cover
Contact Name
Purbo Suwandono
Contact Email
purbo@widyagama.ac.id
Phone
+6282132697144
Journal Mail Official
purbo@widyagama.ac.id
Editorial Address
Fakultas Teknik, Jurusan Teknik Mesin Widyagama University of Malang Jl. Taman Borobudur Indah No 3, Malang 65128, INDONESIA
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
PROTON : Jurnal Ilmu-Ilmu Teknik Mesin
Published by Universitas Widyagama
ISSN : 20862962     EISSN : 27212874     DOI : 10.31328/jp
Ruang lingkup jurnal ini mencakup, tetapi tidak terbatas pada, bidang-bidang berikut: 1. Konversi Energi 2. Rekayasa dan Konstruksi Mesin 3. Ilmu dan Rekayasa Material 4. Proses dan Teknologi Manufaktur 5. Teknik Industri dan Sistem Produksi
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 11 No. 2 (2019)" : 5 Documents clear
PENGARUH BAHAN KUMPARAN TERHADAP KINERJA GENERATOR 1000 WATT Iqbal Bagus Muji N.
PROTON Vol. 11 No. 2 (2019)
Publisher : Widyagama University of Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31328/jp.v11i2.1233

Abstract

Generator merupakan mesin pembangkit tenaga listrik yang dapat mengubah energi gerak (mekanik) menjadi energi listrik (elektrik). Pembangkitan diperoleh dengan menerima tenaga mekanis dan diubah menjadi tenaga listrik. Masalah yang sering terjadi pada mesin genset ialah hilangnya arus listrik yang di hasilkan oleh generator. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Mengidentifikasi kinerja kumparan (Stator) Aluminium dan tembaga terhadap generator 1000 watt. Metode Penelitian menganalisis suatu sistem generator-set dengan menganalisis tegangan dan arus dari bahan kumparan alumunium dan kumparan tembaga sebagai bahan uji dan diharapkan dapat membantu masyarakat terutama di bidang wirausaha dalam penghematan sumber energi listrik. Hasil penelitian Genset dengan belitan alumumium menunjukkan dengan penambahan beban mempengaruhi kinerja pada motor bakar pada genset yang menyebabkan tegangan listrik menjadi naik turun karena pengaruh dari kumparan alumunium yang memiliki sifat daya hantar listrik rendah. Genset dengan belitan tembaga menunjukkan dengan penambahan beban mempengaruhi kinerja pada motor bakar pada genset yang menyebabkan tegangan listrik menjadi naik karena pengaruh dari kumparan tembaga yang memiliki daya hantar tinggi. Generator magnet sinkron magnet permanen satu fasa kumparan alumunium dan kumpuran tembaga dengan kecepatan 160 rpm dan 158 rpm menghasilkan tegangan sebesar 220 volt. Kemampuan menghantarkan listrik tidak berbeda jauh dengan tembaga jika dikompensasikan dengan ukuran kawat yang lebih besar. genset dengan belitan alumumium dan tembaga dengan pendekatan persamaan non linier menunjukan bahwa beban dengan skala rumah tangga sangat mempengaruhi kinerja pada genset yang menyebabkan daya listrik menjadi naik turun kemudian naik lagi dikarenakan pengaruh dari kumparan alumunium yang memiliki daya hantar listrik rendah dan tembaga yang memiliki daya hantar listrik tinggi.
PENJADWALAN OPERASI MESIN PRODUKSI DENGAN METODE CDS (CAMPBELL DUDEK SMITH) DI PT TJOKRO BERSAUDARA BALIKPAPANINDO Sadat NS Sidabutar; Muh. Amin; Anggraini Putri
PROTON Vol. 11 No. 2 (2019)
Publisher : Widyagama University of Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31328/jp.v11i2.1234

Abstract

Penjadwalan sebagai aktivitas pembuatan jadwal, jadwal bengkel, jadwal perawatan dan sebagainya. Penjadwalan bisa dikatakan optimal apabila memiliki nilai total waktu proses (makespan) terkecil. PT. Tjokro Bersaudara Balikpapanindo saat ini masih sering terjadi kelambatan karena belum melakukan penjadwalan produksi secara optimal dan masih menerapkan metode penjadwalan FCFS (First Come First Served). Berdasarkan permasalahan diatas, metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode Campbell Dudek Smith (CDS). Kesimpulan penelitian ini, menghasilkan dua iterasi yaitu, iterasi pertama adalah 1956 menit dan iterasi kedua 1960 menit, dan sebelum penjadwalan menghasilkan makespan sebesar 2008 menit.
PERANCANGAN ALAT PENGEROL PIPA 1 ¼ INCHI DENGAN PENGOPERASIAN MANUAL DAN SISTEM HIDROLIK Budha Maryanti; Fransye Joni Pasau; Heriyanto Heriyanto
PROTON Vol. 11 No. 2 (2019)
Publisher : Widyagama University of Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31328/jp.v11i2.1235

Abstract

Proses pengerolan biasa dijumpai dalam pembuatan kanopi dan ornamen pagar berbahan dasar pipa dengan menggunakan alat pengerol pipa. Saat ini telah banyak dikembangkan pembuatan kanopi dan ornamen pagar yang menggunakan bahan dengan berbagai macam bentuk penampang. Sehingga perlu dilakukan perancangan untuk menghasilkan desain baru alat pengerol pipa yang multi fungsi untuk pengerolan bahan berpenampang kotak dan lingkaran. Perancangan ini menggunakan metode eksperimen dan simulasi software Autodesk Inventor 2018 untuk menentukan gaya minimum dalam proses pengerolan pipa carbon steel 1¼ inchi tebal 1,5 mm, menentukan tegangan dan menganalisa apakah desain alat pengerol pipa dalam perancangan ini telah memenuhi syarat. Perancangan ini menghasilkan desain berupa gambar detail dan spesimen alat pengerol pipa carbon steel 1 ¼  Inchi dengan pengoperasian manual dan  hidrolik. Dimensi alat adalah 600 mm x 420 mm x 700 mm dan jarak tumpuan 375 mm dengan radius pengerolan 250 mm x 360º(penampang lingkaran) dan 345º(penampang kotak). Hasil analisa menunjukkan gaya minimum yang dibutuhkan untuk proses pengerolan sebesar 2790,79 N, tegangan terbesar terjadi pada poros tekan sebesar 95,26 x 106 N/m2 dan desain dinyatakan aman dengan nilai tegangan maksimum lebih kecil dari tegangan ijin bahan.
ANALISIS PENERAPAN MIDLIFE ENGINE TERHADAP PERFORMANSI DAN FUEL CONSUMPTION ENGINE CUMMINS QSK 45 C Puji Saksono; Gunawan Gunawan; Nizar Fitriansyah
PROTON Vol. 11 No. 2 (2019)
Publisher : Widyagama University of Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31328/jp.v11i2.1236

Abstract

Midlife engine merupakan tindakan penggantian beberapa komponen spare part yang dilakukan untuk menjaga agar performansi engine alat berat tetap maksimal. Obyek dari penelitian ini yaitu engine Cummins QSK 45 C yang dipasang pada unit dump truck Komatsu HD 1500-7. Hasil pengujian setelah dilakukan proses midlife engine mengalami peningkatan sebesar; engine speed 1,1 %, coolant pressure 4,5 %, fuel pump output pressure 2,8 %, intake manifold pressure 2,6 % dan intake manifold temperature dapat dikatakan stabil. Adapun daya (power) engine yang dihasilkan mengalami peningkatan; sebelum proses midlife sebesar 1460,6 HP menjadi 1462,71 HP, atau mengalami kenaikan 0,145 %. Sedangkan fuel consumption mengalami penurunan dari 113,84 liters/hour menjadi 98,14 liters/hour.
RANCANG BANGUN PURWARUPA PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA BIOMASSA Mochammad Sahri; Fachrudin Fachrudin; Sabar Setiawidayat
PROTON Vol. 11 No. 2 (2019)
Publisher : Widyagama University of Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31328/jp.v11i2.1237

Abstract

Pengelolaan bahan biomassa sampah organik dan kotoran ternak hingga saat ini masih banyak dimanfaatkan sebagai pupuk dan masih jarang dilakukan untuk pembangkit tenaga listrik. Penelitian ini bertujuan untuk mengolah bahan biomassa menjadi tenaga listrik. Biomassa  diproses menggunakan digester selama 28 hari untuk dijadikan gas metan. Keluaran gas dari digester disalurkan ke ruang pembakaran yang terdapat di motor bakar pada genset. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahan biomassa sampah organik dan kotoran ternak 105 kg dapat menghasilkan gas metan 25 kg yang dapat menghasilkan tegangan  listrik 228 Volt dengan beban listrik 150 Watt. 

Page 1 of 1 | Total Record : 5