cover
Contact Name
Chazizah Gusnita
Contact Email
chazizah.gusnita@budiluhur.ac.id
Phone
+6281283205560
Journal Mail Official
jurnalanomie@budiluhur.ac.id
Editorial Address
Faculty of Social Sciences and Global Studies, Universitas Budi Luhur, Jl. Ciledug Raya, Petukangan Utara, Pesanggrahan, Jakara Selatan, DKI Jakarta 12260
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Kajian Kejahatan, Sosial dan Hukum
ISSN : -     EISSN : 2656484X     DOI : -
Core Subject : Social,
Anomie is a peer-reviewed, open-access, and free of charge journal published by Criminology Study Program, Faculty of Social Sciences and Global Studies, Universitas Budi Luhur. The articles in this journal are based on joint-research by criminology student and their supervisor. This Journal is published three times a year (April, August, and December). Anomie publishes articles on criminology issues with a particular focus on crime and society from a variety of perspectives. Deviance Jurnal Kriminologi is concerned with theories, concepts, narratives and myths of crime, criminal behaviour, social deviance, criminal law, morality, justice, social regulation and governance.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 6 No. 1 (2024): April" : 5 Documents clear
Pengaruh Broken Home Terhadap Perilaku Bullying yang Dilakukan oleh Remaja Rhamadan Firdaus; Lucky Nurhadiyanto
Anomie Vol. 6 No. 1 (2024): April
Publisher : Universitas Budi Luhur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Orang tua harus mampu memberikan arahan dan memerhatikan anaknya walapun sedang mengalami keretakan dalam rumah tangga, agar sang anak tidak menjadi pelaku tindakan bullying yang dapat memberikan rasa trauma terhadap korbannya. Penelitian berfokus untuk mengetahui pengaruh broken home terhadap tingkat perilaku bullying dan menganalisis broken home terhadap perilaku bullying yang dilakukan oleh remaja menggunakan teori netralisasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan metode survei yang teknik pengumpulan datanya menggunakan kuesioner. Penelitian menggunakan teknik netralisasi sebagai bahan analisis teorinya yaitu denial of responsibility, denial of injury, denial of victim, condemnation of condemners, dan appeal to higher loyalities. Teknik sampling menggunakan metode purposive sampling dengan mengambil sampel remaja yang mengalami broken home dan menjadi pelaku bullying di Desa Kadu. Hasil penelitian ini adalah (1) adanya pengaruh yang positif dan signifikan antara broken home terhadap perilaku bullying yang dilakukan oleh remaja di Desa Kadu dan pengaruh broken home sebesar 32,8% terhadap perilaku bullying yang dilakukan remaja di Desa Kadu, (2) ada 3 teknik netralisasi yang terdapat hubungan dalam penelitian ini, yaitu denial of responsibility, denial of injury, dan denial of victim.
ANALISA PERILAKU MENYIMPANG FETISH DAN BONDAGE AND DISCIPLINE, DOMINANT AND SUBMISSION, DAN SADISM AND MASOCHISM (BDSM) DALAM TEORI PSIKOGENESIS Pramadita Solikhah; Monica Margaret
Anomie Vol. 6 No. 1 (2024): April
Publisher : Universitas Budi Luhur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas mengenai bagaimana Fetish dapat mempengaruhi perilaku seksual seseorang yang mengarah pada perilaku menyimpang Bondage and Discipline, Dominant and Submission, dan Sadism and Masochism (BDSM) menggunakan teori psikogenesis. Penerapan teori psikogenesis, diharapkan dapat mengetahui bagaimana seseorang dapat memiliki perilaku seksual menyimpang BDSM. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dan menggunakan penjelasan tipe deskriptif. Pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan teknik observasi dan in dept interview, serta melakukan studi terhadap literatur dan dokumen terkait. Hasil pada penelitian ini menjelaskan proses terjadinya perilaku seksual menyimpang BDSM dan cara mencegah dorongan perilaku seksual menyimpang BDSM.
TOXIC DISINHIBITION PADA PEMAIN GAME MOBILE LEGENDS DALAM PERSPEKTIF TEORI KONTROL SOSIAL Ade Irfa; Untung Sumarwan
Anomie Vol. 6 No. 1 (2024): April
Publisher : Universitas Budi Luhur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas bagaimana perspektif Teori Kontrol Sosial terhadap pemain game Mobile Legends yang melakukan dan tidak melakukan Toxic Disinhibition. Teori yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Teori Kontrol sosial yang menjadi penentu bagaimana Toxic Disinhibition bisa terjadi pada para pemain game Mobile Legends. Skripsi ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif dan juga dijelaskan menggunakan tipe deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara, observasi, dan juga melakukan studi terhadap literatur atau dokumen terkait. Hasil penelitian ini telah melihat dengan kontrol sosial yang dimiliki oleh para narasumber seperti keterikatan (attachment) dengan keluarga, tanggung jawab (commitment) terhadap karir yang dimiliki, keterlibatan (involvement) dengan kegiatan sosial, keyakinan (belief) terhadap aturan yang di berikan oleh keluarga untuk tidak melanggarnya. Dengan terpenuhinya empat elemen tersebut membuat pemain game Mobile Legends dapat mengendalikan tindakan penyimpangan seperti Toxic Disinhibition sedangkan para pemain yang toxic tidak memenuhi empat elemen tersebut sehingga tidak dapat mengontrol tindakan seperti Toxic Disinhibition pada game Mobile Legends.
KONFLIK ANTAR NARAPIDANA DI LEMBAGA PEMASYARAKATAN KELAS I CIPINANG DALAM PERSPEKTIF SUBKULTUR PENJARA Adams Firdaus Mubarokah; Nadia Utami Larasati
Anomie Vol. 6 No. 1 (2024): April
Publisher : Universitas Budi Luhur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Konflik antar narapidana yang terjadi di dalam Lembaga Pemasyarakatan bisa dikatakan sudah menjadi bagian dari subkultur di Lapas itu sendiri. Kehidupan narapidana di dalam Lapas yang keras dan kejam sering kali menimbulkan berbagai permasalahan, masalah apapun yang terjadi di antara narapidana berpotensi menimbulkan konflik antar narapidana seperti cekcok, perkelahian, bahkan kerusuhan. Kemudian masalah overcrowding, jumlah narapidana yang jauh melebihi daya tampung Lapas juga menjadi masalah bagi narapidana, ditambah lagi dengan deprivasi yang dialami narapidana semakin membuat narapidana merasa stres. Dari beragam permasalahan di dalam Lapas akhirnya memaksa narapidana untuk menyesuaikan diri dengan lingkungannya dan mulai bertindak seperti itu juga, atau disebut dengan prisonisasi. Peneliti membahas lebih dalam terkait fenomena subkultur penjara dan konflik narapidana. Lokasi penelitian ini dilakukan di Lapas Kelas I Cipinang, Jakarta Timur. Adapun metode penelitian yang digunakan yaitu metode kualitatif untuk memberikan gambaran dan pemahaman terkait subkultur penjara dan konflik narapidana, dan menggunakan pendekatan tipe deskriptif yang akan mendeskripsikan hasil temuan data di lapangan dan sumber literatur.
Analisis Lifestyle-Exposure Theory pada Korban Penipuan Transaksi Jual-Beli di Platform E-commerce X Idham Setiawan; Muhammad Zaky
Anomie Vol. 6 No. 1 (2024): April
Publisher : Universitas Budi Luhur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas suatu kasus terkait korban penipuan pada transaksi jual-beli di e-commerce yang dianalisa menggunakan Teori Lifestyle-Exposure. Teori Lifestyle-Exposure menyatakan bahwa seorang individu menjadi korban kejahatan diakibatkan oleh gaya hidupnya sendiri. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus pada tindak penipuan di platform X sebagai lingkup penelitiannya. Data yang diperoleh berasal dari empat orang narasumber, tiga diantaranya merupakan korban, beserta satu orang lainnya merupakan pihak kepolisian. Dalam Teori Lifestyle-Exposure, munculnya korban dalam kejahatan diakibatkan oleh faktor yang mendorong seseorang untuk menjalani gaya hidup konsumtif sehingga menyebabkan dirinya mengalami keterpaparan terhadap tindak penipuan pada transaksi jual-beli di e-commerce. Faktor-faktor ini adalah faktor gaya hidup, faktor harga, faktor kebutuhan dan faktor kesadaran diri. Selain itu, terdapat aspek dalam sudut pandang Teori Lifestyle-Exposure yang melatarbelakangi terjadinya penipuan tersebut, seperti demografis, kendala struktural, dan ekspektasi peran. Hasil dari aspek-aspek tersebut menghasilkan sebuah adaptasi baru yang membuat seorang individu rentan menjadi korban penipuan pada transaksi jual-beli di e-commerce.

Page 1 of 1 | Total Record : 5