cover
Contact Name
Ahadiah Agustina
Contact Email
jseit.ummat@gmail.com
Phone
+6281915934219
Journal Mail Official
jseit.ummat@gmail.com
Editorial Address
Jl. KH. Ahmad Dahlan No.1, Pagesangan, Kec. Mataram, Kota Mataram, Nusa Tenggara Bar. 83115, Indonesia.
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Journal of Sharia Economy and Islamic Tourism
ISSN : -     EISSN : 2797913X     DOI : https://doi.org/10.31764/jseit
Core Subject : Economy,
Journal of Sharia Economy and Islamic Tourism is a journal that publishes scientific articles on the results of studies or researches and literature studies in the scope and focus of Sharia Economy and Islamic Tourism. Editors receive articles that have not been published in other journals/media. The journal was founded in 2020, published twice a year, in March and September. The purpose of this journal is for the publication of scientific articles covering studies within the scope of Sharia Economy and Islamic Tourism, such as: Philosophy of Sharia Economics; Sharia Economic Thought; Sharia and Contemporary Economic Issues; Contemporary issues in Islamic Financial Institutions; Sharia Management; Sharia Accounting; Aspects of Law in Sharia Economy; Halal Tourism Planning; Halal Tourism Management; Halal Destinations; and Traveling.
Articles 72 Documents
The Legal Awareness of Generation Z Female Student Consumers In E-Commerce Pre-Order Transactions: A Study at Universitas Darussalam Gontor Andini Rachmawati; Ardia Nurul Aziza; Teguh Eka Prasetya; Indah Puspita Sari; Mohammad Shekaib Alam
Journal of Sharia Economy and Islamic Tourism Vol 6, No 2 (2026): Maret
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jseit.v6i2.41272

Abstract

Abstract: The rapid growth of e-commerce has reshaped consumption patterns, especially among Generation Z female students, as active users of digital platforms. Although pre-order transactions are increasingly common, they expose consumers with limited legal literacy to risks such as delayed delivery, product nonconformity, and unilateral cancellation. This study examines the legal awareness of Generation Z female students at Universitas Darussalam Gontor regarding consumer protection in e-commerce pre-order transactions in 2025. Using a descriptive quantitative design, data were collected through a questionnaire administered to 316 purposively selected respondents. Legal awareness was assessed through four dimensions: legal knowledge, legal understanding, legal attitude, and legal behavior. The data were analyzed using descriptive statistics with SPSS 22. The findings show a moderate overall level of legal awareness (mean = 3.33). Legal attitude was high (4.16), whereas knowledge (2.76), understanding (3.21), and behavior (3.19) were moderate. The study highlights a gap between positive legal attitudes and consistent legal behavior, indicating the need for continuous consumer legal literacy education.Abstrak: Pertumbuhan pesat e-commerce telah mengubah pola konsumsi masyarakat, terutama di kalangan mahasiswi Generasi Z sebagai pengguna aktif platform digital. Meskipun transaksi pre-order semakin umum dilakukan, sistem ini berpotensi menimbulkan risiko bagi konsumen dengan literasi hukum yang terbatas, seperti keterlambatan pengiriman, ketidaksesuaian produk, dan pembatalan sepihak. Penelitian ini mengkaji kesadaran hukum mahasiswi Generasi Z di Universitas Darussalam Gontor terhadap perlindungan konsumen dalam transaksi pre-order e-commerce pada tahun 2025. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang disebarkan kepada 316 responden yang dipilih secara purposive sampling. Kesadaran hukum diukur melalui empat dimensi, yaitu pengetahuan hukum, pemahaman hukum, sikap hukum, dan perilaku hukum. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dengan bantuan SPSS versi 22. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kesadaran hukum secara keseluruhan berada pada kategori sedang dengan nilai rata-rata 3,33. Dimensi sikap hukum berada pada kategori tinggi dengan nilai rata-rata 4,16, sedangkan dimensi pengetahuan hukum 2,76, pemahaman hukum 3,21, dan perilaku hukum 3,19 berada pada kategori sedang. Temuan ini menunjukkan adanya kesenjangan antara sikap hukum yang positif dan perilaku hukum yang konsisten. Oleh karena itu, diperlukan pendidikan literasi hukum konsumen yang berkelanjutan agar mahasiswi Generasi Z mampu memahami, menyikapi, dan menerapkan hak-haknya sebagai konsumen dalam transaksi pre-order e-commerce.
Analisis Kesesuaian Wisata Religi Makam Syekh Yusuf Al-Makassari dengan Prinsip Wisata Halal Berdasarkan Al-Qur’an dan Hadis Husna Harun; Muh. Rivaldi; A. Raihan Afief Ibnu Syam; Dian Malinda
Journal of Sharia Economy and Islamic Tourism Vol 6, No 2 (2026): Maret
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jseit.v6i2.40539

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesesuaian Wisata Religi Makam Syekh Yusuf Al-Makassari dengan prinsip wisata halal berdasarkan Al-Qur'an dan Hadis. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan (library research). Data diperoleh melalui studi terhadap Al-Qur'an, hadis, buku, jurnal ilmiah, serta dokumen yang berkaitan dengan Makam Syekh Yusuf Al-Makassari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kawasan wisata religi tersebut telah memenuhi beberapa prinsip wisata halal, antara lain tersedianya fasilitas ibadah, lingkungan yang bersih dan nyaman, pelayanan yang baik, serta nilai edukasi sejarah Islam yang kuat. Selain itu, penerapan adab berziarah sesuai syariat Islam menjadi salah satu aspek yang mendukung pengembangan destinasi wisata religi berbasis nilai-nilai Islam. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi dalam pengembangan wisata halal, khususnya pada destinasi wisata religi yang memiliki nilai sejarah dan keislaman.