cover
Contact Name
Abd. Hannan
Contact Email
nahnujurnal@gmail.com
Phone
+6281703803541
Journal Mail Official
nahnujurnal@gmail.com
Editorial Address
Kantor Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (LEKPESDAM) MWC NU Palengaan, Kabupaten Pamekasan, Jalan Raya Kacok, Kecamatan Palengaan KM, 12, Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur 69362.
Location
Kab. pamekasan,
Jawa timur
INDONESIA
Journal of Nahdlatul Ulama and Contemporary Islamic Studies
ISSN : -     EISSN : 30262100     DOI : -
NAHNU; Journal of Nahdlatul Ulama and Contemporary Islamic Studies menyajikan artikel ilmiah berkualitas tinggi, baik berupa artikel penelitian lapangan, studi kepustakaan, maupun konseptual. Jurnal ini menitikberatkan kajian utamanya (grand issue) pada isu atau topik seputar keislaman kontemporer yang muncul di kalangan masyarakat Nadlatul Ulama, baik dalam konteks keindonesiaan maupun di ranah internasional dengan spesialisasi kajian pada: Nadlatul Ulama, Islam dan demokrasi; Nadlatul Ulama, Islam dan politik; Nadlatul Ulama, Islam dan HAM; Nadlatul Ulama, Islam dan kebangsaan; Nadlatul Ulama, Islam dan ketatanegaraan; Nadlatul Ulama, Islam dan lingkungan; Nadlatul Ulama, Islam dan moderasi beragama; Nadlatul Ulama, Islam dan kebudayaan; Nadlatul Ulama, Islam dan kehidupan publik; Nadlatul Ulama, Islam dan ritual lokal; Nadlatul Ulama, Islam dan hubungan antaragama; Nadlatul Ulama, Islam dan Interreligius; Nadlatul Ulama, Islam dan gender; Nadlatul Ulama, Islam dan ilmu pengetahuan; Nadlatul Ulama, Islam dan filsafat; Nadlatul Ulama, Islam dan gerakan sosial; Nadlatul Ulama, Islam dan pendidikan; Nadlatul Ulama, Islam dan pemberdayaan; Nadlatul Ulama, Islam dan ekonomi NAHNU; Journal of Nahdlatul Ulama and Contemporary Islamic Studies adalah wadah publikasi ilmiah bagi para akademisi, peneliti, mahasiswa, profesional, praktisi, aktivis sosial untuk mendiskusikan dan berbagi pengetahuan dalam bentuk artikel ilmiah dari berbagai perspektif, meliputi: Sosiologi; Ilmu pemikiran politik Islam Hukum (Islam) Sosiologi agama; Sosiologi politik; Studi gender; Ilmu politik; Islamic studies; Antropologi; Hukum; Filsafat agama; Ekonomi Islam; Sejarah Islam.
Articles 42 Documents
Resolusi Konflik Berbasis Islam Nusantara: Model Peacebuilding Nahdlatul Ulama Saiyidinal Firdaus
NAHNU: Journal of Nahdlatul Ulama and Contemporary Islamic Studies Vol. 4 No. 1 (2026): NAHNU
Publisher : LAKPESDAM MWCNU Palengaan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to develop an Islam Nusantara–based conflict resolution model through the peacebuilding practices of Nahdlatul Ulama (NU). Data were collected through document analysis, semi-structured interviews, and observation of mediation and community dialogue practices. The study involved 20 informants consisting of community leaders and mediators selected through purposive sampling. Data were analyzed using reflexive thematic analysis combined with a hybrid coding strategy (deductive–inductive), while research quality was maintained through trustworthiness procedures. The findings reveal that NU’s conflict resolution practices operate through four interconnected mechanisms: religious authority legitimacy, community dialogue, operationalization of Islam Nusantara values (tawassuṭ, tasāmuḥ, and tawāzun), and expansion of practices through cross-context transfer and adaptation. The synthesis of findings generates a conceptual model structured through the sequence of Islam Nusantara values, Nahdlatul Ulama institutional practices, social mediation, relational transformation, and peacebuilding. This study contributes to the development of religious peacebuilding and conflict transformation scholarship by integrating theological dimensions, social practices, and locally grounded peace mechanisms.   Penelitian ini bertujuan mengembangkan model resolusi konflik berbasis Islam Nusantara melalui praktik peacebuilding Nahdlatul Ulama (NU). Data dikumpulkan melalui analisis dokumen, wawancara semi-terstruktur, dan observasi terhadap praktik mediasi dan dialog komunitas. Penelitian melibatkan 10 informan yang terdiri atas tokoh masyarakat dan mediator yang dipilih menggunakan purposive sampling. Analisis data dilakukan menggunakan reflexive thematic analysis dengan strategi hybrid coding (deduktif–induktif), sementara kualitas temuan dijaga melalui prinsip trustworthiness. Temuan penelitian menunjukkan bahwa praktik resolusi konflik NU dibangun melalui empat mekanisme utama, yaitu legitimasi otoritas keagamaan, dialog komunitas, operasionalisasi nilai Islam Nusantara (tawassuṭ, tasāmuḥ, dan tawāzun), serta ekspansi praktik melalui transfer dan adaptasi lintas konteks. Sintesis temuan menghasilkan model konseptual yang bergerak melalui alur nilai Islam Nusantara, praktik kelembagaan Nahdlatul Ulama, mediasi sosial, transformasi relasi, dan peacebuilding.
Humor sebagai Mediasi Konflik Digital: Analisis Wacana Kritis @NUgarislucu Risa Pramita Wilda Fitria; Nyimas Ma'rifatillah
NAHNU: Journal of Nahdlatul Ulama and Contemporary Islamic Studies Vol. 4 No. 1 (2026): NAHNU
Publisher : LAKPESDAM MWCNU Palengaan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study focuses on the X account @NUgarislucu as a representation of the Nahdlatul Ulama (NU) community that employs humor as an alternative discursive practice. The study examines how the discursive structure of humor functions as digital conflict mediation. Data were collected through X advanced search using the operator "from:nugarislucu" from January 1, 2016 to May 3, 2026, with filters of minimum 5,000 likes and 250 replies. From these results, the top 7 most relevant posts related to conflict resolution were selected for analysis. Using a qualitative approach and Teun A. van Dijk's critical discourse analysis on textual, socio cognitive, and contextual dimensions, the findings demonstrate that humor operates as a soft power strategy through indirect satire, in group solidarity reinforcement, and diversion of sensitive issues into laughter. This study contributes a conceptual model of humor as an informal, culturally grounded peace infrastructure in digital spaces. It recommends integrating cultural discursive strategies into digital religious moderation policies.   Fokus kajian adalah akun X @NUgarislucu sebagai representasi komunitas Nahdlatul Ulama (NU) yang memanfaatkan humor sebagai praktik diskursif alternatif. Penelitian ini bertujuan mengkaji bagaimana struktur wacana humor berfungsi sebagai mediasi konflik digital. Data dikumpulkan melalui pencarian lanjutan X dengan operator "from:nugarislucu" pada periode 1 Januari 2016 sampai 10 Mei 2026, serta filter minimal 5.000 likes dan 250 replies. Dari hasil filter tersebut, dipilih 7 unggahan teratas yang paling relevan dengan tema resolusi konflik untuk dianalisis. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan analisis wacana kritis model Teun A. van Dijk pada dimensi teks, kognisi sosial, dan konteks sosial, temuan menunjukkan bahwa humor berfungsi sebagai strategi soft power melalui sindiran tidak langsung, penguatan solidaritas kelompok internal, dan pengalihan isu sensitif ke ranah tawa. Kontribusi penelitian ini adalah model konseptual humor sebagai infrastruktur perdamaian informal berbasis budaya di ruang digital