cover
Contact Name
Noorika Retno Widuri
Contact Email
noorika.rw@gmail.com
Phone
+6285642543857
Journal Mail Official
sek.jurnalbaca@gmail.com
Editorial Address
Gedung BJ Habibie, Jl. M.H. Thamrin No.8, RW.1, Kb. Sirih, Kec. Menteng, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10340
Location
Kota bogor,
Jawa barat
INDONESIA
BACA: Jurnal Dokumentasi dan Informasi
ISSN : 01259008     EISSN : 23018593     DOI : https://doi.org/10.55981/baca
Core Subject : Science,
BACA: JURNAL DOKUMENTASI DAN INFORMASI (Jurnal BACA) is a scientific journal in the documentation, information, and library subject that is published consistently by The National Research and Innovation Agency (Previously this Journal was managed by Center for Scientific Data and Documentation - Indonesian Institute of Sciences (PDDI LIPI). The publishing purpose is to provide up-to-date and quality information to readers who have an interest in science and technology development in these topics. Every article published in Jurnal BACA is the result of research activities, literature review, and best practices. Jurnal BACA is published twice a year, precisely in June and December. The number of articles for each issue is at least five articles. As a reference for submitting manuscripts, the author can refer to ODLIS to determine the list of terms related to the scope and focus of the journal. Based on "Surat Keputusan Direktur Jenderal Penguatan Riset dan Pengembangan Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia Nomor 21/E/KPT/2018" and "Surat Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknlogi Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia Nomor 105/E/KPT/2022", BACA: Jurnal Dokumentasi dan Informasi was recognized as a nationally accredited scientific journal (SINTA 2). This accreditation is valid until Vol. 46, No. 1, 2025.
Articles 302 Documents
Analisis Bibliometrik berdasarkan Dalil Zipf pada Jurnal Kajian Informasi dan Perpustakaan Universitas Padjadjaran Tahun 2020-2024 Bela, Salsa; Juvitasari, Prisca Budi
BACA: Jurnal Dokumentasi dan Informasi Vol. 46 No. 1 (2025): BACA: Jurnal Dokumentasi dan Informasi (Juni)
Publisher : Direktorat Repositori, Multimedia, dan Penerbitan Ilmiah - Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN Publishing)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55981/baca.2025.9291

Abstract

Over the past five years, the Jurnal Kajian Informasi dan Perpustakaan has experienced a significant increase in the number of published articles. This growth has led to challenges in retrieving relevant information efficiently, highlighting the need for better information organization. One bibliometric approach that supports the organization and retrieval of information through keyword analysis and subject heading assignment is Zipf’s Law. This study aims to analyze word distribution, identify keywords located in the transition zone, assess the relevance between author-assigned keywords and those generated using Zipf’s indexing, and determine research topic trends based on Hawkins’ taxonomy. The research employs a quantitative approach using bibliometric analysis grounded in Zipf’s Law. Data analysis involves the application of Zipf’s Law I, Goffman's transition point formula, and subject classification using Hawkins’ taxonomy. The findings show that the word distribution and transition values vary across articles. Transition zone keywords are selected using a maximum range of 12 words above and below the identified transition point. Of the 82 articles analyzed, 48 (58%) showed keyword relevance, 33 (40%) showed marginal relevance, and only 1 article (1%) was found irrelevant. Subject trend analysis reveals that Societal Issues and Libraries and Library Services are the most prominent categories, each accounting for 28% of the total articles. This study demonstrates that Zipf’s Law can effectively generate relevant keywords and identify dominant research themes within scholarly publications. The results reinforce the potential of Zipf’s Law as a reliable tool for enhancing information retrieval and organizing subject classifications in academic journals
SCIENTIFIC AND TECHNICAL INFORMATION SERVICES FOR INNOVATIVE INDUSTRIES & BUSINESS INFORMATION PRODUCTS WITH SPECIAL REFERENCES TO INDONESIA Utari Budihardjo, Heddy Suprihadi
BACA: Jurnal Dokumentasi dan Informasi Vol. 20 No. 6 (1996): BACA: Jurnal Dokumentasi dan Informasi
Publisher : Direktorat Repositori, Multimedia, dan Penerbitan Ilmiah - Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN Publishing)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

To suport and motivated industrial growth as well as to keep up industries with global changed in economy, trade and technology, there should be an applicable system of collection of information and monitoring of changes that will easely be retrieved by industrial users. The availability of information network on industry, such as industrial Information System Network (SINAS), many important database centres, as well as standard and patent information also play important role in providing appropriate information to develop better industrial products in Indonesia.
PENDAYAGUNAAN INFORMASI PATEN Soekirno Soekirno
BACA: Jurnal Dokumentasi dan Informasi Vol. 20 No. 6 (1996): BACA: Jurnal Dokumentasi dan Informasi
Publisher : Direktorat Repositori, Multimedia, dan Penerbitan Ilmiah - Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN Publishing)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Beberapa waktu lalu, kita mendapat kejutan gembira sehubungan dengan sebuab temuan teknologi, khususnya di dunia telekomunikasi. Sebut saja tentang penemuan Medan MOSS. Penemuan pihak PT Telkom Divisi Regional II Sumatra itu, berkaitan dengan sistem komputer jaringan kabel (Sikojak) yang sudah dioperasikan penuh sejak beberapa waktu lalu. Dari Sikojak tadi, dibuat aplikasi demi kemudaban pelanggan, yaitu dengan menye-diakan Medan MOSS (mapping one stop service) yang dapat menampilkan peta daerah tempat tinggal pelanggan. Mengapamenarik? Karena temuan Medan MOSS membuat calon pelanggan yang akan menyampaikan permohonannya, yang sebe-lumnya harus membawa peta, kini tak perlu lagi datang langsung ke kan-tor Telkom. Petugas juga tak perlu lagi menunggu informasi dari bagian jaringan kabel, sebab tampilan di komputer memenuhi kebutuhan kedua pihak.Jadi, pada tampilan di komputer, pelanggan cukup menunjukkan alamatnya, dan petugas dengan mempelajari fasilitas jaringan yang ada, bisa langsung menentukan apakah permohonannya dikabulkan atautidak. Kita harap temuan ini akan memperoleh hak paten. Untuk apa? Agar temuan tersebut memperoleh perlindungan hukum. Di samping itu, tak kurang pentingnya adalab supaya temuan bisa disebarluaskandalam bentuk informasi paten.
ILMUWAN NEGARA BERKEMBANG DIANAKTIRIKAN DALAM PENERBITAN ILMIAH Muhartoyo Muhartoyo
BACA: Jurnal Dokumentasi dan Informasi Vol. 20 No. 6 (1996): BACA: Jurnal Dokumentasi dan Informasi
Publisher : Direktorat Repositori, Multimedia, dan Penerbitan Ilmiah - Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN Publishing)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu prestasi yang membanggakan bagi seorang ilmuwan ialah apabila ia dapat menerbitkan karya ilmiahnya dalam majalah ilmiah internasional terkemuka. Semakin banyak terbitan seorang ilmuwandalam majalah ilmiah internasional, semakin mantap pengakuan internasional terhadap bobot atau kualitas keilmuwan seseorang. Yang lebih penting lagi ialah bahwa dengan kegiatau penerbitan ihniah internasional tersebut temuan ilmiah seseorang akan dapat dikomunikasikan kepada ilmuwan lain di seluruh dunia. Tetapi untuk mencapai hal ini memang memerlukan perjuangan yang gigih, terutama bagi para ilmuwan di negara-negara yang sedang berkembang.Kenyataan menunjukkan bahwa para ilmuwan di negara-negara maju masih meragukan kemampuan para ilmuwan di negara-negara berkembang untuk menghasilkan karya ilmiah yang patut diperhitungkan.Mereka berpendapat bahwa dengan fasilitas yang serba kekurangan maka mustahil para ilmuwan negara-negara berkembang dapat menghasilkan karya ilmiah yang "mumpuni". Dengan dasar anggapan inimaka para editor majalah ilmiah internasional terkemuka memandang artikel yang dikirim oleh ilmuwan dari negara berkembang hanya dengan sebelah mata. Tidak jarang para editor tersebut sudah merasa alergihanya dengan melihat asal negara pengirim artikel. Artinya kalau ada dua artikel dengan bobot ilmiah yang relatif sama, tetapi yang satu dikirim oleh ilmuwan dari negara berkembang dan satunya lagi oleh ilmuwan dari negara maju maka hampir dapat dipastikan editor tersebut akan memilih artikel yang dikirim dari negara maju.
MEMASYARAKATKAN WAJIB SERAH SIMPAN KARYA CETAK DAN KARYA REKAM Tri Margono
BACA: Jurnal Dokumentasi dan Informasi Vol. 20 No. 6 (1996): BACA: Jurnal Dokumentasi dan Informasi
Publisher : Direktorat Repositori, Multimedia, dan Penerbitan Ilmiah - Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN Publishing)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hasil karya baik bentuk cetak maupun rekam yang dipublikasikan untuk umum, menurut Undang-Undang (UU) No. 4 tahun 1990 serta Peraturan Pemerintah RI (PP) No. 70 tahun 1991 wajib dilakukan serah simpan kepada Perpustakaan Nasional RI. Pemasyarakatn UU ini perlu dilakukan oleh pihak Perpusnas sebagai penanggungjawab atas pelestarian bahan pustaka yang ada di Indonesia.
FUNGSI DAN PERANAN HUMAS DALAM SEBUAH PERPUSTAKAAN Teddy Murtedjo
BACA: Jurnal Dokumentasi dan Informasi Vol. 20 No. 6 (1996): BACA: Jurnal Dokumentasi dan Informasi
Publisher : Direktorat Repositori, Multimedia, dan Penerbitan Ilmiah - Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN Publishing)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Manusia telah diciptakan Tuhan untuk bergaul dengan sesamanya, itulah yang dikodratkan manusia sebagai mahluk sosial yang selalu berusaha mengembangkan akal dan pikirannya melalui cipta, rasa dan karsanya. Dalam kehidupannya, manusia dengan sendirinya akan timbul hubungan antara individu yang satu dengan yang lain, baik secara pribadi maupunsebagai anggota dalam kelompok kehidupan bermasyarakat.Dalam era globalisasi ini manusia akan menjadi semakin kritis dan dinamis dalam mengemukakan serta mempertahankan pendapatnya baik itu individu maupun kelompok, yang kita cari hanyalah bagaimanabisa menciptakan kerjasama yang baik dan harmonis. Maka fungsi dan peranan humas adalah sesuatu yang sangat penting kita butuhkan pada waktu sekarang ini, karena ilmu sosial moderen telah menemukan adanya persesuaian hidup daripada individu, kelompok dan institusi-institusi yang sangat diperlukan bagi umat manusia.
PERSYARATAN UNTUK MEMPEROLEH PATEN ATAS PENEMUAN DALAM BIDANG TEKNOLOGI Antari Soebardjo Soebardjo
BACA: Jurnal Dokumentasi dan Informasi Vol. 20 No. 6 (1996): BACA: Jurnal Dokumentasi dan Informasi
Publisher : Direktorat Repositori, Multimedia, dan Penerbitan Ilmiah - Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN Publishing)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Banyak penemuan teknologi yang telah digunakan orang tanpa memperoleh Hak Paten. Hal ini boleh jadi karena sang penemu tidak mengerti bahwapenemuannya mempunyai arti penting. Dapat juga penemu tersebut mengerti bahwa hasil penemuannya harus dimintakan hak paten tapi tidak tabu harus menghubungi siapa dan bagaimana cara serta prosedumya.Untuk membantu para penemu teknologi yang belum mengerti prosedumya, BACA mencoba menuangkan dalam terbitan kali ini.
BAHASA FORMAT CDS/ISIS Agus Permadi, Eko Priyocahyono
BACA: Jurnal Dokumentasi dan Informasi Vol. 20 No. 6 (1996): BACA: Jurnal Dokumentasi dan Informasi
Publisher : Direktorat Repositori, Multimedia, dan Penerbitan Ilmiah - Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN Publishing)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini membahas bahasa yang digunakan untuk menulis format tampilan/cetak cantuman CDS/ISIS, khususnya perintah indensi, perintah spasi, perintah imbuhan, dan perintah model luaran.
PENYEBARAN INFORMASI MENGGUNAKAN WWW (WORLD WIDE WEB) Ika Atman Satya
BACA: Jurnal Dokumentasi dan Informasi Vol. 20 No. 5 (1995): BACA: Jurnal Dokumentasi dan Informasi (Desember)
Publisher : Direktorat Repositori, Multimedia, dan Penerbitan Ilmiah - Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN Publishing)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Media Informasi secara tradisional telah kita kenai dengan menggunakan koran, televisi, radio dan buku referensi. Media informasi tersebut untuk penyebarannya memerlukan penunjang agar informasi tersebut dapat disebarkan secara lutis. Selain penggunaan media tradisional tersebut penyebaran informasi dengan menggunakan jaringan komputer Internet juga berkembang. Salah satu cara penyebaran informasi dengan menggunakan aplikasi WWW (World Wide Web) yang mempunyai kemampuan menggabungkan gambar, text dan suara secara interaktif. Pada tulisan ini akan dibahas tentang kemampuan, penggunaan dan pengembangan server WWW.
PERANAN PERPUSTAKAAN KELILING DALAM MENGENTASKAN KEMISKINAN INFORMASI DI PEDESAAN Abdulmanan Abdulmanan Abdulmanan Abdulmanan
BACA: Jurnal Dokumentasi dan Informasi Vol. 20 No. 5 (1995): BACA: Jurnal Dokumentasi dan Informasi (Desember)
Publisher : Direktorat Repositori, Multimedia, dan Penerbitan Ilmiah - Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN Publishing)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perpustakaan keliling yang beroperasi di wilayah pedesaan merupakan perpanjangan tangan dari kegiatan operasional Perpustakaan Daerah. lni berarti pula bahwa sumber daya koleksi bahan pustaka yang ada di Perpustakaan Daerah pada setiap ibu kota propinsi juga dapat dinikmati oleh masyarakat yang ada di pedesaan melaluijasa pelayanan perpustakaan keliling. Perpustakaan keliling yang dikelola secara benar dan profesional merupakan aset pembangunan yang di masa datang tentunya akan dapat memberikan sumbangan yang besar bagi pembangunan. Betapa tidak, perpustakaan keliling merupakan salah satu faktor penunjang pendidikan formal yang berkembang pesat dari hari ke hari, apalagi saat ini kesadaran warga masyarakat untuk mendidik dan mencerdaskan putra-putrinya semakin tinggi.

Filter by Year

1995 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 46 No. 2 (2025): BACA: Jurnal Dokumentasi dan Informasi : (Desember) Vol. 46 No. 1 (2025): BACA: Jurnal Dokumentasi dan Informasi (Juni) Vol. 45 No. 2 (2024): BACA: Jurnal Dokumentasi dan Informasi (Desember) Vol. 45 No. 1 (2024): BACA: Jurnal Dokumentasi dan Informasi (Juni) 2024: SPECIAL ISSUE - DATA IN BRIEF FOR REPOSITORI ILMIAH NASIONAL Vol. 44 No. 2 (2023): BACA: Jurnal Dokumentasi dan Informasi (Desember) Vol. 44 No. 1 (2023): BACA: Jurnal Dokumentasi dan Informasi (Juni) 2023: SPECIAL ISSUE - FESTSCHRIFT FOR BLASIUS SUDARSONO Vol. 43 No. 2 (2022): BACA: Jurnal Dokumentasi dan Informasi (Desember) Vol. 43 No. 1 (2022): BACA: Jurnal Dokumentasi dan Informasi (Juni) Vol. 42 No. 2 (2021): BACA: Jurnal Dokumentasi dan Informasi (Desember) Vol. 42 No. 1 (2021): BACA: Jurnal Dokumentasi dan Informasi (Juni) Vol. 41 No. 2 (2020): BACA: Jurnal Dokumentasi dan Informasi (Desember) Vol. 41 No. 1 (2020): BACA: Jurnal Dokumentasi dan Informasi (Juni) Vol. 40 No. 2 (2019): BACA: Jurnal Dokumentasi dan Informasi (Desember) Vol. 40 No. 1 (2019): BACA: Jurnal Dokumentasi dan Informasi (Juni) Vol. 39 No. 2 (2018): BACA: Jurnal Dokumentasi dan Informasi (Desember) Vol. 39 No. 1 (2018): BACA: Jurnal Dokumentasi dan Informasi (Juni) Vol. 38 No. 2 (2017): BACA: Jurnal Dokumentasi dan Informasi (Desember) Vol. 38 No. 1 (2017): BACA: Jurnal Dokumentasi dan Informasi (Juni) Vol. 37 No. 2 (2016): BACA: Jurnal Dokumentasi dan Informasi (Desember) Vol. 37 No. 1 (2016): BACA: Jurnal Dokumentasi dan Informasi (Juni) Vol. 36 No. 2 (2015): BACA: Jurnal Dokumentasi dan Informasi (Desember) Vol. 36 No. 1 (2015): BACA: Jurnal Dokumentasi dan Informasi (Juni) Vol. 35 No. 2 (2014): BACA: Jurnal Dokumentasi dan Informasi (Desember) Vol. 35 No. 1 (2014): BACA: Jurnal Dokumentasi dan Informasi (Juni) Vol. 34 No. 2 (2013): BACA: Jurnal Dokumentasi dan Informasi (Desember) Vol. 34 No. 1 (2013): BACA: Jurnal Dokumentasi dan Informasi (Juni) Vol. 33 No. 2 (2012): BACA: Jurnal Dokumentasi dan Informasi (Desember) Vol. 33 No. 1 (2012): BACA: Jurnal Dokumentasi dan Informasi (Juni) Vol. 31 No. 1 (2010): BACA: Jurnal Dokumentasi dan Informasi (Agustus) Vol. 30 No. 2 (2009): BACA: Jurnal Dokumentasi dan Informasi (Desember) Vol. 30 No. 1 (2009): BACA: Jurnal Dokumentasi dan Informasi (Agustus) Vol. 29 No. 1 (2005): BACA: Jurnal Dokumentasi dan Informasi (Juni) Vol. 28 No. 2 (2004): BACA: Jurnal Dokumentasi dan Informasi (Desember) Vol. 28 No. 1 (2004): BACA: Jurnal Dokumentasi dan Informasi (Juni) Vol. 27 No. 2 (2003): BACA: Jurnal Dokumentasi dan Informasi (Agustus) Vol. 27 No. 1 (2003): BACA: Jurnal Dokumentasi dan Informasi (April) Vol. 26 No. 1-2 (2001): BACA: Jurnal Dokumentasi dan Informasi (Maret-Juni) Vol. 25 No. 3-4 (2000): BACA: Jurnal Dokumentasi dan Informasi (September-Desember) Vol. 25 No. 1-2 (2000): BACA: Jurnal Dokumentasi dan Informasi (Maret-Juni) Vol. 24 No. 3-4 (1999): BACA: Jurnal Dokumentasi dan Informasi (September-Desember) Vol. 24 No. 1-2 (1999): BACA: Jurnal Dokumentasi dan Informasi (Maret-Juni) Vol. 23 No. 1-3 (1998): BACA: Jurnal Dokumentasi dan Informasi (Maret-September) Vol. 22 No. 5-6 (1998): BACA: Jurnal Dokumentasi dan Informasi (Maret) Vol. 23 No. 4 (1998): BACA: Jurnal Dokumentasi dan Informasi (Desember) Vol. 22 No. 3-4 (1997): BACA: Jurnal Dokumentasi dan Informasi (September) Vol. 21 No. 6 (1997): BACA: Jurnal Dokumentasi dan Informasi (Maret) Vol. 21 No. 3-4 (1996): BACA: Jurnal Dokumentasi dan Informasi (September) Vol. 21 No. 1-2 (1996): BACA: Jurnal Dokumentasi dan Informasi (Juni) Vol. 21 No. 5 (1996): BACA: Jurnal Dokumentasi dan Informasi (Desember) Vol. 20 No. 6 (1996): BACA: Jurnal Dokumentasi dan Informasi Vol. 20 No. 3-4 (1995): BACA: Jurnal Dokumentasi dan Informasi Vol. 20 No. 5 (1995): BACA: Jurnal Dokumentasi dan Informasi (Desember) More Issue