cover
Contact Name
Monica Widyaswari
Contact Email
monicawidyaswari@unesa.ac.id
Phone
+6282231135605
Journal Mail Official
jplus@unesa.ac.id
Editorial Address
Kampus Lidah Wetan: Terletak di Jl. Lidah Wetan, Lidah Wetan, Kec. Lakarsantri, Kota Surabaya, Jawa Timur 60213
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
J+Plus: Jurnal Mahasiswa Pendidikan Luar Sekolah
  • jurnal-pendidikan-luar-sekolah
  • Website
ISSN : 23379286     EISSN : -     DOI : -
Strategi, metode, dan model pembelajaran dalam Pendidikan Nonformal Teknologi dan media pembelajaran untuk Pendidikan Nonformal Pelatihan berbasis komunitas dan pengembangan keterampilan Inovasi dalam pendidikan masyarakat dan pendidikan seumur hidup Pendidikan vokasional dan pelatihan kerja Program pemberdayaan masyarakat melalui pendidikan Kebijakan dan manajemen Pendidikan Nonformal Studi kasus implementasi Pendidikan Nonformal di berbagai wilayah Kolaborasi antar lembaga dalam mendukung Pendidikan Nonformal Evaluasi program dan dampak Pendidikan Nonformal
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol. 7 No. 3 (2018)" : 6 Documents clear
PEMBENTUKAN KARAKTER ANAK JALANAN MELALUI PROGRAM PEMBINAAN KEWIRAUSAHAAN DI UPTD KAMPUNG ANAK NEGERI SURABAYA SHELY OKTAVIANA
J+PLUS UNESA Vol. 7 No. 3 (2018)
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK PEMBENTUKAN KARAKTER ANAK JALANAN MELALUI PROGRAM PEMBINAAN KEWIRAUSAHAAN DI UPTD KAMPUNG ANAK NEGERI SURABAYA Nama : Shely Oktaviana NIM : 14010034037 Jurusan : Pendidikan Luar Sekolah Fakultas : Ilmu Pendidikan Nama Lembaga : Universitas Negeri Surabaya Pembimbing : Dr. Suhanadji, M.Si Anak seharusnya berhak dan wajib menempuh pendidikan karena anak adalah generasi penerus bangsa yang akan menghadapi tantangan dan persaingan di masa depan. Tetapi bagi anak jalanan, pendidikan bukanlah merupakan suatu prioritas karena mereka menghabiskan hampir seluruh waktunya untuk berada di jalanan. Walaupun sepanjang hari berada di jalanan, anak jalanan seharusnya tetap bisa mengenyam pendidikan. Jika tidak bisa mengikuti pendidikan formal setidaknya mereka mendapatkan pendidikan karakter untuk membentuk pribadi menjadi manusia yang baik. Karena pentingnya pendidikan karakter untuk anak jalanan, maka pemerintah memiliki tanggung jawab untuk membina anak jalanan. Melalui lembaga UPTD Kampung Anak Negeri Surabaya anak jalanan diberikan fasilitas dan pendidikan seperti program pembinaan kewirausahaan yang bertujuan untuk mengasah keterampilan dan membentuk karakter yang baik. Pada penelitian ini, peneliti menggunakan jenis penelitian kualitatif. Lokasi penelitian yang diambil dalam penelitian ini adalah di Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Kampung Anak Negeri Surabaya yang berada di Jl. Wonorejo Timur No.130 Wonorejo, Kelurahan Rungkut, Surabaya. Informan penelitian ini adalah kepala UPTD, pembina, staff kantor, dan anak jalanan yang mengikuti program pembinaan kewirausahaan. Pengumpulan data penelitian menggunakan teknik observasi (pengamatan), wawancara, dan dokumentasi. Data yang terkumpul dianalisis dengan langkah reduksi data, display data, serta verifikasi dan simpulan. Setelah itu data diuji keabsahannya dengan kredibilitas, dependabilitas, konfirmabilitas, dan transferabilitas. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa program pembinaan kewirausahaan yang dilaksanakan di UPTD Kampung Anak Negeri Surabaya telah terlaksana sesuai tujuan yang diharapkan yaitu dapat mengembangkan keterampilan anak jalanan dalam bidang wirausaha . keterampilan yang diajarkan yaitu keterampilan teknis, keterampilan manajemen, keterampilan wirausaha, dan keterampilan keamanan pribadi. Selain itu program pembinaan kewirausahaan ini juga membentuk karakter anak jalanan yaitu jujur, disiplin, kerja keras, mandiri, dan tanggung jawab. Kata kunci: anak jalanan, pembentukan karakter, kewirausahaan.
PERAN TUTOR DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MELALUI PENGUATAN CHARACTER BUILDING PADA PESERTA DIDIK PAKET B MATA PELAJARAN BAHASA INGGRIS di UPT SPNF SKB CERME-GRESIK LAILATUL MAGHFIROH
J+PLUS UNESA Vol. 7 No. 3 (2018)
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penguatan Character building merupakan penguatan karakter peserta didik yang sudah ada pada diri peserta didik. Penguatan karakter yang dilakukan oleh tutor dilaksanakan dengan pembelajaran yang mampu mengaktifkan sekaligus menyenangkan dimaksudkan untuk mengoptimalkan semua potensi yang dimiliki oleh anak didik, sehingga dapat mencapai hasil belajar yang memuaskan sesuai dengan karakteristik pribadinya. Pendekatan dan jenis rancangan ini menggunakan penelitian kualitatif. Data dikumpulkan dengan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik-teknik tersebut digunakan untuk menggali data penelitian tentang penguatan character building dalam meningkatkan hasil belajar peserta didik paket B mata pelajaran Bahasa Inggris di UPT SPNF SKB Cerme-Gresik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penguatan character building ini dapat memicu kemampuan belajar peserta didik yang dapat dibuktikan melalui peningkatan hasil belajar. Pembelajaran bahasa Inggris yang mungkin terkesan membosankan kini semakin baik karena dibarengi dengan karakter yang baik, karakter yang dimaksud peneliti adalah berkembangnya rasa tanggung jawab, disiplin, peduli sesama teman dll. Pengembangan karakter tersebut berkembang dalam pembelajaran seperti penugasan yang berkarakter, penjelasan materi yang memiliki kandungan motivasi dan nasihat-nasihat yang mana akan memicu kualitas peserta didik dalam belajar sehingga dapat membuat mereka mencapai hasil belajar dan prestasi yang baik. Kata Kunci : Penguatan Character Building, Hasil Belajar Abstract Strengthening Character building is the strengthening of students character that already exists in students. Strengthening the characters carried out by tutors carried out with learning that is able to activate as well as fun is intended to optimize all the potential possessed by students, so as to achieve satisfactory learning outcomes in accordance with his personal characteristics. This approach and type of design uses qualitative research. Data is collected by interview, observation and documentation techniques. These techniques are used to explore data on the strengthening of character building in improving the learning outcomes of package B students in English in the SPNF UPT Cerme-Gresik SKB. The results of the study indicate that the strengthening of character building can trigger students learning abilities that can be proven by increasing learning outcomes. Learning English that might seem boring now is getting better because it is accompanied by good character, the character intended by the researcher is the development of a sense of responsibility, discipline, caring for fellow friends etc. Development of roles with these characters develops in learning such as character assignments, material explanations that contain motivation and advice which will trigger the quality of learners in learning so that they can achieve good learning outcomes and achievements. Keyword : Strengthening Character Building, Learning Outcomes
PERAN ORANGTUA DALAM MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR PESERTA DIDIK USIA 6-12 TAHUN (STUDI KASUS PADA PROGRAM HOME VISIT DI HOMESCHOOLING SEKOLAH DOLAN MALANG) HENING HANGESTY ANURRAGA
J+PLUS UNESA Vol. 7 No. 3 (2018)
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PERAN ORANGTUA DALAM MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR PESERTA DIDIK USIA 6-12 TAHUN (STUDI KASUS PADA PROGRAM HOME VISIT DI HOMESCHOOLING SEKOLAH DOLAN MALANG) Hening Hangesty AnurragaPendidikan Luar Sekolah, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri SurabayaEmail : hening.hangesty@gmail.com ABSTRAK Homeschooling merupakan salah satu pendidikan alternatif yang dilaksanakan di luar sistem pendidikan formal. Orangtua memiliki tanggung jawab dan peran yang lebih besar dalam proses belajar anak, salah satu peran orangtua yaitu sebagai motivator yang harus mampu memotivasi anak untuk giat belajar. Tujuan penelitian ini adalah mendiskripsikan dan menganalisis mengenai : (1) peran orangtua dalam meningkatkan motivasi belajar pesera didik usia 6-12 tahun (2) faktor-faktor pendukung dan penghambat orangtua dalam meningkatkan motivasi belajar peserta didik usia 6-12 tahun. Penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini yaitu satu pengelola lembaga Homeschooling Sekolah Dolan, dua tutor, serta empat orangtua peserta didik pada program home visit. Data dalam penelitian ini dikumpulkan dengan menggunakan teknik wawancara mendalam, observasi partisipatif dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa orangtua menjalankan perannya dalam meningkatkan motivasi belajar anak. Peran orangtua dalam meningkatkan motivasi belajar anak meliputi : (1) Sebagai fasilitator dengan menyediakan sarana alat belajar seperti tempat belajar, buku-buku pelajaran dan alat-alat tulis dan memberikan fasilitas untuk mengembangkan bakat dan minat anak. (2) Sebagai motivator dengan memberikan motivasi kepada anak dengan cara memberi penghargaan terhadap prestasi belajar anak dengan memberi hadiah maupun kata-kata pujian. (3) Sebagai pendidik dan pengajar dengan terlibat dalam kegiatan belajar dengan mendiskusikan dengan pihak homeschooling mengenai program belajar yang sesuai dengan kondisi anak, mendampingi anak belajar diluar jadwal home visit bersama tutor, dan memperhatikan kondisi fisik dan psikis anak sehingga dapat menentukan model pembelajaran yang sesuai dengan kondisi anak tersebut. Kata Kunci : Peran Orangtua, Motivasi Belajar, Homeschooling
Pelaksanaan Pendampingan Belajar dalam Mewujudkan Kemandirian Anak Jalanan di Komunitas Save Street Child Taman bungkul Surabaya AHMAD MARUF FATWA
J+PLUS UNESA Vol. 7 No. 3 (2018)
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fenomena anak jalanan menjadi salah satu permasalahan sosial yang melanda kota Surabaya. Banyak faktor yang membuat mereka tidak besekolah yaitu faktor ekonomi dan pendidikan orang tua yang rendah. Untuk menghadapi permasalahan anak jalanan ini beberapa orang mulai mencoba memulai gerakan peduli terhadap anak jalanan. Salah satunya adalah sebuah komunitas yaitu komunitas Save Street Child Surabaya. Komunitas Save street child Surabaya mengelola pembelajaran diluar kelas degan mekanisme survey, pendekatan terhadap warga dan memilki peranan kecil sebelumnya akhirnya berjalan sebagai pusat kegiatan belajar mengajar. Hal ini dilakukan agar mewujudkan kemandirian anak jalanan di komunitas Save Street Child di taman bungkul Surabaya Penelitian ini bertujuan mengenai : (1) pelaksanaan pendampingan belajar dalam dalam mewujudkan kemandirian anak jalanan di komunitas Save Street Child di taman bungkul Surabaya, (2) tingkat kemandirian anak jalanan pada komunitas Save Street Child taman bungkul Surabaya, (3) mengetahui faktor-faktor pendukung dalam pendampingan belajar dalam mewujudkan kemandirian anak alanan pada komunitas Save Street Child di taman bungkul Surabaya, (4) faktor-faktor penghambat pendampingan belajar dalam mewujudkan kemandirian anak alanan pada komunitas Save Street Child di taman bungkul Surabaya.informan penelitian ini meliputi : (1) pihak penyelenggara komunitas Save Street Child Surabaya, (2) pengajar komunitas Save Street Child Surabaya, (3) anak jalanan komunitas Save Street Child Surabaya. Pengumpulan data penelitian ini menggunakan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini antara lain : pertama, pendampingan belajar di komunitas save street child taman bungkul surabaya meliputi (1) warga belajar, (2) ragi/motivasi belajar, (3) sumber belajar, (4) paguyuban/kelompok belajar, (5) pamong belajar, (6) tempat belajar, (7) sarana belajar, (8) dana belajar, (9) program kegiatan belajar, (10) hasil belajar. Kedua, setelah diadakanya pendampingan belajar bagiu anak jalanan, dampak dari pendampingan tersebut adalah kemandirian. kemandirian anak jalanan sudah mulai terlihat yaitu semakin bertanggung jawab, tidak mudah bergantung kepada orang lain, anak-anak dapat memenuhi kebutuhan pokok minimal sendiri, menjadi lebih disiplin, lebih berani dalam mengambil resiko. Kata Kunci : Pelaksanaan pendampingan, Pendampingan belajar, kemandirian, anak jalanan Abstract The phenomenon of street children became one of the social problems that hit the city of Surabaya. Many factors that make them not school are the economic factors and low parental education. To face the problems of street children some people started trying to start a caring movement towards street children. One of them is a community of Save Street Child Surabaya community. The community of Save street child Surabaya manages out-of-class learning with survey mechanism, approaches to citizens and having a small role before finally running as a center for teaching and learning activities. This is done in order to realize the independence of street children in the community of Save Street Child in Surabaya bungkul park. This study aims to: (1) implementation of learning assistance in realizing the independence of street children in the community of Save Street Child in Surabaya bungkul park, (2) (3) to know the supporting factors in facilitation of learning in realizing the independence of children alanan in the community of Save Street Child in Surabaya bungkul park, (4) inhibiting factors of learning assistance in realizing the independence of children of the alanan in the Save Street Child community in Surabayas bungkul park. The research informants included: (1) the organizers of the Save Street Child Surabaya community, (2) teachers of the Save Street Child Surabaya community, (3) street children of the Save Street Child community of Surabaya. The data collection of this research use interview, observation, and documentation. The results of this study include: first, the assistance of learning in the community save street child bungkul surabaya park includes (1) studying citizens, (2) yeast / learning motivation, (3) learning resources, (4) community / study groups, (5) (6) learning places, (7) learning facilities, (8) learning funds, (9) learning activities, (10) learning outcomes. Secondly, after conducting the study assistance for street children, the impact of the mentoring is independence. the independence of street children has begun to appear that is more responsible, not easy to depend on others, children can meet their own basic needs at least, become more disciplined, more daring in taking risks. Keywords: Implementation of mentoring, Mentoring learning, independence, street children
PENGELOLAAN PEMBELAJARAN DALAM MENINGKATKAN MINAT BELAJAR PESERTA DIDIK LBB TAMAN PINTAR KECAMATAN LAMONGAN KABUPATEN LAMONGAN MOCHAMAD MACHFUD SARONI
J+PLUS UNESA Vol. 7 No. 3 (2018)
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengelolaan pembelajaran dalam meningkatkan minat belajar peserta didik LBB taman pintar Lamongan. Pengelolaan pembelajaran merupakan suatu rangkaian kegiatan meliputi perencanaan, pengorganisasian, penggerakkan dan pengawasan. Indikator minat belajar meliputi perasaan senang, keterlibatan, ketertarikan dan perhatian. Lembaga bimbingan belajar Taman Pintar mempunyai keunikan dalam menjalankan strategi pengelolaan pembelajaran. Strategi yang digunakan dalam pengelolaan pembelajaran yakni lebih fleksibel dalam arti apabila kemampuannya tidak bisa menyesuaikan dengan kelasnya maka siswa tersebut tidak akan dipaksa untuk mengikuti kelasnya melainkan akan dimasukkan dikelas sebelumnya. Metode penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif yang bermaksud untuk mendeskripsikan secara sistematik tentang data yang didapatkan di lapangan berupa tulisan deskriptif dari narasumber. Subjek penelitian ini yaitu ketua lembaga, tutor dan peserta didik. Metode analisis data melalui tahap kondensasi data, penyajian data, verifikasi data. Untuk membuktikan keabsahan data yang diperoleh teknik yang digunakan adalah kredibilitas, dependabilitas, konfirmabilitas dan tranferabilitas. Hasil penelitian menunjukkan kegiatan pengelolaan pembelajaran dimulai dari beberapa tahap yaitu perencanaan, pengorganisasian, penggerekkan dan pengawasan. Tahapan berikut dijalankan untuk mengelola pembelajaran dalam pembelajaran. Sesuai dengan teori yang ada bahwa terdapat keselarasan dengan kejadian yang ada di lapangan dan dilakukan secara partisipatif yaitu melibatkan seluruh elemen yang ada. Minat belajar peserta didik lembaga bimbingan belajar Taman Pintar mengalami peningkatan setelah mengikuti bimbingan belajar tersebut. Hal ini dibuktikan dengan menggali indikator yang dikaji yaitu perasaan senang, keterlibatan, ketertarikan dan perhatian. Kata Kunci: Pengelolaan Pembelajaran, Bimbingan Belajar, Minat Belajar.
KEMANDIRIAN ANAK JALANAN DALAM PERSPEKTIF PENDIDIKAN KRITIS DI YAYASAN ALIT SURABAYA FITRIA AISYAROH
J+PLUS UNESA Vol. 7 No. 3 (2018)
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Anak jalanan merasa memiliki kemandirian untuk hidup sendiri, mereka merupakan anak yang berusia dibawah 18 tahun, dan menghabiskan waktunya minimal 6 jam di jalanan untuk mencari nafkah. Kemandirian mereka yang dapat bekerja keras sendiri dan lebih memilih bekerja untuk membantu orang tua dapat diapresiasi namun dengan begitu mereka menjadi lupa kewajiban mereka yaitu mendapatkan pendidikan yang layak. Pendidikan merupakan hal penting yang akan membuat perubahan pada kehidupan. Penelitian bertujuan untuk mendeskripsikan kemandirian anak jalanan dalam perspektif pendidikan kritis. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Lokasi penelitian ini di Yayasan ALIT Surabaya. Sumber data yang dikumpulkan dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis data model interaktif yang terdiri dari reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Teknik keabsahan data menggunakan kredibilitas yaitu triangulasi sumber dan member check. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Yayasan ALIT memiliki program pemberdayaan yang dapat diakses oleh seluruh anak. Program pendampingan yayasan Alit bertujun untuk mengembangkan pola kemandirian kritis anak jalanan. Kemandirian kritis dilakukan oleh yayasan Alit dengan cara membebaskan anak-anak untuk andil dalam proses pembelajaran sesuai minat dan bakatnya. Proses pendidikan yang diterapkan oleh Alit ini membuat cara berpikir anak-anak jalanan yang semula magis berubah menjadi kritis. Kemandirian yang diciptakan agar mereka lebih percaya diri terhadap kondisi yang saat ini, lebih bertanggung jawab terhadap yang dicapai, serta lebih berpikir kritis terhadap masa depan mereka agar mereka bisa tetap mendapatkan hak sebagai anak walaupun mereka adalah anak-anak yang termajinalkan. Kata Kunci : Anak Jalanan, Kemandirian, Kesadaran Kritis

Page 1 of 1 | Total Record : 6