cover
Contact Name
Rizki Wahyudi
Contact Email
rizki.key@gmail.com
Phone
+6285711000715
Journal Mail Official
aguna@amikompurwokerto.ac.id
Editorial Address
Jl. Letjend Pol. Soemarto No.127, Watumas, Purwanegara, Kec. Purwokerto Utara, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah 53127
Location
Kab. banyumas,
Jawa tengah
INDONESIA
AGUNA: Jurnal Ilmu Komunikasi
ISSN : 27466558     EISSN : 2746654X     DOI : 10.35671/aguna
Jurnal Ilmu Komunikasi AGUNA merupakan salah satu media penyebarluasan hasil penelitian dan pemikiran yang dilakukan oleh para peneliti di lingkungan maupun di luar Universitas Amikom Purwokerto. Jurnal Komunikasi AGUNA diterbitkan oleh Universitas Amikom Purwokerto. Kata AGUNA berasal dari bahasa Sansekerta yang artinya berguna atau bermanfaat. Merujuk pada makna AGUNA tersebut, diharapkan artikel ilmiah yang diterbitkan dalam Jurnal Ilmu Komunikasi AGUNA mempunyai manfaat teoretis dan praktis bagi kalangan akademisi maupun masyarakat. Jurnal Ilmu Komunikasi AGUNA diterbitkan 2 kali dalam satu tahun yaitu bulan Januari dan Juli
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 7, No 1: Januari (2026)" : 6 Documents clear
Hubungan Antara Loyalitas Pelanggan Dengan Brand Trust Mie Gacoan Di Kota Bogor Pasca Isu Kehalalan Nisa, Salma Syaqra; Angeline, Valencia; Samawanti, Amelia
AGUNA: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 7, No 1: Januari (2026)
Publisher : AGUNA: Jurnal Ilmu Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35671/aguna.v7i1.3283

Abstract

ABSTRAK Indonesia menempati peringkat kedua dunia dalam konsumsi mie. Hal ini mencerminkan besarnya peluang sekaligus tantangan bagi industri kuliner seperti Mie Gacoan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara loyalitas pelanggan dengan brand trust Mie Gacoan di Kota Bogor pasca munculnya isu negatif terkait kehalalan produk. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif korelasional dengan teknik purposive sampling terhadap 96 responden yang berdomisili di Bogor dan mengetahui isu tersebut. Data dikumpulkan melalui kuesioner berskala Likert dan dianalisis menggunakan uji korelasi Pearson. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang kuat dan positif antara kedua variabel dengan nilai koefisien korelasi sebesar 0,742 dan tingkat signifikansi 0,001. Temuan deskriptif mengungkapkan bahwa 83,3% responden tetap memilih Mie Gacoan meskipun diterpa isu negatif, yang menunjukkan adanya trust resilience yang tinggi. Hal ini membuktikan bahwa kepercayaan merek merupakan fondasi utama yang menjaga loyalitas pelanggan bahkan di tengah krisis informasi. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa pengalaman konsumsi yang positif dan keterikatan emosional mampu memitigasi dampak rumor negatif. Peneliti menyarankan manajemen Mie Gacoan untuk memperkuat komunikasi krisis yang transparan dan secara proaktif mengedukasi publik mengenai status sertifikasi halal secara konsisten. Langkah ini penting untuk menjaga reputasi jangka panjang dan meminimalisir skeptisisme konsumen di era digital yang sensitif terhadap isu-isu kehalalan. Kata-kata Kunci: Loyalitas Pelanggan; Kepercayaan Brand; Mie Gacoan; Isu Negatif; Isu Kehalalan
Hadir Tapi Tak Terlihat: Mediatisasi Kesehatan Mental pada Program Televisi Publik Indonesia Satvikadewi, A.A.I Prihandari
AGUNA: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 7, No 1: Januari (2026)
Publisher : AGUNA: Jurnal Ilmu Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35671/aguna.v7i1.3290

Abstract

ABSTRAK Isu kesehatan mental semakin penting dan strategis saat ini, seiring meningkatnya prevalensi gangguan mental dan masih kuatnya stigma di masyarakat. Televisi publik, dengan mandat pelayanan publik dan legitimasi institusional yang kuat, memiliki peran penting dalam membangun literasi, menurunkan stigma, dan membuka ruang diskursus kesehatan mental yang inklusif. Namun, dalam ekosistem media yang terdigitalisasi dan terfragmentasi, kehadiran isu kesehatan mental di televisi publik kerap bersifat sporadis dan kurang terlihat secara kultural. Penelitian ini bertujuan menganalisis bagaimana isu kesehatan mental diproduksi, diformat, dan diposisikan dalam program televisi publik Indonesia dalam kerangka teori mediatisasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif-interpretatif dengan teknik analisis isi kualitatif model Mayring. Data diperoleh dari program kesehatan mental di TVRI Nasional dan TVRI Daerah yang dipilih secara purposif, mencakup program nasional dan lokal dengan variasi format, segmentasi audiens, dan konteks produksi. Analisis difokuskan pada bentuk program, logika produksi, kepatuhan regulasi, serta inovasi daerah dalam relasi dengan logika mediatisasi. Temuan menunjukkan bahwa program kesehatan mental di TVRI didominasi format talkshow dengan logika keamanan dan kepatuhan regulatif yang kuat. Pada level nasional, mediatisasi cenderung bersifat akomodatif dan normatif, menghasilkan kehadiran simbolik tanpa visibilitas kultural (symbolic presence-without cultural visibility) yang luas. Sebaliknya, TVRI daerah memperlihatkan praktik mediatisasi mikro yang lebih adaptif melalui inovasi digital, pendekatan lokal, dan format partisipatif, meskipun masih terfragmentasi. Secara teoretis, penelitian ini menegaskan bahwa mediatisasi dalam televisi publik tidak hanya terjadi lintas media, tetapi juga secara internal dalam organisasi media publik. Kata-kata Kunci: televisi publik; kesehatan mental; mediatisasi; TVRI; analisis isi kualitatif
Pengaruh Konten Instagram Fomoplaces Terhadap Minat Berkunjung Followers Ke Kopi Slushy by Kopi Tuku Tuzzahra, Maghvira; Evelina, Lidya Wati
AGUNA: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 7, No 1: Januari (2026)
Publisher : AGUNA: Jurnal Ilmu Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35671/aguna.v7i1.3288

Abstract

ABSTRAK  Keberadaan media sosial saat ini mengubah cara hidup masyarakat. Media sosial memudahkan masyarakat  mencari rekomendasi tempat dan memanfaatkan fitur foto dan video sehingga memberikan gambaran lebih jelas tentang tempat tersebut. Salah satu akun Instagram yang memiliki jenis konten rekomendasi tempat makan ataupun kafe adalah @fomoplaces. Dari banyaknya konten  akun Instagram @fomoplaces, peneliti memilih konten Kopi Slushy by Kopi Tuku untuk dikaji karena konten tersebut memiliki engagement paling tinggi dibandingkan konten lainnya dalam periode 2 Januari – 15 Mei 2025. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh  konten Instagram terhadap minat berkunjung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan pengumpulan data menggunakan survei pada pengikut (followers) akun Instagram @fomoplaces dengan jumlah  followers sebanyak 92.400. Analisis data menggunakan software SPPS versi 25. Hasil penelitian menunjukkan konten Instagram (X) memiliki pengaruh terhadap minat berkunjung (Y) sebesar 13,1%. Pada variabel (X) konten Instagram, dimensi factors menjadi dimensi yang mendapatkan nilai indeks paling tinggi. Artinya, akun Instagram @fomoplaces harus bijak mempertahankan nilai kebermanfaatan dalam membuat konten rekomendasi tempat makan dan kafe. Sedangkan, dimensi persuasion mendapat nilai indeks paling rendah. Artinya, akun Instagram @fomoplaces perlu mempertimbangkan visual konten yang ditampilkan pada unggahan Kopi Slushy by Kopi Tuku. Pada variabel (Y) minat berkunjung, minat referensial mendapatkan nilai indeks paling tinggi. Maka itu, akun Instagram @fomoplaces perlu konsisten  membuat konten sehingga semakin banyak followers membagikan konten  akun Instagram @fomoplaces. Sedangkan, minat eksploratif mendapat nilai indeks paling rendah. Artinya, akun Instagram @fomoplaces perlu membuat konten lebih informatif sehingga mendorong followers untuk mencari tahu lebih lanjut di internet. Kata-kata Kunci: Coffee shop; Followers; Instagram; Konten; Minat kunjung
Peran Strategi Komunikasi Visual dalam Membangun Personal Branding Generasi Z di Media Sosial Aulia, Dila; Bimantoro, Wajar
AGUNA: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 7, No 1: Januari (2026)
Publisher : AGUNA: Jurnal Ilmu Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35671/aguna.v7i1.3285

Abstract

ABSTRAK Perkembangan media sosial telah mengubah cara Generasi Z membangun identitas diri dan reputasi personal di ruang digital. Komunikasi visual, yaitu penggunaan elemen visual seperti warna, tipografi, komposisi, dan gaya tampilan sebagai media penyampaian pesan, kini menjadi elemen strategis dalam menciptakan personal branding yang konsisten, autentik, dan kredibel. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran strategi komunikasi visual dalam membangun personal branding Generasi Z di media sosial dengan meninjau bagaimana mereka mengelola impresi, menerapkan keterampilan komunikasi digital, serta mengekspresikan diri secara autentik dalam menciptakan citra personal yang positif. Pendekatan penelitian menggunakan deskriptif kualitatif dengan wawancara mendalam terhadap delapan informan Generasi Z yang aktif di Instagram dan TikTok, serta analisis konten visual terhadap unggahan media sosial mereka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi komunikasi visual berperan signifikan dalam membentuk persepsi publik melalui konsistensi warna, tone (suasana visual secara keseluruhan), dan gaya visual untuk menampilkan citra profesional dan menarik. Keterampilan komunikasi digital, khususnya storytelling, penulisan caption persuasif, dan interaksi aktif dengan audiens, memperkuat efektivitas personal branding. Pengalaman ekspresi diri yang autentik menjadi dasar kepercayaan dan kedekatan emosional dengan pengikut sehingga meningkatkan reputasi dan daya saing profesional di dunia kerja digital. Penelitian ini menegaskan bahwa komunikasi visual bukan sekadar aspek estetika, tetapi juga alat strategis dalam membangun citra diri dan kepercayaan publik di era digital serta menekankan pentingnya literasi digital bagi Generasi Z agar dapat menciptakan personal branding yang etis, konsisten, dan relevan dengan perkembangan media sosial modern. Kata-kata Kunci: komunikasi visual; personal branding; Generasi Z; media sosial; strategi digital
Komunikasi Intrapersonal sebagai Bentuk Resiliensi Diri Atlet Pencak Silat dalam Mengelola Kecemasan Pra-Pertandingan Aulia, Putri; Zulzilah, Siti; Amalia, Bella; Wijaya, Widiastiana Vista
AGUNA: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 7, No 1: Januari (2026)
Publisher : AGUNA: Jurnal Ilmu Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35671/aguna.v7i1.3287

Abstract

ABSTRAK  Kecemasan pra-pertandingan merupakan kondisi yang umum dialami atlet pencak silat dan berpotensi memengaruhi fokus, motivasi, serta kesiapan mental dalam menghadapi kompetisi. Dalam situasi tersebut, atlet tidak hanya mengandalkan komunikasi eksternal dengan pelatih atau lingkungan, tetapi juga mengaktifkan komunikasi intrapersonal sebagai proses internal untuk menata pikiran, emosi, dan kesiapan diri. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis komunikasi intrapersonal sebagai bentuk resiliensi diri atlet pencak silat dalam mengelola kecemasan pra-pertandingan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan paradigma konstruktivis. Subjek penelitian adalah atlet pencak silat Perguruan Pencak Silat Mustika Bagawat pada kategori usia pra-remaja dan remaja. Data dikumpulkan melalui observasi non-partisipan, wawancara mendalam, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman dengan teknik triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi intrapersonal berperan strategis dalam membantu atlet mengelola dialog batin, menata emosi, menjaga fokus, serta mempertahankan motivasi menjelang pertandingan. Ditinjau melalui Self-Determination Theory, komunikasi intrapersonal berkaitan dengan pemenuhan kebutuhan kemandirian, kompetensi, dan keterhubungan yang memperkuat resiliensi diri atlet dalam menghadapi tekanan pra-pertandingan. Kata-kata Kunci: komunikasi intrapersonal, Self-Determination Theory, resiliensi diri, kecemasan pra-pertandingan, atlet pencak silat
KOMUNIKASI KAMPANYE LINGKUNGAN DI MEDIA INSTAGRAM OLEH CARBONETHICS INDONESIA Halim, Bonny Perkasa; Pratiwi, Aprilianti; Burhan, Ahmad Badari
AGUNA: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 7, No 1: Januari (2026)
Publisher : AGUNA: Jurnal Ilmu Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35671/aguna.v7i1.3289

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini menganalisis strategi komunikasi kampanye lingkungan yang dilakukan oleh CarbonEthics Indonesia melalui media sosial Instagram, dengan fokus pada kesenjangan antara tingginya eksposur visual konten dan rendahnya keterlibatan audiens dalam tindakan keberlanjutan yang nyata. Meskipun CarbonEthics berhasil menyelenggarakan berbagai kegiatan offline dengan tingkat partisipasi yang tinggi, keterlibatan audiens di Instagram masih terbatas pada interaksi pasif seperti likes dan jarang berkembang menjadi partisipasi aktif. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran ajakan bertindak (call to action), kolaborasi dengan influencer, serta karakter interaktivitas konten dalam mendorong keterlibatan audiens terhadap isu keberlanjutan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi kegiatan kampanye, wawancara mendalam dengan pengikut Instagram CarbonEthics, dan analisis konten unggahan Instagram. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konten kampanye lingkungan yang informatif dan menarik secara visual belum cukup efektif dalam mendorong tindakan nyata apabila tidak disertai ajakan bertindak yang spesifik dan mudah diimplementasikan. Selain itu, keterlibatan influencer yang kredibel terbukti memperkuat resonansi pesan, namun belum sepenuhnya dimanfaatkan dalam strategi komunikasi digital. Penelitian ini menegaskan pentingnya integrasi antara kampanye offline dan strategi komunikasi Instagram yang interaktif, partisipatif, serta berorientasi pada perubahan perilaku audiens. Kata-kata Kunci: komunikasi kampanye; keberlanjutan; Instagram; influencer; ajakan bertindak; keterlibatan audiens

Page 1 of 1 | Total Record : 6