cover
Contact Name
Ira Puspita Dewi
Contact Email
irapuspitadewi@ulm.ac.id
Phone
+6282250285465
Journal Mail Official
mcsi.jurnal@ulm.ac.id
Editorial Address
https://ppjp.ulm.ac.id/journals/index.php/mcs/about/contact
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
MCSIJ (Marine, Coastal and Small Islands Journal) : Jurnal Tugas Akhir Mahasiswa Ilmu Kelautan
ISSN : -     EISSN : 25990454     DOI : http://dx.doi.org/10.20527
Marine, Coastal and Small Islands Journal adalah jurnal yang berisikan hasil-hasil penelitian mahasiswa kelautan tentang wilayah, ekosistem pantai dan lautan: oseanografi, bio-ekologi pesisir dan laut, instrumentasi dan akustik kelautan, remote sensing dan SIG kelautan.
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 4, No 2 (2020)" : 7 Documents clear
ANALISIS DAYA SERAP LOGAM BERAT TIMBAL (Pb) PADA RHIZOPHORA MUCRONATA DI KAWASAN MANGROVE DESA BUNATI PROVINSI KALIMANTAN SELATAN Annisa, Annisa; Dewi, Ira Puspita; Nursalam, Nursalam
Marine Coastal and Small Islands Journal - Jurnal ilmiah Ilmu Kelautan Vol 4, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/m.v4i2.11785

Abstract

Mangrove adalah salah satu tumbuhan yang memiliki kemampuan untuk bertahan hidup dan berkembang di daerah pesisir. Mangrove mampu hidup pada berbagai macam substrat yang masih mendapat pengaruh dari terjadinya pasang surut perairan. Selain itu, jika terdapat kandungan logam berat pada sedimen, mangrove mampu mempengaruhi proses biologi dan ekologi sekitarnya, walaupun mempunyai imunitas terhadap efek racun dari logam berat. Diantara sejumlah spesies Rhizophora  mucronata adalah salah satu jenis mangrove yang memiliki persebaran cukup luas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kandungan Pb pada sedimen, daun, dan akar Rhizophora mucronata untuk mengetahui kemampuan serapan dalam mengakumulasikan logam berat Pb yang ditinjau dari nilai faktor biokonsentrasi (BCF), nilai faktor translokasi (TF) dan nilai fitoremediasi (FTD). Sumber data penelitian adalah dari sampel akar  mangrove dan sedimen ditentukan berdasarkan metode Purposive Sampling. Teknik mengolah data dengan menganalisis kualitas air serta menganalisis kandungan logam berat Pb pada sedimen, daun, dan akar. Teknik analisis data yaitu dengan menguji  kandungan logam beratnya menggunakan ICP selanjutnya akan dilakukan analisis data menggunakan perhitungan faktor biokonsentrasi faktor translokasi, dan dan nilai fitoremidiasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai konsentrasi logam berat Pb pada sedimen di Kawasan Mangrove Desa Bunati yang tertinggi di Stasiun 1 dengan nilai 0,0758 mg/l. Berikutnya, nilai logam berat pada akar yang tertinggi Stasiun 2 yaitu sebesar 0,0418 mg/l, dan untuk kadar logam pada daun paling tertinggi pada stasiun 2 sebesar 0,0123 mg/l. selanjutnya, kemampuan serapan mangrove Rhizophora mucronata dalam mengakamulasikan logam berat, biokonsentrasi sebesar 0,2043, lalu mentransfer logam Pb dari akar ke daun sebesar 1,0789 dan kemampuan fitoremediasi didapatkan hasil negatif -0,8746.
ANALISIS STRUKTUR KOMUNITAS MAKROZOOBENTOS PADA EKOSISTEM MANGROVE DI PESISIR KECAMATAN ALUH-ALUH KABUPATEN BANJAR PROVINSI KALIMANTAN SELATAN Rahman, Aditya; Syahdan, Muhammad; Nursalam, Nursalam
Marine Coastal and Small Islands Journal - Jurnal ilmiah Ilmu Kelautan Vol 4, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/m.v4i2.11786

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memahami kerapatan mangrove, memahami jenis-jenis makrobentos, memahami kepadatan makrozoobentos, dan indeks keanekaragaman, keseragaman dan dominasi ekosistem mangrove pesisir di kawasan Aluh-Aluh. Penelitian dilaksanakan di Kecamatan Aluh-Aluh, Kabupaten Banjar, Provinsi Kalimantan Selatan, mulai Mei 2020 hingga Juni 2021 menggunakan metode systematic random sampling untuk menentukan stasiun pengamatan. Pengambilan sampel makrozoobentos dilakukan pada bagian pengamatan vegetasi mangrove berukuran 10x10 meter. Hasil penelitian menunjukkan empat jenis makrozoobentos yang ditemukan yaitu Cerithidea quoyii, Nerita lineata, Polymesoda erosa dan Parathelphusaconvexa. Kepadatan makrozoobentos dari ketiga lokasi menghasilkan nilai yang berbeda. Indeks keanekaragaman ketiga stasiun tersebut termasuk dalam kategori keanekaragaman sedang dari semua stasiun, indeks keseragaman ketiga stasiun tersebut semuanya diklasifikasikan ke dalam kategori keseragaman tinggi dan nilai indeks dominasi ketiga stasiun tersebut menunjukkan bahwa setiap stasiun memiliki jenis makrozoobentos yang dominan.
ANALISIS HUBUNGAN TUTUPAN KARANG DENGAN KELIMPAHAN IKAN FAMILY CHAETODONTIDAE DI PERAIRAN SUNGAI CUKA KABUPATEN TANAH BUMBU KALIMANTAN SELATAN Septiady, M Riza; Rifa'i, Muhammad Ahsin; Lestarina, Putri Mudhlika
Marine Coastal and Small Islands Journal - Jurnal ilmiah Ilmu Kelautan Vol 4, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/m.v4i2.11787

Abstract

Penelitian ini memiliki Tujuan yaitu: 1. Kondisi terumbu karang dan kelimpahan ikan karang jenis Chaetodontidae di perairan Sungai Cuka, 2. Mengetahui hubungan antara kondisi terumbu karang dengan keberadaan ikan Chaetodontidae. Lokasi sampling dalam penelitian ini ditentukan dengan menggunakan metode Purposive Sampling, Di dapatkan hasil penelitian Keanekaragaman ikan karang di Perairan Sungai Cuka termasuk dalam kategori rendah, dan tidak ada komunitas yang mendominasi dalam tiap stasiun. Untuk jenis ikan yang ditemukan Family Chaetodontidae yaitu 5 spesies diantaranya adalah Chaetodonbaronessa, Coradion chrysozonus, Chaetodon octofasciatus, Chaetodon vagabundus, Chelmon rostratus. Life form Non acropora yang ditemukan tiap stasiun sebanyak 4 jenis diantaranya adalah Coral brancing(CB), Coral massive(CM), Coral encrusting(CE) dan Coral foliose(CF). Pengukuran parameter ini masih dalam toleransi bakumutu, kecuali salinitas yang ditemukan paling tinggi di angka 40‰ dan rendahnya nilai kecerahan yaitu berkisah antara 36-57% yang berarti bahwa tingkat kekeruhan perairan disana sangat tinggi dan juga berpengaruh pada pertumbuhan karang. 
STRUKTUR KOMUNITAS IKAN PADA EKOSISTEM LAMUN DI PERAIRAN DESA TANJUNG SUNGKAI KECATAMAN PULAU LAUT TANJUNG SELAYAR KABUPATEN KOTABARU Hadirawati, Hadirawati; Salim, Dafiuddin; Lestarina, Putri Mudhlika
Marine Coastal and Small Islands Journal - Jurnal ilmiah Ilmu Kelautan Vol 4, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/m.v4i2.11783

Abstract

Ikan dan ekosistem lamun adalah salah satu sumberdaya laut yang cukup potensial mengingat pentingnya manfaat dari ikan dan ekosistem lamun itu sendiri baik secara ekologi maupun ekonomi. Hal ini menunjukkan bahwa adanya interaksi yang terjadi antara ikan dan lamun yang saling membutuhkan satu sama lain dalam proses pertumbuhan maupun berkembang biak. Desa Tanjung Sungkai memiliki ekosistem lamun dengan luas sekitar ±12 ha, aktivitas penduduk yang terjadi di wilayah tersebut meliputi pendaratan perahu-perahu nelayan, pemukiman dan kegiatan lainnya yang memiliki potensi dapat merusak kestabilan ekosistem, baik terhadap penurunan kelimpahan ikan, ekosistem lamun maupun penurunan kualitas perairan didaerah tersebut baik secara langsung maupun tidak langsung. Untuk itu, maka perlu di lakukan penelitian untuk mengetahui kelimpahan jenis dan struktur komunitas ikan pada ekosistem lamun didaerah tersebut.
ANALISIS KATEGORI SUBSTRAT DENGAN METODE OBIA MENGGUNAKAN CITRA SPOT 7 PADA GUGUSAN GOSONG KARANG KIMA DI PERAIRAN ANGSANA KABUPATEN TANAH BUMBU Melkyanus, Melkyanus; Syahdan, Muhammad; Hamdani, Hamdani
Marine Coastal and Small Islands Journal - Jurnal ilmiah Ilmu Kelautan Vol 4, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/m.v4i2.11788

Abstract

Terumbu karang merupakan salah satu ekosistem perairan tropis dengan fungsi dan manfaat penting bagi kehidupan. Oleh karena itu, pemetaan sebaran dan luasan terumbu karang sangatlah dibutuhkan dalam pengembangan potensi sumber daya laut dan pesisir. Pada tahun 2015, 2016 dan 2019 hingga awal tahun 2020 terjadi pemutihan karang di Gugusan Karang Kima yang disebabkan oleh anomali suhu permukaan laut.  Selain itu ada peristiwa banjir di kawasan Desa Bunati dan Angsana yang mempengaruhi penurunan  salinitas dan peningkatan sedimentasi. Kedua peristiwa ini dan beberapa faktor lainnya dapat mempengaruhi perubahan kategori substrat pada paparan karang. Perubahan kategori substrat ini yang akan dipetakan dengan koreksi awal citra dan dilanjutkan dengan analisis OBIA.  Dalam analisis tersebut  dilakukan segmentasi dan klasifikasi terhadap training area atau input data lapangan sebagai pemberi ciri atau penanda. Selanjutnya diproses dengan algoritma  SVM (Support Vector Machine) untuk menghasilkan klasifikasi. Analisis ini membantu memperbaiki dinamika data terumbu karang terkait dengan perubahan variasi kategori substrat pada paparan terumbu.
KEANEKARAGAMAN DAN KELIMPAHAN IKAN KARANG DI PERAIRAN DESA SUNGAI DUA LAUT KABUPATEN TANAH BUMBU KALIMANTAN SELATAN Karim, Muhammad Fatahul; Rifa'i, Muhammad Ahsin; Hamdani, Hamdani
Marine Coastal and Small Islands Journal - Jurnal ilmiah Ilmu Kelautan Vol 4, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/m.v4i2.11784

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis ikan dan kelimpahan ikan karang, mengetahui indeks keanekaragaman dan kelimpahan ikan karang, mengetahui hubungan kelimpahan ikan karang dengan niliai kualitas air seperti suhu, kedalaman, kecerahan, pH dan salintas. Penelitian dilakukan di daerah Perairan Desa Sungai Dua Laut Kecamatan Sungai Loban Kabupaten Tanah Bumbu Provinsi Kalimantan Selatan yaitu pada lokasi Karang Katoang, Karang Penyulingan dan Karang Mangkok.. Pengambilan data ikan karang menggunakan metode sensus visual atau visual census technique (VCT) – belt transect dengan cara menyelam (diving) maupun berenang di permukaan (snorkeling) di lokasi terumbu karang dan membentang roll meter 70 meter dengan interval 5 meter setiap 20 meter, kemudian 2,5 meter kekiri dan kanan sehingga luas 300 m2. Pengukuran parameter lingkungan dilakukan secara insitu dilokasi penelitian. Faktor yang dapat mempengaruhi kehidupan ikan karang seperti suhu, kedalaman, kecerahan, pH dan salinitas. Hasil penelitian menunjukkan ditemukan 8 jenis ikan karang yang termasuk 5 famili yaitu famili Apoginidae  (Cheilodipterus isistigmus), famili Pempheridae (Pempherie vanicolensis), famili Pomacentridae (Abudefduf septemfasciatus, Hemiglyphidodo plagiometopon, Neopomacentrus anabatoides), famili Serranidae (Epinephelus merra), dan famili Chaetodontidae (Chelmon rostratus, Chaetodon octofasciatus). Kelimpahan ikan karang tertinggi yaitu dengan nilai 84 ind/300 m2 dan terendah yaitu dengan nilai 38 ind/300 m2. Untuk kelimpahan berdasarkan kelompok yang tertingg yaitu kelmpok mayor dengan nilai 31-78 ind/300 m2 dan terendah kelompok target dengan nilai 3 ind/300 m2. Selanjutnya kelimpahan berdasarkan famili yang tertinggi yaitu famili Pomacentridae dengan nilai 62 ind/300m2 dan yang terendah yaitu famili Serranidae dengan nilai 3 ind/300 m2. Sedangkan kenanekaragaman ikan karang yang tertinggi yaitu dengan nilai 1,54 dan yang terendah dengan nilai 1,17. Hubungan korelasi kelimpahan ikan karang dengan faktor pembatas seperti suhu sebesar 0,131 hubungan lemah, kedalaman dan kecerahan 0,958 hubungan mendekati sempurna, pH dan salinitan 0,585 hubungan kuat sehingga hubungan kelimpahan ikan karang dengan faktor pembatas termasuk dalam tingkat hubungan positif sedang (searah), hubungan positif mendekati sempurna (searah) dan hubungan positif sangat kuat (searah).
ANALISIS STOK KARBON SEBAGAI MITIGASI PEMANASAN GLOBAL DI EKOSISTEM MANGROVE DESA TANJUNG SUNGKAI KABUPATEN KOTABARU Norhadiah, Norhadiah; Nursalam, Nursalam; Salim, Dafiuddin
Marine Coastal and Small Islands Journal - Jurnal ilmiah Ilmu Kelautan Vol 4, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/m.v4i2.11789

Abstract

Mangrove merupakan salah satu tumbuhan penyerap karbon yang berasal dari wilayah pesisir dan diketahui memiliki potensi sebagai mitigasi pemanasan global. Tujuan penelitian ini adalah untuk menghitung dan menganalisis biomassa dan stok karbon serta nilai ekologi di ekositem mangrove Desa Tanjung Sungkai Kabupaten Kotabaru. Prosedur penelitian meliputi pengambilan data lapangan dengan metode transek dan plot, analisis laboratorium, analisis data menggunakan rumus Shannon-Wiener dan  rumus allometrik Biomassa oleh Komiyama,  et al (2005) serta rumus kandungan karbon oleh IPCC (2003). Nilai faktor pembatas pada ekologi ekosistem mangrove mengacu pada KEPMENLH No. 201 Tahun 2004. Jenis mangrove yang ditemukan berjumlah 3 jenis yaitu Rhizophora apiculata (107 ind), Rhizophora mucronata (57 ind) dan Sonneratia alba (71 ind). Kerapatan dikategorikan jarang – sedang, kerapatan tertinggi terdapat pada Stasiun 2 sebesar 0,13 ind/m2, kategori kerapatan sedang ditemukan pada Stasiun 2 dan 8. Indeks Nilai penting tertinggi pada jenis Rhizophora apiculata sebesar 52%. Total biomassa tegakan sebesar 23.178,7 kg/m2 atau 231.787 ton/ha, jumlah tertinggi pada Stasiun 2 sebesar 39.641 ton/ha. Total stok karbon sebesar 115.894 ton C/ha dengan rata-rata karbon sebesar 9.657,85 ton C/ha maka stok karbon di Desa Tanjung Sungkai Sebesar 251.104 ton C. Jenis yang mampu menyimpan stok karbon tertinggi adalah jenis Rhizophora apiculata sebesar 51.424,7 Ton C/ha.

Page 1 of 1 | Total Record : 7