cover
Contact Name
Ahmad Ulil Albab Al Umar
Contact Email
ahmadulil.asfebi@gmail.com
Phone
+6282211345348
Journal Mail Official
jurnalcendekiailmiah@gmail.com
Editorial Address
Slendro rt 02/01,gesi,sragen
Location
Kab. sragen,
Jawa tengah
INDONESIA
J-CEKI
Published by CV ULIL ALBAB CORP
ISSN : -     EISSN : 28285271     DOI : 10.56799
Core Subject : Humanities, Social,
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah diterbitkan oleh CV. ULIL ALBAB CORP. J-CEKI terbit 6 kali dalam setahun atau tiap 2 bulan sekali. J-CEKI menerbitkan artikel bidang Humaniora dan Ilmu Sosial. Humaniora: Bahasa dan Linguistik, Sejarah, Sastra, Seni Pertunjukan, Filsafat, Agama, Seni Rupa. Ilmu Sosial: Ekonomi, Antropologi, Sosiologi, Ilmu Komunikasi, Ilmu Pendidikan, Ilmu Politik, Hukum, Psikologi, Geografi, Studi Budaya dan Etika, Studi Gender dan Seksualitas, Studi Area, Arkeologi, dan bidang terkait lainnya.
Articles 17 Documents
Search results for , issue "Vol. 2 No. 2: Februari 2023" : 17 Documents clear
Konsep Kesejahteraan Dalam Islam: Implementasi BLT Pada Masa Pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono Wahyu Nasikhatul Khasanah
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 2 No. 2: Februari 2023
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v2i2.1400

Abstract

Kesejahteraan merupakan salah satu tujuan yang ingin dicapai oleh semua makluk di dunia, baik kesejahteraan spiritual maupun material. Pada tahun 2004 kenaikan BBM yang mengakibatkan harga kebutuhan menjadi naik sehingga masyarakat miskin semakin menderita karena kenaikan tersebut. BLT merupakan salah satu upaya yang dilakukan pemerintah untuk meningkatkan pendapatan bagi orang yang kurang mampu. Konsep kesejahteraan dalam islam biasa disebut dengan maslahah yang meliputi seluruh aspek kehidupan manusia, baik ekonomi individu dan kolektif, dan sangat relevan dengan pencapaian kesejahteraan sosial (falah) serta sesuai dengan tujuan Syariah dan juga tidak ada lagi adanya kegelisahan, kesusahan, kemiskinan dan kekufuran sehingga masyarakat merasa nyaman, tentram didunia maupun di akhirat.
Halal Lifestyle Sebagai Wajah Islam Al-Wasathiyah : (Studi Kasus Pada Industri Makanan Halal) Dian Luthvita Nadila; Nur Fitri Islamawati; Zulafa Maulania Agta Dhiyanda
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 2 No. 2: Februari 2023
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v2i2.1401

Abstract

Nowadays there is a widespread radical understanding that leads to religion, especially Islam. On the other hand, halal lifestyle was born as a result of the 4.0 industrial revolution. The emergence of Islamic radicalism and halal lifestyle simultaneously became anxieties for the people which later led to the notion that halal lifestyle is a manifestation of radical Islam. The purpose of this study is to show that halal lifestyle is not a manifestation of Islamic radicalism, but a manifestation of Islam Al-Wasathiyah (Moderate). This research focus on the halal food industry is assessing various aspects, namely: health, social community, and intelligence. The method used in this study is the literature review. Based on the results of research it can be concluded that halal standards can be a universal standard for all people, so not only muslims can apply halal standards, but non-Muslims can also be part of this halal lifestyle. This shows that the halal food industry can be one of the manifestations of Islam rahmatan lil ‘alamin.
Analisis Desentralisasi Fiskal Dalam Pandangan Ekonomi Islam Yeyen Novita; Reni Indriani Agustine; Abdul Aziz Nugraha Pratama
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 2 No. 2: Februari 2023
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v2i2.1402

Abstract

This study aims to analyze issues in fiscal decentralization and Islamic economic views on economic decentralization. This research is a literature study in which information is obtained from books, scientific papers, theses, dissertations, encyclopedias, the internet, and other sources. The results of this study indicate that the implementation of regional autonomy and fiscal decentralization are like two sides of a coin that cannot be separated. This is regulated in laws and regulations concerning regional government and concerning financial balances between the center and the regions. Many observers say that the system of decentralization and regional autonomy is much better than the system of centralized government. In the view of Islamic economics regarding economic decentralization which refers to fiscal decentralization, there are several elements of fiscal theory including: first, the Islamic economy consists of three economic sectors, namely, the private sector, the social/voluntary sector, and the public sector. Second, Zakat as the basis of the fiscal system. Third, the allocation, distribution and stabilization functions of the Islamic economy are processed and implemented through all these sectors together. Fourth, the role of the public sector compared to other sectors is minimal but important as long as it operates continuously to ensure optimal allocation of existing resources in society, distribution of income, and building stability.
Moderasi Beragama melalui Peran Guru Beragama Hindu di Pondok Pesantren Bali Bina Insani I Made Dwiki Wahyudi Putra; Ni Made Wiasti; I Nyoman Suarsana
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 2 No. 2: Februari 2023
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v2i2.1403

Abstract

Abstrak: Pondok pesantren sebagai lembaga pendidikan keislaman umumnya hanya melibatkan umat muslim, akan tetapi berbeda dengan Pondok Pesantren Bali Bina Insani yang mengimplementasikan moderasi beragama dalam operasionalnya. Pada pendidikan formal, guru beragama Hindu melaksanakan perannya sebagai tenaga pendidik. Penelitian ini mencoba untuk mengkaji Moderasi beragama melalui peran guru beragama Hindu. Pokok permasalahan pada penelitian ini berfokus pada (1) Praktik moderasi beragama pada Pondok Pesantren Bali Bina Insani (2) Peran guru beragama Hindu dalam mendidik santri. Teori yang digunakan adalah teori adaptasi dan teori peran. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik observasi, wawancara, dokumentasi dan studi pustaka. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa Pondok Pesantren Bali Bina Insani mencerminkan keempat indikator moderasi beragama melalui operasionalnya. Tercapainya moderasi beragama turut didukung oleh peran dari umat beragama Hindu yang berperan menjadi tenaga pendidik bagi santri selama menempuh pendidikan formal.
The Effectiveness of Technology Development Towards Walmart’s Sustainability Supply Chain Management Marylin Winata; Lena Ellitan
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 2 No. 2: Februari 2023
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v2i2.1429

Abstract

This study was conducted to find out about the effectivity of technology towards Walmart’s sustainability supply chain management to handle difficulty in forecasting customers’ demand which led to oversupply issue in August 2022. Aside from sustainability supply chain management, the research also focused on the strategic fit and competitive advantage as well as the company’s supply chain performance and the drivers of it. The research used a secondary data collection method by using media analysis and literature review from existing journals. The results showed that the use of technology has positive impacts towards Walmart’s sustainability supply chain management.
Peran Brand Equity dan Kepuasan Pelanggan dalam Membangun Brand Loyality Maria Isabel Clarissa; Lena Ellitan
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 2 No. 2: Februari 2023
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v2i2.1431

Abstract

Brand equity, customer satisfaction, dan brand loyalty merupakan elemen – elemen penting dalam aktifitas bisnis suatu perusahaan. Secara spesifik, ketiganya merupakan penentu kesuksesan perusahaan. Selain itu, elemen – elemen krusial tersebut memiliki hubungan timbal balik yang signifikan antara satu dengan yang lainnya. Terkait dengan pernyataan tersebut, developer perlu merancang dan mengimplementasikan strategi bisnis yang tepat. Hasilnya, perusahaan dapat bertumbuh dan berkembang seiring dengan berjalannya waktu. Perusahaan perlu memiliki brand equity yang kuat. Dengan kata lain, brand yang dikembangkan mampu mendominasi persaingan dalam industry terkait. Oleh karena itu, diperlukan adanya pemahaman mendalam mengenai brand equity dan komponen penyusunnya. Tidak hanya itu, diperlukan pula sinkronisasi antar komponen – komponen yang ada. Dalam penelitian ini, brand equity tersusun atas physical quality, brand identification, trust, dan environment. Empat komponen tersebut merupakan jembatan menuju tercapainya customer satisfaction. Hal ini dikarenakan, komponen – komponen tersebut memberi implikasi pada proses penciptaan produk. Produk yang ditawarkan harus mampu memuaskan keinginan dan kebutuhan konsumen. Terlebih, apabila ditawarkan pada segmentasi pasar dengan karakteristik yang beragam. Customer satisfaction akan diikuti dengan brand loyalty. Loyalitas terhadap suatu brand memberikan implikasi positif pada brand equity. Dengan kata lain, brand loyalty memperkuat brand equity yang dibangun. Alhasil, perusahaan harus selalu meningkatkan dan mengembangkan brand equity, customer satisfaction, dan brand loyalty. Hal ini bertujuan untuk menjaga keberlanjutan dan kompetitifitas brand. Sehingga, diperlukan pengkajian komprehensif terhadap ketiga elemen tersebut.
Konsep Dasar Pengukuran, Penilaian, Dan Evaluasi Hasil Belajar Pendidikan Agama Islam Neneng Yektiana; Mukh Nursikin
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 2 No. 2: Februari 2023
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v2i2.1448

Abstract

Evaluasi merupakan sub sistem yang sangat penting dan sangat dibutuhkan dalam sistem pendidikan. Dengan dilakukannya evaluasi diharapkan dapat dilihat pencapaian proses pembelajaran yang telah dilakukan dan dapat mengambil keputusan berupa hal perbaikan apa yang akan dilakukan pada pembelajaran kedepannya. Istilah-istilah yang digunakan dalam sistem evaluasi adalah pengukuran, penilaian, dan evaluasi. Ketiga hal tersebut bersifat hierarki dimana evaluasi didahului oleh penilaian, sedangkan penilaian didahului oleh pengukuran. Dalam pengukuran dilakukan kegiatan membandingkan hasil pengamatan dengan kriteria. Selanjutnya menafsirkan dan mendiskripsikan hasil pengukuran dalam proses penilaian. Diakhiri dengan proses evaluasi yaitu menetapkan nilai atau implikasi perilaku.

Page 2 of 2 | Total Record : 17