cover
Contact Name
Ramdani
Contact Email
ramdani12@upi.edu
Phone
+6285174226451
Journal Mail Official
optima@upi.edu
Editorial Address
https://ejournal.upi.edu/index.php/ProfesiBK/about/editorialTeam
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Profesi Bimbingan dan Konseling
ISSN : 22750760     EISSN : 27750804     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Profesi Bimbingan dan Konseling : Journal of Counseling Profession (JCP) is published by Guidance and Counseling Study Program, Faculty of Educational Science, Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) in collaboration with Asosiasi Bimbingan dan Konseling Indonesia (ABKIN). The purpose of Journal of Counseling Profession is to publish work oriented toward professional skill and innovation in the practice of guidance and counseling. JCP: Journal of Counseling Profession ensures integrity, autonomy and orginality of each published article with respect to the publication ethics and rectitude. The Benefits of publishing in JCP journal as compared to traditional subscription journals. The article can be read by a potentially much large audience compared, and open access journals are free to view, download and print. Journal Homepage Image The following issue(s) will be shown here as soon as the reviewing process is completed. The first issue is expected to come out at the end of August, 2021. JCP is an Open Access Journal. The authors who publish the manuscript in this journal agree to the following terms:
Articles 17 Documents
STANDARISASI KODE ETIK PROFESI BIMBINGAN DAN KONSELING Armandha, Rizky
Jurnal Profesi Bimbingan dan Konseling Vol 1, No 2 (2023)
Publisher : Jurnal Profesi Bimbingan dan Konseling

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kode Etik profesi merupakan acuan perilaku perseorangan atau koporsi yang dianggap harus diikuti pelaku aktivitas professional. Para professional memiliki keahlian yang khusus dan untuk kode etik professional dibuat untuk mengatur bagaimana pengetahuan dan keahlian tersebut digunakan. Secara umum fungsi kode etik ada tiga yaitu : (1) Memberikan pedoman bagi setiap anggota profesi tentang prinsip profesionalitas, (2) Sebagai sarana kontrol sosial bagi masyarakat atas profesi yang bersangkutan, (3)Mencegah campur tangan pihak di luar organisasi profesi tentang hubungan etika dalam keanggotaan profesi.Apabila terjadi pelanggaran terhadap kode etik Profesi Bimbingan dan Konseling maka kepadanya diberikan sanksi sebagai berikut:Memberikan teguran secara lisan dan tertulis, Memberikan peringatan keras secara tertulis, Pencabutan keanggotan ABKIN, Pencabutan lisensi, Apabila terkait dengan permasalahan hukum/ kriminal maka akandiserahkan pada pihak yang berwenang.
MANAJEMEN BIMBINGAN & KONSELING DALAM MENGEMBANGKAN PENDIDIKAN KARAKTER PESERTA DIDIK Zaharani, Adhira Dwi
Jurnal Profesi Bimbingan dan Konseling Vol 1, No 1 (2023)
Publisher : Jurnal Profesi Bimbingan dan Konseling

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKManajemen diperlukan pada kegiatan Bimbingan dan Konseling mengingat pelayanan bimbingan merupakan bagian yang tidak terpisahkan asal keseluruhan program pendidikan di sekolah, yang juga bekerjasama dengan penganggaran, sehingga diperlukan perencanaan yang baik supaya antara program bimbingan dan konseling serta program sekolah dapat bersinergi dengan baik, sejalan atau tidak saling beraturan satu sama lain. Manajemen bimbingan dan konseling sangat penting untuk mendukung tercapainya tujuan bimbingan dan konseling yang efektif serta efisien. Program bimbingan dan konseling yang efektif dan efisien membutuhkan manajerial yang baik, dan manajerial merupakan keliru satu kompetensi yang wajib dimiliki oleh guru pembimbing / konselor. Tujuan dari penelitian ini ialah mengembangkan potensi diri siswa secara efektif dan efisien. saat siswa belum dapat mengenali potensi diri pribadinya, guru BK diperlukan bisa menggali potensi yang dimiliki siswa tadi dan lalu membantu buat mengembangkannya. Artikel ini membahas perihal konsep manajemen di bimbingan dan konseling, jenis metode penelitian ini ialah analisis kajian pustaka (literatur research) artikel ini akan memaparkan analisis jurnal ilmiah yang relevan menggunakan pembahasan yang telah dipilih, adapun tahap-tahap pada metode penelitian ini ialah (1) menentukan artikel, (2) mengumpulkan data awal, (3) tantangan dari topik, (4) mengumpulkan data pendukung, (5) menghasilkan konklusi dan rekomendasi online. Hasil penelitian ini menandakan bahwa Manajemen bimbingan dan konseling dalam pendidikan karakter peserta didik telah berjalan cukup baik yang ditunjukan dengan beberapa meliputi beberapa aspek di antaranya, proses perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan dan pengevaluasian dan faktor-faktor yang mendukung pada penerapan pendidikan karakter peserta didik.Kata Kunci : Manajemen Bimbingan dan Konseling, Pendidikan Karakter, Peserta Didik ABSTRACTManagement is needed in Guidance and Counseling activities considering that guidance services are an integral part of the entire education program in schools, which also works with budgeting, so good planning is needed so that the guidance and counseling programs and school programs can synergize well, in line or not. mutually aligned with each other. Guidance and counseling management is very important to support the achievement of effective and efficient guidance and counseling goals. An effective and efficient guidance and counseling program requires good managerial skills, and managerial competence is one of the competencies that must be possessed by supervising teachers/counselors. The purpose of this research is to develop students' self-potential effectively and efficiently. When students have not been able to recognize their personal potential, the counseling teacher is expected to be able to explore the potential of the student and then help to develop it. This article discusses the concept of management in guidance and counseling, this type of research method is literature review analysis (literature research). This article will present an analysis of relevant scientific journals using the discussion that has been selected, while the stages in this research method are (1) define articles, (2) collect initial data, (3) challenge the topic, (4) collect supporting data, (5) generate online conclusions and recommendations. The results of this study indicate that the management of guidance and counseling in student character education has been going quite well as indicated by several aspects including the process of planning, organizing, implementing and evaluating and the factors that support the application of student character education.Keywords : Guidance and Counseling Management, Character Education, Students
THE INFLUENCE CHURCH SERVICES ON THE CHARACTER YOUNG CHRISTIANS IN TANGERANG REGENCY Simarmata, Harold Vidian Exaudi; Pratama, Samuel Indra; Veronica, Stevani
Jurnal Profesi Bimbingan dan Konseling Vol 2, No 2 (2024)
Publisher : Jurnal Profesi Bimbingan dan Konseling

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Church services play a significant role in shaping a person's character, particularly that of the younger Christian age. The environment that young Christians grow and develop in has a profound impact on their character development. In addition to being a place of worship, the church serves as a spiritual home where people can apply religious teachings, values, and principles to everyday life. The purpose of this study is to ascertain how church services affect young Christians' development of character in Tangerang Regency. There was quantitative analysis in this study. In order to collect data, questionnaires were distributed and respondents were provided with a number of written statements. Teenage Christian and Catholic residents of Tangerang Regency were the respondents who were asked to complete the questionnaire utilizing the scale filling method with Google Form media. With a 51% coefficient of determination, this study shows that church service has a major influence on how Christian youth in Tangerang develop as individuals. An study of the data revealed a considerable correlation between youth involvement in church ministry and their moral growth, sense of responsibility, and assimilation of Jesus Christ's teachings. The study's practical consequences highlight the crucial role that church ministries play as environments for Christian religious education that support the development of moral principles and values in line with Christian teachings. The potential for the development of models or frameworks that can enhance theoretical and practical understanding in this area is presented, along with recommendations for future research that include more in-depth contextual considerations within the Tangerang community and more investigation of particular factors that influence character formation .
PERAN BIMBINGAN KONSELING DALAM MEMBANGUN KARAKTER PESERTA DIDIK DI ERA MODERNISASI purba, sarah rah
Jurnal Profesi Bimbingan dan Konseling Vol 2, No 1 (2024)
Publisher : Jurnal Profesi Bimbingan dan Konseling

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program bimbingan dan konseling yang dikembangkan pada sekolah memilki tujuan memberikan layanan edukatif dengan berfokus pada upaya pencegahan dan pengembangan yang berupaya membantu terwujudnya perkembangan secara optimal sesuai dengan dengan potensi yang ada pada dirinya, baik yang terkait dengan masalah pribadi, belajar, sosial, maupun karir. Layanan bimbingan dan konseling disekolah merupakan bagian inti dari Pendidikan karakter yang dilaksanakan dengan berbagai strategi pelayanan dalam upaya mengembangkan potensi peserta didik untuk mencapai tujuan kemandirian, dengan memiliki karakter yang di butuhkan saat ini dan dimasa depan. Pelayanan bimbingan dan konseling disekolah dimaksud untuk memberikan, manfaat atau kegunaan kepada peserta didik yang menggunakan pelayanan tersebut sehingga peserta didik dapat berkembang secara optimal termasuk didalamnya adalah pengembangan Pendidikan karakter. Pelayanan BK akan terwujud melalui dilaksanakannya program bimbingan dan konseling sesuai dengan fungsi-fungsinya dalam mendukung pengembangan karakter peserta didik. Kata Kunci : Peranan BK, karakter, peserta didik
KODE ETIKA DAN KOMPETENSI KONSELOR DALAM BIMBINGAN DAN KONSELING SEBAGAI PROFESIONAL (SUATU PENDEKATAN LITERATUR SISTEMATIS) Intan Putri, Intan Putri
Jurnal Profesi Bimbingan dan Konseling Vol 1, No 2 (2023)
Publisher : Jurnal Profesi Bimbingan dan Konseling

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan etika dan Kompetensi konselor sebagaiprofessional dalam memberikan layanan bimbingan Dan konseling. Metode penelitian yangdigunakan adalah studi literature Sistematis. Kajian literatur sistematis ini berisikan tentangpenjelasan dan uraian Teori, temuan dan bahan penelitian yang didapatkan dari databasepenyedia jurnal Nasional dan internasional melalui platform google scholar, dan selanjutnyadi Analisis secara deskriptif. Hasil penelitian ini adalah etika dan kompetensi harus Dimilikiseorang konselor sebagai dasar atas profesi yang dianutnya. Pendidikan Konselor merupakansalah satu cara untuk mengembangkan kompetensi bagi paraCalon konselor. Kompetensi konselor sebagai agen pelayanan bimbingan Konseling,dinyatakan dalam peraturan pemerintah No 19 tahun 2005 pasal 28 Ayat 3 yaitu: kompetensisebagai agen pelayanan pada jenjang pendidikan dasar Dan menengah serta pendidikan anakusia dini yang meliputi kompetensi Pedagogik, kepribadian, profesional dan kompetensisosial. Konselor profesional Harus memiliki tekad yang kuat untuk dapat membantu oranglain dan memiliki Sifat positif untuk dapat memandang konseli sebagai manusia yangmemiliki Nilai-nilai, ajaran agama, budaya dan latar belakang yang berbeda.Kata Kunci: Etika, Kompetensi, Konselor Profesional.
MENGENAL KODE ETIK BIMBINGAN DAN KONSELING DALAM MENGATASI PERMASALAHAN, PELANGGARAN BIMBINGAN DAN KONSELING DI SEKOLAH DENGAN SIKAP PROFESIONAL KONSELING Mutia, Ditha Mutia Febra
Jurnal Profesi Bimbingan dan Konseling Vol 1, No 1 (2023)
Publisher : Jurnal Profesi Bimbingan dan Konseling

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK  Kode etik bimbingan dan konseling profesi adalah seperangkat landasan moral dan pegangan perilaku profesional yang harus dijunjung dan diterapkan oleh konselor. Namun, pada kenyataannya masih banyak ditemukan guru bimbingan dan konseling atau konselor yang melakukan pelanggaran kode etik profesinya. Sikap konselor profesional meliputi tanggung jawab, peduli terhadap identitas profesional dan pengembangan profesi, memiliki kesadaran atas komitmen, terjal menggunakan teknik-teknik khusus yang dikembangkan atas dasar wawasan yang luas dan kaidah-kaidah ilmiah, memahami dan mengelola kekuatan dan keterbatasan personal dan profesional dan mempertahankan objektivitas dan menjaga agar tidak larut dengan masalah konseli. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan etika profesi konselor dalam layanan bimbingan konseling dan untuk menjelaskan kode etik bimbingan dan konseling dan etika konselor dalam memperbaiki pelaksanaan layanan konseling individu di sekolah. Metode yang digunakan yaitu kajian literatur pada sumber-sumber mutakhir dari jurnal ilmiah. Selanjutnya teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif. Kesimpulan dari penelitian ini adalah penerapan etika konselor dalam layanan konseling individu yang wajib dilakukan. Sebab, jika konselor abai, maka akan menyebabkan siswa ragu dan takut untuk meminta bantuan pada konselor, serta yang paling parah adalah anggapan guru BK sebagai polisi sekolah semakin sulit untuk direduksi. Kesimpulan dari penelitian ini adalah penerapan etika konselor dalam layanan konseling individu yang wajib dilakukan. Sebab, jika konselor abai, maka akan menyebabkan siswa ragu dan takut untuk meminta bantuan pada konselor, serta yang paling parah adalah anggapan guru BK sebagai polisi sekolah semakin sulit untuk direduksi. Kesimpulan dari penelitian ini adalah penerapan etika konselor dalam layanan konseling individu yang wajib dilakukan. Sebab, jika konselor abai, maka akan menyebabkan siswa ragu dan takut untuk meminta bantuan pada konselor, serta yang paling parah adalah anggapan guru BK sebagai polisi sekolah semakin sulit untuk direduksi. Kata Kunci : Kode etik BK, Permasalaha, Pelanggaran Kode etik BK, Sikap Profesional Konselor    
STRATEGI LAYANAN BIMBINGAN DAN KONSELING DALAM PENGEMBANGAN NILAI KARAKTER RELIGIUS Nainggolan, Artha Ronauli
Jurnal Profesi Bimbingan dan Konseling Vol 2, No 2 (2024)
Publisher : Jurnal Profesi Bimbingan dan Konseling

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak. Artikel ini bertujuan untuk menguraikan gagasan tentang strategi layanan bimbingan dan konseling dalam pengembangan nilai karakter religius. Karakter religius sangat dibutuhkan oleh para peserta didik untuk menghadapi degradasi moral, agar mereka mampu memiliki dan berperilaku dengan ukuran baik dan buruk yang didasarkan pada ketentuan dan ketetapan agama. Peran bimbingan dan konseling sebagai layanan psikoedukatif sekaligus sebagai bagian integral pendidikan karakter di sekolah sangat dibutuhkan dalam pengembangan karakter religius. Strategi layanan bimbingan dan konseling yang dapat diberikan adalah layanan dasar berupa kegiatan asesmen kebutuhan layanan, bimbingan klasikal, bimbingan kelompok, dan penggunaan media inovatif; layanan responsif berupa konseling kelompok dan konseling individu, serta layanan dukungan sistem berupa kolaborasi antara guru bimbingan dan konseling dengan guru agama, tokoh agama dan orangtua, serta adanya penelitian tentang karakter religius oleh guru bimbingan dan konseling. pengembangan karakter religius tidak semuanya melibatkan siswa tetapi juga memperhatikan kondisi lingkungan dan masyarakat sekitarKata kunci: Kode etik, Profesi, professional, Keahlian, Bimbingan dan Konseling.

Page 2 of 2 | Total Record : 17