cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
FLOW
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 350 Documents
STRATEGI KOMUNIKASI PENGASUH DALAM PROSES PEMULIHAN TUNALARAS (Studi Deskriptif Strategi Komunikasi Pengasuh Dalam Proses Pemulihan Orang Dengan Masalah Kejiwaan (ODMK) di UPT Pelayanan Sosial Wanita Tunasusila dan Tunalaras Berastagi) Davit Pranata Sebayang
FLOW Vol 3, No 3 (2016): Jurnal Ilmu Komunikasi FLOW
Publisher : FLOW

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (247.41 KB)

Abstract

Penelitian ini berjudul STRATEGI KOMUNIKASI PENGASUH DALAM PROSES PEMULIHAN TUNALARAS.  (Studi Deskriptif Strategi Komunikasi Pengasuh Dalam Proses  Pemulihan Orang Dengan Masalah Kejiwaan (ODMK) di Unit Pelayanan Terpadu (UPT) Pelayanan Sosial Wanita Tunasusila dan Tunalaras Berastagi). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi komunikasi yang digunakan pengasuh dalam proses pemulihan tunalaras sekaligus mengetahui hambatan apa yang dihadapi pengasuh. Penelitian ini menggunakan teori komunikasi, strategi komunikasi, komunikasi antar pribadi dan teori interaksionalisme simbolik. Studi yang digunakan adalah studi deskriptif kualitatif yakni menggambarkan suatu bentuk strategi komunikasi yang digunakan pengasuh dalam upaya pemulihan tunalaras dan hambatannya serta dinarasikan secara interpretatif. Informasi maupun data yang didapatkan berasal dari empat orang pengasuh yang bekerja di lokasi panti sebagai informan utama dan tiga orang warga binaan sosial tunalaras sebagai informan tambahan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi komunikasi yang digunakan pengasuh adalah strategi komunikasi yang melibatkan suatu bentuk komunikasi secara kontekstual, pendekatan secara pribadi serta pemanfaatan simbol-simbol nonverbal untuk meneguhkan bahasa verbal yang dilakukan. Selain itu, hambatan yag dihadapi di panti adalah hambatan yang berasal dari tunalaras sendiri yang memiliki keterbatasan fisik dan kondisi psikologis yang tidak baik. Hambatan lainnya adalah hambatan dari segi ketersediaan fasilitas.  Kata kunci : Strategi Komunikasi, Komunikasi Antar Pribadi, Warga Binaan Sosial, Pemulihan dan Tunalaras.
PERAN ORANG TUA DALAM MEMBATASI TAYANGAN TELEVISI BAGI ANAK DI PERGURUAN TK PERMATA BANGSA BINJAI BARAT (Studi Kasus terhadap Wacana di Hapusnya Beberapa Tayangan Kartun di Indonesia) Deby Aqmarina
FLOW Vol 3, No 3 (2016): Jurnal Ilmu Komunikasi FLOW
Publisher : FLOW

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (197.072 KB)

Abstract

ABSTRAK Skripsi ini berjudul Peran orang tua dalam membatasi tayangan televisi anak di TK Permata Bangsa Binjai Barat. Tujuan penelitian ini dilakukan adalah untuk mengetahui peran orang tua dan tindakan yang dilakukan oleh orang tua apabila KPI benar-benar merealisasikan wacananya, seperti apa orang tua menyaring tontonan televisi anak, selain itu untuk mengetahui tingkat melek media pada setiap orang tua demi terhindarnya dampak yang negatif dari menonton televisi pada anak-anak. Teori yang digunakan pada penelitian ini adalah komunikasi, komunikasi massa yang mencakup media televisi dan literasi media (melek media). Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan memfokuskan pada analisis studi kasus. Dalam penelitian ini, peneliti mewawancarai 5 orang tua yang memiliki anak yang bersekolah di Yayasan TK Permata Bangsa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa orang tua telah berperan dalam mendampingi anaknya ketika menonton televisi sehingga meningkatkan pemahaman anak terhadap tayangan kartun di televisi. Selain itu tingkat literasi media (melek media) dari para orang tua anak TK Permata Bangsa Binjai Barat hampir sama dalam hal kualitas, baik itu kemampuan mereka dalam berfikir kritis, pemahaman tentang proses komunikasi massa, tanggap akan dampak media, pemahaman terhadap isi media dan kemampuan memahami, menikmati serta mengapresiasi isi media yang  dikatakan cukup baik.   Kata kunci: Anak, Televisi, Studi Kasus, Literasi Media
WAYANG KULIT SEBAGAI MEDIA KOMUNIKASI PEMBANGUNAN (Studi Deskriptif Tentang Pertunjukan Wayang Kulit pada Paguyuban Suko Budoyo Sebagai Media Penyampaian Pesan Pembangunan Di Kabupaten Serdang Bedagai) Dimas Adji
FLOW Vol 3, No 3 (2016): Jurnal Ilmu Komunikasi FLOW
Publisher : FLOW

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (166.667 KB)

Abstract

Penelitian ini berjudul “Wayang Kulit dan Komunikasi Pembangunan” di Kabupaten Serdang Bedagai. Penelitian ini memfokuskan pada metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah Model Analisis Interaktif Miles dan Huberman yang terdiri atas reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peran wayang kulit sebagai media komunikasi pembangunan, untuk mengetahui strategi penyampaian pesan pembangunan melalui wayang kulit, dan mengetahui pesan-pesan pembangunan apa saja yang dapat disampaikan melalui wayang kulit. Informan dalam penelitian ini adalah Soekirman selaku Bupati Serdang Bedagai sekaligus pembina Paguyuban Suko Budoyo, ketua Paguyuban Suko Budoyo Hendry Suharto dan Kasno Wibowo selaku Dalang wayang di Paguyuban Suko Budoyo. Wayang kulit dianggap media yang tepat dan efektif untuk menyampaikan pesan-pesan pembangunan di Kabupaten Serdang Bedagai. Adapun kesimpulan dari hasil penelitian adalah strategi penyampaian pesan pembangunan yang digunakan adalah strategi berdasarkan media. Media yang digunakan adalah wayang kulit. Peran wayang kulit dalam penyampai pesan pembangunan adalah media komunikasi yang efektif dalam menyampaikan pesan pembangunan. Dalam pelaksanaannya terdapat kendala yaitu generasi muda dan masyarakat yang bukan suku Jawa di Serdang Bedagai kurang berminat pada wayang kulit.   Kata Kunci: Wayang Kulit, Komunikasi Pembangunan, Komunikasi Tradisional, Media Komunikasi Tradisional, Serdang Bedagai
PERBANDINGAN MEDIA KONVENSIONAL DAN NEW MEDIA TERHADAP PEMENUHAN KEBUTUHAN INFORMASI (StudiKomparatif tentang Penggunaan Surat Kabardan Berita Online terhadap Pemenuhan Kebutuhan Informasi di Kalangan Mahasiswa FISIPUSU Ellanda Amdarini Siregar
FLOW Vol 3, No 3 (2016): Jurnal Ilmu Komunikasi FLOW
Publisher : FLOW

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (359.746 KB)

Abstract

Penelitian ini berjudul Perbandingan Media Konvensional dan New Media terhadap Pemenuhan Kebutuhan  Informasi (StudiKomparatif tentang Penggunaan Surat Kabardan Berita Online terhadap Pemenuhan Kebutuhan Informasi di Kalangan Mahasiswa FISIPUSU). Penelitian ini bersifat kuantitatif, metode yang digunakan adalah metode komparatif.Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah Komunikasi, Komunikasi Massa, Media Massa, New Media, Surat Kabar, Usesand Gratification, dan Kebutuhan Informasi.Populasi dalam penelitian ini adalah Mahasiswa FISIP USU angkatan 2011 dan 2012 yang meliputi Administrasi Niaga/Bisnis, Ilmu Administrasi Negara, Ilmu Antropologi Sosial, Ilmu Komunikasi, Ilmu Politik, Ilmu Kesejahteraan Sosial, dan Sosiologi yang berjumlah 1.376 orang. Untuk menghitung jumlah seluruh sampel penelitian, digunakan rumus Taro Yamane dengan presisi 10% dengan tingkat kepercayaan 90%sehingga diperoleh sampel sebanyak 94 orang. Data penelitian diperoleh melaluiteknik survei dengan instrumen kuesioner. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauh mana tingkat perbedaan penggunaan surat kabar dan penggunaan berita online terhadap pemenuhan kebutuhan informasi di kalangan mahasiswa FISIP USU angkatan 2011 dan 2012.   Kata Kunci: Media Konvensional, New Media, Kebutuhan Informasi, FISIP USU
PROSES KOMUNIKASI ANTARPRIBADI DALAM KELUARGA IBU BEKERJA Melati Wanda Putri
FLOW Vol 3, No 3 (2016): Jurnal Ilmu Komunikasi FLOW
Publisher : FLOW

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (185.735 KB)

Abstract

Penelitian ini mengenai proses komunikasi antarpribadi ibu bekerja dengan suami dan anak dalam keluarga ibu bekerja pada Subbagian Tata Laksana dan Kepegawaian, Biro Umum, Setjen Kemendikbud RI. Tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui proses komunikasi antarpribadi yang berlangsung antara ibu bekerja dengan suami dan anak, hambatan yang ditemui, serta mengetahui skema hubungan dalam keluarga. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif dengan paradigma interpretatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu purposive sampling. Subjek penelitian adalah empat pekerja wanita yang telah menikah dan memiliki anak serta telah bekerja selama lima tahun. Objek penelitian yaitu proses komunikasi antarpribadi para ibu bekerja dengan suami dan anak. Hasil penelitian, proses komunikasi antarpribadi yang berlangsung dengan suami dan anaknya terjalin dengan baik dan bervariasi. Sikap saling percaya, saling mendukung, rasa positif, empati, kesamaan, dan keterampilan berkomunikasi saat tatap muka, serta penggunaan media menjadi faktor utama yang membuat hubungan mereka tetap harmonis. Hambatan terjadi karena keterbatasan waktu dan faktor lupa serta adanya rasa cemburu dan rindu pada pasangan. Adapun skema hubungan dalam keluarga keempat informan ditemukan bahwa tiga keluarga memiliki tipe keluarga konsensual dengan tipe pernikahan tradisional dan satu keluarga memiliki tipe keluarga protektif dengan tipe pernikahan terpisah.   Kata Kunci : Komunikasi Antarpribadi, Keluarga, Ibu Bekerja, Suami dan Anak.
EFEKTIVITAS KOMUNIKASI PENGAJAR DAN MOTIVASI BELAJAR (Studi Korelasional Tentang Pengaruh Efektivitas Komunikasi Pengajar Terhadap Motivasi Belajar Santri/wati di Pesantren Tarbiyah Islamiyah Ar-Raudhatul Hasanah Medan) Reni Satrianty Lubis
FLOW Vol 3, No 3 (2016): Jurnal Ilmu Komunikasi FLOW
Publisher : FLOW

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (299.41 KB)

Abstract

Penelitian ini berjudul Efektifitas Komunikasi Pengajar dan Motivasi Belajar (Studi Korelasional Tentang Pengaruh Efektivitas Komunikasi Pengajar terhadap Motivasi Belajar Pada Santri/wati Di Pesantren Tarbiyah Islamiyah Ar-Raudhatul Hasanah Medan, dengan tujuan untuk mengetahui sejauhmana pengaruh efektivitas komunikasi pengajar dan motivasi belajar anak pada santri/santriwati di Pesantren Tarbiyah Islamiyah Ar-Raudhatul Hasanah Medan dengan menggunakan metode korelasional. Ada 2 variabel dalam penelitian ini yaitu variabel bebas yang meliputi efektivitas komunikasi pengajar, yakni pengajar dan variabel terikat yaitu motivasi belajar. Populasi dalam penelitian ini adalah santri/santriwati yang berjumlah 330 orang yang terdiri dari 43 orang dari kelas IPS dan 34 orang dari kelas IPA, dengan menggunakan rumus Taro Yamane diperoleh sampel sebanyaki 77 orang. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisa tabel tunggal dan analisa tabel silang.Kemudian dilanjutkan dengan uji hipotesa yaang menggunakan rumus Tata Jenjang Spearman (Spearman’s Rho Rank-Order Correlation) dan uji signifikasi menggunakan rumus “t”. Hasil penelitian ini diperoleh koefisien korelasi (rs) sebesar 0,451 menunjukkan bahwa terdapat hubungan cukup berarti antara Efektivitas Komunikasi Pengajar dan Motivasi Belajar pada Santri/wati di Pesantren Tarbiyah Islamiyah Ar-Raudhatul Hasanah Medan.Kata kunci: Efektivitas Komunikasi, Motivasi Belajar, Pesantren Tarbiyah Islamiyah Ar-Raudhatul Hasanah Medan
PERAN KOMUNIKASI PEMASARAN DAN PROMOSI TERHADAP PENJUALAN SMARTPHONE (Studi Kasus PT. OPPO INDONESIA di Medan Tahun 2014) Tasliyah Muna Br. Ginting
FLOW Vol 3, No 3 (2016): Jurnal Ilmu Komunikasi FLOW
Publisher : FLOW

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (325.954 KB)

Abstract

Setiap produk memerlukan strategi pemasaran untuk manarik minat beli dari masyarakat sebagai pangsa pasar atau konsumen dari produk tersebut. Pemasaran yang dilakukan menggunakan metode komunikasi pemasaran dan pemanfaatan media promosi dalam pelaksanaannya. Komunikasi pemasaran merupakan pertukaran informasi dua arah antara pihak-pihak atau lembaga-lembaga yang terlibat dalam pemasaran. Pihak-pihak yang terlibat akan mendengarkan, bereaksi dan berbicara sehingga tercipta hubungan pertukaran yang memuaskan. Minat beli merupakan sesuatu yang berhubungan dengan rencana konsumen untuk membeli produk tertentu serta berapa banyak unit produk yang dibutuhkan pada periode tertentu. Media Promosi merupakan suatu alat untuk mengkomunikasikan suatu produk atau jasa atau image perusahaan ataupun yang lain untuk dapat lebih dikenal masyarakat lebih luas. OPPO merupakan sebuah merek internasional terdaftar yang berpengalaman mengantarkan produk-produk berkualitas tinggi ke pelanggan di Amerika, Eropa, dan Asia. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui Peranan Komunikasi Pemasaran dan Promosi Terhadap Penjualan Smartphone (Studi Kasus PT. OPPO Indonesia di Medan Tahun 2014). Metode penelitiannya adalah metode penelitian kualitatif, pendekatan wawancara mendalam kepada para responden yang menjadi subjek penelitian, serta observasi lapangan untuk mendapatkan data yang menunjang hasil penelitian. Penelitian dilakukan dalam kurun waktu 2 (dua) bulan. Penelitian ini merupakan slah satu syarat untuk menyelesaikan tugas studi pada Departemen Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Sumatera Utara.   Kata kunci : Pemasaran, Komunikasi Pemasaran, Media Promosi, OPPO Smart Phone
IDENTITAS ETNIS DAN KOMUNIKASI ANTARBUDAYA (Studi Kasus Peran Identitas Etnis dalam Komunikasi Antarbudaya pada Warga Negara Amerika di Kota Medan) Yuanita Eviani Br sitepu
FLOW Vol 3, No 3 (2016): Jurnal Ilmu Komunikasi FLOW
Publisher : FLOW

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (196.15 KB)

Abstract

Penelitian ini berjudul Identitas Etnis dan Komunikasi Antarbudaya (Studi Kasus Peran Identitas Etnis dalam Komunikasi Antarbudaya pada Warga Negara Amerika di Kota Medan). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui identitas etnis yang terbentuk pada warga negara Amerika di kota Medan baik dalam memaknai dan memahami identitas etnis mereka maupun identitas etnis lain, perubahan identitas etnis yang mungkin terjadi pada warga negara Amerika di kota Medan, kompetensi komunikasi antarbudaya warga negara Amerika di kota Medan dan peran identitas etnis yang dibangun dalam komunikasi antarbudaya pada warga negara Amerika di kota Medan. Teori yang relevan peneliti gunakan untuk membahas penelitian ini adalah Komunikasi, Komunikasi Antarbudaya, Kompetensi Komunikasi Antarbudaya, Identitas Etnis, dan Teori Interaksionisme Simbolik. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan memfokuskan pada analisis studi kasus.Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah paradigma interpretif.Informasi diperoleh melalui observasi dan wawancara mendalam (in-depth interview) terhadap empat warga negara Amerika yang telah tinggal minimal tiga bulan di Kota Medan. Berdasarkan penelitian ini ditemukan bahwa identitas etnis yang terbentuk adalah evaluasi positif terhadap kelompok etnis. Perubahan identitas etnis yang terjadi hanya berkenaan dengan perubahan bahasa. Kompetensi warga negara Amerika ada pada level conscious competence. Peneliti juga menemukan bahwa, identitas etnis berperan sebagai pengenal bagi kelompok lain, sehingga identitas etnis mendorong komunikasi antarbudaya.   Kata Kunci: Komunikasi Antarbudaya, Amerika, Identitas, Etnis
“KONSTRUKSI REALITAS PESAN KEBANGSAAN DALAM ILUSTRASI RUU PILKADA KARYA JITET KOESTANA DI HARIAN KOMPAS” (Studi Analisis Semiotika Ilustrasi RUU Pilkada Karya Jitet Koestana di Harian Kompas Terhadap Makna Pesam Kebangsaan) Yudha Ikhsan
FLOW Vol 3, No 3 (2016): Jurnal Ilmu Komunikasi FLOW
Publisher : FLOW

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (208.948 KB)

Abstract

Skripsi ini merupakan penelitian mengenai pemaknaan dan konstruksi realitas kebangsaan pada ilustrasi ilustrator Jitet Koestana di Harian Kompas.  Dengan judul, “Konstruksi Realitas Pesan   Kebangsaan Dalam Ilustrasi RUU Pilkada Karya Jitet Koestana  Di Harian Kompas”.Ilustrasi Jitet Koestana terdapat pada Kompas di rubrik opini.Kompas merupakan sebuah harian  ibukota yang terdepan memberikan informasi dan akurat dalam menyajikan fakta. Skripsi ini meneliti konstruksi realitas makna serta mitos yang ditampilkan dalam sepanjang ilustrasi. Demi mengungkap hal tersebut, peneliti menggunakan model semiotika signifikasi Roland Barthes sebagai  metode analisa data. Penelitian  memfokuskan terhadap 14 ilustrasi yang dianalisis menggunakan analisis leksia dan lima kode pembacaan. Metode wawancara diterapkan untuk menjadikan hasil penelitian lebih dapat dikonfirmasi kebenarannya serta membuat penelitian berwarna.Penelitian ini menggunakan metodologi kualitatif dengan menggunakan paradigma konstruktivis. Sesuai dengan perumusan masalah, yaitu “bagaimanakah pesan, bentuk kebangsaan, serta mitos yang dapat diungkap dari  ilustrasi yang dibuat oleh Jitet Koestana”, terungkap bahwa pada ilustrasi Jitet Koestana ini, harapan sebagai warga negara Indonesia adalah sebuah persatuan, kedamaian, dan keadilan. Sebuah persatuan yang tidak mementingkan SARA dalam proses politik, kedamaian pada sistem ekonomi serta antara para elit politik dan  keadilan politik yang tidak mencabut hak-hak politik warga negara. Sebuah ilustrasi dapat menjadi sebuah cerminan apa cita-cita bangsa.
KOMUNIKASI SIMBOLIK DALAM UPACARA ADAT (Analisis Komunikasi Simbolik Penggunaan Bahasa Kiasan dalam Upacara Pernikahan “manjapuik marapulai” pada Masyarakat Minangkabau di Nagari Paninjauan Kecamatan Sepuluh Koto Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat) Zikra Khasiah
FLOW Vol 3, No 3 (2016): Jurnal Ilmu Komunikasi FLOW
Publisher : FLOW

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (322.767 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk melihat simbol-simbol bahasa kiasan dan menganalisis arti dan makna dari simbol bahasa kiasan dalam upacara pernikahan “manjapuik marapulai” di Nagari Paninjauan. Subjek penelitian adalah ninik mamak dan mamak kedua belah pihak.Penelitian menggunakan analisis semiologi Roland Barthes berupa signifikasi dua tahap (two order of signification) yaitu denotasi dan konotasi, serta mitos sebagai pengembangan dari konotasi. Hasil penelitian menemukan bahwa terdapat 15 kalimat yang bersumber dari alam, sesuai dengan falsafah “alam takambang manjadi guru” seperti kalimat Tantangan kato ayam lai barinduak, yang merupakan pelajaran dari alam yaitu ayam yang membutuhkan induk dalam menuntun kehidupannya begitu juga dengan manusia yang membutuhkan orang tua dalam menunjukkan tentang adat istiadat. 1 kalimat yang bersumber kepada ajaran agama Islam yaitu Adat badiri di nan patuik, syarak mamakai pado dalil, limbago duduak bajauahan, tarapak sambah ka tangah, taunjuak ka muko rapek, yaitu ajaran untuk mengucapkan salam kepada orang yang hadir dalam suatu acara. Kemudian 11 kalimat yang bersumber kepada tradisi, falsafah, ideologi dan etika masyarakat seperti kalimat Pusako duduak di nan rapek, kato surang dibulati, kato basamo dipaiyo, direnjeang kato jo mupakat yang merupakan ideologi masyarakat di Nagari Paninjauan yaitu Musyawarah. Kata kunci: komunikasi simbolik, bahasa kiasan, manjapuik marapulai.

Filter by Year

2012 2017


Filter By Issues
All Issue Vol 3, No 10 (2017): Jurnal Ilmu Komunikasi FLOW Vol 4, No 3 (2017): Jurnal Ilmu Komunikasi FLOW Vol 4, No 2 (2017): Jurnal Ilmu Komunikasi FLOW Vol 4, No 1 (2017): Jurnal Ilmu Komunikasi FLOW Vol 3, No 9 (2017): Jurnal Ilmu Komunikasi FLOW Vol 3, No 8 (2017): Jurnal Ilmu Komunikasi FLOW Vol 3, No 7 (2017): Jurnal Ilmu Komunikasi FLOW Vol 3, No 6 (2017): Jurnal Ilmu Komunikasi FLOW Vol 3, No 5 (2017): Jurnal Ilmu Komunikasi FLOW Vol 3, No 4 (2017): Jurnal Ilmu Komunikasi FLOW Vol 2, No 20 (2016): Jurnal Ilmu Komunikasi FLOW Vol 2, No 19 (2016): Jurnal Ilmu Komunikasi FLOW Vol 2, No 18 (2016): Jurnal Ilmu Komunikasi FLOW Vol 2, No 17 (2016): Jurnal Ilmu Komunikasi FLOW Vol 2, No 16 (2016): Jurnal Ilmu Komunikasi FLOW Vol 2, No 15 (2016): Jurnal Ilmu Komunikasi FLOW Vol 2, No 14 (2016): Jurnal Ilmu Komunikasi FLOW Vol 2, No 13 (2016): Jurnal Ilmu Komunikasi FLOW Vol 2, No 12 (2016): Jurnal Ilmu Komunikasi FLOW Vol 3, No 3 (2016): Jurnal Ilmu Komunikasi FLOW Vol 3, No 2 (2016): Jurnal Ilmu Komunikasi FLOW Vol 3, No 1 (2016): Jurnal Ilmu Komunikasi FLOW Vol 2, No 11 (2015): Jurnal Ilmu Komunikasi FLOW Vol 2, No 10 (2015): Jurnal Ilmu Komunikasi FLOW Vol 2, No 9 (2015): Jurnal Ilmu Komunikasi FLOW Vol 2, No 8 (2015): Jurnal Ilmu Komunikasi FLOW Vol 2, No 7 (2013): Jurnal Ilmu Komunikasi FLOW Vol 2, No 6 (2013): Jurnal Ilmu Komunikasi FLOW Vol 2, No 5 (2013): Jurnal Ilmu Komunikasi FLOW Vol 2, No 4 (2013): Jurnal Ilmu Komunikasi FLOW Vol 2, No 3 (2013): Jurnal Ilmu Komunikasi FLOW Vol 2, No 2 (2013): Jurnal Ilmu Komunikasi FLOW Vol 2, No 1 (2013): Jurnal Ilmu Komunikasi Flow Vol 1, No 3 (2013): Jurnal Ilmu Komunikasi Flow Vol 1, No 2 (2012): Jurnal Ilmu Komunikasi Flow Vol 1, No 1 (2012): Jurnal Ilmu Komunikasi Flow More Issue