cover
Contact Name
Ani Fatonah
Contact Email
medimuh.jurnal@gmail.com
Phone
+6285863115797
Journal Mail Official
medimuh.jurnal@gmail.com
Editorial Address
Cirebon, Jawa barat INDONESIA
Location
Kab. cirebon,
Jawa barat
INDONESIA
Medimuh : Jurnal Kesehatan Muhammadiyah
ISSN : -     EISSN : 27762823     DOI : 10.37874/mh
Core Subject : Health,
Medimuh Journal is a journal published twice a year by the University of Muhammadiyah Ahmad Dahlan Cirebon (UMMADA). Contains writings that are lifted from the results of research and analysis in the health sector. This journal is a means, and scientific publications on health issues. Published twice a year in January-June and July-December.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 91 Documents
REVIEW ARTIKEL: GAMBARAN PENGGUNAAN OBAT DAN PENGETAHUAN ASMA PADA PASIEN ASMA Aan Kunaedi; Dinda Alifia Hapsari; Elis Setiawati; Endah Yuningsih; Fatih Nandika Hakim; Hilal Haidar; Irna Dini Anjani
Medimuh : Jurnal Kesehatan Muhammadiyah Vol 5 No 1 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ahmad Dahlan Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37874/mh.v5i1.597

Abstract

Prevalensi dan tingkat keparahan asma dapat dipengaruhi oleh sejumlah faktor, termasuk usia, jenis kelamin, dan pekerjaan. Keberhasilan pengobatan asma bergantung pada ketepatan obat yang diberikan sesuai dengan kondisi pasien. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui jenis obat yang biasa digunakan dan tingkat pengetahuan pasien asma mengenai asma. Penelitian ini menggunakan metodologi tinjauan literatur, yang mencakup jurnal dan artikel yang berkaitan dengan tujuan dan masalah penelitian. Temuan menunjukkan bahwa salbutamol merupakan obat yang lazim digunakan dalam jurnal I dan II. Selain itu, tinjauan terhadap pengetahuan pasien mengenai asma menunjukkan bahwa pasien di jurnal III dan IV menunjukkan tingkat pemahaman yang tinggi. Kata kunci: asma, pengetahuan pasien, obat asma, salbutamol
REVIEW: JURNAL SWAMEDIKASI TENTANG PENYAKIT KULIT AKIBAT BAKTERI (BISUL DAN JERAWAT): REVIEW: JOURNAL OF SWAMEDICATION ON BACTERIAL SKIN DISEASES (BOILS AND ACNE) Trisna Lestari; Ellen Maylina; Fajar Willy Ahzami; Fasiha Nur Fadila; Indah Mutiara Sari; Qurotul Ayun
Medimuh : Jurnal Kesehatan Muhammadiyah Vol 4 No 1 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ahmad Dahlan Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37874/mh.v4i1.598

Abstract

Swamedikasi adalah kegiatan yang bertujuan untuk mengobati suatu penyakit maupun gejala yang ringan atau dilakukan secara mandiri tanpa menggunakan resep dari dokter. Apabila pengobatan dengan swamedikasi tidak berhasil, maka harus dilakukan pemeriksaan ke dokter untuk mencegah terjadinya komplikasi dan pengobatan menjadi lebih efektif. Jerawat adalah salah satu keadaan pori – pori yang tersumbat hingga menyebabkan timbulnya kantung nanah dan meradang. Bisul merupakan penyakit kulit manusia yang berupa benjolan, kelihatan merah sehingga membesar dan penuh dengan nanah, rasanya panas, bisa tumbuh disemua bagian tubuh, tetapi biasanya tumbuh dibagaian tubuh yang basah, seperti: leher, lipitan tangan, lipatan selangkangan, kulit kepala. Tujuan review ini untuk mengetahui tentang pengetahuan swamedikasi penyakit kulit akibat bakteri bisul dan jerawat. Metode penelitian ini menggunakan literature review dari Google Schooler dengan 10 jurnal yang diperoleh, menggunakan kata kunci: swamedikasi, penyakit kulit yang disebabkan bakteri, jerawat dan bisul. Swamedikasi bisul masih rendah sehingga menyebabkan kesalahan dalam penggunaan obat hanya sekitar 40,12% saja hasil presentasenya. Cara non farmakologi 67,03% lebih menggunakan obat -obatan tradisional dari pada obat - obatan non tradisional dan swamedikasi jerawat dengan obat-obatan presentase 27,273% responden. Berdasarkan hasil penelitian dari beberapa jurnal yang di review diketahui bahwa tingkat masyarakat tentang swamedikasi penyakit kulit akibat bakteri bisul dan jerawat. Sebagian masyarakat belum memahami pentingnya swamedikasi bisul dalam obat-obatan non herbal, tetapi lebih memahami obat –obatan herbal pada bisul dan pada jerawat pengetahuannya cukup untuk swamedikasi baik farmakologi berupa obat ataupun non farmakologi berupa pola hidup yang baik.
REVIEW : PRESEPSI TINGKAT PENGETAHUAN IBU MENGENAI PENGGUNAAN PARACETAMOL UNTUK DEMAM PADA ANAK SECARA MANDIRI: REVIEW : PRECEPTION OF MOTHER’S LEVEL OF KNOWLEDGE ABOUT THE USE OF PARACETAMOL FOR FEVER IN CHILDREN INDEPENDENTLY Aan Kunaedi; Amanda Safitri; Dhania Agni Chaerunnisa; Andini Febriani; Deta Cerelia Berliana; Alfi Oktavia; Agus Trimulyana; Cindra Yulianto
Medimuh : Jurnal Kesehatan Muhammadiyah Vol 4 No 1 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ahmad Dahlan Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37874/mh.v4i1.603

Abstract

Latar Belakang : Demam merupakan keadaan meningkatnya suhu normal diatas 37,50C  yang disebabkan oleh terganggunya reaksi imun dalam tubuh yang terjadi pada otak bagian hipotalamus.Demam pada anak membutuhkan pengetahuan ibu yang tepat. Dampak positif apabila orang tua, terutama ibu memiliki pemahaman dan perilaku yang baik maka dapat ditangani dengan cepat dan resiko keselamatan pada anak meningkat. Faktor yang mempengaruhi pengetahuan secara umum adalah Pendidikan dan umur.Tujuan : Untuk mengukur kesadaran, menggali presepsi dan pengetahuan dikalangan orang tua, terutama ibu tentang antipiretik “paracetamol” sebagai OTC yang paling umum digunakan.Metode : Menggunakan metode Literature Review Matrix. Penelusuran jurnal menggunakan database akademik Google Scholar, Pubmed Central (PMC), National Center Of Biotechnology Information (NCBI) dan Science Direct yang dipublikasi dengan rentan tahun 2017-2022.Hasil : Didapatkan hasil dari 5 artikel terkait bahwa usia dan pendidikan berpengaruh pada tingkat pengetahuan Ibu. Diperoleh hasil bahwa hubungan faktor usia Ibu dengan perilaku pengetahuan demam anak diantaranya berusia diatas 35 tahun. Identifikasi berdasarkan tingkat Pendidikan, rata-rata Pendidikan akhir Ibu adalah lulusan Sekolah Tengah Menengah Atas (SMA), hasil penelitian bahwa tingkat pengetahuan dominan dalam kategori baik. Sehingga, dapat disimpulkan penelitian literatur yang dianalisis menunjukan bahwa adanya hubungan usia dan Pendidikan dengan tingkat pengetahuan Ibu dalam penggunaan parasetamol untuk terapi demam anak. Kata kunci : Anak, Antipiretik, Demam, Ibu, Parasetamol, Pengetahuan
TINGKAT PENGETAHUAN MASYARAKAT UMUM TERHADAP SWAMEDIKASI PENYAKIT KULIT KARENA JAMUR: THE LEVEL OF KNOWLEDGE OF THE GENERAL PUBLIC ON SELF-MEDICATING SKIN DISEASES DUE TO FUNGI Jafar Izzudin; Muayyadah Milla; Nenden Anindya Koesmaedhy; Nisa Dwi Nurindah; Puspita Afriliani; Sapitri Hikmatul Aziz; Trisna Lestari; Arsyad Bachtiar; Rinto Susilo; Didin Ahidin
Medimuh : Jurnal Kesehatan Muhammadiyah Vol 4 No 2 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ahmad Dahlan Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37874/mh.v4i2.606

Abstract

Infeksi jamur pada kulit disebut dermatofitosis, kondisi lingkungan dapat menyebabkan penyakit kulit baik akut maupun kronis. Karena kulit adalah organ yang berhubungan langsung dengan lingkungan, maka kulit rentan terhadap infeksi fisik. Infeksi jamur kulit sering terjadi didaerah tropis yang disebabkan oleh udara lembab, sehingga keadaan ini dapat mendorong berkembangnya jamur pada kulit. Fokus penelitian ini menganalisis secara deskriptif, dengan meresume data yang diperoleh. Beberapa organisme menyebabkan penyakit kulit seperti bakteri, virus dan jamur. Bakteri, virus, dan jamur umumnya menginfeksi dan merusak kulit, namun tidak berakibat fatal. Salah satu penyakit kulit yang disebabkan oleh infeksi jamur adalah tinea kapitis, Pengetahuan tentang swamedikasi untuk penyakit kulit telah banyak diketahui oleh masyarakat dari beberapa daerah, Pengetahuan masyarakat banyak dipengaruhi oleh faktor pendidikan, pekerjaan, pengobatan turun temurun serta bahan obat yang melimpah dilingkungan masyarakat. Kata kunci : penyakit kulit, swamedikasi, pengetahuan masyarakat
REVIEW ARTIKEL : PENGGUNAAN OBAT ANTI EPILEPSI DI RUMAH SAKIT : REVIEW ARTICLE : USE OF EPILEPSY DRUGS IN HOSPITAL Melinda Tri Utami; Refani Adisti Rahmadini; Adelia Putri; Damayanti; Sri Ana; Rian Dzikrianto; Yulia Hermawati
Medimuh : Jurnal Kesehatan Muhammadiyah Vol 4 No 2 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ahmad Dahlan Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37874/mh.v4i2.632

Abstract

ABSTRAK Epilepsi adalah gangguan pada sistem saraf pusat akibat pola aktivitas listrik yang berlebihan di otak (Rahmat, 2021). Epilepsi memerlukan pengobatan yang lama (Dewi, 2020). Kepatuhan minum obat akan mempengaruhi hasil pengobatan. Hal ini menyebabkan penderitanya mengalami kejang secara berulang pada sebagian atau seluruh tubuh. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui penggunaan obat antiepilepsi di Rumah Sakit dan untuk mengetahui beberapaorang yang menderita epilepsi di berbagai kota di Indonesia. Metode penelitian yang digunakan dalam artikel ini dengan mengumpulan jumlah penelitian sebanyak 11 jurnal dari situs “Google Scholar” dengan kata kunci anti epilepsi, epilepsi, pengobatan anti epilepsi, penggunaan obat anti epilepsi. Kata kunci : anti epilepsi, pengobatan antiepilepsi, epilepsi, penggunaan obat anti epilepsi. ABSTRACT Epilepsy is the use of disordes of the central nervous system due to excessive electrical activity patterns in the brain. Epilepsy requires prolonged treatment. Medication adherence will affect the outcome of treatment. This causes the sufferer to experience repeated seizures in parts or the whole body. The purpose of this study was to dertemine the use of anti-epileptic drugs in hospitals and to find out how many people suffer from epilepsy in various cities in Indonesia. The research method used in this article by collecting 11 research journals from the “Google Scholar” site with the keywords antidpilepticm,epilepsy, anti-epileptic medication, use of antiepileptic drugs. Keywords: anti epilepsy, anti epileptic medication, epilepsy, use of anti-epileptic drugs
The PENGARUH PENGGUNAAN JANGKA PANJANG PROTON PUMP INHIBITOR (PPI) TERHADAP IMUNITAS SALURAN GASTROINTESTINAL: EFFECT OF LONG-TERM USE OF PROTON PUMP INHIBITOR (PPI) ON GASTROINTESTINAL TRACT IMMUNITY Tri Nur Agustin; Riska Junianti; Puji Islamiah Hafitah; Khoti’ah Azzahra; Siti Noerwanti; Aisyahtun Nurhikmah
Medimuh : Jurnal Kesehatan Muhammadiyah Vol 4 No 2 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ahmad Dahlan Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37874/mh.v4i2.647

Abstract

ABSTRAK Inhibitor pompa proton (PPI) adalah sekelompok obat yang digunakan untuk menurunkan kadar asam lambung dan meredakan gejala yang disebabkan oleh asam lambung tinggi yang tidak normal. Dengan penggunaan PPI jangka panjang, sejumlah potensi efek samping dapat terjadi, dikhawatirkan efek samping tersebut dapat mempengaruhi sistem kekebalan tubuh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan PPI jangka panjang terhadap imunitas saluran cerna, khususnya sel epitel, keasaman, kualitas mukus, mikrobiota saluran cerna dan pengaruhnya terhadap neutrofil. Penelitian  tentang efek jangka panjang penghambat pompa proton ( PPI) pada sistem kekebalan dan homeostasis saluran pencernaan, yang dicari melalui database Google Scholar , Pubmed Central dan sciencedirect dengan memasukkan kata kunci " proton pump inhibitors "" imun disfungsi "" kerugian "" Efek samping "" Mikroflora " dan " Infeksi saluran cerna " . Jurnal dipilih berdasarkan kriteria inklusi, yaitu artikel jurnal asli dengan rentang publikasi dari 2010 hingga 2020 dan teks lengkap yang dapat diakses. Sebanyak 13 jurnal dipilih berdasarkan kriteria inklusi. Terdapat 3 jurnal tidak valid dan 10 jurnal valid jurnal membahas mengenai keasaman, lendir, mikrobiota, dan neutrofil. Sebagian besar jurnal yang diperoleh membahas efek PPI pada keasaman dan mikrobiota gastrointestinal. Penggunaan proton pump inhibitor (PPIs) jangka panjang dapat mempengaruhi imunitas gastrointestinal, terutama keasaman dan mikrobiota GIT. Kata kunci: Inhibitor pompa proton, kekebalan, saluran pencernaan
EVALUASI KESESUAIAN PENYIMPANAN VAKSIN COVID-19 DI PUSKESMAS PABUARAN KABUPATEN CIREBON: EVALUATION OF THE SUITABILITY OF STORING COVID-19 VACCINES AT THE PABUARAN PUBLIC HEALTH CENTER CIREBON REGENCY Arsyad Bachtiar; Indah Setyaningsih; Didi Rohadi; Galih Sukma Rahmadanela
Medimuh : Jurnal Kesehatan Muhammadiyah Vol 3 No 2 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ahmad Dahlan Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37874/mh.v3i2.796

Abstract

Vaksin adalah suatu produk biologi yang terbuat dari kuman dan telah dilemahkan, dimatikan berguna untuk merangsang kekebalan tubuh. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui jenis vaksin COVID-19 yang dipakai dan mengevaluasi kesesuaian penyimpanan vaksin COVID-19 di Puskesmas Pabuaran Kecamatan Pabuaran Kabupaten Cirebon dengan CDOB tahun 2020 dan SK Dirjen Pencegahan Dan Pengendalian Penyakit Tahun 2021. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif yang menggunakan teknik Accidental Sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai kesesuaian pada kategori Petugas dan Pelatihan sebesar 100%, Bangunan 87,5%, fasilitas bangunan 80%, operasional penyimpanan 86,67%, pemeliharaan penyimpanan 76,92%, dan kualifikasi, kalibrasi dan validasi 100%. Penyimpanan vakisn COVID-19 di Puskesmas Pabuaran Kabupaten Cirebon secara keseluruhan sudah 84,61% sesuai dengan CDOB tahun 2020 dan SK Dirjen Pencegahan Dan Pengendalian Penyakit Tahun 2021 dan termasuk Baik. Kata kunci : Evaluasi, Vaksin COVID-19, Penyimpanan, Puskesmas.
UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK DAUN SIRSAK (Annona muricata L.) TERHADAP Staphylococcus epidermidis: STUDY OF THE ANTIBACTERIAL ACTIVITIES OF SOURSOP (Annona muricata L.) LEAF EXTRACT on Staphylococcus epidermidis Rima Yulia Senja; Didi Rohadi; Risa Rusliani; Didin Ahidin
Medimuh : Jurnal Kesehatan Muhammadiyah Vol 4 No 2 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ahmad Dahlan Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37874/mh.v4i2.819

Abstract

Daun sirsak (Annona muricata L.) merupakan salah satu tanaman yang berkhasiat dalam pengobatan jerawat. Kandungan senyawa flavonoid yang berfungsi sebagai antibakterinya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ekstrak etanol daun sirsak (Annona muricata L.) pada konsentrasi 20%, 40%, 60%, dan 80% dapat menghambat bakteri Staphylococcus epidermidis dan untuk mengetahui bagaimana pengaruh kenaikan konsentrasi ekstrak etanol daun sirsak (Annona muricata L.) terhadap daya hambat bakteri Staphylococcus epidermidis. Penyarian simplisia menggunakan metode maserasi dengan cairan penyari etanol 96%. Pengujian aktivitas antibakteri dengan menggunakan metode difusi cetak lubang. Konsentrasi ekstrak etanol daun sirsak (Annona muricata L.) yang digunakan yaitu konsentrasi 20%, 40%, 60%, dan 80%. Klindamisin 100 ppm sebagai kontrol positif dan aquadest steril sebagai kontrol negatif. Hasil penelitian ,menunjukkan bahwa ekstrak etanol daun sirsak (Annona muricata L.) pada konsentrasi 20%, 40%, 60 dan 80% memberikan diameter hambat rata-rata secara berturut-turut sebesar 2,75 mm; 4,19 mm; 3,08 mm; dan 3,21 mm. Ekstrak etanol daun sirsak dapat menghambat bakteri Staphylococcus epidermidis secara sugnifikan p>0,05 dan adanya pengaruh kenaikan konsentrasi terhadap diameter hambatan dengan nilai r2 0,670. Kata kunci : Ekstrak etanol daun sirsak, uji daya hambat, difusi cetak lubang, Staphylococcus epidermidis.
GAMBARAN PENGETAHUAN IBU TENTANG SWAMEDIKASI DIARE PADA ANAK DI DESA KARANGASEM KABUPATEN CIREBON: DESCRIPTION OF MOTHER KNOWLEDGE ABOUT DIARRHEA SWAMEDICATION IN CHILDREN IN KARANGASEM VILLAGE, CIREBON REGENCY Siska Pransiska; Arsyad Bachtiar; Rinto Susilo; Didi Rohadi; Muh. Yani Zamzam; Sidik Lingga Kusuma; Yadi Supriyadi
Medimuh : Jurnal Kesehatan Muhammadiyah Vol 4 No 1 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ahmad Dahlan Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37874/mh.v4i1.875

Abstract

Diare adalah kondisi dimana seseorang melakukan buang air besar dengan kondisi feses yang cenderung encer bahkan cair dengan frekuensi setidaknya lebih dari tiga kali dalam sehari. Untuk menghindari risiko terjadinya diare perlu dilakukan pemutusan rantai untuk mencegah penularan penyakit tersebut. Swamedikasi adalah sebuah upaya pengobatan yang dilakukan oleh diri sendiri dengan menggunakan obat yang mudah dan bisa ditemukan di apotek atau toko obat atas gagasan sendiri tanpa adanya nasihat dari dokter atau tenaga kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pengetahuan ibu tentang swamedikasi diare pada anak di Desa Karangasem Kabupaten Cirebon. Metode penelitian ini merupakan penelitian observational/survei yang bersifat deskriptif serta teknik pengambilan sampel dilakukan secara purposive sampling. Pengambilan data penelitian dilakukan dengan pengisian kuesioner. Sampel yang digunakan pada penelitian ini berjumlah 93 orang. Hasil penelitian menunjukan dari 93 responden, kelompok usia responden terbanyak adalah ibu dengan usia 26-35 tahun sebanyak 32 responden (34,41%). Pendidikan yang ditempuh ibu terbanyak adalah pendidikan dasar (SD/SMP) sebanyak 58 responden (62,36%). Dari pekerjaan, mayoritas ibu tidak bekerja atau sebagai ibu rumah tangga sebanyak 82 responden (88,17%). Pada penelitian ini didapatkan bahwa ibu yang memiliki pengetahuan baik sebanyak 78 responden (83,87%), memiliki pengetahuan cukup sebanyak 13 responden (13,98%), dan memiliki pengetahuan kurang sebanyak 2 responden (2,15%). Kata kunci : pengetahuan ibu, swamedikasi, diare, anak.
REVIEW: DESCRIPTION OF THE USE OF NON-STEROID ANTI-INFLAMMATORY DRUG DICLOPHENAC SODIUM AS PAIN RELIEF IN OSTEOARTRITIS PATIENTS Trisna Lestari
Medimuh : Jurnal Kesehatan Muhammadiyah Vol 4 No 1 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ahmad Dahlan Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37874/mh.v4i1.911

Abstract

Nyeri merupakan suatu penyakit yang tidak menyenangkan bagi sebagian orang akibat kerusakan jaringan atau selm Inflamasi dapat diobati dengan menggunakan obat anti inflamasi seperti OAINS (Obat Anti Inflamasi Non Steroid). Obat anti inflamasi ini berfungsi sebagai pereda nyeri, penurun panas, dismenore, dan anti inflamasi lainnya. Salah satu penyakit yang sering menimbulkan inflamasi kronik yaitu Osteoarthritis. Osteoarthritis merupakan penyakit degeneratif sendi yang bersifat kronik, berdampak besar dalam msalah kesehstan masyarakat. Terjadinya osteoarthritis dipengaruhi oleh faktor risiko yaitu umur, genetic, kegemukan. Cedera sendi, pekerjaan, olahraga, dan penyakit inflamasi sendi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran penggunaan obat OAINS sebagai pereda nyeri pada pasien osteoarthritis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa obat antiinflamasi nonsteroid terdiri dari obat antiinflamasi sederhana, obat antiinflamasi nonselektif, dan inhibitor COX-2 selektif. pereda nyeri sederhana seperti acetaminophen; Obat antiinflamasi non selektif, misalnya natrium diklofenak, dan inhibitor COX-2, yaitu etoricoxib dan celecoxib. Natrium diklofenak termasuk golongan selektif penghambat COX-2 yang memiliki efek terapi yang cepat langsung menghambat COX-2 sehingga aman pada pasien Osteoartritis. Natrium diklofenak dapat mengobati nyeri ringan hingga berat, terutama pada kondisi peradangan kronis seperti osteoarthritis.

Page 7 of 10 | Total Record : 91