cover
Contact Name
I Komang Arba Wirawa
Contact Email
admin@journal-prosfisi.or.id
Phone
-
Journal Mail Official
admin@journal-prosfisi.or.id
Editorial Address
Perkumpulan Program Studi Film dan Televisi Indonesia (PROSFISI)
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Framing: Journal of Art, Film, Television, Animation, Games and Technology
ISSN : -     EISSN : 30478588     DOI : -
Core Subject : Art,
Framing Jurnal Film, Televisi, dan Seni Budaya Media Baru hadir sebagai media diskusi kreatif untuk berbagi pengetahuan dan pemahamanan tentang seni, televisi, film dan budaya media baru baik di tingkat regional, nasional, maupun internasional. Sesuai dengan arti kata Framing yang merupakan membingkai penanda energi kosmik, maka diharapkan jurnal Framing mampu memvibrasikan nafas pengetahuan Televisi, film dan Seni Budaya, Media Baru kepada penikmat kalangan akademisi, praktisi dan profesional. Jurnal Framing mewadahi artikel hasil penelitian, penciptaan, dan pengkajian Televisi, film dan Seni Budaya Media Baru dengan tanpa membatasi penulis dari beragam pendekatan disiplin/interdisiplin ilmu, seperti film, televisi, , kritik seni, antropologi seni, sejarah, estetika, sosiologi, pendidikan seni, seni media budaya baru dan pendekatan lain yang kontekstual.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 4 No. 1 (2025)" : 5 Documents clear
A Socio-Cultural Change in Saudi Arabia through the Lens of Comedy: An Analysis of the Film 'Crashing Eid' Solihat, Ade
Journal of Art, Film, Television, Animation, Games and Technology Vol. 4 No. 1 (2025)
Publisher : Perkumpulan Program Studi Film dan Televisi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This article analyzes the Saudi Arabian film "Crashing Eid," released in 2023. The research aims to describe how Saudi Arabian society uses film as a medium to communicate socio-cultural change. Through content analysis of the film, this study explores the plots and characters that depict the discourse of current issues and how Saudi Arabian society, known for its adherence to customs, faces various socio-cultural problems. Additionally, a narrative analysis was conducted by examining dialogues that reveal the cultural negotiations taking place. The article presents findings on the reflective efforts of Saudi Arabian society toward issues of racism and their attempts to negotiate with modernity through comedy films. The phenomenon of socio-cultural change depicted in this film also illustrates Giddens' theory of socio-cultural change, particularly the duality of structure and agency that are interrelated in constructing a new, more open face of Saudi Arabia.
Candu Drama Korea : Sinematik, Media Sosial dan Air Mata Muhlisiun, Arda
Journal of Art, Film, Television, Animation, Games and Technology Vol. 4 No. 1 (2025)
Publisher : Perkumpulan Program Studi Film dan Televisi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi faktor-faktor yang berkontribusi pada popularitas global drama Korea (K-drama). Kualitas produksi yang tinggi, termasuk sinematografi yang memukau, penulisan naskah yang kuat, dan akting yang luar biasa, merupakan elemen kunci dalam daya tarik K-drama. Teknik sinematik seperti penggunaan angle kamera inovatif, properti artistik yang detail, dan efek visual canggih, memberikan pengalaman menonton yang mendalam. Selain itu, strategi pemasaran cerdas melalui media sosial dan platform digital, serta distribusi melalui layanan streaming, memungkinkan aksesibilitas yang luas. Dampak emosional dan psikologis dari menonton K-drama juga memainkan peran penting, meningkatkan empati dan keterhubungan sosial penonton. Namun, eksesifitas menonton dapat menimbulkan dampak negatif seperti kecanduan dan gangguan tidur. Temuan ini menawarkan wawasan berharga bagi industri hiburan global dalam meningkatkan kualitas produksi dan strategi pemasaran mereka.
Film Dokumenter dan Penelitian Suryanto, Hari
Journal of Art, Film, Television, Animation, Games and Technology Vol. 4 No. 1 (2025)
Publisher : Perkumpulan Program Studi Film dan Televisi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Membangun kepercayaan penonton atas data yang dipaparkan dalam sebuah film documenter merupakan sebuah hal yang sangat penting. Dengan menyampaikan data primer dalam sebuah obyek film dokumenter akan membangun Analisa dan informasi pada penonton atas apa yang di saksikan melalui film. Untuk hal tersebut, maka seorang filmmaker dokumenter harus melakukan kajian mendalam sebelum memproduksi film documenter. Analisa atas obeyek kajian dengan menggunakan pendekatan literatur review dari berbagai sumber serta melakukan pengamatan langsung dilapangan utnuk membandingkan data yang diperoleh dengan  data yang ditemukan dilapangan. Dari komparasi kedua data tersebut dalam Analisa maka, seorang filmmaker documenter akan mendapatkan statement film sebagai cara untuk memfokuskan pembahasan kajian dan untuk  menyampaikan pesan. Tidak ubahnya dalam pembuatan laporan ilmiah dalam tulisan, seorang filmmaker documenter melakukan Langkah-langkah yang sama dalam kajian akademik sebuah penelitian. Metode penelitian kualitatif yang dikembangkan dengan menggabungkan beberapa pendekatan ilmu seperti etnografi serta antropologi bahkan ilmu kajian yang lain akan semakin memperdalam hasil riset yang akan menjadi dasar kajian data pada film dan sebagai dasar untuk membuat desain produksi supaya produksi menjadi terarah dan terukur. Pendekatan pembuatan film documenter dengan metode “creation of works based on research” akan sangat membantu seorang filmmaker dalam melihat sebuah obyek kajian film dengan dalam dan focus, sehingga filmmaker akan mampu menemukan statement personal berdasarkan kajian data. Statement yang ditemukan tentunya akan menjadi stimulant atau bahan kajian bagi penelitian baru serta memberikan kontribusi sudut pandang bagi keilmuan. Dengan kemajuan dalam bidang ilmu pengetahuan dan teknologi pada saat ini mendorong persilangan antar bidang menjadi semakin terbuka. Film dokumenter adalah salah satu cara untuk merepresentasikan dalam penelitian dalam bentuk audio visual.
Time Expand Untuk Memperkuat Dramatik Pada Editing Film Another Version of Me Pegagan, Genta Habib; Hery Sasongko
Journal of Art, Film, Television, Animation, Games and Technology Vol. 4 No. 1 (2025)
Publisher : Perkumpulan Program Studi Film dan Televisi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Produksi Film Another Version of Me dengan menerapkan konsep Time Expand untuk memperkuat elemen dramatik, serta mengidentifikasi pemanjangan durasi pada momen-momen tertentu dapat menambah intensitas dan melebihkan dramatik cerita. Metode Penciptaan menerapkan tahapan dan prosedur dalam proses penciptaan karya film fiksi terdiri dari persiapan, perancangan, perwujudan, dan penyajian karya. Film ini bercerita tentang Riko yang terjebak dalam bayang-bayang trauma masa lalu, Riko menghadapi rasa bersalah dan kepribadian ganda dalam dirinya. Film ini nantinya akan diterapkan dengan konsep penyuntingan time expand untuk memperkuat dramatik cerita dari film Another Version of Me. Penerapan dari konsep time expand ini dapat dilakukan dengan berberapa cara seperti, repetition of shots (Pengulangan Shot), cutting yang memperlambat tempo, dan insert shot (penambahan shot tambahan). Dramatik yang akan diperkuat pada film Another Version of Me seperti susprise, suspens, curiosity, dan konflik. Simpulan pada film Another Version of Me dengan konsep penyuntingan time expand, film dikemas dengan jumlah shot yang banyak guna mendukung pemanjangan durasi adegan, terutama pada scene – scene yang memiliki dramatik naratif yang kurang kuat dengan tujuan dramatik pada film dapat tersampaikan kepada penonton.
Manajemen Waktu Untuk Efektivitas Produksi Pada Film Another Version of Me Saputra, Oldi Efendi Saputra; FX. Yatno Karyadi
Journal of Art, Film, Television, Animation, Games and Technology Vol. 4 No. 1 (2025)
Publisher : Perkumpulan Program Studi Film dan Televisi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sebagai produser dalam pembuatan film Another Version of Me, saya bertanggung jawab atas semua proses produksi, sebagai produser salah satu tugas nya yaitu pengelolaan waktu produksi untuk memastikan kelancaran proses pembuatan film. Manajemen waktu yang efektif sangat penting untuk menjaga efisiensi produksi, mengingat Setiap elemen dalam produksi film, seperti Set art, pencahayaan, dan waktu kerja kru, harus disesuaikan dengan jadwal yang ketat. Dalam hal ini, saya memastikan memiliki waktu yang cukup untuk mempersiapkan setiap adegan secara optimal, tanpa mengganggu kelancaran alur produksi. Penentuan waktu kerja yang tepat untuk setiap tahapan produksi adalah kunci untuk menghindari keterlambatan dan meningkatkan kualitas hasil akhir. Dengan manajemen waktu yang tepat, seluruh tim produksi dapat fokus pada pencapaian visi kreatif film sambil memastikan bahwa film dapat diselesaikan tepat waktu dan sesuai anggaran yang telah ditentukan.

Page 1 of 1 | Total Record : 5