cover
Contact Name
Farid Faisal
Contact Email
risal.faisal12@gmail.com
Phone
+6285793854848
Journal Mail Official
jurnal_aksyana@unsur.ac.id
Editorial Address
Jl. Pasirgede Raya, Bojongherang, Kec. Cianjur, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat 43216
Location
Kab. cianjur,
Jawa barat
INDONESIA
Aksyana : Jurnal Akuntansi dan Keuangan Islam
ISSN : 2808425X     EISSN : 28084004     DOI : 10.35194/ajaki.v3i2.4660
Aksyana : Jurnal Akuntansi dan Keuangan Islam is an open access peer-reviewed online journal that provides a forum for sharing scientific studies on Islamic finance and banking. Editors welcome articles and research reports that address current issues such as: accounting, sharia accounting, and sharia banking
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 2 (2022): Maret" : 7 Documents clear
ANALISIS PENERIMAAN PAJAK HOTEL DAN PAJAK RESTORAN DI KABUPATEN CIANJUR Dini Nurdiani; Dian Rosdiana; Syifa Kurnia
Jurnal Akuntansi Vol 1, No 2 (2022): Maret
Publisher : Universitas Suryakancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/ajaki.v1i2.2494

Abstract

ABSTRAKTingginya pendapatan daerah yang diperoleh Kabupaten Cianjur ditopang oleh penerimaan pajak. Pajak merupakan salah satu sumber Pendapatan Asli Daerah. Pendapatan Asli Daerah merupakan salah satu indikator penentu derajat kemandirian suatu daerah. Pendapatan Asli Daerah (PAD) adalah pendapatan dari retribusi pajak daerah, retribusi daerah, pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan, dan pendapatan lainnya. Pajak hotel dan restoran termasuk dalam pajak daerah. Hotel dan restoran merupakan sektor yang potensial dalam meningkatkan efektivitas penerimaan pajak hotel dan restoran dan kontribusi yang diberikan oleh hotel dan restoran dapat memacu perkembangan ekonomi kota Cianjur yang semakin meningkat dari tahun ke tahun. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat efektivitas pengembangan pajak hotel dan restoran terhadap PAD di Kota Cianjur. Metode analisis yang digunakan adalah metode deskriptif, yaitu menganalisis data realisasi pajak hotel dan restoran tahun 2018-2020. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat efektivitas pajak hotel dan pajak restoran tahun 2018-2020 sangat bervariasi. Penerimaan pajak hotel tertinggi terjadi pada tahun 2019 sebesar Rp. 18.750.286.690,00 dan terendah pada tahun 2020 sebesar Rp. 8.006.160.654.00. Kemudian penerimaan tertinggi yang diperoleh dari pajak restoran terjadi pada tahun 2019 sebesar Rp. 16.770.542.015,00 dan terendah terjadi pada tahun 2020 sebesar Rp. 8.651.153.807.00. Secara keseluruhan, pajak hotel dan pajak restoran tahun 2018-2020 memberikan kontribusi yang baik terhadap PAD. Persentase kontribusi pajak hotel terbesar pada tahun 2019 sebesar 119,73% dan terendah pada tahun 2020 sebesar 101,04%. Kontribusi pajak restoran tertinggi pada tahun 2019 sebesar 111,18% dan terendah sebesar 103,53% pada tahun 2020.ABSTRACKThe high regional income obtained by Cianjur Regency is supported by tax revenue. Tax is one source of Regional Original Income. Regional Original Income is one of the indicators determining the degree of independence of a region. Region al Original Income (PAD) is revenue from local tax levies, regional levies, separated regional wealth management and other income. Hotel and restaurant taxes are included in regional taxes. Hotels and restaurants are potential sectors in increasing the effectiveness of hotel and restaurant tax revenues and the contribution made by hotels and restaurants can spur the economic development of Cianjur City which is increasing from year to year. The purpose of this study was to determine the level of effectiveness of the development of hotel and restaurant taxes on PAD in Cianjur City. The analytical method used is a descriptive method, namely analyzing hotel and restaurant tax realization data for 2018-2020. The results show that the level of effectiveness of the hotel tax and restaurant tax in 2018-2020 varies greatly. The highest hotel tax revenue occurred in 2019 of Rp. 18,750,286,690.00 and the lowest in 2020 of Rp. 8.006.160.654.00. Then the highest revenue obtained from restaurant taxes occurred in 2019 of Rp. 16,770,542,015,00 and the lowest occurred in 2020 of Rp. 8,651,153,807.00. Overall, the hotel tax and restaurant tax in 2018-2020 made a good contribution to PAD. The largest hotel tax contribution percentage in 2019 was 119.73% and the lowest in 2020 was 101.04%. The highest restaurant tax contribution in 2019 was 111.18% and the lowest was 103.53% in 2020.
PEMBIAYAAN KEPEMILIKAN KENDARAAN DI PERUSAHAAN PEMBIAYAAN SYARIAH, ANTARA IJARAH MUNTAHIYA BIT TAMLIK DAN MURABAHAH Muhammad Zulfikar
Jurnal Akuntansi Vol 1, No 2 (2022): Maret
Publisher : Universitas Suryakancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/ajaki.v1i2.2023

Abstract

ABSTRAKKendaraan saat ini telah menjadi salah satu kebutuhan pokok bagi sebagian besar masyarakat di Indonesia. Baik itu kendaraan roda dua maupun roda empat. Mulai dari kota besar hingga pelosok-pelosok pedesaan sudah banyak yang memiliki kendaraan. Hal tersebut tidak dapat terlepas dari semakin mudahnya untuk memiliki kendaraan. Bagi mereka yang tidak memiliki uang tunai, maka banyak lembaga keuangan yang dapat membantu. Salah satu Lembaga yang dapat membantu tersebut adalah Perusahaan Pembiayaan Syariah. Lembaga yang oleh masyarakat lebih dikenal dengan nama Leasing ini menggunakan dua pilihan akad untuk pembiayaan kendaraan bermotor, yaitu Ijarah Muntahiya Bit Tamlik dan Murabahah. Tiap akad tersebut memiliki ciri dan karakteristiknya masing-masing. Dengan adanya perbedaan-perbedaan tersebut, maka penelitian yang menggunakan metode deduktif melalui library dan field research ini ingin mengetahui akad apa yang lebih banyak digunakan oleh Perusahaan Pembiayaan Syariah. Dan ternyata dari hasil penelitian tersebut di dapat keterangan bahwa akad Murabahah lebih banyak dipergunakan karena karakteristiknya yang lebih aman dari segi risiko dan praktis dalam perhitungannya dalam hal keuntungan bagi perusahaan.ABSTRACTVehicles have now become one of the basic needs for most people in Indonesia. Be it two-wheeled or four-wheeled vehicles. Starting from big cities to remote rural areas, many have vehicles. This can not be separated from the easier it is to own a vehicle. For those who do not have cash, many financial institutions can help. One of the institutions that can help is the Sharia Financing Company. The institution which is better known by the public as Leasing uses two contract options for motor vehicle financing, namely Ijarah Muntahiya Bit Tamlik and Murabahah. Each contract has its own characteristics and characteristics. Given these differences, this research that uses the deductive method through library and field research wants to find out which contracts are more widely used by Islamic Financing Companies. And it turns out from the results of the study, it can be explained that Murabahah contracts are more widely used because of their safer characteristics in terms of risk and practical in their calculations in terms of profits for the company
ANALISIS NILAI PERUSAHAAN PADA BANK UMUM SYARIAH DENGAN MENGGUNAKAN PENDEKATAN MODERATED REGRESSION ANALYSIS Rahmini Rahmini; Mohammad Rofiuddin
Jurnal Akuntansi Vol 1, No 2 (2022): Maret
Publisher : Universitas Suryakancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/ajaki.v1i2.1788

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pengaruh Intellectual Capital, Islamic Social Reporting, dan Growth Opportunity terhadap Nilai Perusahaan dengan Kinerja Keuangan sebagai variabel moderasi. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan data sekunder berbentuk panel. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 10 bank dengan teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Hasil pengolahan data tersebut menunjukan bahwa Intellectual Capital tidak berpengaruh terhadap Nilai Perusahaan. Islamic Social Reporting signifikan terhadap Nilai Perusahaan. Growth Opportunity  tidak signifkan terhadap Nilai Perusahaan. Sedangkan Return On Equity berpengaruh terhadap Nilai Perusahaan. Variabel Kinerja Keuangan tidak dapat memoderasi Intellectual Capital terhadap Nilai Perusahaan. Sedangkan Kinerja Keuangan mampu memoderasi hubungan Islamic Social Reporting dan Growth Opportunity terhadap Nilai Perusahaan.ABSTRACKThis research aims to analyze the effect of Intellectual Capital, Islamic Social Reporting and Growth Opportunity on Firm Value with Financial Performance as a moderating variable. This type of research is quantitative research with secondary data in the form of panels. The sample used in this study were 10 banks with a sampling technique using purposive sampling. The result of data processing show that the Intellectual Capital has a negative and insignificant effect on Firm Value. Islamic Social Reporting has a positive and significant effect on Firm Value. Growth Opportunity has a negative and insignificant effect on Firm Value. Meanwhile, Return On Equity has a positive and significant effect in Firm Value. Financial Performance can’t moderate the Intellectual Capital on Firm Value. Meanwhile, the Financial Performance is able to moderate the relationship of Islamic Social Reporting to Firm Value
ANALISIS RASIO KEUANGAN TERHADAP KINERJA KEUANGAN PADA PT UNILEVER INDONESIA TBK Rian Oktavianie; Maya Novianti
Jurnal Akuntansi Vol 1, No 2 (2022): Maret
Publisher : Universitas Suryakancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/ajaki.v1i2.2480

Abstract

ABSTRAKUntuk mengetahui tingkat kesehatan perusahaan harus dilakukan pengukuran ataupun penilaian kinerja perusahaan.Kinerja adalah prestasi yang dicapai oleh perusahaan dalam suatu periode tertentu yang mencerminkan tingkat kesehatan perusahaan.Tujuannya adalah menemukan kelemahan di dalam kinerja perusahaan yang dapat menyebabkan masalah pada perusahaan. Demikian juga PT. Unilever Tbk yang tentunya ingin mengetahui tingkat kesehatan usahanya dari tahun ke tahun, yaitu dengan cara menilai kinerja manajemen perusahaannya. PT. Unilever Tbk tentunya membutuhkan pengelolaan manajemen yang baik dari permodalan, persediaan barang, dan laba yang akan diperoleh, sehingga perusahaan dapat terhindar dari kurang tepatnya keputusan atau kebijakan yang diambil, serta perusahaan dapat menjalankan kegiatan operasionalnya dengan lebih efisien dan tujuan yang telah ditetapkan dapat tercapai. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja keuangan PT. Unilever Indonesia, Tbk selama periode 2017-2021 dilihat dari Rasio Likuiditas, Solvabilitas, Aktivitas dan Profitabilitas.Teknik analisis data yang digunakan adalah rasio-rasio keuangan yaitu rasio likuiditas, rasio solvabilitas, rasio aktivitas dan rasio profitabilitas.Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif karena alat analisis data yang digunakan berasal dari data primer dan sekunder laporan keuangan PT Unilever Tbk Pada tahun 2017 - 2021 yang diambil dari situs resmi PT. Unilever Indonesia, Tbk.Untuk menilai kinerja keuangan tersebut dengan menggunakan metode time series yaitu dengan cara membandingkan ratio-ratio financial perusahaan dari satu periode ke periode lainnya.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum rasio keuangan PT. Unilever Indonesia, Tbk sudah baik, tetapi hanya rasio Debt to Equity Ratio (DTER), Debt to Asset Ratio (DTAR), dan Net Profit Margin (NPM) rasio yang nilai terbaiknya ada pada tahun 2017 atau dapat dikatakan ada perubahan. Perubahan yang dimaksud yaitu tahun terakhir dalam penelitian ini yang mempunyai nilai terbaik dibandingkan tahun-tahun yang diteliti dalampenelitian ini.ABSTRACTTo determine the level of health company must be measured or assessed company performance. Performance is the achievement achieved by the company in a certain. period that reflects the level of company health. The aim is to find weaknesses in the company's performance that can cause problems in the company. Likewise, PT. Unilever Tbk, which of course wants to know the level of health of its business from year to year, that is by assessing the performance of the company's management. PT. Unilever Tbk certainly requires good management of capital, inventory, and profits to be obtained, so that the company can avoid inaccurate decisions or policies taken, and the company can run its operations more efficiently and the objectives set can be achieved. This study aims to analyze the financial performance of PT. Unilever Indonesia, Tbk period 2017-2021 from the Ratio of Liquidity, Solvency, Activity and Profitability. This research is a quantitative study because the data analysis tools used are derived from primary and secondary data from PT Unilever Tbk financial statements in 2017 - 2021 taken from PT. Unilever Indonesia, Tbk. To assess the financial performance using the time series method by comparing the company's financial ratios from one period to another.The data analysis technique used is financial ratio with liquidity ratios, solvency ratios, activity ratios and profitability ratios. The results showed that in general the financial ratios of PT. Unilever Indonesia, Tbk has been good, but only the ratio of Debt to Equity Ratio (DTER), Debt to Asset Ratio (DTAR), and Net Profit Margin (NPM) ratio, the best value is in 2017 or it can be said that there is a change. The intended change is the last year in this study which has the best value compared to the years studied in this study.
ANALISIS EFEKTIFITAS DAN DAMPAK RANGKAP JABATAN DALAM OPERASIONALISASI PELAYANAN KSPPS MITRA INSAN MANDIRI TASIKMALAYA Icha Apriliza; Asep Suryanto
Jurnal Akuntansi Vol 1, No 2 (2022): Maret
Publisher : Universitas Suryakancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/ajaki.v1i2.2492

Abstract

ABSTRAKSampai saat ini masih banyak lembaga-lembaga dan perusahaan yang mempekerjakan karyawan secara rangkap jabatan sehingga menimbulkan ketidak efektifitasan dalam bekerjannya. Adapun tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui efektivitas rangkap jabatan karyawan serta dampak dari rangkap jabatan di KSPPS Mitra Insan Mandiri Tasikmalaya. Untuk meninjau masalah tersebut maka teori yang digunakan dalam penelitian ini yaitu teori efektifitas, rangkap jabatan, pelayanan dan teori operasionalisasi BMT secara umum. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif. Sumber data primer dengan teknik pengambilan data melalui wawancara dan dokumentasi. Pengambilan sampel pada penelitian ini berasal dari karyawan KSPPS Mitra Insan Mandiri dengan jumlah 3 orang plus bersama manajernya. Adapun teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan wawancara dengan 18 pertanyaan kepada manajer dan 7 pertanyaan kepada 2 orang karyawan yang berisi mengenai keefektifitsan dan dampak rangkap jabatan karyawan. Dengan hasil observasi interview/wawancara bersama manajer dan karyawan-karyawannya bahwa perusahaan ini berjalan secara efektif, tetapi efektif dari segi biaya,  walaupun dilihat dari karyawan yang merangkap jabatan maka pekerjaan atau kinerjanya dikatakan kurang efektif, namun tidak menghambat persaingan bersama perusahaan yang lain, bahkan KSPPS MIM ini yang mampu bertahan dengan sendiri tanpa bergabung dengan KSPPS/BMT yang lain. Itu karena kinerja manajer yang memimpin perusahaan dan mengarahkan karyawannya dengan bagus dan optimal serta kinerja dan pelayanan operasional karyawan-karyawanya yang maximal.ABSTRACTSo far, there are many institutions and companies that employ workes in duty free form that give rise to ineffective work. As fo the purpose of this study to know the effectiveness of the offices of employees and the impact of the doubled Tropps at the KSPPS Counterpart Tasikmalaya. To review the problem this is the general theory of effectiveness, duality, service, and operation BMT. The method used is a qualitative descriotive methode of prmer’s data source with a data retrieval technique through interviews and documentation of this research coming from a personal made, independent partner, with 3 plus manager. As for the data analysis technician in this study, the interview with 18 questions to the manager and 7 questions to 2 employees contained about how employees are effective and how employees are multifaceted. With an observation of the manager and an interview its employees are effective, but effevtive in terms of cost, although judging by the employees who promoted then it is said that the work or performance is less effetive, but  it does hinder competition with ither firms, even this KSPPS Mitra Insan Mandiri is capable, To Survive without joining ither KSPPS/BMT. That’s because a manager’s performance is leading the company and directing its employees.
PENGARUH RESPONSIVENESS DAN PROFIT SHARING TERHADAP KEPUASAN NASABAH TABUNGAN MUDHARABAH PADA BSI MANDIRI CIANJUR Nanang Rustandi; Nurhasanah Ramdhani
Jurnal Akuntansi Vol 1, No 2 (2022): Maret
Publisher : Universitas Suryakancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/ajaki.v1i2.2495

Abstract

ABSTRAKBagaimana suatu bank mampu memenuhi kepuasan nasabahnya, ketika menggunakan produk dan jasa yang ditawarkan salah satunya produk tabungan mudharabah yang menghasilkan nisbah bagi hasil. Nasabah akan senang apabila diperhatikan, dilayani dengan cepat dan dibantu pada saat mengalami masalah. Maka selain menawarkan kualitas pelayanan berupa responsiveness (daya tanggap), juga perlu memberitahu dan menjalankan perjanjian nisbah bagi hasil sesuai dengan ketentuan yang disyariatkan Islam. Tujuan penelitian untuk mengetahui seberapa besar pengaruh responsiveness dan profit sharing secara bersamaan terhadap kepuasan nasabah tabungan mudharabah pada Bank Syariah Indonesia (BSI) Mandiri Cianjur. Penelitian deskriptif dan asosiatif dengan pendekatan kuantitatif. Sampel sebanyak 59 nasabah tabungan mudharabah pada Bank Syariah Mandiri Cianjur. Data primer bersumber dan didapat dari pengisian angket kuesioner yang disebar sesuai dengan pendapat nasabah. Hasilnya uji t dan uji F, bahwa responsiveness berpengaruh positif signifikan terhadap kepuasan nasabah. Hasil pengujian parsial (uji t) variabel responsiveness terhadap kepuasan nasabah yang menunjukkan nilai thitung 2,500> ttabel 2,003, maka Ho1 ditolak dan Ha1 diterima. Profit sharing berpengaruh positif signifikan terhadap kepuasan nasabah hasil pengujian parsial (uji t) menunjukkan nilai thitung 3,445> ttabel 2,003, maka Ho2 ditolak dan Ha2 diterima. Responsiveness dan profit sharing secara simultan berpengaruh positif signifikan terhadap kepuasan nasabah dengan hasil uji F bahwa Fhitung 38,742 > Ftabel 3,16, artinya Ho3 ditolak dan Ha3 diterima. Adapun nilai R square sebesar 0,580, berarti bahwa 58,0% variabel dependen kepuasan nasabah dapat dijelaskan oleh variabel independen responsiveness dan profit sharing.ABSTRACTHow can a bank be able to meet customer satisfaction, when using the products and services offered, one of which is a mudharabah savings product that produces a profit-sharing ratio. Customers will be happy to be noticed, served quickly and assisted when experiencing problems. So in addition to offering service quality in the form of responsiveness, it is also necessary to notify and carry out the profit-sharing ratio agreement in accordance with Islamic provisions. The purpose of the study was to determine how much influence responsiveness and profit sharing simultaneously had on customer satisfaction with mudharabah savings at Bank Syariah Indonesia (BSI) Mandiri Cianjur. Descriptive and associative research with a quantitative approach. The sample is 59 mudharabah savings customers at Bank Syariah Mandiri Cianjur. Primary data is sourced and obtained from filling out questionnaires distributed according to customer opinions. The results of the t test and F test, that responsiveness has a significant positive effect on customer satisfaction. The results of the partial test (t test) of the responsiveness variable to customer satisfaction which shows the tcount 2,500 > ttable 2,003, then Ho1 is rejected and Ha1 is accepted. Profit sharing has a significant positive effect on customer satisfaction. The results of the partial test (t test) show the value of tcount 3,445 > ttable 2,003, then Ho2 is rejected and Ha2 is accepted. Responsiveness and profit sharing simultaneously have a significant positive effect on customer satisfaction with the F test results that Fcount 38.742 > Ftable 3.16, meaning Ho3 is rejected and Ha3 is accepted. The value of R square is 0.580, meaning that 58.0% of the dependent variable of customer satisfaction can be explained by the independent variable responsiveness and profit sharing.
NILAI DAN MORAL ISLAM DALAM KEPEMILIKAN Salma Isfihany
Jurnal Akuntansi Vol 1, No 2 (2022): Maret
Publisher : Universitas Suryakancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/ajaki.v1i2.2493

Abstract

ABSTRAKPada dasarnya, kepemilikan merupakan masalah utama dalam kegiatan ekonomi manusia. Penulisan ini bertujuan untuk membangun tatanan ekonomi yang berakhlak mulia berdasarkan kesetaraan dan keadilan untuk melahirkan masyarakat madani dalam lindungan Allah SWT. Ekonomi Islam berperan dalam membentuk pertumbuhan kerangka ekonomi yang mendasari dalam upaya menjaga keselamatan hidup yang harmonis dan humanis, berdasarkan sumber nilai agama. Prinsip Islam menekankan bahwa setiap aktivitas manusia diukur dengan pahala dan dosa, di mana setiap orang yang beribadah pasti mengandung nilai ibadah, sedangkan ibadah manusia dalam aktivitas ekonomi dapat ditandai dengan kemampuan melakukan ihsan dan fastabiqul khairat, mengutamakan keadilan, dan membatasi. manusia untuk berbuat baik bagi dirinya dan lingkungannya. Nilai-nilai dasar ekonomi Islam terdiri dari; nilai kepemilikan, nilai keadilan, nilai keseimbangan, nilai kebebasan, nilai kebersamaan. Prinsip dan etika bisnis inilah yang kini menjadi landasan operasional lembaga keuangan syariah di Indonesia. Dalam kerangka praktis, prinsip dan etika bisnis tersebut diimplementasikan dalam berbagai layanan dan layanan lembaga keuangan syariah yang menggunakan mekanisme bagi hasil yang dikenal dengan bagi hasil. Dapat disimpulkan bahwa kepemilikan harta dalam Islam sangat penting sebagai saran kelangsungan hidup dan wadah untuk mencari tabungan bagi kehidupan ukhrawi di masa depan. Perlu digarisbawahi, kepemilikan harus ditanamkan pada prinsip bahwa harta ini pada dasarnya adalah milik Allah SWT secara mutlak, sebagai umat-Nya kita hanya dititipkan sementara.ABSTRACKBasically, ownership is a major problem in human economic activity. This writing aims to build an economic order that has a noble character based on equality and justice to give birth to a civil society in the protection of Allah. Islamic economics plays a role in shaping the growth of the underlying economic framework in efforts to maintain harmonious and humanist life safety, based on sources of religious value. Islamic principles emphasize that every human activity is measured by merit and sin, where every one who worships certainly contains the value of worship, while human worship in economic activity can be characterized by the ability to do ihsan and fastabiqul khairat, prioritize justice, and limit humans to do good for themselves and their environment. The basic values of Islamic economics consist of; the value of ownership, the value of justice, the value of balance, the value of freedom, the value of togetherness. These principles and business ethics are now the operational foundation of Islamic financial institutions in Indonesia. In the practical framework, these business principles and ethics are implemented in various services and services of shari'ah financial institutions that use a profit sharing mechanism known as profit sharing. It can be concluded that the ownership of property in Islam is very important as a suggestion of survival and a forum to find savings for ukhrawi life in the future. It needs to be underlined, ownership must be instilled in the principle that this treasure basically belongs to Allah SWT absolutely, as his people we are only temporarily entrusted.

Page 1 of 1 | Total Record : 7