cover
Contact Name
Lingga Kusuma Wardani
Contact Email
jurnal.jhsc@gmail.com
Phone
082140173067
Journal Mail Official
jurnal.jhsc@gmail.com
Editorial Address
JL.MANILA NO.37 SUMBERECE KOTA KEDIRI KODE POS 64123
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Journal Of Health Science Community
ISSN : 27147789     EISSN : 27453561     DOI : https://doi.org/10.30994/jhsc
Core Subject : Health,
Journal of Health Science Community (JHSC) is an open access journal (e-journal) which publishes scientific works for health worker, academic people, and practitioners. JHSC welcomes and invites original and relevant research articles in health science, as well as literature study and case report particularly in health.
Articles 88 Documents
Search results for , issue "Vol. 1 No. 2 (2020): November" : 88 Documents clear
Dukungan Keluarga Dengan Kualitas Hidup Orang Dengan Gangguan Jiwa di Wilayah Kerja Puskesmas Mojo Kabupaten Kediri Renyaan, Richard Winter; Sari, Dhita Kurnia
Journal of Health Science Community Vol. 1 No. 2 (2020): November
Publisher : Universitas STRADA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fenomena gangguan jiwa pada saat ini mengalami peningkatan yang sangat signifikan, dan setiap tahun di berbagai belahan dunia jumlah penderita gangguan jiwa bertambah pada umumnya gangguan mental yang terjadi adalah gangguan kecemasan dan gangguan depresi diperkirakan 4,4% dari populasi global menderita gangguan depresi.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan dukungan keluarga dengan kualitas hidup orang dengan gangguan jiwa di wilayah kerja puskesmas mojo. Desain penelitian menggunakan obsevsional analitik dengan pendekatan cross sectional. Tehnik sampling menggunakan Random Sampling. Populasi penelitian sebanyak 71 keluarga sedangkan sampel penelitian sebanyak 60 responden. Variabel Independen yaitu dukungan keluarga, sedangkan variabel Dependen yaitu kualitas hidup ODGJ. Hasil penelitian menunjukan bahwa dukungan keluarga mempunyai peran yang baik dengan kualitas hidup odgj hampir setenga (58.3%) dari 35 responden mempunyai dukungan yang baik.dan hampir setenga (53.3%) dari 32 responden dengan kualitas hidup yang baik, dari total 60 responden. Hasil uji chy square diperoleh p value = 0,000 yang berarti lebih kecil dari α = 0,05 dengan demikian dapat disimpulkan bahwa ada hubungan Dukungan Keluarga dengan kualitas hidup orang dengan gangguan jiwa di Desa Keniten wilayah kerja Puskesmas Mojo Kabupaten Kediri 2019. Dengan tingkat correlation confficient 0,615 dan arah hubungan positif. Dari penelitian ini disimpulkan bahwa dengan Dukungan keluarga yang baik maka dapat mempegaruhi kualitas hidupnya. Ketika menjawab kuisioner responden dapat menjawab pertanyaan dan mendapatkan hasil yang baik. Sehingga responden alangkah baiknya mempertahankan dan meningkatkan dukungan keluarga dengan kualitas hidup ODGJ itu sendiri sehingga angaka kejadian ODGJ di Desa Keniten bisa berkurang
Perilaku Booster Asi Ibu Nifas Dengan Peningkatan Produksi Asi Di Puskesmas Telen Kabupaten Kutai Timur Provinsi Kalimantan Timur Purba, Rince; Mufida, Riza Tsalatsatul
Journal of Health Science Community Vol. 1 No. 2 (2020): November
Publisher : Universitas STRADA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Menyusui eksklusif di Indonesia masih rendah. Prestasi pemberian ASI eksklusif di Indonesia hanya 74,5%. Cakupan Ayi menerima ASI eksklusif pada tahun 2018, sebesar 68,74%. Alasan utama anak-anak 0-23 bulan tidak / belum pernah disusui adalah karena ASI tidak keluar (65,7%). Peningkatan produksi adalah salah satu penyebab dari cakupan eksklusif ASI eksklusif, karena kurangnya produksi ASI sehingga bayi diberi susu formula. Salah satu faktor penyebab kurangnya produksi ASI yaitu rendahnya perilaku booster ASI ibu nifas dalam melakukan peningkatan produksi ASI. Dari segi pengetahuan, pendidikan, aktifitas ataupun pekerjaan sangat mempengaruhi kurangnya produksi ASI sehingga bayi sering diberi susu formula. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis hubungan perilaku booster ASI ibu nifas dengan peningkatan produksi ASI di Puskesmas Telen.Desain penelitian ini menggunakan analitik korelasional dengan pendekatan cross sectional. Jumlah sampel penelitian ini adalah 30 responden. Kemudian untuk pengambilan sampel menggunakan teknik Accidental Sampling. Instrumen pengumpulan data menggunakan kuesioner dan analisis data menggunakan uji Chi-square. Penelitian ini dilakukan pada bulan Maret sampai Juni 2020 di Kecamatan Telen.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perilaku Boosters Postpartum Menyusui, sebagian besar responden dalam kategori Ya adalah 12 (40%) responden sedangkan Peningkatan Produksi ASI pada Wanita Pascapersalinan di Pusat Kesehatan Telen, sebagian besar responden dalam kategori Sukses sebanyak 17 (56,7%) responden.Adanya hubungan perilaku booster ASI ibu nifas dengan peningkatan produksi ASI di Puskesmas Telen Kabupaten Kutai Timur Provinsi Kalimantan Timur
Analisis Pemberian Seduhan Teh Rosela Dan Madu Terhadap Penurunan Nyeri Disminore Primer Pada Remaja Putri Kelas X Di Sman 2 Tenggarong Seberang Cahya, Robiah Nur; Natalia, Shanty
Journal of Health Science Community Vol. 1 No. 2 (2020): November
Publisher : Universitas STRADA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tingginya kejadian disminorea primer pada remaja putri mengakibatkan gangguan aktifitas seperti tingginya tingkat absen dari sekolah maupun kerja, ketebatasan kehidupan sosial, perfoma akademik, serta aktivitas. Pada penelitian yang di lakukan di SMA N 2 tenggarong Seberang terdapat 20 siswi yang mengalami disminore. 9 orang mengalami disminore ringan, 11 orang mengalami disminore sedang. Tujuan penelitian mengetahui pengaruh pemberian seduhan teh rosela dan madu terhadap penurunan disminorea primer pada remaja putri kelas X di SMA N 2 Tengggarong Seberang. Metode penelitian ini adalah penelitian eksperimen, populasi dalam penelitian Semua 24 siswi remaja putri yang mengalami menstruasi, sampel dalam penelitian ini adalah 20 siswi. Penelitian ini menggunakan Uji wiolcoxon. Hasil peneletian didapatkan data bahwa 20 siswi mengalami perbedaan sebelum dan sesudah diberikan seduhan teh rosella dan madu. Berdasarkan uji wilcoxon didapatkan hasil bahwa nilai p - value sebesar 0,000 < α (0,05) yang artinya ada perbedaan sebelum dan sesudan diberikan seduhan teh rosella dan madu. Dari hasil penelitian yang dilakukan di SMA N 2 Tenggarong Seberang ada perbedaan sebelum dan sesudah di berikan seduhan teh rosela dan madu serta menjadi tatalaksana pertama umtuk mengurangi nyeri disminore pada remaja. Peneliti selanjutnya disarankan dapat memantau waktu pelaksanaan dan membuat kelompok kontrol dalam memberikan seduhan teh rosela dan madu
Pengetahuan Dan Sikap Ibu Hamil Trimester Iii Tentang Persalinan Di Fasilitas Kesehatan Dengan Pemilihan Pertolongan Persalinan Di Desa Baliase Kecamatan Marawola Kabupaten Sigi Serenggu, Putri; Astikasari, Nita Dwi
Journal of Health Science Community Vol. 1 No. 2 (2020): November
Publisher : Universitas STRADA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tingginya angka kematian ibu termasuk kurangnya akses ibu bersalin terhadap pelayanan kesehatan yang berkualitas yang disebabkan tempat pelayanan kesehatan yang belum optimal. Pemilihan pertolongan persalinan merupakan faktor yang menentukan terlaksananya proses persalinan yang aman dan sehat. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengetahuan dan sikap ibu hamil trimester 3 tentang persalinan di fasilitas kesehatan dengan pemilihan pertolongan persalinan di Desa Baliase Kecamatan Marawola Kabupaten Sigi. Dalam penelitian ini menggunakan desain analitik korelasional dengan pendekatan cross sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh ibu hamil trimester III Desa Baliase Kecamatan Marawola Kabupaten Sigi sebanyak 30 responden dengan metode pengambilan sampel menggunakan tehnik Accidental Sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. analisis bivariat untuk melihat hubungan antara variabel independen dengan variabel dependen menggunakan uji statistik Chi Square dengan tingkat signifikan α = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan yang bermakna antara pengetahuan dengan pemilihan pertolongan persalinan dengan P value < α 0,05 (0.000 < 0,05) dan ada hubungan yang bermakna antara sikap dengan pemilihan pertolongan persalinan dengan P value < α 0,05 (0.000 < 0,05). Ada hubungan antara pengetahuan dan sikap ibu hamil trimester 3 tentang persalinan di fasilitas kesehatan dengan pemilihan pertolongan persalinan di Desa Baliase Kecamatan Marawola Kabupaten Sigi. Pengetahuan yang baik dan sikap ibu yang positif tentang persalinan di fasilitas kesehatan akan mempengaruhi dalam pemilihan pertolongan persalinan
Kejadian Stunting di Tinjau dari Pola Makan dan Tinggi Badan Orang Tua Anak Usia 12-36 Bulan di Puskesmas Kinoivaro Kabupaten Sigi Provinsi Sulawesi Tengah Natalie, Regina Safira; Rohmah, Miftakhur
Journal of Health Science Community Vol. 1 No. 2 (2020): November
Publisher : Universitas STRADA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masih tingginya angka kejadian stunting di wilayah Puskesmas Kinovaro sehingga dapat meningkatkan morbiditas dan mortalitas di suatu daerah tersebut, hal ini disebabkan salah satunya oleh pola pemebrian makan dan tinggi badan orang tua. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis kejadian stunting yang di tinjau dari pola makan dan tinggi badan orang tua anak usia 12-36 bulan di puskesmas Kinovaro Sulawesi Tengah. Jenis penelitian ini adalah studi analitik observasional dengan pendekatan Cross-sectional. Populasi dan sampel pada penelitian ini yaitu orang tua dan anak stunting usia 12-36 bulan dengan jumlah sampel sebanyak 85 responden, menggunakan tehnik simple random sampling, dengan penggumpulan data menggunakan kuesioner dan observasi. Analisis data yang digunakan adalah Uji Phi dengan nilai signifikasi α=0,05. Pada hasil penelitain ini didapatkan Sebagian besar 47 anak (56%) responden dengan kejadian stunting sangat pendek, kategori pendek 38 responden (44%). Pada Pola makan didapatkan Sebagian besar 63 responden (74%) pada kategori tidak tepat. Pada tinggi badan ayah didapatkan Sebagian besar 58 responden (68%) pada kategori ≥161,9cm, tinggi badan ibu didapatkan sebagian besar 55 responden (64%) pada kategori ≥150cm dari 85 responden. Pada Uji statistik Phi menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan antara Pola pemberian makan p-value > α 0,05 (0,562 > 0,05) dan Tinggi Badan Ibu p-value > α 0,05 (0,119 > 0,05) dengan Kejadian Stunting, sebaliknya terdapat Hubungan yang signifikan antara Tinggi Badan Ayah p-value < α 0,05 (0,004 > 0,05) dengan Kejadian Stunting. Hubungan yang terdapat pada variabel ini merupakan hubungan yang searah artinya semakin baik pola pemberian makan maka tingkat kejadian stunting akan berkurang dengan meningkatkan pola pemberian makan
Analisis Nutrisi Dengan Penyembuhan Luka Jahitan Perinium Di Puskesmas Wonotirto Kabupaten Blitar Oktaviana, Santi; Wahyuningsih, Atik Setiawan
Journal of Health Science Community Vol. 1 No. 2 (2020): November
Publisher : Universitas STRADA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masih banyaknya masyarakat yang mempercayai budaya untuk pantang makanan dalam masa nifas. Di indonesia angka kematian ibu (AKI) tergolong tinggi berdasarkan evaluasi millennium developmentGoal’s (MDG,s) pada tahun 2015. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan nutrisi dengan penyembuhan luka jahitan perinium di puskesmas wonotirto kabupaten blitar.Desain penelitian yang di gunakan dalam penelitian ini adalah observasional dengan pendekatan croosectional. Sempel dalam penelitiaan ini berjumlah 40. Sampling menggunakan purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan kusioner dan proses perhitungan menggunakan uji regresi logistic degan menggunakan SPSS 18.0 kesalahan α 0.05. Hasil penelitian didapatkan bahwa sebagian besar (77,5%) responden dengan kurang nutrisi yaitu 31 responden dan sebagian besar (90,0%) responden dengan lama penyembuhan luka perinium tidak sesuai fase yaitu 36 responden dari total 40 responden. Berdasarkan analisa data diatas menggunakan uji spearman rho diperoleh p value = 0,000 yang berarti lebih kecil dari α = 0,05 dengan demikian dapat dikatakan H0 ditolak dan H1 Diterima yang berarti dapat disimpulkan bahwa ada hubungan Nutrisi dengan penyembuhan luka jahitan perinium di puskesmas wonotirto kabupaten blitar. Nutrisi merupakan sumber energi bagi tubuh kita, dari hasil penelitian di dapatkan bahwa ada hubungan antra nutrisi dengan penyembuhan luka jahitan perineum dikareanakan dengan nutrisi maka akan membantu proses penyembuhan luka dengan cepat dimana trombosit dihasilkan dengan baik karena nutrisi terpenuhi dengan baik sehingga terjadi proses penyembuuhan luka sesuai dengan waktunya, untuk itu penting bagi bidan dalam memberikan penyuluhan dan menyertakan brosur tentang gizi yang baik bagi ibu post partum demi menjaga kesehatan ibu selama masa post partum
Analisis Stigma Keluarga Dan Masyarakat Terhadap Kualitas Hidup Pada Orang Dengan Riwayat Gangguan Jiwa Di Desa Adan-Adan Kecamatan Gurah Kabupaten Kediri Andika, Ajie Khamal Husen Febri; Siyoto, Sandu; Wardani, Lingga Kusuma
Journal of Health Science Community Vol. 1 No. 2 (2020): November
Publisher : Universitas STRADA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fenomena gangguan jiwa pada saat ini mengalami peningkatan yang sangat signifikan, dan setiap tahun di berbagai belahan dunia jumlah penderita gangguan jiwa bertambah pada umumnya gangguan mental yang terjadi adalah gangguan kecemasan dan gangguan depresi diperkirakan 4,4% dari populasi global menderita gangguan depresi.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan stigma keluarga dan mayarakat terhadap kualitas hidup pada orang dengan riwayat gangguan jiwa di desa adan-adan kecamatan gurah kabupaten Kediri. Desain penelitian menggunakan observasional dengan pendekatan cross sectional. Tehnik sampling menggunakan simple Random Sampling. Populasi penelitian sebanyak 78 keluarga sedangkan sampel penelitian sebanyak 60 responden. Variabel Independen yaitu stigma keluarga dan stigma masyarakat, sedangkan variabel Dependen yaitu kualitas hidup ODGJ. Hasil penelitian yang dilakukan di Desa Adan-adan Kecamatan Gurah Kabupaten Kediri dapat dilihat bahwa kualitas hidup pada odgj memiliki kriteria cukup dengan (58,3%) dari 35 responden dari jumlah 60 responden. stigma masyarakat dengan kualitas hidup odgj menunjukan bahwa stigma masyarakat mempunyai peran yang baik dengan kualitas hidup odgj hampir setengah (55.0%) dari 33 responden mempunyai stigma yang cukup.dan hampir setengah (58.3%) dari 35 responden dengan kualitas hidup yang baik, dari total 60 responden. Berdasarkan Uji Statistik Regresi Ordinal didapatkan bahwa factor kualitas hidupnilai p value 0.000<α = 0.05, Maka H0 ditolak dan H1 diterima yang artinya ada pengaruh antara stigma keluarga dan kualitas hidup pada orang dengan riwayat gangguan jiwa.faktor stigma masyarakat nilai p value0.000 <α=0.05,maka H0 ditolak H1 diterima yang artinya ada pengaruh antara stigma masyarakat dengan kualitas hidup pada orang dengan riwayat gangguan jiwa di desa adan-adan kecamatan gurah kabupaten Kediri. Dari penelitian ini disimpulkan bahwa dengan stigma keluarga dan masyarakat yang baik maka dapat mempegaruhi kualitas hidupn odgj. Ketika menjawab kuisioner responden dapat menjawab pertanyaan dan mendapatkan hasil yang baik. Sehingga responden alangkah baiknya mempertahankan dan meningkatkan stigma kepada odgj itu sendiri sehingga dapat membuat hidup orang dengan riwayat gangguan jiwa di desa adan-adan menjadi lebih baik
Hubungan Kepatuhan Perawat Melakukan Hand Hygiene Pada Perawatan Infus Dengan Terjadinya Phlebitis Di Rumah Sakit Lavalette Malang Vito, Angga Dian; Ellina, Agusta Dian
Journal of Health Science Community Vol. 1 No. 2 (2020): November
Publisher : Universitas STRADA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu program yang dibentuk untuk mengurangi terjadinya HAIs (Hospital Associated Infection) adalah hand hygiene. Prosedur pelaksanaan hand hygiene menurut WHO (2009) terdapat dua cara yaitu cuci tangan (hand wash) dan cuci tangan menggunakan aseptik berbahan alkohol (hand rubbing). Kepatuhan hand hygiene berpengaruh terhadap terjadinya phlebitis, di Indonesia prevalensi kejadian phlebitis belum ada angka yang pasti. Kejadian phlebitis yang ada di RS Lavalette pada bulan pertama di tahun 2019 adalah 11 pasien dari jumlah pasien yang terpasang infus sebanyak 79 pasien rawat inap. Insiden kejadian phlebitis tersebut dikatakan tinggi karena masih diatas standar yang ditetapkan oleh Depkes RI yaitu ≤ 1,5%. Tujuan penelitian ini Untuk mengetahui hubungan kepatuhan perawat melakukan hand hygiene pada perawatan Infus dengan terjadinya phlebitis di Rumah Sakit Lavalette Malang. Jenis penelitian ini adalah observasi analitik dengan dilakukannya pendekatan Cross Sectional. Populasi pada penelitian ini yaitu perawat ruang rawat inap dan pasien rawat inap yang terpasang infus selama 3 hari terakhir dengan sampel Proportionate Stratified Random Sampling Didapatkan jumlah 53 responden. Pengumpulan data dengan menggunakan lembar ceklis observasi dan Analisa data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan kepatuhan perawat dalam melakukan hand hygiene dengan kejadian Phlebitis di Ruang Rawat Inap RS Lavalette Malang. Hal ini dibuktikan dari hasil uji statistik Chi-Square Test diperoleh nilai p = 0,001 < α = 0,05 dengan tingkat signifikan p < α = 0,05. Kepatuhan Perawat dalam melakukan Hand Hygiene di Ruang Rawat Inap RS Lavalette Malang paling banyak memiliki Kepatuhan Baik sebanyak 26 orang (49.06%). Kejadian Phlebitis di Ruang Rawat Inap RS Lavalette paling banyak adalah tidak mengalami kejadian phlebitis sebanyak 36 orang (68%). Saran yang diberikan adalah kepada perawat diharapkan agar dapat melaksanakan perannya dengan patuh melakukan 5 momen dan 6 langkah cuci tangan yang sesuai standar, sehingga dapat meminimalkan kejadian phlebitis