cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
AGROEKOTEKNOLOGI
ISSN : 23376597     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
Jurnal AGROEKOTEKNOLOGI merupakan jurnal ilmiah yang diterbitkan secara online berisikan hasil-hasil penelitian tentang hama dan penyakit tumbuhan, agronomi, pemuliaan tanaman dan ilmu tanah
Arjuna Subject : -
Articles 27 Documents
Search results for , issue "Vol 4, No 3 (2016)" : 27 Documents clear
Respon Beberapa Genotipe dan Bagian Asal Stek terhadap Pertumbuhan Tanaman Ubikayu (Manihot esculenta Crantz.) untuk Meningkatkan Produktivitas Marwiyah, Sri Datul; Kardhinata, Emmy Harso; Bangun, Mbue Kata
Jurnal Agroekoteknologi Vol 4, No 3 (2016)
Publisher : Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32734/jaet.v4i3.12415

Abstract

The main goal of this research is to evaluate the respons of genotype and part of cutting on growth of cassava to raise the productivity. The research was conducted  at Pegajahan Village, district of Deli Serdang, North Sumatra from March to June 2015. The experiment was arranged by Split Plot Design with genotype (G) as mainplot, which consists of one variety i.e., Adira 1, and  two genotypes i.e., Malaysia and Roti. Parts of cuttings (S) is subplot that consist of three parts i.e., bottom, middle and top. The treatments were replicated three times. The results showed that the genotype were significantly different to the parameter plant height of 4 WAP and 8 WAP, stem diameter, number of cassava roots, long of cassava roots, weight of cassava roots. The part of cuttings and interaction not significant. Keywords : genotype of cassava, part of cutting ABSTRAK Penelitian bertujuan untuk melihat respon dari genotipe dan asal stek terhadap pertumbuhan tanaman ubikayu untuk meningkatkan produktivitas. Penelitian dilaksanakan di Desa Pegajahan, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara dari bulan Maret sampai Juni 2015. Penelitian menggunakan Rancangan Petak Terpisah pola RAK dengan petak  utama yaitu genotipe (G) yang terdiri dari Varietas Adira 1, Genotipe Malaysia dan Genotipe Roti. Anak petak yaitu asal stek (S) terdiri dari bagian bawah, tengah, dan atas. Perlakuan diulang 3 kali. Hasil penelitian menunjukkan bahwa genotipe berbeda nyata terhadap parameter tinggi tanaman 4 MST dan 8 MST, diameter batang, jumlah ubikayu, panjang ubikayu, bobot ubikayu. Asal stek dan interaksi  tidak berbeda nyata. Kata kunci : asal stek, genotipe ubikayu
Multiplication of Raja bulu Banana (Musa paradisiaca L. AAB GROUP) on Several Benzyl Aminopurine (BAP) Concentration by Using In Vitro Method Hertasning Yatim
Jurnal Agroekoteknologi Vol 4, No 3 (2016)
Publisher : Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (223.929 KB) | DOI: 10.32734/jaet.v4i3.12682

Abstract

The aim of this research was to study the effects of growth regulators BAP concentration on the number of leaves, shoots, and roots by using in vitro method. The research was conducted at the Tissue Culture Laboratory, Department of Agriculture, Banggai District in August - October 2015, This study used a Randomized Complete Design with one factor and six level of  treatments i.e, BAP (M1 = 0.1 ppm; M2 = 1.0 ppm; M3 = 0.2 ppm; M4 = 2.0 ppm; M5 = 0.3 ppm; M6 = 3.0 ppm). The results showed that BAP at various concentrations was significantly influenced on the number of leaves at 4-10 weeks  after planting, and have no significant effect on the number of shoots and roots.
Respons Pertumbuhan Beberapa Varietas Sorgum (Sorghum bicolor L.) Pada Tanah Salin Dengan Pemberian Giberelin Zulfah Siregar; Mbue Kata Bangun; Revandy I.M Damanik
Jurnal Agroekoteknologi Vol 4, No 3 (2016)
Publisher : Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (303.427 KB) | DOI: 10.32734/jaet.v4i3.12709

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui respons pertumbuhan beberapa varietas sorgum pada tanah salin dengan pemberian giberelin. Penelitian ini dilaksanakan di Lahan Percobaan Fakultas Pertanian Universitas Sumatera Utara, Medan pada bulan Juli sampai Oktober 2015, menggunakan rancangan acak kelompok dengan dua faktor perlakuan yaitu varietas (Kawali, Numbu, Super 2) dan konsentrasi giberelin (0, 100 dan 200 ppm). Parameter yang diamati adalah tinggi tanaman, diameter batang, jumlah daun, umur berbunga, kehijauan daun dan berat malai per sampel. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa perlakuan varietas berbeda nyata terhadap tinggi tanaman, jumlah daun, umur berbunga, bobot malai per sampel. Perlakuan pemberian giberelin dan interaksinya tidak berbeda nyata.
The evaluation of land suitability to arabica coffee (Coffea arabica) and strawberry (Fragaria vesca Linn.) in Pematang Sidamanik Subdistrict of Simalungun District. Usmul Safti Kartika; posma marbun
Jurnal Agroekoteknologi Vol 4, No 3 (2016)
Publisher : Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (778.69 KB) | DOI: 10.32734/jaet.v4i3.12850

Abstract

The objective of this research is to evaluatethe land suitability arabica coffee (Coffea arabica) and strawberry  (Fragaria vescaLinn.) in Pematang Sidamanik Subdistrict of Simalungun District.The methode of this research is the survay method. from the results of the overlay  from the map of  soil types, map of  topography, and map of height place, retrieved 10 (ten) units of land use map. The result of the research showed that  actual and potential land suitability class for arabica coffee and strawberry  at SPL 1, 2, 3, 4, 5, 6, 8, 9 is Not Suitable (N) with restrain factor is rooting condition (rc).  The actual land suitability class for  arabica coffeeat SPL 7 is Not Suitable (N) with restrain factor is erosion hazard (eh). SPL 10 is Marginally Suitable (S3) with restrain factors water available, nutrient retention, and erosion hazard (wa, nr, eh), while the potential land suitability class at SPL 7 is Marginally Suitable (S3) with restraint factor water available and erosion hazard (wa, eh). SPL 10 is Marginally Suitable (S3) with restrain factor water available (wa).The actual land suitability class for   strawberry  at SPL 7 is Not Suitable (N) with restrain factor is erosion hazard (eh). SPL 10 is Marginally Suitable (S3) with restrain factor  nutrient retention and erosion hazard (nr, eh), while the potential land suitability class for strawberry  at SPL 7 is Marginally Suitable (S3) with restrain factor erosion hazard (eh). SPL 10 is Fairly Appropriate (S2) with restrain nutrient retention (nr, eh). Keywords : Land suitability, arabica coffee, strawberry 
Respons Pertumbuhan Beberapa Varietas Sorgum (Sorghum bicolor L.) Pada Tanah Salin Dengan Pemberian Giberelin Siregar, Zulfah; Bangun, Mbue Kata; Damanik, Revandy I. M
Jurnal Agroekoteknologi Vol 4, No 3 (2016)
Publisher : Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32734/jaet.v4i3.12906

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui respons pertumbuhan beberapa varietas sorgum pada tanah salin dengan pemberian giberelin. Penelitian ini dilaksanakan di Lahan Percobaan Fakultas Pertanian Universitas Sumatera Utara, Medan pada bulan Juli sampai Oktober 2015, menggunakan rancangan acak kelompok dengan dua faktor perlakuan yaitu varietas (Kawali, Numbu, Super 2) dan konsentrasi giberelin (0, 100 dan 200 ppm). Parameter yang diamati adalah tinggi tanaman, diameter batang, jumlah daun, umur berbunga, kehijauan daun dan berat malai per sampel. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa perlakuan varietas berbeda nyata terhadap tinggi tanaman, jumlah daun, umur berbunga, bobot malai per sampel. Perlakuan pemberian giberelin dan interaksinya tidak berbeda nyata.
Respon Beberapa Genotipe dan Pelukaan Stek (Pengeratan) terhadap Pertumbuhan Tanaman Ubi Kayu (Manihot esculenta Crantz.) untuk Meningkatkan Produktivitas Nur Ismayani; Emmy Harso Kardhinata; Mbue Kata Bangun
Jurnal Agroekoteknologi Vol 4, No 3 (2016)
Publisher : Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (224.78 KB) | DOI: 10.32734/jaet.v4i3.12934

Abstract

Penelitian bertujuan untuk melihat respon dari genotipe dan pelukaan stek terhadap pertumbuhan tanaman ubi kayu untuk meningkatkan produktivitas. Penelitian dilaksanakan di Desa Pegajahan, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara dari bulan Maret sampai Juni 2015. Penelitian menggunakan Rancangan Petak Terpisah pola RAK dengan petak  utama yaitu genotipe (G) yang terdiri dari Varietas Adira 1, Genotipe Malaysia dan Genotipe Roti. Anak petak yaitu pelukaan stek (K) terdiri dari tanpa kerat, kerat 1, dan kerat 2. Perlakuan diulang 3 kali. Hasil penelitian menunjukkan bahwa genotipe berbeda nyata terhadap parameter diameter batang 8 MST dan 12 MST, namun tidak berbeda nyata pada diameter tinggi tanaman, jumlah ubi kayu, panjang ubi kayu, bobot ubi kayu. Pelukaan stek dan interaksi  tidak berbeda nyata.
Respons Pertumbuhan dan Hasil Sorgum (Sorghum bicolor (L.) Moench) Terhadap Wika Simanjuntak; Edison Purba; T Irmansyah
Jurnal Agroekoteknologi Vol 4, No 3 (2016)
Publisher : Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (257.291 KB) | DOI: 10.32734/jaet.v4i3.12938

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui respons pertumbuhan dan hasil sorgum terhadap jarak tanam dan waktu penyiangan gulma. Penelitian dilaksanakan pada bulan Desember 2014 hingga April 2015 di lahan percobaan Fakultas Pertanian Universitas Sumatera Utara Medan dengan ketinggian 25 meter di atas permukaan laut. Rancangan penelitian yang digunakan adalah Rancangan Petak Terpisah Faktorial. Faktor pertama adalah jarak tanam (70 cm x 30 cm, 70 cm x 20 cm, 70 cm x 10 cm) dan faktor kedua adalah waktu penyiangan gulma (tanpa penyiangan, disiangi 2 minggu setelah tanam, disiangi 4 minggu setelah tanam, disiangi 6 minggu setelah tanam, disiangi 8 minggu setelah tanam, bebas gulma). Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan jarak tanam meningkatkan tinggi tanaman, berat basah malai per sampel dan produksi biji per sampel sedangkan pada perlakuan waktu penyiangan gulma meningkatkan tinggi tanaman, jumlah daun umur, diameter batang, berat basah malai per sampel, berat basah malai per plot, produksi biji per sampel, produksi biji per plot, dan bobot 1000 biji. Kata kunci: Jarak Tanam, Waktu Penyiangan Gulma, Sorgum  
Pemberian Pupuk P Dan Zn Untuk Meningkatkan Ketersediaan P Dan Zn Di Tanah Sawah kiki damayanti; Hamidah Hanum; Alida Lubis
Jurnal Agroekoteknologi Vol 4, No 3 (2016)
Publisher : Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (251.499 KB) | DOI: 10.32734/jaet.v4i3.12943

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek pemupukan P dan Zn serta interaksinya pada berbagai dosis terhadap ketersediaan P dan Zn serta pertumbuhan padi (Oryza sativaL.) di tanah sawah. Penelitian ini dilaksanakan di rumah kasa dan Laboratorium Riset dan Teknologi Fakultas Pertanian Universitas Sumatera Utara, Medan, dimulai pada bulan April sampai September 2015. Rancangan penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktorial dengan 2 faktor perlakuan dan tiga ulangan. Faktor pertama pupuk P (SP-36) yakni 0 ppm P, 40 ppm P, 80 ppm P, 120 ppm P dan faktor kedua pupuk Zn ( ZnSO4) yakni 0 ppm Zn, 1,5 ppm Zn, 3 ppm Zn, 4,5 ppm Zn. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian pupuk P nyata meningkatkan pertumbuhan tanaman dan ketersediaan P. Serapan P daun maksimum berada pada dosis 95,81 ppm P. Pemberian pupuk Zn dan interaksi kedua faktor tidak berpengaruh terhadap pertumbuhan tanaman dan ketersediaan P dan Zn.
Karakteristik Fisika Tanah Pada Beberapa Tegakan di Subdas Petani Kabupaten Deli Serdang Sumatera Utara Vidiya Novelin Lubis; Abdul Rauf; Bintang Sitorus
Jurnal Agroekoteknologi Vol 4, No 3 (2016)
Publisher : Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (238.876 KB) | DOI: 10.32734/jaet.v4i3.13024

Abstract

Penggunaan lahan di daerah hulu DAS terdiri dari kawasan hutan, pertanian, dan agroforestri. Berbagai komposisi tegakan tanaman yang  berbeda–beda akan mempengaruhi kondisi tanah baik pada sifat fisika maupun kimia tanah. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan karakteristik fisika tanah pada beberapa tegakan di Sub DAS Petani. Lokasi penelitian di desa Buluh Awar, Kecamatan Sibolangit Kabupaten Deli Serdang Sumatera Utara, Laboratorium Fisika Tanah dan Laboratorium Riset dan Teknologi Fakultas Pertanian Universitas Sumatera Utara pada bulan Maret sampai dengan Agustus 2015. Teknik sampling berdasarkan metode purposive sampling dengan 4 perlakuan dan 5 ulangan. Data diolah dengan uji Anova dan uji BNT taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa permeabilitas tanah tertinggi terdapat pada  tegakan tanaman durian (7,310 cm/jam) dan berbeda nyata pada tanah tegakan tanaman aren   (3,842 cm/jam) dan karet (4,606 cm/jam) tetapi tidak berbeda nyata dengan hutan (5,712 cm/jam). Tegakan hutan dan tegakan tanaman serbaguna tidak berpengaruh nyata terhadap kerapatan isi  (bulk density), porositas tanah dan kadar air tanah.
Evaluasi Kesesuaian Lahan untuk Tanaman Kopi Arabika (Coffea arabica), Kentang (Solanum tuberosum L.) Kubis (Brassica oleraceae L.) Dan Jeruk (Citrus Sp.) Di Kecamatan Harian Kabupaten Samosir Sumina Silaban; Bintang sitorus; Posma Marbun
Jurnal Agroekoteknologi Vol 4, No 3 (2016)
Publisher : Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (506.488 KB) | DOI: 10.32734/jaet.v4i3.13028

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kesesuaian lahan untuk tanaman kopi arabika, kentang, kubis dan jeruk Di Kecamatan Harian Kabupaten Samosir. Diperoleh 9 (sembilan) SPL (satuan peta lahan) yang ditentukan berdasarkan peta jenis tanah, peta kemiringan lereng dan peta ketinggian tempat yang dihasilkan dari peta topografi dengan skala 1 : 50.000, kemudian dilakukan overlay. Penilaian kelas kesesuaian lahan berdasarkan kriteria Staf Pusat Penelitian Tanah Bogor Tahun 1993 dan metode evaluasi lahan adalah metode limit berdasarkan Djaenuddin, 2011. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelas kesesuaian lahan potensial tertinggi pada SPL 1 adalah jeruk (S1), pada SPL 2 adalah kubis S2 (wa) dan jeruk (S2 tc), pada SPL 3 adalah jeruk (S1), pada SPL 4 adalah kopi, kentang, kubis dan jeruk (S3 wa,rc,eh), pada SPL 5 dan 6 adalah tidak sesuai (N rc)  SPL 7 adalah kopi, kentang, kubis dan jeruk (S3 wa, rc, eh), pada SPL 8 adalah jeruk (S1) dan pada SPL 9 adalah kopi, kentang, kubis dan jeruk (S3 wa, rc, eh).

Page 1 of 3 | Total Record : 27