cover
Contact Name
Indrie Ramadhani S
Contact Email
riksjp21@gmail.com
Phone
+6282170319189
Journal Mail Official
Jurnalpustakamedika@gmail.com
Editorial Address
Jl. Batu Kasek Blok E 11 Padang
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Pustaka Medika (Pusat Akses Kajian Medis dan Kesehatan Masyarakat)
Published by Pustaka Galeri Mandiri
ISSN : -     EISSN : 29858305     DOI : https://doi.org/10.55382/jurnalpustakamedika
Core Subject : Health, Science,
Jurnal Pustaka Medika adalah sebuah jurnal Double blind peer-review yang didedikasikan untuk publikasi hasil penelitian yang berkualitas dalam bidang ilmu medis dan kesehatan. Semua publikasi di Jurnal Pustaka Medika bersifat akses terbuka yang memungkinkan artikel tersedia secara bebas online tanpa berlangganan apapun. Jurnal Pustaka Medika (Pusat Akses Kajian Medis dan Kesehatan Masyarakat) menerima naskah artikel setiap saat yang akan diterbitkan secara berkala 2 kali setahun
Articles 32 Documents
Correlation Between Caries Status and Quality of Life Among Elderly at Dangung-Dangung Public Health Center Kournikova, Lianka Pamelia; Elianora, Dewi; Surya, Leny Sang
Jurnal Pustaka Medika (Pusat Akses Kajian Medis dan Kesehatan Masyarakat) Vol 4 No 2 (2025): Jurnal Pustaka Medika (Pusat Akses Kajian Medis dan Kesehatan Masyarakat)
Publisher : Pustaka Galeri Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55382/jurnalpustakamedika.v4i2.1749

Abstract

Global demographic changes are increasing the number of elderly people at risk of experiencing significant oral health problems. Dental caries (DMF-T) is a major issue in the elderly caused by decreased oral hygiene, which can potentially lower their quality of life. Objective This study aims to analyze the relationship between dental caries status and quality of life in the elderly at Dangung-Dangung Health Center, Payakumbuh. Method This quantitative study with a cross-sectional approach was conducted in 2018 at Dangung-Dangung Health Center, Payakumbuh. The study sample consisted of 35 elderly people selected based on inclusion and exclusion criteria. Caries status was measured using the DMF-T index, while quality of life was measured using the OHIP-14 questionnaire. Data analysis was performed using Pearson correlation test (p < 0.05). Result The study results showed an average DMF-T index of 23.20 ± 4.70 and an average OHIP-14 score of 26.57 ± 8.98. There is a significant positive relationship with a strong correlation strength between the DMF-T index and OHIP-14 scores (r = 0.637; p = 0.000). Conclusion: There is a significant positive correlation between caries status (DMF-T) and quality of life (OHIP-14) in the elderly. The higher the dental caries index, the lower the quality of life (the higher the OHIP-14 score) in this elderly population.
Analisis Kepuasan Pasien BPJS Berdasarkan Kualitas Pelayanan di Unit Rawat Inap Rumah Sakit Islam Jakarta Cempaka Putih Tahun 2024 Muhammad Abid; Pradnya Paramita
Jurnal Pustaka Medika (Pusat Akses Kajian Medis dan Kesehatan Masyarakat) Vol 5 No 1 (2026): Jurnal Pustaka Medika (Pusat Akses Kajian Medis dan Kesehatan Masyarakat)
Publisher : Pustaka Galeri Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55382/jurnalpustakamedika.v5i1.1412

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh kualitas pelayanan terhadap kepuasan pasien JKN-BPJS di unit rawat inap Rumah Sakit Islam Jakarta Cempaka Putih. Desain penelitian menggunakan metode campuran (mixed methods) dengan pendekatan sequential explanatory, yaitu analisis kuantitatif diikuti pendalaman kualitatif. Data kuantitatif dikumpulkan dari 354 responden menggunakan kuesioner SERVQUAL yang mencakup lima dimensi: tangible, reliability, responsiveness, assurance, dan empathy. Analisis dilakukan menggunakan uji chi-square dan regresi logistik. Hasil menunjukkan bahwa dimensi tangible (OR = 8,494; p < 0,05) dan reliability (OR = 14,293; p < 0,05) berpengaruh signifikan terhadap kepuasan pasien. Data kualitatif diperoleh melalui wawancara mendalam dengan 10 pasien dan 5 petugas kesehatan. Hasil tematik menunjukkan dua tema utama penyebab ketidakpuasan: keterbatasan fasilitas fisik (ruang perawatan penuh, pendingin ruangan rusak), dan ketidakkonsistenan pelayanan tenaga kesehatan (waktu visit dokter tidak pasti, keterlambatan pemberian obat). Integrasi kedua data memperkuat bahwa kepuasan pasien tidak hanya dipengaruhi fasilitas, tetapi juga reliability pelayanan. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan fasilitas rawat inap, standarisasi waktu pelayanan, serta pelatihan komunikasi tenaga kesehatan agar mutu pelayanan lebih konsisten.

Page 4 of 4 | Total Record : 32