Journal Of Health Science Community
Journal of Health Science Community (JHSC) is an open access journal (e-journal) which publishes scientific works for health worker, academic people, and practitioners. JHSC welcomes and invites original and relevant research articles in health science, as well as literature study and case report particularly in health.
Articles
88 Documents
Search results for
, issue
"Vol. 1 No. 2 (2020): November"
:
88 Documents
clear
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Perilaku Ibu Dalam Pelaksanaan Kebersihan Mulut Pada Anak Usia Dini Di Tk Dharma Wanita Tosaren II Kota Kediri
Klau, Fransiskus Honoratus;
Saputro, Heri
Journal of Health Science Community Vol. 1 No. 2 (2020): November
Publisher : Universitas STRADA Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Perawatan gigi dan mulut anak dilakukan untuk menghindari kelainan atau gangguan pada mulut dan gigi misalnya karies, sariawan maupun bau mulut yang dalam hal ini membutuhkan peran aktif dari orang tua. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku ibu dalam pelaksanaan kebersihan mulut pada anak usia dini di TK Dharma Wanita Tosaren II Kota. Desain penelitian ini adalah korelasi dengan pendekatan cross sectional. Populasi yang diteliti semua pasien ibu dari anak usia pra sekolah di TK Dharma Wanita Tosaren II Kota Kediri dengan teknik total sampling diperoleh sampel 40 responden. Variabel independen Pengetahuan, sikap, dukungan keluarga dengan variabel dependen Perilaku memeliharan kesehatan gigi dan mulut anak. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan observasi. Analisis data dengan uji regresi ordinal pada α = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan hampir setengah responden memiliki pengetahuan kategori cukup (40,0%), perilaku kategori cukup (47,5%), konsumsi makanan kategori kurang (45,0%) dan kebersihan mulut kategori cukup (52,5%). Hasil analisis menggunakan uji regresi ordinal menunjukkan ada pengaruh pengetahuan, perilaku dan konsumsi makanan ibu dalam pelaksanaan kebersihan mulut pada anak usia dini di TK Dharma Wanita Tosaren II Kota Kediri (p-value=0,000 < a=0,05). Orang tua memiliki peranan penting dalam menjaga kebersihan mulut pada anak usia dini. Pengetahuan dan perilaku ibu akan sangat mempengaruhi kebiasaan makan anak serta upaya oral hygiene yang dilakukan anak sehari-hari mengingat anak masih belum dapat melaksanakannya secara mandiri
Pengaruh Meditasi Transendental Terhadap Penurunan Tekanan Darah Pada Penderita Hipertensi Di Puskesmas
Machfudoh, Lauchul;
Ambarika, Rahmania
Journal of Health Science Community Vol. 1 No. 2 (2020): November
Publisher : Universitas STRADA Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Hipertensi merupakan suatu kondisi penyakit kronis yang menyebabkan stres (stressful). Meditasi telah berhasil digunakan dalam perawatan dan pencegahan tekanan darah tinggi (hipertensi), penyakit jantung, stroke. Penelitian ini bertujuan untuk menelaah literatur, artikel dan dokumen hasil penelitian yang mengidentifikasi efektivitas penurunan tekanan darah dalam bentuk kegiatan/pendidikan promosi ksehatan untuk meningkatkan pengetahuan dan tindakan responden dalam pencegahan /pengendalian hipertensi. Penulusuran artikel penelitian di beberapa database menggunakan kata kunci tertentu dalam periode tahun 2001-2019. Proses yang dilakukan dalam literature review ini adalah dengan melakukan pengulasan dan mencari beberapa artikel jurnal penelitian yang diterbitkan melalui database elektronik. Database yang digunakan untuk melakukan pencarian adalah: Google Schoolar, Pubmed, Research Gate. Kata kunci yang digunakan untuk melakukan pencarian adalah “Transcendental Meditation AND Decrease in blood pressure AND Hypertension”. Literature Review menunjukkan bahwa meditasi transendental terkini dalam bentuk kegiatan pendidikan/promosi kesehatan sangat bervariasi dari segi metode, komponen, durasi, individu yang terlibat, spesifitas dan efektivitasnya. Meditasi transendental dimaksud terdiri dari kegiatan pelatihan, pengecekan tekanan darah, dan praktik mengajar fokus meditasi. Analisis statistik menunujukkan semua metode ini dapat meningkatkan pengetahuan dan tindakan responden dalam pencegahan/pengendalian hipertensi secara signifikan. Hasil uji statistik diperoleh bahwa tidak ada hubungan yang signifikan antara meditasi dengan hipertensi
Cakupan Pemberian Vitamin A Pada Balita Ditinjau Dari Pengetahuan Orang Tua Tentang Manfaat Pemberian Vitamin A Di Wilayah Kerja Puskesmas Balowerti Kota Kediri
Wahyuni, Erna;
Natalia, Shanty
Journal of Health Science Community Vol. 1 No. 2 (2020): November
Publisher : Universitas STRADA Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Vitamin A berperan dalam berbagai fungsi system tubuh yaitu system penglihatan, diferensiasi sel, kekebalan tubuh, pertumbuhan dan perkembangan. Program suplementasi vitamin A telah dilaksanakan di Indonesia dengan berbagai cakupan, tetapi masih terdapat kesenjangan persentase balita yang menerima kapsul vitamin A selama enam bulan terakhir. Penelitian menggunakan metode penelitian analitik dengan pendekatan waktu cross sectional. Penelitian ini dilakukan di Posyandu Wilayah Kerja Puskesmas Balowerti Kota Kediri pada bulan Februari 2020 pada orang tua yang memenuhi kriteria inklusi sebanyak 40 responden. Penelitian ini menggunakan uji Kolmogorov-Smirnov tes. Hasil penelitian yang dilakukan pada bulan februari 2020 menunjukkan bahwa dari 40 orang responden terdapat 11 orang (27.5%) yang memiliki tingkat pengetahuan baik, yang memiliki tingkat pengetahuan cukup 16 orang (40.0%), dan yang memiliki tingkat pengetahuan kurang terdapat 13 orang (32.5%). Sedangkan cakupan vitamin A (80.0%) tercapai dan (20.0%) tidak tercapai. Berdasarkan hasil dari uji Kolmogorov-Smirnov tes menunjukkan nilai asymp. Sig. (2-tailed) adalah 0,000 karena nilai p value <0,05. Ada hubungan cakupan vitamin A denagan pengetahuan orang tua tentang manfaat vitamin A pada balita di Wilayah Kerja Puskesmas Balowerti Kota Kediri
Analisis Penggunaan Gadget (Youtube) dengan Perkembangan Balita (2 – 4 Tahun) di Posyandu Mahoni Desa Gembongan Kabupaten Blitar
Nurhidayah, Lisa;
Siwi, Retno Palupi Yonni
Journal of Health Science Community Vol. 1 No. 2 (2020): November
Publisher : Universitas STRADA Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Tingginya angka kejadian keterlambatan perkembangan balita (2 – 4 tahun) di Desa Gembongan Kabupaten Blitar. Perkembangan balita masih ada yang meragukan / menyimpang / terlambat. Tujuan penelitian ini yaitu menganalisis hubungan penggunaan gadget (youtube) dengan perkembangan balita (2 – 4 tahun) di Posyandu Mahoni Desa Gembongan Kabupaten Blitar. Desain penelitian ini menggunakan analitik korelasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu dan balita (2 – 4 tahun) di Posyandu Mahoni Desa Gembongan Kabupaten Blitar dengan besar sampel 48 responden yang diambil menggunakan teknik simple random sampling. Variabel independent dalam penelitian ini adalah penggunaan gadget (youtube), sedangkan variabel dependenya adalah perkembangan balita (2 – 4 tahun). Instrumennya adalah lembar observasi dan KPSP. Analisis data menggunakan Spearman Rank. Hasil penelitian didapatkan sebagian kecil dari responden yaitu (20,8% ) penggunaan gadget (youtube) sedang dan tinggi dengan perkembangan balita termasuk kategori menyimpang dan meragukan. Nilai sig (p) = 0,008, α = 0,05, p < α, maka H0 ditolak, berarti ada hubungan yang cukup kuat antara penggunaan gadget (youtube) dengan perkembangan balita 2 – 4 tahun di Posyandu Mahoni Desa Gembongan Kabupaten Blitar. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu semakin lama dan sering penggunaan gadget (youtube) dapat mempengaruhi perkembangan balita 2 – 4 tahun di Posyandu Mahoni Desa Gembongan Kabupaten Blitar. Maka dengan adanya penelitian ini menjadi referensi atau literatur bagi profesi kebidanan guna meningkatkan wawasan keilmuan serta sebagai acuan implementasi praktik kebidanan tentang penggunaan gadget (youtube) dengan perkembangan balita
Kejadian Flour Albus di Tinjau dari Perilaku Vulva Hygiene Pada Mahasiswi Keperawatan Semester 1 Di IIK STRADA Indonesia
Santos, Maria. A.D;
Siwi, Retno Palupi Yonni
Journal of Health Science Community Vol. 1 No. 2 (2020): November
Publisher : Universitas STRADA Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Tingginya Kejadian Flour Albus di Mahasiswi Keperawatan semester1 diInstitus Ilmu Kesehatan(IIK) STRADA INDONESIA Tujuan penelitian ini yaitu mengetahui kejadian flour albus di mahasiswi Keperawatan Semester 1 IIK STRADA INDONESIA korelasi dengan pendekatan cross sectional. Populasi yaitu 46 kelas keperawatan semester 1 dengan menggunakan teknik simple random sampling didapatkan sampel 41 siswi. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Analisa bivariat Hasil penelitian didapatkan tingkat kejadian flour albus dari perilaku vulva hygine . Nilai sig (p) = 0,46, α = 0,05, p <α, maka H0 ditolak, berarti ada pengaruh yang cukup kuat antara kejadian flour albus dan perilaku vulva hygiene di mahasiswi keperawatan semester 1 di IIK Strada Indonesia Kesimpulan Mahasiswi yang mengalami kejadian flour albus yaitu sebanyak 22 responden (56,8%) dari total 44 respon den responden memiliki perilaku vulva hygiene kadang-kadang yaitu sebanyak 28 responden (63,6%) dari total 44 responden Diharapkan mahasiswi keperawatan semester 1 iik strada Indonesia menerapkan pengetahuan yang didapat dari berbagai sumber tentang kebersihan genetalia eksterna dalam kehidupan sehari-hari untuk menjaga kesehatan organ reproduksi
Durasi Pemakaian Gadget Terhadap Perkembangan Motorik Halus Pada Anak Usia 4-5 Tahun Di Tk Dharma Wanita Kelurahan Burengan Kota Kediri
Murti, Fithria Muyassaroh;
Mufida, Riza Tsalatsatul
Journal of Health Science Community Vol. 1 No. 2 (2020): November
Publisher : Universitas STRADA Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Kurangnya pergerakan anak dalam melakukan aktivitas dapat mempengaruhi perkembangan motorik. Perkembangan motorik halus dapat dilatih dengan penggunaan gadget, dengan menekan-nekan layar, menggeser layar sentuh gadget dan lainnya. Tetapi banyak orang tua justru mengganti perhatian anak dengan sebuah gadget. Tanpa disadari dengan penggunaan gadget yang terlalu lama dapat berakibat mengganggu perkembangan motorik halus anak. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh Durasi Pemakaian Gadget Terhadap Perkembangan Motorik Halus Pada Anak Usia 4-5 Tahun di TK Dharma Wanita Kelurahan Burengan Kota Kediri Desain penelitian ini menggunakan analitik korelasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu dan anak (4-5tahun) di TK Dharma Wanita Kelurahan Burengan Kota Kediri dengan besar sampel 33 responden yang diambil menggunakan teknik simple random sampling. Variabel independent dalam penelitian ini adalah penggunaan gadget, sedangkan variabel dependenya adalah perkembangan motorik halus. Analisis data menggunakan Spearman Rank. Hasil penelitian Nilai sig (p) = 0,031, α = 0,05, p < α, maka H0 ditolak, berarti ada pengaruh yang cukup kuat antara Durasi Pemakaian Gadget Terhadap Perkembangan Motorik Halus Pada Anak Usia 4-5 Tahun di TK Dharma Wanita Kelurahan Burengan Kota Kediri Hasil penelitian menunjukkan bahwa frekuensi penggunaan gadget pada anak usia 4-5 tahun yang memiliki durasi rendah yaitu sebanyak 9 responden (27,2%), untuk perkembangan motorik pada anak diketahui memiliki nilai fail yaitu sebanyak 11 responden (33,3%). Dan diketahui sebagian kecil responden durasi pemakaian gadget sedang dan tinggi dengan perkembangan motorik halus anak termasuk kategori rendah dan refusal yaitu sebanyak 5 responden (15.2%) dari total 33 responden. Dengan demikian, hasil penelitian ini diharapkan orangtua lebih mengontrol anak untuk durasi penggunaan gadget, dan hasil ini dapat menjadikan referensi atau literatur bagi profesi kebidanan guna meningkatkan pengetahuan tentang durasi pemakaian gadget terhadap perkembangan motorik halus
Pengaruh Masa Kerja Perawat Dan Usia Pasien Terhadap Keberhasilan Pemasangan Infus Di Rumah Sakit Lavalette
Astutik, Ina;
Wahyuningsih, Atik Setiawan
Journal of Health Science Community Vol. 1 No. 2 (2020): November
Publisher : Universitas STRADA Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Pemasangan infus dilakukan oleh setiap perawat, dan semua perawat dituntut memiliki kemampuan dan keterampilan mengenai pemasangan infus. Keterampilan perawat dalam pemasangan infus tidak lepas dari pengetahuan perawat tentang penatalaksanaan terapi infus. Namun, selain pengetahuan perawat yang berhubungan dengan angka kejadian flebitis dan kenyamanan pasien, yaitu lama kerja perawat dan usia pasien. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh masa kerja perawat dan usia pasien secara parsial dan simultan terhadap keberhasilan pemasangan infus di Rumah Sakit Lavalette Malang. Jenis penelitian ini kuantitatif menggunakan rancangan penelitian analitik observasional dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling dengan jumlah sampel sebanyak 32 perawat dan 32 pasien. Alat analisis yang digunakan adalah regresi berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar perawat yang melakukan pemasangan infus mempunyai masa kerja diatas 5 tahun sebanyak 56,3%; hampir setengahnya pasien berusia diatas 30 tahun sebanyak 28,1%; hampir seluruh perawat berhasil dalam melaksakan pemasangan infus sebanyak 81,2%; tidak ada pengaruh masa kerja perawat terhadap keberhasilan pemasangan infus dengan nilai thitung 1,941 < ttabel 2,042; ada pengaruh usia pasien terhadap keberhasilan pemasangan infus dengan nilai thitung 2,430 > ttabel 2,042; ada pengaruh masa kerja perawat dan usia pasien secara simultan terhadap keberhasilan pemasangan infus dengan nilai Fhitung 3,856 > Ftabel 3,33. Diskusi dengan pihak RS Lavalette agar melakukan in house training pemasangan infus yang sesuai dan melaksanakan standar operasional prosedur rumah sakit sehingga perawat trampil dalam pemasangan infus
Analisis Faktor Yang Berhubungan Dengan Minat Melanjutkan Pendidikan Kebidanan Pada Bidan Vokasi Di Wilayah Kerja Ibi Singosari
Wahyuni, Candra;
Siwi, Retno Palupi Yonni;
Oktafiantari, Ika
Journal of Health Science Community Vol. 1 No. 2 (2020): November
Publisher : Universitas STRADA Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Tingginya jumlah bidan vokasi di wilayah kerja IBI Singosari disebabkan oleh pengembangan profesi bidan berjalan sangat lambat. Sesuai dengan Undang-undang Kebidanan nomor 4 tahun 2020, bidan baik dengan pendidikan akademik maupun pendidikan vokasi wajib mengambil pendidikan profesi untuk dapat berpraktik mandiri. Dalam pelaksanaannya, bidan vokasi memiliki berbagai minat dalam melanjutkan pendidikan kebidanan. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis faktor yang berhubungan dengan minat melanjutkan pendidikan kebidanan pada bidan vokasi di wilayah kerja IBI Singosari. Jenis penelitian ini menggunakan metode analitik dengan desain cross sectional. Jumlah sampel 70 orang dengan simple random sampling. Variabel dependen dalam penelitian ini adalah pengetahuan tentang undang-undang kebidanan, sosial ekonomi, dukungan keluarga dan dukungan atasan. Sedangkan variabel independennya adalah minat melanjutkan pendidikan kebidanan. Uji statistik yang digunakan adalah uji Spearman rank. Adapun instrumen dalam penelitian ini menggunakan kuesioner. Hasil analisa data menunjukan nilai signifikan hubungan pengetahuan tentang Undang-undang Kebidanan dengan minat melanjutkan pendidikan kebidanan adalah ρ = 0,000, hubungan antara sosial ekonomi dengan minat melanjutkan pendidikan kebidanan adalah ρ = 0,006, hubungan antara dukungan keluarga dengan minat melanjutkan pendidikan kebidanan adalah ρ = 0,003, dan hubungan antara dukungan atasan dengan minat melanjutkan pendidikan kebidanan adalah ρ = 0,000. Kesimpulan penelitian ini adalah pengetahuan tentang Undang-undang Kebidanan, sosial ekonomi, dukungan keluarga, dan dukungan atasan berhubungan dengan minat melanjutkan pendidikan kebidanan pada bidan vokasi di wilayah kerja IBI Singosari tahun 2020. Saran bagi responden hendaknya selalu bersemangat untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, agar pelayanan kebidanan lebih berkualitas
Pengaruh Penggunaan Fluid Warmer / Penghangat Cairan Infus Terhadap Penurunan Kejadian Menggigil Pasca Anestesi Pada Pasien Dengan Spinal Anestesi Di Rumah Sakit Lavalette
Mumpuni, Lia Wikanova;
Sutrisno
Journal of Health Science Community Vol. 1 No. 2 (2020): November
Publisher : Universitas STRADA Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Post anesthetic shivering (PAS) atau menggigil pasca anestesi didefinisikan sebagai suatu fasikulasi otot rangka di daerah wajah, kepala, rahang, badan, atau ekstremitas yang berlangsung lebih dari lima belas detik. Tujuan dalam penelitian ini untuk mengetahui pengaruh penggunaan Fluid Warmer / penghangat cairan infus terhadap penurunan kejadian menggigil pasca anestesi pada pasien dengan spinal anestesi di Rumah Sakit Lavalette. Desain penelitian eksperimen yang digunakan dalam penelitian ini berbentuk quasy experiment with control group. Pengambilan Sampel diambil menggunakan teknik Accidental sampling. Dengan jumlah sampel 30 subyek penelitian, 15 subyek sebagai kelompok perlakuan dan 15 subyek sebagai kelompok kontrol. Dari hasil uji analisis dengan menggunakan T-test di dapatkan nilai p<0,05 yaitu p=0,047 yang berarti bahwa terdapat Efektivitas Penggunaan Fluid Warmer / Penghangat Cairan Infus Terhadap Penurunan Kejadian Menggigil Pada Pasien Paska Spinal Anestesi Di Kamar Operasi Rumah Sakit Lavalette Kota Malang. Dari hasil rata-rata dari sebelum dan sesudah pemberian infus hangat maupun yang tidak diberikan infus hangat dapat ditarik kesimpulan bahwa pemberian infus hangat mampu mempertahankan suhu tubuh, dimana pemberian infus hangat mempunyai selisih (36,43- 36,25=0,18) dan yang tidak diberikan infus hangat mempunyai selisih (36,50 - 35,16=1,34). Dengan pemberian cairan infus hangat akan berakibat pada perubahan suhu dalam pembuluh darah. Hal ini akan dideteksi oleh termoreseptor pada hipothalamus sehingga terjadi vasodilatasi pembuluh darah yang menyebabkan aliran darah meningkat. Suhu tubuh berpindah dari darah melalui pembuluh darah ke permukaan tubuh, sehingga permukaan tubuh pun menjadi hangat
Analisa Perilaku Pemilihan Bahan Dan Pengolahan Makanan Pendamping Asi Terhadap Kejadian Diare Pada Ibu Dengan Bayi 6-12 Bulan Di Puskesmas Sukorame Kota Kediri
Coa, Joviniano Linus Jutta;
Puspitasari, Yenny;
Anggraeni, Suci
Journal of Health Science Community Vol. 1 No. 2 (2020): November
Publisher : Universitas STRADA Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Terjadinya diare pada balita karena faktor perilaku dan pemilihan MP-ASI ibu yang tidak higienis, menggunakan air minum yang tercemar, tidak mencuci tangan pada saat memasak menyebabkan penyebaran kuman enterik dan meningkatkan resiko terjadinya diare. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Hubungan Perilaku Pemilihan Bahan dan Pengolahan Makanan Pendamping ASI Terhadap Kejadian Diare pada ibu dengan Bayi 6-12 Bulan di puskesmas sukorame kota kediri. Desain penelitian ini adalah penelitian observasional dengan pendekatan Cross Sectional. Teknik Simple random sampling. Populasi 139 orang dan sampel 103 orang. Variabel independennya perilaku pemilihan bahan dan pengolahan makanan pendamping ASI serta variabel dependennya kejadian diare. Uji statistik yang digunakan adalah Korelasi Contingensi (C) dengan nilai signifikansi < 0,05. Hasil penelitian menunjukan sebagian besar responden memiliki perilaku yang Cukup dalam pemilihan bahan makanan pendamping ASI yaitu sebanyak 68 responden (66%) dari total 103 responden dan sebagian besar responden melakukan pengolahan makanan pendamping ASI yang kurang baik yaitu sebanyak 50 responden (48%) dari total 103 responden serta sebagian besar responden mengalami kejadian diare pada bayi yaitu sebanyak 67 responden (65%) dari total 103 responden. Hasil uji Korelasi Contingensi (C) di dapat nilai p = 0.00 < α (0.05) maka H0 ditolak atau H1 diterima artinya ada hubungan perilaku pemilihan bahan dan pengolahan makanan pendamping ASI terhadap kejadian diare pada bayi usia 6 – 12 bulan di Puskesmas Sukorame Kota Kediri. Pentingnya perilaku yang baik dalam pemilihan bahan dan pengolahan makanan pendamping ASI yang dilakukan oleh ibu pada bayi usia 6 – 12 bulan, sehingga dapat membantu mengurangi kejadian diare pada bayi