERTENSIVE HEART DISEASE DIABETES MELITUS DAN PASIEN TUMOR PARU KIRI Bau Kanang; Purnama Ramadhani; Nur Indah Fitriana Ibrahim
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (JUPENGMAS) Vol 3 No 1 (2026): JANUARI - JUNI 2026
Publisher : CV. CAHAYA BINTANG CEMERLANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.1234/jupengmas.v3i1.143

Abstract

Penatalaksanaan Asuhan Gizi Terstandar (PAGT) merupakan proses sistematis yang meliputi asesmen gizi, diagnosis gizi, intervensi gizi, serta monitoring dan evaluasi untuk meningkatkan status gizi dan mendukung keberhasilan terapi medis pada pasien. Pasien dengan penyakit bronkhitis akut, edema paru akut, Hypertensive Heart Disease (HHD), diabetes melitus, dan tumor paru kiri memiliki kondisi klinis kompleks yang dapat menyebabkan gangguan metabolisme, peningkatan kebutuhan zat gizi, penurunan asupan makan, serta risiko malnutrisi yang tinggi. Oleh karena itu, diperlukan asuhan gizi yang terstandar dan terintegrasi sebagai bagian dari pelayanan kesehatan komprehensif. Tujuan penatalaksanaan asuhan gizi terstandar ini adalah mengidentifikasi masalah gizi, menentukan diagnosis gizi yang tepat, memberikan intervensi diet sesuai kondisi klinis, serta melakukan monitoring dan evaluasi untuk memperbaiki status gizi pasien. Proses asesmen dilakukan melalui pengkajian antropometri, biokimia, klinis, riwayat makan, dan faktor lingkungan yang memengaruhi asupan gizi. Berdasarkan hasil asesmen, diagnosis gizi dapat berupa asupan energi dan protein yang tidak adekuat, perubahan kebutuhan zat gizi akibat proses inflamasi dan penyakit kronis, serta gangguan pola makan terkait kondisi medis yang dialami pasien.

Page 4 of 4 | Total Record : 32