cover
Contact Name
Abdul Qawwiy Nasrun
Contact Email
anabdulqawwiy@gmail.com
Phone
+6281241972604
Journal Mail Official
anabdulqawwiy@gmail.com
Editorial Address
Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Jl. Laksda Adisucipto, Yogyakarta, 55821
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Moderasi
ISSN : 28092376     EISSN : 2809221X     DOI : 10.14421
Jurnal Moderasi: The Journal of Ushuluddin, Islamic Thought, and Muslim Societies merupakan jurnal akademik yang didedikasikan untuk menerbitkan artikel-artikel akademik berkualitas peneliti muda (mahasiswa S1, S2, dan S3). Jurnal ini dikeluarkan oleh Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Redaksi menerima tulisan di bidang ilmu-ilmu Ushuluddin, meliputi Akidah dan Filsafat Islam, Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir, Ilmu Hadis, Sosiologi Agama, Antropologi Agama, Studi Agama-agama, dan Politik Islam dan Muslim Societies.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol. 3 No. 1 (2023)" : 6 Documents clear
PEMBERDAYAAN PEREMPUAN SEBAGAI SOLUSI PENCEGAHAN RADIKALISME Kurniawati, Nurul Qolbi
Jurnal Moderasi Vol. 3 No. 1 (2023)
Publisher : UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/jm.2023.31.02

Abstract

Abstract The act of radicalism and terrorism under the name of ethnic, religion and gender are becoming rampant. The new motive was targeting woman, to be the subject of the violence. However, the term woman and radicalism itself have several paradoxes in its discourses. As oppose that woman might be both the subject and object of violence, they could also actively and collectively prevent the radicalism. thus, there should be enough generalization of woman as the weak target of radicalism and terrorism. Woman are crucial in the contribution of radicalism prevention. This research intended to seek the complicity of woman in terrorism movement. It revealed the reasons behind many acts of terrorism that had happened. Moreover, this research alsooffer solutions to empower women  to prevent radicalism  served several facts of woman abilities that were actively and collectively contributed in radicalism prevention. Keywords: Women, Radicalism Movement
RELIGIOUS AUTHORITIES HEADING FOR 2024 ELECTIONS: Case Study on the PKB Party After the Ijtima Ulama Nusantara Mutiullah, Muhammad
Jurnal Moderasi Vol. 3 No. 1 (2023)
Publisher : UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/jm.2023.31.03

Abstract

Abstract This research seeks to explore how the influence of the authority of religious leaders on Indonesian society. In this case, the religious leaders have excellent and credible religious knowledge and a strong societal influence. Indonesian people used to call them Kyai. This research raises several general questions: Does the authority of religious leaders only apply to matters of religious affairs? To what extent is the influence of the authority of religious figures (kyai) in Indonesian society? Do religious leaders also have a strong influence in the political sphere? If yes, why could it happen? This research will try to see the influence of Kyai's authority within the Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) party. More specifically, this research will look at the influence of the Kyai in the PKB party after the Ijtima' Ulama Nusantara meeting. This meeting is one of PKB's political strategies to win the 2024 general election. This research will look at the influence of the authority of religious leaders within the PKB party ahead of the 2024 general election. The author argues that the authority of religious leaders in Indonesia applies not only to religious issues but also to all joints of the life of Indonesian society, including politics. The author also wants to argue that the authority of the kyai is used by the party to increase the electability of the party and gain support from the community. It is proven, among other things, after the Ijtima 'Ulama Nusantara event organized by the PKB party to win the 2024 general election. This research will collect written data from several works of literature and essential data in the form of information or news from the media. This research will use the theory of Clifford Geertz on religious experts as cultural brokers. Keywords: Kyai Authority, PKB, Ijtima' Ulama Nusantara
MALAM TIRAKATAN PERINGATAN KEMERDEKAAN INDONESIA: Studi Living Qur’an Hadis Masyarakat Mlangi, Yogyakarta Syihabuddin, Muhammad
Jurnal Moderasi Vol. 3 No. 1 (2023)
Publisher : UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/jm.2023.31.01

Abstract

Abstract The community cannot be separated from a commemoration, for example the Mlangi people with the tirakatan tradition to commemorate Indonesian independence. Tirakatan activities are wrapped in the nationalism concept and religion. Every community has its own purpose in holding certain activities or commemorations, each activity also has a certain meaning either expressly or impliedly. This paper will further discuss how the text (Al-Qur'an and Hadith) lives in the Mlangi community, especially in the tirakatan night commemoration which is held annually to commemorate Indonesian independence, as well as how the Qur'an Hadith responds to events held by the Mlangi community that do not all communities in other areas held a similar commemoration. This study uses a qualitative method with a phenomenological approach related to the tirakatan of the Mlangi people, by revealing an understanding of the tirakatan night tradition commemorating Indonesia's independence. Keywords: Tirakatan. Mlangi, Traditions, Qur'an Hadith.
ORGANISASI SOSIAL KEAGAMAAN DAN PENDIDIKAN ISLAM : Studi Kasus Al-Jam’iyatul Washliyah Asspihan Family, Nurul Hikmah Awaliyah
Jurnal Moderasi Vol. 3 No. 1 (2023)
Publisher : UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/jm.2023.31.04

Abstract

Abstrak Dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia, peran ulama-ulama yang memiliki keyakinan yang sangat besar, sehingga Islam menjadi agama yang mayoritas di Indonesia, adalah sesuatu yang tak terbantahkan. Maka dari itu, Indonesia memiliki beberapa organisasi Islam yang sangat berperan di dalam perjuangan memerdekakan Indonesia, yang bahkan lebih dikenalnya saat ini adalah Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama. Sebelum berdirinya organisasi-organisasi Islam lainnya, yang pertama ada dan memperjuangkan kemerdekaan Indonesia adalah organisasi Islam Al-Jam’iyatul Washliyah. Organisasi Islam ini terbentuk karena adanya perbedaan khilafiyah di Sumatera Barat dan Sumatera Utara. Al-Jam’iyatul Washliyah memiliki peran dalam bidang keagamaan dan bidang pendidikan yang sangat berpengaruh bagi masyarakat Indonesia. Al-Jam’iyatul Washliyah berperan penting dalam bidang tabligh atau ceramah agama, tarbiyah atau pengajaran, fatwanya, karyanya hingga urusan sosialnya yang hingga saat ini pun masih diperankan dalam menjalankan dan mengembangkan organisasi Islam dalam aspek pendidikan Islam. Kata Kunci : Organisasi, Pendidikan, Keagamaan dan Sosial
DINAMIKA TAFSIR DARI SEKTARIAN KE MODERAT: Studi Historis Tafsir-Tafsir Syi’ah Hafis, Misbah
Jurnal Moderasi Vol. 3 No. 1 (2023)
Publisher : UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/jm.2023.31.05

Abstract

Abstrak Kitab-kitab tafsir dalam skala global, selalu menunjukkan adanya perubahan gejolak pemikiran. Salah satu yang kentara adalah sikap moderasi dalam tafsir. Seorang mufassir pasti memiliki wacana yang sesuai dengan latar belakang yang ia pegang teguh dalam penulisan tafsirnya, dan keniscayaan ini dibarengi dengan kemunculan berbagai wacana-wacana lain di luar background mufassir sendiri. Hal ini memicu perbedaan pilihan sikap mufassir menyikapi polivalensi wacana tafsir, antara membela dirinya atau memoderasi pemikirannya. Maka dalam tulisan ini penulis akan membahas Dinamika Tafsir dari Sektarian ke Moderat. Sumber primer penulis mengunakan  al-Ijttihajat al-Munharifat fi Tafsir al-Qur’an karya Hussein ad-Zahabi dan Muhammad Hadi Ma’rifat al Tafsir wa al Mufassirun fi Tsaubihi al Qasyib. Kitab-kitab tafsir Syiah menjadi potret yang jelas tentang perjalanan moderasi tafsir. Khazanah klasik Syiah memiliki kecenderungan berbeda dengan kontemporer, dari yang sangat menjunjung apologetik menuju sikap moderat. Kata Kunci : Tafsir Syi’ah, Studi Historis, Tafsir Moderat, Apologetik
KONSEP MANUSIA SEMPURNA : Studi Pemikiran Abdul Karim Al-Jili yaumi, sayyidil
Jurnal Moderasi Vol. 3 No. 1 (2023)
Publisher : UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/jm.2023.31.06

Abstract

Abstrak Istilah "Insan Kamil" secara teknis muncul dalam literatur Islam sekitar awal abad ke-7 M/13 M, terutama didorong oleh gagasan Ibnu Arabi, yang menggunakannya untuk menunjukkan konsep manusia ideal sebagai tempat tinggal kehadiran Tuhan. Konsep ini kemudian mendapatkan perhatian yang signifikan dan dielaborasi lebih lanjut oleh al-Jîlî. Artikel ini mengeksplorasi perspektif al-Jili tentang gagasan manusia sempurna. Pertanyaan yang di ajukan dalam artikel ini, Bagaimana biografi al-Jili, dan apa konsepnya tentang Insan Kamil? Dan Apakah perspektif al-Jili tentang Insan al-Kamil selaras atau berbeda dengan perspektif Ibn 'Arabi, pendukung utama konsep ini? Pertanyaan ini memiliki arti penting karena, dengan mempertimbangkan konteks historis kedua individu ini, kesenjangan temporal antara Ibnu Arabi dan al-Jili terbentang lebih dari satu abad atau hampir dua abad, yang ditandai dengan kondisi sosial yang berbeda. Untuk mencapai tujuan ini, metodologi penelitian yang digunakan adalah tinjauan literatur yang komprehensif. Penelitian ini pada akhirnya menyimpulkan bahwa al-Jili memperkenalkan konsep insan kamil, yang terinspirasi dari Ibnu Arabi, sekaligus menawarkan kritik terhadap aspek-aspek tertentu dari gagasan Ibnu Arabi tentang insan kamil. Menurut sudut pandang al-Jili, insan kamil berfungsi sebagai cerminan atau wadah Tuhan, dengan Nur Muhammad dianggap sebagai wadah yang paling tepat untuk manifestasi Tuhan karena pencapaian kesempurnaannya dalam hidup. Keywords: Al-Jili, Insan Kamil, Nur Muhammad dan Ibn ‘Arabi.

Page 1 of 1 | Total Record : 6