Jurnal Pengabdian Masyarakat SENSASI
Jurnal Pengabdian Masyarakat SENSASI adalah jurnal ilmiah berbasis open-access yang dikelola dan diterbitkan oleh Universitas Pembangunan Nasional (UPN) "Veteran" Jawa Timur. Jurnal SenSaSi mempublikasikan hasil-hasil pengabdian masyarakat yang berbasis riset dengan tema pemberdayaan masyarakat atau kelompok profesi tertentu, pemberdayaan keluarga, pengembangan sekolah/madrasah, penerapan teknologi tepat guna, pendidikan untuk pembangunan berkelanjutan, dan pelatihan.
Articles
40 Documents
PEMANFAATAN APLIKASI PEMBUKUAN UNTUK MENINGKATKAN MANAJEMEN KEUANGAN KELOMPOK TANI BAHARI KARYA
Chrisna Putra Bayu;
R. Muh. Syah Arief Atmaja Wijaya
Jurnal Pengabdian Masyarakat SENSASI Vol. 3 No. 02 (2023): Jurnal Pengabdian Masyarakat SENSASI
Publisher : Faculty of Economics and Bussiness, UPN "Veteran" Jawa Timur
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33005/sensasi.v3i02.2
Kegiatan pendampingan ini memiliki tujuan untuk memberikan bantuan dalam melakukan pengelolaan pembukuan yang efektif dengan menggunakan aplikasi pembukuan kepada mitra kegiatan pengabdian masyarakat ini, yaitu Kelompok Tani Bahari Karya. Mitra masih menggunakan pembukuan yang sangat sederhana dan kurang teratur, serta tidak memberikan keterangan yang jelas untuk setiap transaksi.. Hal ini berdampak pada manajemen keuangan karena sulit untuk menganalisis kondisi keuangan usaha tersebut. Untuk mengatasi masalah tersebut, dibentuk program pendampingan tentang pemanfaatan aplikasi pembukuan melalui smartphone dengan menggunakan aplikasi Akuntansiku. Program ini dilakukan dengan metode pendampingan secara langsung ke mitra berupa demonstrasi dan pelatihan terkait cara penggunaan aplikasi, lalu diakhiri dengan evaluasi. Hasil dari kegiatan menunjukkan respon positif dari mitra, yang dengan antusias menerima pendampingan yang telah diberikan. Program ini berhasil meningkatkan wawasan dan pengetahuan Kelompok Tani Bahari Karya dalam menyusun pembukuan untuk usahatani mereka.
PENYULUHAN TERKAIT PEMAHAMAN MANAJEMEN KEUANGAN PADA PELAKU UMKM DI KELURAHAN NGINDEN JANGKUNGAN
Nikmatul Khoirot Toyyiba;
Condro Widodo
Jurnal Pengabdian Masyarakat SENSASI Vol. 3 No. 01 (2023): Jurnal Pengabdian Masyarakat SENSASI
Publisher : Faculty of Economics and Bussiness, UPN "Veteran" Jawa Timur
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33005/sensasi.v3i01.3
Kurangnya kesadaran mengenai sistem manajemen keuangan yang baik di setiap kegiatan usaha yang dilakukan oleh para pelaku UMKM menjadi salah penyebab paling sering mengapa banyak UMKM yang belum bisa berkembang secara optimal. Di Kota Surabaya sendiri, tepatnya di Kelurahan Nginden Jangkungan, masih banyak sekali UMKM yang belum menyadari mengenai betapa pentingnya pengelolaan keuangan yang baik. Alasannya, karena terkadang uang untuk kebutuhan sehari-hari masih belum mencukupi, sehingga mau tidak mau para pelaku UMKM tersebut menggunakan uang yang seharusnya digunakan untuk modal usaha menjadi digunakan untuk mencukupi kebutuhannya. Akibatnya, para pelaku UMKM menjadi kebingungan dalam menentukan keuntungan yang didapatkan. Dari adanya permasalahan tersebut, dibuatlah kegiatan penyuluhan untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman para pelaku UMKM di Kelurahan Nginden Jangkungan mengenai manajemen keuangan beserta pembukuan sederhana yang dapat diimplementasikan pada kegiatan usahanya sehingga usaha tersebut dapat berkembang secara optimal. Kegiatan tersebut dilakukan secara langsung dan terbagi menjadi tiga sesi yaitu, sesi pemaparan materi, sesi tanya jawab, serta sesi foto bersama. Hasilnya terjadi peningkatan kesadaran dan pengetahuan diantara para pelaku UMKM mengenai pentingnya manajemen keuangan serta pembukuan sederhana. Pengetahuan terebut dapat dimanfaatkan dan diterapkan kedalam kegiatan usahanya.
PELATIHAN PERHITUNGAN HPP UNTUK MENENTUKAN HARGA JUAL DAN LABA USAHA UMKM KEL.SEMOLOWARU
Annisa Kurniawan;
Condro Widodo
Jurnal Pengabdian Masyarakat SENSASI Vol. 3 No. 01 (2023): Jurnal Pengabdian Masyarakat SENSASI
Publisher : Faculty of Economics and Bussiness, UPN "Veteran" Jawa Timur
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33005/sensasi.v3i01.4
Every business must have a selling price for each product. The selling price is obtained from production costs plus the profit desired by the business actor. However, before determining the selling price, a business actor, including Micro, Small and Medium Enterprises (MSMEs), needs to know the Cost of Goods Manufacture (COGM) of their product. The purpose of knowing the COGM in MSMEs is that MSME actors will be able to find out the costs required in the production process. However, MSMEs in Semolowaru Village still lack understanding in determining the COGM for each product. This happens due to a lack of understanding of MSME actors in determining the COGM, so that the determination of profits and selling prices of their products is also not optimal. Departing from the problems that occurred in the Semolowaru Village, a training to calculate the COGM to determine the selling price and operating profit of MSMEs in Semolowaru Village was held as a solution for MSME actors who are still having difficulties. This training method is carried out door-to-door at each MSME actor's house and is carried out through three sessions, namely: 1) material presentation session, 2) training session on calculating the cost of production, and 3) discussion session. The result of this training is that MSME actors are assisted in calculating the COGM and in determining operating profits so that they are in accordance with what is desired and are not wrong in determining the selling price of their products.
PELATIHAN PEMBUKUAN SEDERHANA PADA UMKM DI DESA NGEPOH, KABUPATEN PROBOLINGGO
Della Atanti;
Vicky Vendy
Jurnal Pengabdian Masyarakat SENSASI Vol. 3 No. 01 (2023): Jurnal Pengabdian Masyarakat SENSASI
Publisher : Faculty of Economics and Bussiness, UPN "Veteran" Jawa Timur
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33005/sensasi.v3i01.5
UMKM berperan penting dalam perekonomian Indonesia dan memiliki potensi yang besar untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Perkembangan UMKM tidak terlepas dari kemampuan pemilik usaha dalam mengelola dan mencatat laporan keuangannya. Laporan keuangan sangat penting dimiliki oleh para pelaku usaha untuk mengetahui kondisi usahanya. Pelaku UMKM di Desa Ngepoh, Kecamatan Dringu, Kabupaten Probolinggo masih belum melakukan pembukuan karena menganggap pembukuan tidak penting. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah para pelaku UMKM memahami pentingnya pembukuan dan dapat menyusun pembukuan sederhana secara mandiri terkait pemasukan, pengeluaran, biaya serta laba yang didapatkan sehingga mengetahui perkembangan usahanya. Metode pelaksanaan pengabdian ini terdiri dari dua tahap, yaitu sosialisasi dan pelatihan. Dalam tahap awal, sosialisasi dilakukan untuk menyampaikan informasi kepada para pelaku UMKM tentang pentingnya pembukuan. Tahap kedua melibatkan pelatihan praktis untuk membantu mereka dalam mengimplementasikan pembukuan sederhana dalam usaha mereka. Hasil dari kegiatan ini adalah peningkatan pengetahuan dan keterampilan para pelaku usaha dalam menjalankan usahanya melalui pembukuan sederhana yang mudah diaplikasikan untuk mencapai usaha yang berkelanjutan.
IMPLEMENTASI APLIKASI “CATATAN KEUANGAN” GUNA MEMBANTU PENCATATAN KEUANGAN UMKM DI DESA MRANGGONLAWANG KABUPATEN PROBOLINGGO
Padang Fitria Bintari;
Astrini Aning Widoretno
Jurnal Pengabdian Masyarakat SENSASI Vol. 3 No. 01 (2023): Jurnal Pengabdian Masyarakat SENSASI
Publisher : Faculty of Economics and Bussiness, UPN "Veteran" Jawa Timur
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33005/sensasi.v3i01.6
Banyaknya pemilik UMKM di Desa Mranggonlawang Kabupaten Probolinggo yang tidak melakukan pencatatan keuangan atas segala transaksi yang terjadi di dalam usahanya menuntut mahasisawa untuk dapat berperan serta dalam memberikan informasi mengenai pentingnya catatan keuangan. Banyaknya pemilik UMKM yang belum mencatat segala transaksi keuangan usahanya dikarenakan kurangnya pengetahuan pemilik UMKM mengenai akuntansi, proses akuntansi yang terbilang sulit, serta anggapan pemilik UMKM bahwa penyusunan laporan keuangan tidaklah penting. Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan juga keterampilan pemilik UMKM dalam menyusun laporan keuangan dengan memanfaatkan teknologi berupa aplikasi digital yaitu aplikasi “Catatan Keuangan”. Metode yang digunakan adalah dengan dilakukan survei di Desa Mranggonlawang, kemudian kegiatan pengabdian dilanjutkan mengunjungi tempat pemilik UMKM terkait, yang selanjutnya diadakan sesi pelatihan dan juga pendampingan mengenai penggunaan aplikasi “Catatan Keuangan”. Objek yang dipilih oleh penulis adalah pemilik UMKM “Finza Cookies and Cake” yaitu Ibu Arik yang berada di Desa Mranggonlawang Kabupaten Probolinggo. Dari kegiatan sosialisasi dan pendampingan yang dilakukan, pemilik UMKM “Finza Cookies and Cake” memberikan respon yang baik mengenai kegiatan ini, beliau mengaku merasa terbantu dan terus menggunakan aplikasi ini disetiap kegiatan usahanya seperti halnya pembelian bahan dan juga penjualan produk kue kering beliau. Beliau juga merasa bahwa penggunaan aplikasi ini sangatlah mudah karena hanya membutuhkan perangkat digital serta laba yang diperoleh langsung terlihat dengan jelas.
EFISIENSI PENGELOLAAN KEUANGAN TERHADAP PEMASUKAN DAN PENGELUARAN DANA KELOMPOK KKN
Yesica Arinda Damayanti;
Diarany Sucahyati
Jurnal Pengabdian Masyarakat SENSASI Vol. 3 No. 01 (2023): Jurnal Pengabdian Masyarakat SENSASI
Publisher : Faculty of Economics and Bussiness, UPN "Veteran" Jawa Timur
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33005/sensasi.v3i01.7
Dalam banyak aspek kegiatan, pengelolaan terhadap keuangan merupakan salah satu faktor penting yang harus dilakukan. Beberapa masalah terkait keuangan seperti kekurangan dana kemungkinan dapat timbul akibat dari tidak dilakukannya pengelolaan keuangan yang terstruktur dan efisien terutama dalam perencanaannya. Artikel ini menggunakan metode kualitatif dan observasi dengan analisis dan pengamatan langsung serta studi pustaka yang menganalisis bagaimana pemasukan dan pengeluaran dana dilakukan. Dengan dilakukannya pengelolaan keuangan yang terstruktur dan efisien tersebut, diharapkan mampu menjadi dasar akuntabilitas kelompok serta terjaganya transparansi keuangan. Evaluasi dilakukan dengan pengecekan dan pencatatan secara berkala untuk mengetahui saldo akhir periode hari tertentu agar dana dapat digunakan secara maksimal. Dari kegiatan pengelolaan keuangan yang efisien pada Kelompok 21 Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur, seluruh anggota kelompok dapat memanfaatkan dana yang tersedia dengan baik agar terlaksananya keseluruhan program kerja yang telah dibuat serta cukup digunakan untuk pemenuhan kebutuhan sehari–hari.
PENGEMBANGAN UMKM DI KELURAHAN GEBANG PUTIH MELALUI PELATIHAN PEMBUKUAN SEDERHANA
Fadhiatus Zahro;
Sofie Yunida Putri
Jurnal Pengabdian Masyarakat SENSASI Vol. 3 No. 01 (2023): Jurnal Pengabdian Masyarakat SENSASI
Publisher : Faculty of Economics and Bussiness, UPN "Veteran" Jawa Timur
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33005/sensasi.v3i01.9
UMKM memiliki peran krusial dalam pertumbuhan ekonomi suatu negara. UMKM masih dihadapkan pada berbagai tantangan yang membatasi perkembangan usahanya salah satunya yaitu pembukuan. UMKM sebagai salah satu sektor penyumbang pertumbuhan ekonomi suatu negara harus memiliki pencatatan dan pengelolaan keuangan yang baik. Berdasarkan survei di lapangan, UMKM di Kelurahan Gebang Putih belum menerapkan pembukuan dan tidak adanya pemisahan harta pribadi dengan harta usaha sehingga profit tidak sesuai. Tujuan kegiatan ini yaitu memberikan soft skill bagi pelaku UMKM untuk menyelenggarakan pembukuan supaya modal terlindungi karena adanya pencatatan keuangan yang terstruktur. Metode yang digunakan berbentuk sosialisasi dan dilanjut dengan pelatihan pembukuan. Kegiatan ini terdiri atas tiga tahap: a) tahap survei pendahuluan dan identifikasi masalah; b) tahap persiapan, dan; c) tahap pelaksanaan. Hasil yang diperoleh dari kegiatan ini yaitu mampu meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pembukuan. Saran dari kegiatan ini yaitu UMKM harus berkomitmen terhadap pembukuan guna kelangsungan usaha. Peran pemerintah juga dibutuhkan untuk mengontrol dan menilai kinerja UMKM secara berkelanjutan.
SOSIALISASI DAN PELATIHAN PEMBUKUAN KEUANGAN SEDERHANA BAGI UMKM DI DESA AMBULU, KABUPATEN PROBOLINGGO
Dwi Lia Handayani;
Rizdina Azmiyanti
Jurnal Pengabdian Masyarakat SENSASI Vol. 3 No. 02 (2023): Jurnal Pengabdian Masyarakat SENSASI
Publisher : Faculty of Economics and Bussiness, UPN "Veteran" Jawa Timur
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33005/sensasi.v3i02.10
Keberadaan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) sangatlah penting dalam pertumbuhan ekonomi dengan kontribusinya yang besar sebagai penyumbang dalam Produk Domestik Bruto (PDB) dan penyerapan tenaga kerja. Salah satu kendala yang dialami oleh para UMKM adalah tidak adanya pembukuan keuangan sehingga kondisi keuangan usaha tidak dapat diketahui dengan jelas yang dapat menghambat berkembangnya UMKM di masa depan. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman dan edukasi kepada para pelaku UMKM mengenai pentingnya melakukan pembukuan keuangan usaha dengan sederhana dan memberikan pelatihan pencatatan keuangan baik secara manual maupun digital. Metode yang digunakan berupa sosialisasi dan pelatihan secara door to door selama tiga hari terhadap 10 UMKM yang ada di Desa Ambulu, Kecamatan Sumberasih, Kabupaten Probolinggo. Hasil dari sosialisasi ini yaitu meningkatnya pemahaman para pelaku usaha mengenai pentingnya melakukan pembukuan keuangan secara sederhana yang dapat digunakan sebagai gambaran untuk menilai kondisi usaha yang dijalankan.
PELATIHAN PERHITUNGAN BIAYA PRODUKSI DAN PENCATATAN KEUANGAN BAGI PENGEMBANGAN UMKM KELURAHAN KLAMPIS NGASEM
Erliniatus Nur Rohma;
Ulfa Puspa Widodo
Jurnal Pengabdian Masyarakat SENSASI Vol. 3 No. 02 (2023): Jurnal Pengabdian Masyarakat SENSASI
Publisher : Faculty of Economics and Bussiness, UPN "Veteran" Jawa Timur
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33005/sensasi.v3i02.13
Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) memiliki potensi yang cukup baik dalam menunjang masalah perekonomian di Kota Surabaya. Surabaya sendiri merupakan salah satu kota yang mayoritas penduduknya adalah pelaku UMKM, sehingga dengan begitu UMKM diharapkan dapat memperkuat pertahanan ekonomi dalam mencapai Sustainable Development Goals (SGDs). Selain itu, UMKM juga memiliki potensi sebagai sumber penghasilan utama bagi penduduk di Kota Surabaya khususnya di Kelurahan Klampis Ngasem. Namun, kenyataannya masih terdapat penduduk Klampis Ngasem yang beranggapan bahwa mereka menekuni UMKM hanya untuk penghasilan sampingan dan sebagai tempat berkumpul bersama pelaku UMKM lainnya. Sehingga mereka pun menjalankan usahanya dengan pencatatan pembukuan seadanya dan hanya mencatat rekapan penjualan saja tanpa mengetahui laba atau rugi yang dialami. Oleh karena itu, penduduk Klampis Ngasem terutama yang memiliki UMKM sangat perlu diberikan pelatihan khususnya dalam bidang pembukuan sederhana mengenai keuangan usahanya agar dapat berkembang di era digitalisasi ini. Dengan adanya pelatihan ini para pelaku UMKM di Kelurahan Klampis Ngasem diharapkan mendapatkan pengetahuan lebih luas dalam menjalankan usahanya.
Pengembangan Kewirausahaan Pasca Pandemi melalui Perancangan Desain Kemasan yang Efektif
Tituk Diah Widajantie;
Sofie Yunida Putri
Jurnal Pengabdian Masyarakat SENSASI Vol. 2 No. 01 (2022): Jurnal Pengabdian Masyarakat SENSASI
Publisher : Faculty of Economics and Bussiness, UPN "Veteran" Jawa Timur
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33005/sensasi.v2i1.58
Abstrak. Pandemi mengakibatkan pola pikir masyarakat dalam mengkonsumsi produk mulai berubah. Selain itu, pandemi juga berdampak nyata pada pertumbuhan ekonomi. Para pelaku UMKM harus memiliki strategi yang tepat agar tetap dapat bertahan pasca terjadinya pandemi. Jenis UMKM sendiri beraneka ragam, jenis UMKM yang berbeda tentunya membutuhkan stratetgi dan perancangan produk yang berbeda. Isu kesehatan merupakan hal yang tidak dapat terhindarkan apabila membahas pandemi. Para pelaku UMKM apabila akan merancang desain produknya setlah ada pandemi harus turut mempertimbangkan dan mencantumkan informasi yang berkaitan dengan kesehatan, baik produk tersebut dijual dan dikemas secara higienis maupun penjual yang menjual telah terbukti kesehatannya, sehingga diperlukan adanya pemahaman dari para pelaku UMKM khususnya UMKM yang bergerak dibidang kuliner terkait strategi pengembangan kewirausahaannya melalui perancangan desain kemasan yang efektif pasca pandemi. Kegiatan pengabdian masyarakat dilakukan untuk mengatasi permasalahan tersebut dalam bentuk penyuluhan perancangan desain kemasan yang mana kegiatan ini dihadiri 27 orang pelaku UMKM yang bergerak pada bidang kuliner dan dilaksanakan pada pada hari Selasa, 29 Maret 2022 selama 120 menit sejak pukul 09.00 – 11.00 WIB yang berlokasikan di Unit Pelaksana Teknis Pengelolaan Pendapatan Daerah (UPT PPD) Surabaya Selatan.