cover
Contact Name
Lingga Kusuma Wardani
Contact Email
jurnal.jhsc@gmail.com
Phone
082140173067
Journal Mail Official
jurnal.jhsc@gmail.com
Editorial Address
JL.MANILA NO.37 SUMBERECE KOTA KEDIRI KODE POS 64123
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Journal Of Health Science Community
ISSN : 27147789     EISSN : 27453561     DOI : https://doi.org/10.30994/jhsc
Core Subject : Health,
Journal of Health Science Community (JHSC) is an open access journal (e-journal) which publishes scientific works for health worker, academic people, and practitioners. JHSC welcomes and invites original and relevant research articles in health science, as well as literature study and case report particularly in health.
Articles 88 Documents
Search results for , issue "Vol. 1 No. 2 (2020): November" : 88 Documents clear
Health Education Penggunaan Safety Belt Terhadap Perubahan Sikap Dan Perilaku Supir Dalam Pencegahan Kecelakaan Lalu Lintas Mobil Di Kecamatan Kodi Bangedo Kabupaten Sumba Barat Daya Provinsi NTT Haloko, Frederikus; Ambarika, Rahmania
Journal of Health Science Community Vol. 1 No. 2 (2020): November
Publisher : Universitas STRADA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kecelakaan lalu lintas telah menjadi masalah yang menimbulkan banyak kerugian, seperti kerugian harta benda dan sangat membahayakan keselamatan bagi pengguna jalan, seperti pengemudi mobil, pengendara sepeda motor, pengguna sepeda, dan pejalan kaki. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh health education tentang penggunaan safety belt terhadap perubahan sikap dan perilaku supir dalam pencegahan kecelakaan lalu lintas mobil. Desain penelitian adalah Pra-experimental dengan desain one-group pre-post test design. Populasinya adalah semua supir mobil di Kecamatan Kodi Bangedo Kabupaten Sumba Barat Daya Provinsi NTT, sampel 21 responden dengan teknik random sampling. Teknik pengambilan data menggunakan kuesioner. Sebelum diberikan perlakuan sebagian besar responden memiliki sikap negatif (61,9%) dan Setelah diberikan perlakuan sebagian besar responden (71,4%) memiliki sikap positif dalam pencegahan kecelakaan lalulintas. Sedangkan sebelum diberikan perlakuan sebagian besar responden memiliki perilaku kurang (47,6%) dan setelah diberikan perlakuan sebagian besar responden (71,4%) memiliki perilaku baik dalam pencegahan kecelakaan lalulintas. Hasil analisis menggunakan uji Friedman diketahui nilai sig (2-tailed) yaitu 0,000 atau p = 0,000 dan taraf kesalahan atau = 0,05, jadi p <(0,000 < 0,05) sehingga H0 ditolak dan H1 diterima, artinya ada pengaruh health education tentang penggunaan safety belt terhadap perubahan sikap dan perilaku supir dalam pencegahan kecelakaan lalu lintas mobil. Penggunaan sabuk pengaman berfungsi agar mengurangi resiko yang disebabkan oleh kecelakaan. health education yang telah diberikan dapat meningkatkan sikap dan perilaku seseorang, karena dengan health education maka pengetahuan responden dapat meningkat
Hubungan Komunikasi Terapeutik Dan Perilaku Caring Perawat Dengan Tingkat Kecemasan Keluarga Pasien Di Rung Icu RS Lavalette Rejeki, Dwi Sri; Anggraeni, Suci
Journal of Health Science Community Vol. 1 No. 2 (2020): November
Publisher : Universitas STRADA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kecemasan yang terjadi pada keluarga pasien biasanya disebabkan karena kurangnya informasi tentang perawatan di ICU. Caring merupakan sentral praktik keperawatan, juga merupakan suatu cara pendekatan yang dinamis, dimana perawat bekerja untuk lebih meningkatkan kepeduliannya terhadap pasien. Penelitian ini bertujuan untuk Mengetahui hubungan komunikasi terapeutik dan perilaku caring perawat dengan tingkat kecemasan keluarga pasien di rung ICU RS Lavalette. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian korelasional dengan pendekatan cross sectional. Jumlah sampel sebanyak 33 responden dengan menggunakan teknik Simple Random Samplin. Uji statistika yang digunakan adalah uji Spearman Rank. Dari hasil uji anlisis komunikasi perawat dengan kecemasan pasien di dapatkan nilai P=0,000 dimana P<0,05 yang berarti bahwa ada Hubungan Komunikasi Terapeutik perawat dengan Tingkat Kecemasan Keluarga Pasien di Ruang ICU RS Lavalette. Nilai koefisien 0,747 menunjukkan nilai hubungan antara komunikasi dengan kecemasan kategori kuat. Dari hasil uji anlisis perilaku perawat dengan kecemasan pasien di dapatkan nilai P=0,001 dimana P<0,05 yang berarti bahwa ada Hubungan perilaku perawat dengan Tingkat Kecemasan Keluarga Pasien di Ruang ICU RS Lavalette. Nilai koefisien 0,571 menunjukkan nilai hubungan antara perilaku dengan kecemasan kategori cukup kuat. Dengan perawat memahami perasaan pasien dan memberikan tindakan yang sesuai dengan apa yang dibutuhkan oleh pasien sehingga pasien merasa nyaman dengan tindakan yang dilakukan oleh perawat.
Pengaruh Relaksasi Otot Progresif Dan Relaksasi Nafas Dalam Terhadaptekanan Darah Lansia Di Posyandu Lansia Desa Slawe Kabupaten Trenggalek Puspitasari, Asih; Kusumawati, Prima Dewi
Journal of Health Science Community Vol. 1 No. 2 (2020): November
Publisher : Universitas STRADA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Relaksasi Otot progresif dan relaksasi nafas dalam merupakan suatu metode untuk membantu menurunkan tegangan otot dan menahan inspirasi secara maksimal sehingga tubuh menjadi rileks dan bermanfaat untuk menurunkan resistensi perifer dan menaikkan elastisitas pembuluh darah dan dapat menurunkan tekanan darah secara langsung. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh terapi relaksasi otot progresif dan relaksasi nafas dalam terhadap tekanan darah lansia di posyandu lansia Desa Slawe Kabupaten Trenggalek. Jenis penelitian ini menggunakan pra-eksperimental dengan pendekatan one group pre-test post-test design dengan sampel menggunakan purposive sampling sebanyak 16 responden. Penelitian dilaksanakan tanggal 30 Maret - 31 Maret 2020 dengan menggunakan quasi eksperimen. Analisa data menggunakan uji paired sample t-test dengan nilai α = 0,05. Hasil uji statistik didapatkan penurunan nilai rata-rata pada tekanan darah sistole -11.250 dan diastole -5.000, dengan nilai signifikansi.sistole 0.000 dan diastole 0.002 (p = 0,000 < 0,05) yang dapat disimpulkan H0 ditolak artinya ada pengaruh relaksasi otot progresif dan relaksasi nafas dalam terhadap tekanan darah lansia. Dari hasil penelitian ini diharapkan untuk program penggunakan relaksasi otot dan nafas dilaksanakan secara rutin setiap posyandu lansia, selain itu juga untuk diadakan pelatihan kepada responden agar bisa dilaksanakan secara mandiri di rumah masing-masing untuk menstabilkan tekanan darah, selain biaya yang murah pengaplikasian yang gampang dan juga hasil yang signifikan berpengaruh kepada tekanan darah menjadi kelebihan terapi ini
Perilaku Emosional Anak Kelas 2 Di SDIT Bina Insani Kota Kediri Damayanti, Adelia Citra; Wardani, Lingga Kusuma
Journal of Health Science Community Vol. 1 No. 2 (2020): November
Publisher : Universitas STRADA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada siswa kelas 2 SDIT Bina Insani Lirboyo masih belum bisa merespon perilaku emosional pada temannya, sehingga masih belajar untuk memiliki rasa bersalah, malu, takut dan sedih. Dalam mengekspresikan emosinya masih dengan cara yang salah seperti memukul teman. Penyebabnya adalah siswa SDIT Bina Insani Lirboyo masih dalam peralihan antara TK ke SD sehingga emosi anak belom stabil dan mandiri anak juga masih harus dibimbing. Tujuan penelitian ini untuk mengeksplorasi perilaku emosional anak kelas 2 di SDIT Bina Insani Kota Kediri. Penelitian ini menggunakan desain penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Jumlah siswa yang dijadikan informan sebanyak 14 siswa. Instrumen yang digunakan adalah peneliti itu sendiri dan pedoman wawancara yang isinya adalah pertanyaan tentang perilaku emosional pada siswa kelas 2. Untuk analisa tematik menghasilkan tema besar yaitu persepsi siswa kelas 2, perasaan dan pola pikir siswa kelas 2 dan kondisi perilaku siswa kelas 2
Pengaruh Peran Orangtua Terhadap Perkembangan Psikososial Anak Usia Pra Sekolah Kusumawardani, Galuh Dewi; Mufida, Riza Tsalasatul
Journal of Health Science Community Vol. 1 No. 2 (2020): November
Publisher : Universitas STRADA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peran orangtua sangat berpengaruh terhadap perkembangan psikososial anak. Perkembangan psikososial adalah perkembangan yang berkaitan dengan emosi, motivasi dan perkembangan pribadi manusia serta perubahan dalam bagaimana individu berhubungan dengan orang lain. Hubungan kedekatan anak dengan dengan orangtua inilah yang nantinya akan membentuk karakter dan pribadi anak secara keseluruhan, sehingga anak akan siap berada di lingkuangan sosial. Peran orangtua dalam perkembangan psikosial pada anak akan membantu anak dalam membentuk karakter guna menghadapi tantangan sosial di masa depan. Metode yang digunakan adalah Systematic Literatur Review dengan mencari electronic database, pencarian jurnal menggunakan Google Schoolar dengan kata kunci “perkembangan psikososial pada anak usia pra sekolah” yang jumlah jurnalnya 1, akan tetapi ada 20 jurnal pendukung yang didapatakn dari berbagai sumber diantaranya Google Schoolar maupun PubMed dengan memberikan hasil yang menekan pada ada tidaknya pengaruh peran orangtua terhadap perkembangan psikososial anak usia pra sekolah. Peran orang tua membawa pengaruh terhadap pekembangan psikososial anak
Analisis Pengetahuan Dengan Perilaku Perawatan Payudara Pada Ibu Nifas 3-10 Hari Post Partum Wahyuni, Candra; Lada, Oktaviana
Journal of Health Science Community Vol. 1 No. 2 (2020): November
Publisher : Universitas STRADA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu masalah yang sering terjadi pada ibu nifas yaitu kurangnya pengetahuan ibu tentang perawatan payudara pada masa nifas sehingga terjadinya bendungan ASI. Bendungan ASI dimana payudara terasa berat, panas dan keras yang terjadi karena perilaku ibu terlambat menyusukan atau perlekatan pada waktu menyusui yang kurang baik, jika bendungan ASI tidak ditangani dengan tepat dapat terjadi mastitis, sehingga dapat menyebabkan kesakitan (morbiditas) pada ibu nifas. Literatur bersumber dari database google cendekia, google scholar yang diterbitkan dari tahun 2015 hingga 2019, dan secara manual memilih artikel yang relevan dengan pertanyaan penelitian. Terdapat pengaruh pengetahuan dengan perilaku perawatan payudara pada ibu nifas. Hal ini disebabkan oleh karena pada hari ketiga atau keempat setelah melahirkan, seringkali payudara terasa penuh, tegang dan nyeri karena terjadinya sekresi ASI. Sehingga perawatan yang baik pada payudara diperlukan karena akan menyebabkan ibu merasa nyaman, sehingga ibu dapat menyusui bayinya dan mencegah terjadinya bendungan ASI. Diharapkan agar petugas kesehatan untuk lebih meningkatkan penyuluhan kepada ibu hamil mengenai pentingnya perawatan payudara sehingga pengetahuan pasien tentang perawatan payudara lebih meningkat dan akan lebih meningkatkan lagi presentase wanita khusunya ibu dalam pemberian ASI secara eksklusif
Pengaruh Senam Yoga Terhadap Inkontinensia Tipe Stress Pada Lanjut Usia di UPT. Pelayanan Sosial Tresna Werdha Blitar di Tulungagung Chusniah, Sri; Sari, Dhita Kurnia
Journal of Health Science Community Vol. 1 No. 2 (2020): November
Publisher : Universitas STRADA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Inkontinensia urin tipe stress merupakan inkontinensia yang terjadi akibat adanya tekanan pada perut seperti saat batuk, bersin,aktivitas berat sehingga menyebabkan adanya tekanan rongga perut . Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh senam yoga terhadap inkontinensia urine tipe stress pada lanjut usia di UPT Pelayanan Sosial Tresna Werdha Blitar di Tulungagung. Desain penelitian ini menggunakan pre eksperimental model ‘’ One Group Pretest-Posttest Desain’’. Populasi penelitian ini adalah semua lansia yang mengalami inkontinensia urin tipe stress di UPT Pelayanan Sosial Lanjut Usia Tresna Werdha Blitar di Tulungagung dengan sampel 20 responden secara Simpel Random Sampling. Pengumpulan data menggunakan kuisioner sebelum dan sesudah di lakukan senam yoga selama 8 hari kemudian di analisis dengan uji Wilcoxon. Hasil penelitian sebelum pelaksanaan senam yoga didapatkan hampir seluruh responden mengalami inkontinensia urin tipe stress dengan kategori berat 11 reponden ( 55.0% ) , 8 responden ( 40.0 %) inkontinensia sedang dan 1 responden ( 5.0 %) inkontinensia ringan. Setelah pelaksanaan senam yoga didapatkan 15 responden (75.0%) mengalami inkontinensia ringan, 4 responden ( 20.0%) inkontinensia sedang , 1 responden (5.0%) mengalami inkontinensia berat. Dan ada pengaruh senam yoga terhadap inkontinensia urin tipe stress pada lanjut usia di UPT Pelayanan Sosial Tresna Werdha Blitar di Tulungagung (Wilcoxon dengan p=0,000 <0,05 maka Ho di tolak. Pelaksanaan senam yoga sangat bermanfaat untuk meningkatkan kekuatan otot panggul sehingga dapat mengurangi dan mengatasi masalah inkontinensia urin tipe stress pada lansia
Kejadian Anemia Ditinjau Dari Pola Makan Dan Kepatuhan Mengkonsumsi Tablet Fe Pada Ibu Hamil Trimester Iii Di Bpm Rosa Siskawati Plosoklaten Kabupaten Kediri Tanggu, Falentin Ledys; Wulandari, Anggrawati
Journal of Health Science Community Vol. 1 No. 2 (2020): November
Publisher : Universitas STRADA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Anemia merupakan masalah gizi di dunia, terutama di negara berkembang termasuk Indonesia. Angka anemia gizi besi di Indonesia sebanyak 72,3%. Kekurangan besi pada remaja mengakibatkan pucat, lemah, letih, pusing, dan menurunnya konsentrasi belajar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahuai pengaruh pola makan dan kepatuhan mengkomsumsi Tablet Fe terhadap kejadian Anemia di BPM rosa siskawati plosoklaten Kabupaten Kediri. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan corelasi dengan pendekatan crosectional. Smmpel dalam penelitian ini berjumlah 34 responden. Sampling penelitian ini menggunakan accidental sampling, Pengumpulan data menggnakan kuisioner dan proses perhitungan menggunakan uji wilcoxon dengan menggunakan SPSS 18.0 kesalahan α 0.05. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa hampir setengah responden (48,6%) memiliki pola makan yang kurang yaitu 17 responden, Lebih dari setengah responden (57,1%) tidak patuh mengkomsumsi Fe yaitu 20 responden dari total 34, dan Lebih dari setengah responden (54,3%) dengan kejadian anemia yaitu 19 responden dari total 34 responden Berdasarkan hasil uji statistic yang telah dilakukan menggunakan uji Regresi logistik , diketahui bahwa nilai ρ-value Pola makan = 0,006 lebih kecil dari nilai α (0,05). Sehingga dapat disimpulkan bahwa H0 ditolak dan H1 diterimaSedangkan nilai p value kepatuhan komsumsi = 0,048 lebih kecil dari α (0,05). Sehingga dapat disimpulkan bahwa H0 ditolak dan H1 diterima. Ada pengaruh yang sangat signifikan antra pola makan dengan kejadian anemia dan juga kepatuhan komsumsi Tablet Fe dengan kejadian. Dimana ketiaka pola makan ibu hamil baik dan juga patuh dalam mengkomsumsi Fe maka kondisi kadar hemoglobin ibu hamil tetap terjaga dan tidak terjadi anemia pada ibu hamil tersebut
Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kejadian KEK Pada Ibu Hamil di Puskesmas Turi Kabupaten Lamongan Lestari, Nurseba Dantri; Nursanti, Devy Putri
Journal of Health Science Community Vol. 1 No. 2 (2020): November
Publisher : Universitas STRADA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tingginya kejadian KEK pada ibu hamil di Puskesmas Turi yang disebabkan oleh paritas ibu yang berdampak pada kejadian partus lama dan perdarahan persalinan. Tujuan penelitian untuk menganalisis faktor paritas, jarak kehamilan, dan status pekerjaan terhadap kejadian KEK pada ibu hamil di Puskesmas Turi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain studi cross sectional. Jumlah populasi sebanyak 77 ibu hamil dan diambil sampel sebanyak 64 orang dengan teknik simple random sampling. Analisis menggunakan chi square dan phi. Hasil penelitian menunjukkan Ibu yang hamil dengan paritas multipara berisiko mengalami KEK dari hasil uji stastistik yakni nilai p-value sebesar 0,012, α=0,05, p< α, maka H1 diterima dan H0 ditolak hal ini menunjukkan adanya pengaruh antara Paritas dan kejadian KEK pada ibu hamil di Puskesmas Turi. Ibu yang hamil dengan jarak kehamilan <2 tahun sampai dengan 10 tahun berisiko mengalami KEK dari hasil uji stastistik yakni nilai p-value sebesar 0,044, α=0,05, p< α, maka H1 diterima dan H0 ditolak hal ini menunjukkan adanya pengaruh antara Jarak Kehamilan dan kejadian KEK pada ibu hamil di Puskesmas Turi. Selain itu ibu hamil tidak bekerja berisiko mengalami KEK dari hasil uji stastistik yakni nilai p-value sebesar 0,025, α=0,05, p< α, maka H1 diterima dan H0 ditolak hal ini menunjukkan adanya pengaruh antara Status Pekerjaan dan kejadian KEK pada ibu hamil di Puskesmas Turi. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu perlu upaya promosi kesehatan tentang pentingnya merencanakan jumlah anak dan cara mengatur jarak kehamilan serta upaya peningkatan penghasilan pada ibu yang tidak bekerja
Pengaruh Tingkat Stres Dan Paritas Terhadap Kejadian Hiperemesis Gravidarum Pada Ibu Hamil Trimester I Di Bpm Bidan Rosa Siskawati Plosoklaten Kabupaten Kediri Dolo, Frederika Maya Sari Wee; Rusmawati, Aprin
Journal of Health Science Community Vol. 1 No. 2 (2020): November
Publisher : Universitas STRADA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kehamilan merupakan suatu proses dari kehidupan seorang wanita, dimana proses ini akan menyebabkan terjadinya beberapa perubahan seperti perubahan fisik dan mental.tujuan penelitian ini dalah untuk mengetahui Pengaruh Tingkat Stres Dan Paritas Terhadap Kejadian Hiperemesis Gravidarum Pada Ibu Hamil Trimester I Di BPM Rosa Siskawati Di Plosoklaten Kabupaten Kediri.Desain penelitian ini adalah observasional dengan pendekatan cross sectional. Besar sampel 37 respendon. Sampling penelitian menggunakan kusioner dan proses perhitungan mengunakan Regresi logistic.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwaSebagian besar responden mengalami tingkat stres sering yaitu sebanyak 26 responden (70.3%)dan Hampir setengah responden yang mengalami multiparitas dengan kejadian hiperemesis gravidarum yaitu sebanyak 15 responden (40.5%). Berdasarkan hasil uji statistic regresi logistic nilai ρ-value = 0,000 lebih kecil dari nilai α (0,05). Sehingga H1 diterima berarti terdapat pengaruh tingkat stres dan paritas terhadap kejadian hiperemesis gravidarum pada ibu hamil trimester 1 di BPM Bidan Rosa Sikawati di kecamatan pelosoklaten Kabupaten Kediri.Stress dianggap sebagai salah satu faktor psikologis yang memegang peranan yang penting penyebab terjadinya hiperemesis gravidarum, faktor stress akan melibatkan mekanisme regulasi intergratif yang mempengaruhi proses biokimia dan seluler seluruh tubuh termasuk otak dan psikologis,Hiperemesis sering terjadi pada multigravida,Hal ini disebabkan karena meningkatnya kadar estrogen dan HCG dalam serum yang dapat menyebabkan perasaan mual hingga muntah