cover
Contact Name
I Gusti Kadek Agus Dwi Putr
Contact Email
agusdwiputra212@gmail.com
Phone
+6281936090966
Journal Mail Official
lppm.advaita@gmail.com
Editorial Address
Jalan Perkutut No. 25 Pasekan Belodan, Tabanan, Bali
Location
Kab. tabanan,
Bali
INDONESIA
Jurnal Medika Usada
ISSN : 26145421     EISSN : 26145685     DOI : https://doi.org/10.54107/medikausada.v8i1
Core Subject : Health,
Jurnal Medika Usada merupakan jurnal ilmiah yang diterbitkan resmi oleh STIKES Advaita Medika Tabanan sebagai sarana publikasi hasil penelitian dan sharing perkembangan ilmu kesehatan, Jurnal ini memuat artikel yang belum pernah dipublikasikan sebelumnya yang berupa artikel hasil penelitian ataupun penelitian terapan, artikel telaah yang berkaitan dengan perkembangan ilmu keperawatan dan ilmu kebidanan. Penulis artikel tidak dibatasi pada civitas akademika STIKES Advaita Medika Tabanan, tetapi terbuka juga bagi masyarakat umum yang memiliki artikel ilmiah dibidang ilmu keperawatan dan kebidanan. informasi mengenai pedoman penulisan artikel dan prosedur pengiriman artikel terdapat pada setiap penerbitan.Semua artikel yang masuk akan melelui "peer-review process" setelah memenuhi persyaratan sesuai pedoman penulisan artikel. Penerbitan jurnal ini dilakukan setiap 6 (enam) bulan sekali yaitu pada bulan Februari dan bulan Agustus.
Articles 156 Documents
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN IBU HAMIL DENGAN SIKAP IBU TENTANG SKRINING HIPOTIROID KONGENITAL: Studi Dilakukan di Poliklinik Kebidanan Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Buleleng Luh Yani Wida Antari
JURNAL MEDIKA USADA Vol. 9 No. 1 (2026): Jurnal Medika USADA
Publisher : STIKES ADVAITA MEDIKA TABANAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54107/medikausada.v9i1.439

Abstract

Latar belakang: Pengetahuan ibu hamil mengenai skrining hipotiroid kongenital berperan penting dalam membentuk sikap positif terhadap pelaksanaan skrining, yang berdampak pada deteksi dini gangguan pertumbuhan dan perkembangan bayi. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan ibu hamil dengan sikap ibu terhadap skrining hipotiroid kongenital di Poliklinik Kebidanan RSUD Kabupaten Buleleng. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional dan metode cross-sectional. Penelitian dilaksanakan pada bulan Februari hingga Mei 2025. Sampel berjumlah 52 ibu hamil yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner terstruktur dan dianalisis menggunakan uji korelasi Spearman Rank. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa 55,8% ibu hamil memiliki tingkat pengetahuan yang baik dan 50% ibu memiliki sikap positif terhadap skrining hipotiroid kongenital. Analisis statistik menunjukkan adanya hubungan yang kuat dan searah antara tingkat pengetahuan dengan sikap ibu hamil, dengan nilai koefisien korelasi r = 0,677 dan nilai signifikansi p < 0,001. Simpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan ibu hamil dengan sikap terhadap skrining hipotiroid kongenital, dimana semakin tinggi tingkat pengetahuan ibu hamil maka semakin positif sikapnya. Disarankan agar tenaga kesehatan meningkatkan edukasi selama kehamilan serta mendorong ibu hamil untuk aktif mencari informasi dari sumber yang terpercaya guna mendukung pelaksanaan skrining hipotiroid kongenital secara optimal. Kata kunci: Pengetahuan, Sikap, Skrining, Hipotiroid Kongenital
Deteksi Dini Risiko Penyakit Tidak Menular Pada Lansia Melalui Pelayanan Kesehatan Terpadu Dalam Kegiatan Bakti Sosial Di Bank BPD Tabanan, Bali Gampur, Imelda Rismayani
JURNAL MEDIKA USADA Vol. 9 No. 1 (2026): Jurnal Medika USADA
Publisher : STIKES ADVAITA MEDIKA TABANAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54107/medikausada.v9i1.441

Abstract

Penyakit tidak menular (PTM) masih menjadi permasalahan kesehatan utama pada lansia dan sering tidak terdeteksi secara dini akibat keterbatasan akses pemeriksaan kesehatan rutin. Upaya skrining kesehatan berbasis komunitas menjadi salah satu strategi promotif dan preventif untuk mengidentifikasi risiko PTM sejak dini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil pemeriksaan kesehatan serta pelaksanaan konsultasi dan edukasi kesehatan pada lansia melalui kegiatan bakti sosial di Bank BPD Tabanan, Bali. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif kuantitatif dengan pendekatan potong lintang. Subjek penelitian berjumlah 53 lansia yang mengikuti pemeriksaan kesehatan gratis. Instrumen penelitian meliputi pemeriksaan tekanan darah, suhu tubuh, kadar gula darah, kolesterol, dan asam urat, serta formulir konsultasi kesehatan. Data dikumpulkan selama kegiatan berlangsung dan dianalisis secara deskriptif menggunakan distribusi frekuensi dan persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masih ditemukan lansia dengan tekanan darah tinggi, kadar gula darah dan kolesterol di atas normal, serta peningkatan kadar asam urat, meskipun sebagian besar lansia sebelumnya tidak menyadari kondisi tersebut. Seluruh partisipan mendapatkan konsultasi dan edukasi kesehatan terkait hasil pemeriksaan, pola makan sehat, aktivitas fisik, serta pentingnya pemantauan kesehatan rutin. Simpulan penelitian ini menunjukkan bahwa pemeriksaan kesehatan dan konsultasi berbasis komunitas di luar fasilitas kesehatan formal efektif sebagai upaya deteksi dini PTM pada lansia. Kegiatan serupa disarankan untuk dikembangkan secara berkelanjutan dengan dukungan lintas sektor guna meningkatkan kualitas hidup lansia
Pengaruh Rebusan Daun Cemcem (Spondias pinnata) terhadap Penurunan Tekanan Darah pada Pasien Hipertensi di Wilayah Kerja Puskesmas Kota Denpasar Saka Nugraha, iwan
JURNAL MEDIKA USADA Vol. 9 No. 1 (2026): Jurnal Medika USADA
Publisher : STIKES ADVAITA MEDIKA TABANAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54107/medikausada.v9i1.443

Abstract

Kota Denpasar memiliki tingkat prevalensi hipertensi tertinggi di Provinsi Bali. Hipertensi dapat dikelola melalui pendekatan farmakologis dan non-farmakologis, salah satunya adalah penggunaan daun cemcem (Spondias pinnata). Daun ini mengandung polifenol dan flavonoid yang berpotensi menurunkan tekanan darah. Tujuan: Studi ini bertujuan untuk mengukur efektivitas rebusan daun cemcem dalam menurunkan tekanan darah pada pasien hipertensi di puskesmas di Kota Denpasar. Metode: Studi ini menggunakan desain pra-eksperimental dengan pendekatan satu kelompok pra-tes dan pasca-tes. Tekanan darah sekelompok pasien diukur sebelum pemberian rebusan daun cemcem dan kembali diukur setelah intervensi. Perbedaan sebelum dan setelah pengobatan dianalisis menggunakan uji t berpasangan. Hasil: Di antara 18 peserta, rata-rata tekanan darah sistolik menurun sebesar 46,278 mmHg dan diastolik sebesar 19,444 mmHg setelah intervensi. Nilai p sebesar 0,000 (<0,05) menunjukkan efek yang secara statistik signifikan dari rebusan daun cemcem dalam menurunkan tekanan darah sistolik dan diastolik pada pasien hipertensi di Puskesmas Kota Denpasar. Kesimpulan: Terapi rebusan daun cemcem memiliki efek yang signifikan dalam menurunkan tekanan darah pada pasien hipertensi di puskesmas di Kota Denpasar.
Clinical Profile and Risk Factors of Syphilis Patients: The Threat of HIV Coinfection and Congenital Syphilis at the Tanjungpuri Sintang Community Health Center in 2025 Dwiyana, Cynthia Oktora
JURNAL MEDIKA USADA Vol. 9 No. 1 (2026): Jurnal Medika USADA
Publisher : STIKES ADVAITA MEDIKA TABANAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54107/medikausada.v9i1.466

Abstract

Syphilis cases are showing an upward trend globally, including in the working area of the Tanjungpuri Community Health Center, Sintang District. This infection not only affects individuals of productive age but also threatens the health of mothers and fetuses through the risk of co-infection and vertical transmission. This study aims to analyze the clinical profile and risk factors of syphilis patients in the working area of the Tanjungpuri Community Health Center, Sintang, in 2025. This quantitative descriptive study used a case study approach on 123 syphilis patients recorded at the Tanjungpuri Community Health Center during 2025. The data were analyzed univariately to see the frequency distribution of sociodemographic characteristics and clinical profiles. The majority of respondents were of productive age, unmarried (59.35%), had a high school education or equivalent (92.9%), and worked in the private sector (45.53%). Very low preventive behavior was found, with 99.19% of patients not using condoms. Clinically, 6 cases of STIs (4.88%) and 4 cases of HIV co-infection (3.35%) were found, all of which occurred in pregnant women. The recorded clinical effects include cases of abortion, intrauterine fetal death (IUFD), and one case of a newborn with congenital syphilis. Low health literacy and barrier protection behaviors are the main drivers of syphilis transmission. The finding of HIV co-infection in pregnant women and the emergence of congenital syphilis cases underscore the need to strengthen the Triple Elimination program through more aggressive early screening and treatment of sexual partners.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMENGARUHI PERILAKU PENGGUNAAN APD PADA PETUGAS BALAI KEKARANTINAAN KESEHATAN KELAS 1 PALEMBANG TAHUN 2025 Aprian, Aprian
JURNAL MEDIKA USADA Vol. 9 No. 1 (2026): Jurnal Medika USADA
Publisher : STIKES ADVAITA MEDIKA TABANAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54107/medikausada.v9i1.468

Abstract

Balai Kekarantinaan Kelas 1 Palembang mempunyai tugas pengawasan dan pemantauan pelaksanaan pencegahan masuk dan keluarnya penyakit penyakit potensial wabah, surveilans epidemiologi, kekarantinaan, pengendalian dampak risiko kesehatan lingkungan, pelayanan kesehatan, pengawasan obat, makanan, kosmetik, dan alat kesehatan serta bahan adiktif serta pengamanan terhadap penyakit baru, dan penyakit yang muncul kembali, bioterorisme, unsur biologi, kimia dan pengamanan radiasi di wilayah kerja bandara, pelabuhan, dan lintas batas darat negara. Dalam pelaksanaannya, petugas lapangan di BKK Kelas 1 Palembang wajib menerapkan budaya K3 sebagai pedoman kerjanya. Praktek dilapangan masih banyak ditemukan petugas yang tidak menggunakan APD secara lengkap sesuai dengan peraturan. Penelitian ini bertujuan untuk melihat hubungan sikap, ketersediaan APD dan pengawasan terhadap perilaku penggunaan APD pada petugas lapangan di Kantor BKK Kelas 1 Palembang. Penelitian ini menggunakan desain penelitian cross sectional dengan sampel sebanyak 50 responden. Pengolahan data dilakukan dengan uji chi square untuk melihat hubungan faktor dependen dan independen. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan nilai signifikan pada variabel sikap sebesar 0,03 < 0,05 dan pada variabel ketersediaan APD didapatkan nilai tidak signifikan dengan nilai α sebesar 0,999 > 0,05, serta untuk variabel pengawasan didapatkan nilai yang tidak signifikan sebesar 0,999 > 0,05. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa ada hubungan yang bermakna antara sikap dengan perilaku penggunaan APD pada petugas lapangan BKK Kelas 1 Palembang.dan tidak ada hubungan yang bermakna antara ketersediaan APD dan pengawasan dengan perilaku penggunaan APD.
Gambaran Tingkat Pengetahuan Keluarga Pasien Hipertensi Tentang Penatalaksanaan Dengan Metode Terapi Herbal Pemberian Jus Wortel di UPT Puskesmas Puruk Cahu Fitriana, Rini Jusy
JURNAL MEDIKA USADA Vol. 9 No. 1 (2026): Jurnal Medika USADA
Publisher : STIKES ADVAITA MEDIKA TABANAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54107/medikausada.v9i1.471

Abstract

Latar belakang: Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular yang menjadi penyebab utama kematian dini di dunia. Penatalaksanaan hipertensi tidak hanya dilakukan secara farmakologis, tetapi juga dapat dilakukan secara non farmakologis, salah satunya melalui terapi herbal pemberian jus wortel. Tingkat pengetahuan keluarga berperan penting dalam mendukung pengelolaan hipertensi. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran tingkat pengetahuan keluarga pasien hipertensi tentang penatalaksanaan dengan metode terapi herbal pemberian jus wortel di UPT Puskesmas Puruk Cahu Tahun 2025. Metode: Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan non-eksperimen. Sampel penelitian sebanyak 40 responden yang diambil menggunakan teknik accidental sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner dengan 10 pertanyaan. Data dianalisis secara univariat dalam bentuk distribusi frekuensi dan persentase. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki tingkat pengetahuan kurang sebanyak 20 responden (50%), cukup sebanyak 14 responden (35%), dan baik sebanyak 6 responden (15%). Simpulan: Disimpulkan bahwa tingkat pengetahuan keluarga pasien hipertensi tentang terapi herbal jus wortel masih tergolong kurang. Diharapkan pihak puskesmas dapat meningkatkan penyuluhan kesehatan terkait terapi non farmakologis hipertensi. Kata kunci: Hipertensi, Jus Wortel, Pengetahuan, Terapi Herbal