cover
Contact Name
Junio Richson Sirait
Contact Email
juniorichson1995@gmail.com
Phone
+6285842776956
Journal Mail Official
juniorichson1995@gmail.com
Editorial Address
JL. Kaliurang Km, 14 Kabulrejo, Umbulmartani, Ngemplak, Sleman., Kab. Sleman, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, 55584
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Basilius Eirene: Jurnal Agama dan Pendidikan
Published by Basilius Eirene Press
ISSN : -     EISSN : 2963573X     DOI : https://doi.org/10.63436/bejap.v1i1.4
Core Subject : Religion, Education,
Basilius Eirene: Jurnal Agama dan Pendidikan is an Open Access journal consisting of research results in theology and education, using a Blind Review system. This journal is published by Basilius Eirene Press.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 2 No 1 (2023)" : 5 Documents clear
Study Explanatory and Confirmatory of People Strong In Faith Bearing The Weak Based on Roma 15:1-4 For SMP 3 BOPKRI Yogyakarta Roseta, Roseta; Uriptiningsih, Ana Lestari; Parulian, Tamba
Basileus Eirene: Jurnal Agama dan Pendidikan Vol 2 No 1 (2023)
Publisher : Basilius Eirene Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63436/bejap.v2i1.29

Abstract

The problem that often occurs is the life of Christians who do not care about people who are weak in faith. This reality is a life that deviates from the teachings in the Bible. The purpose of this study is to explain and confirm people who are strong in faith supporting the weak at SMP BOPKRI 3 Yogyakarta. The method used in this research is quantitative using a questionnaire to confirm 66 people. The results of the study found that the dimension of strong people bearing the weak is the dominant dimension in determining the explanatory and confirmatory life glorifying God. This is proven through testing with linear regression analysis, which results that strong people bear weak people have an influence of 0.944 and the highest contribution for students at SMP BOPKRI 3 Yogyakarta class VIII is 94.4%.
Konsolidasi dan Penyebaran Gereja Awal: Tonggak Sejarah Abad ke-2 dalam Pembentukan Identitas Gereja Anggelica, Thonaria Liffani
Basileus Eirene: Jurnal Agama dan Pendidikan Vol 2 No 1 (2023)
Publisher : Basilius Eirene Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63436/bejap.v2i1.30

Abstract

Abad ke-2 menjadi periode krusial dalam sejarah Gereja Kristen, di mana fondasi teologi, organisasi, dan sosial mulai terbentuk di tengah tekanan politik dan budaya yang kompleks. Pada masa ini, Kekaisaran Romawi memainkan peran ganda: menyediakan infrastruktur yang mendukung penyebaran Injil, namun juga menjadi sumber penganiayaan bagi umat Kristen yang menolak menyembah dewa-dewa Romawi dan kaisar. Selain tantangan politik, pemikiran filsafat Yunani seperti Platonisme dan Stoisisme memengaruhi perkembangan teologi Kristen, membantu gereja menjelaskan ajarannya di tengah dunia intelektual. Konflik internal juga muncul, mendorong gereja untuk membentuk struktur kepemimpinan formal, seperti uskup, tua-tua, dan diakon. Untuk menjaga kemurnian ajaran, gereja mengadakan sinode dan konsili, menghasilkan kredo-kredo yang melawan ajaran sesat seperti Montanisme dan Gnostisisme. Melalui pendekatan historis dan teologis, penelitian ini mengeksplorasi bagaimana gereja pada abad ke-2 merespons berbagai tantangan eksternal dan internal. Penelitian ini menggunakan kajian pustaka dari sumber primer, seperti tulisan-tulisan Bapa Gereja, serta sumber sekunder untuk memahami konteks yang memengaruhi perkembangan gereja. Analisis ini bertujuan menemukan relevansi sejarah abad ke-2 bagi gereja masa kini, khususnya dalam menghadapi tantangan seperti pluralisme, krisis identitas, dan penganiayaan. Kesimpulan dari penelitian ini diharapkan dapat memberikan panduan bagi gereja modern untuk mempertahankan integritas teologi dan struktur organisasi di tengah dunia yang terus berubah, dengan belajar dari pengalaman gereja awal dalam menjaga kesatuan dan kemurnian ajaran.
Pengajaran Peranan Gereja Mula-mula Dalam membentuk moral sosial di era Society 5.0 Kardianto, Kardianto; Wati, Mia; Awenton, Awenton
Basileus Eirene: Jurnal Agama dan Pendidikan Vol 2 No 1 (2023)
Publisher : Basilius Eirene Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63436/bejap.v2i1.36

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi peran gereja, khususnya Gereja Mula-mula, dalam membentuk moral sosial pada zamannya dan relevansinya di Era Society 5.0. Melalui analisis terhadap kontribusi gereja terhadap nilai-nilai moral dan etika, penelitian ini menyelidiki bagaimana ajaran-ajaran dasar Kristen yang diajarkan oleh Gereja Mula-mula masih dapat menjadi fondasi yang relevan dalam menghadapi tantangan moral modern. Metode penelitian melibatkan analisis literatur dan konten Kitab Kisah Para Rasul, serta pemanfaatan keperpustakaan dan dokumen artikel jurnal. Hasil penelitian menyoroti signifikansi peran gereja dalam membentuk moral sosial, sekaligus mencari pemahaman tentang bagaimana nilai-nilai ini dapat diterapkan dan memandu masyarakat di Era Society 5.0. Penelitian ini memberikan kontribusi pada pemahaman lebih lanjut tentang relevansi ajaran gereja dalam konteks perkembangan moral sosial di masa kini.Penelitian ini memberikan kontribusi pada pemahaman tentang relevansi ajaran gereja dalam menghadapi tantangan moral kontemporer.
Peran Pengajaran Yakobus Kepada Kedua Belas Suku Di Perantauan dalam Mendorong Pertumbuhan Iman Di Masa Kini Hermawan, Wiki; Ajon, Antonius; Norawanti, Norawanti
Basileus Eirene: Jurnal Agama dan Pendidikan Vol 2 No 1 (2023)
Publisher : Basilius Eirene Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63436/bejap.v2i1.37

Abstract

Artikel ini berupaya untuk mengeksplorasi peran Yakobus dalam mengajar, memberi teladan, dan membangun komunitas yang kuat, serta dampaknya pada pertumbuhan iman di era kontemporer. Metode yang digunakan adalah analisis literatur. Hasil dari penelitian yakni: Pertama, memberikan pengajaran Kristus dan kebenaran Injil. Kedua, memberikan contoh kehidupan Kristiani yang saleh. Ketiga, sebagai pemimpin yang menjalani iman dengan tulus memotivasi orang lain untuk mengikuti jejaknya. Keempat, membangun komunitas yang erat dan kuat. Kelima, mengajarkan pentingnya menghadapi cobaan dan penderitaan. Keenam, mendorong doa dan hubungan pribadi yang erat dengan Allah. Dengan mengikuti jejak Yakobus, umat Kristen dapat terus memuliakan Firman Tuhan dan mengalami pertumbuhan iman yang mendalam.
Pengaruh Kompetensi Profesionalisme Guru Terhadap Pertumbuhan Rohani Peserta Didik SMP BOPKRI 3 Yogyakarta Murtiasih, Dewi; Wahyuni, Sri; Emeliana, Emeliana
Basileus Eirene: Jurnal Agama dan Pendidikan Vol 2 No 1 (2023)
Publisher : Basilius Eirene Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63436/bejap.v2i1.39

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar pengaruh kompetensi profesional guru terhadap pertumbuhan kerohanian peserta didik. pada umumnya guru sangat berperan penting bagi perkembangan pengetahuan peserta didik, namun sebagai guru agama Kristen guru bertanggung jawab terhadap pertumbuhan rohani peserta didik. dengan adanya kompetensi profesional menunjang kinerja guru dalam membentuk peserta didik memiliki karakter Kristus. penelitian ini diharapkan dapat memberikan sumbangan yang berharga secara akademis bagi ilmu Teologi, khususnya dalam mata kuliah Pendidikan Agama Kristen. Sebagai tambahan bacaan/referensi untuk bahan melakukan evaluasi mengenai pentingnya kompetensi profesional guru dalam memperlengkapi dan membangun peserta didik menuju kedewasaan rohani. Penelitian ini dilakukan di SMP BOPKRI 3 Yogykarta dengan menggunakan metode kuantitatif untuk mengumpulkan data. Hasil penelian ini menunjukan bahawa kompetensi profesional guru dalam hal berpadanan dengan panggilan memberikan pengaruh yang signifikan terhadap pertumbuhan rohani peserta didik. Dibuktikan dari hasil perhitungan menggunakan bantuan program SPSS 25.0, maka dihasilkan nilai pearson corellation pada variabel X terhadap variabel Y sebesar 0,820 atau dengan kata lain besaran pengaruh Kompetensi profesional guru dalam hal berpadanan dengan panggilan berdasarkan Efesus 4:1-32 terhadap Pertumbuhan Rohani peserta didik kelas 9 SMP BOPKRI 3 Yogyakarta  memiliki hubungan positif dan signifikan sebesar 0,820 atau pada kategori sangat kuat. Besarnya besarnya kontribusi variabel X1  terhadap Variabel   (Y) diperoleh persamaan regresi Y= b +b1X1,  Y = 15,647+ 1,874 X1. Persamaan regresi Y = 15,647+1,874 X1 memiliki makna bahwa apabila kedepan  skor variabel X1 meningkat satu unit maka rata–rata skor Variabel Y (Pertumbuhan Rohani peserta didik kelas 9 SMP BOPKRI 3 Yogyakarta) akan meningkat sebesar 1,874 kali dari kondisi sekarang.

Page 1 of 1 | Total Record : 5